alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/586240525c7798574a8b4584/polisi-belum-temukan-alat-perekam-cctv
Polisi Belum Temukan Alat Perekam CCTV
Polisi Belum Temukan Alat Perekam CCTV

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi masih mencari alat perekam CCTV di rumah Dodi Trioni di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Belum dipastikan apakah perekam CCTV itu sengaja dihilangkan pelaku penyekapan.


"Sedang kita lidik, karena alatnya enggak ada yang untuk merekam. Kita sedang mencari tempat untuk merekam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Metro TV, Selasa (27/12/2016).


Saat ini polisi masih berusaha mencari alat perekam CCTV. Sementara olah tempat kejadian perkara masih dilakukan di dalam rumah. "Akan kita telusuri," terangnya.


Baca: Polisi: Korban Selamat Tidak Kenal Pelaku


Guna memburu pelaku, penyidik Polres Jakarta Timur menerjunkan anjing pelacak. Anjing pelacak diterjunkan guna mengendus jejak pelaku perampokan dengan kekerasan.


Pantauan Metrotvnews.com, semula anjing pelacak berhenti di Gedung Institut Bisnis Multimedia. Lokasi tersebut hanya beberapa blok dari tempat kejadian perkara.


Saat ini, rumah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur masih dilingkari garis polisi.


Baca: Mantan Istri Korban Dugaan Perampokan di Pulo Mas Minta Doa


Seperti diberitakan, enam orang tewas dan lima lainnya selamat setelah disekap di kamar mandi. Kini korban selamat dirawat di Rumah Sakit Kartika. Korban disekap di dalam kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter. Mereka ditumpuk, baik yang mendapat luka tusukan, atau tidak.


Air di kamar mandi juga dihidupkan oleh pelaku perampokan. Rumah dikehahui milik Dodi Triono, 50. Dia adalah Ketua RT 12 RW 16 Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.


Dodi ikut meninggal di kamar mandi kediamannya. Dodi ditemukan bersama 10 orang lainnya dalam satu kamar mandi.




Berikut data korban meninggal:


1. Ir. Dodi Triono yang lahir di Jakarta, 17 Mei 1957


2. Diona Arika Andra Putri yang lahir Jakarta 26 Agustus 2000. Diona masih berstatus pelajar.


3. Dianita Gemma Dzalfayla yang lahir di Jakarta 31 Mei 2007. Dianita merupakan anak ketiga korban.


4. Amel. Bocah ini merupakan teman anak korban.


5. Yanto berprofesi sopir korban


6. Tasrok. Pria 40 tahun ini juga bekerja sebagai sopir.


Sementara itu, Emi, Zanette Kslila Azaria, dan Santi ditemukan masih hidup. Dua pembantu korban, Windy dan Fitriani juga ditemukan masih bernyawa. (Metro TV)

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...t-perekam-cctv

---

Kumpulan Berita Terkait PERAMPOKAN DI PULOMAS :

- Polisi Belum Temukan Alat Perekam CCTV Polisi Belum Temukan Alat Perekam CCTV

- Polisi Belum Temukan Alat Perekam CCTV Korban Selamat Penyekapan di Pulomas masih Trauma

- Polisi Belum Temukan Alat Perekam CCTV Jenazah Korban Penyekapan Dibawa ke RS Polri