alexa-tracking

[LOKAL] Korban Perampokan di Pulomas

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58623010162ec26b488b456b/lokal-korban-perampokan-di-pulomas
[LOKAL] Korban Perampokan di Pulomas
di karenakan sudah menyebar sangat luas thread yang ane bikin (sampai ke keluarga dan kerabat korban), ane putuskan untuk menghapus semua konten yang memperlihatkan korban secara langsung (DP)

ane mohon maaf yang sebesar-besar nya kepada keluarga dan kerabat korban yang tersinggung atas thread ane

ane juga turut berduka cita atas keluarga yang menjadi korban emoticon-norose



Quote:Jakarta - Sebelas orang disekap perampok dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 X 1,5 meter dan terkunci di Pulomas Residence, Jl Pulomas Utara No 7A Kayuputih, Pulogadung, Jaktim. Enam orang tewas diduga karena kehabisan oksigen.

"Semua korban dimasukkan dalam satu kamar mandi ukuran 1,5 X 1,5 m dan posisi terkunci dari luar," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (27/12/2016).

Enam orang tewas dalam peristiwa tersebut, sementara lima orang lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Keenam korban tewas diduga akibat kehabisan oksigen," sambungnya.

Peristiwa perampokan itu diketahui saksi bernama Sheila Putri sekitar pukul 09.25 WIB, Selasa pagi tadi. Saksi mendatangi Pospol Kayuputih dan melaporkan kejadian perampokan itu.

Anggota Pospol kemudian meneruskan laporan ke Polres Jakarta Timur. Polisi datang ke lokasi dan menemukan seluruh korban disekap di dalam satu kamar mandi dalam posisi terkunci dari luar.

Detik


Quote:Perampokan Sadis Pulomas, Polisi: Pelaku Berjumlah 3-4 Orang

TEMPO.CO, Jakarta - Perampokan dan pembunuhan terjadi di satu rumah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan ikut mendatangi lokasi kejadian.

Iriawan menjelaskan, hingga saat ini, polisi masih terus menyelidiki identitas dan motif pelaku. "Kami belum bisa menentukan motifnya karena tim masih melakukan penyelidikan," ujar Iriawan di lokasi, Selasa, 27 Desember 2016.

Berdasarkan rekaman kamera pemantau (CCTV) pelaku diduga berjumlah tiga-empat orang. Mereka datang ke rumah tersebut pada Senin sore, 26 Desember 2016.

Akibat kejadian ini, lanjut Iriawan, ada enam korban tewas dan lima orang menjalani perawatan masih hidup dalam kondisi kritis. "Lima yang kritis saat ini dirawat rumah sakit," katanya.

Adapun nama korban tewas adalah Dodi Triyono, 59 tahun; Diona Arika Andra (16); Dianita Gemma Dzalfayla (9); Amel, teman anak Dodi; Yanto dan Tasrok, sopir.

Dalam pantauan Tempo, rumah yang menjadi lokasi perampokan merupakan rumah yang cukup mewah. Rumah dua lantai bercat putih itu dilengkapi dengan CCTV dan pagar hitam yang tinggi.

Saat ini lokasi kejadian sudah dibatasi dengan garis polisi. Sejumlah anggota polisi dan anjing pelacak berjaga di depan rumah. Tampak pula lima mobil jenazah yang masih terparkir di depan lokasi. Diduga jenazah korban masih berada di dalam.


Tempo


Quote:Saksi Pembunuhan Sadis di Pulomas: Korban Telanjang dan Berdarah-darah

Jakarta - Salah seorang saksi mata perampokan sadis di Pulomas adalah Gani, ketua RW setempat. Gani bercerita bagaimana dia mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan 11 korban yang disekap secara bersamaan.

"Sebelas orang korban semua ditumpuk di kamar mandi. Tengkurap yang hidup sama yang meninggal," kata Gani saat ditemui di lokasi, Jalan Pulomas Utara No 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016).

Menurut Gani, 6 orang yang tewas semuanya mengalami luka tusuk. Dia juga menceritakan bagaimana anak Dodi, Diona, dalam keadaan telanjang dan berdarah-darah.

"Yang meninggal 6, lukanya tusukan semua. Saya langsung lemas. Saya lihat anaknya perempuan, Diona, ada darah semua, ditelanjangin," tutur Gani.


Menurut Gani, dia kesulitan saat harus mendobrak kamar mandi tersebut.

"(Seluruh korban) ditumpuk di kamar mandi, airnya dihidupkan, dibongkar, pintu itu dikunci. Saya (buka) pakai linggis nggak bisa pintunya tebal sekali, saya pake godam. Engsel diputusin," tutur Gani.

Detik


Quote:Polisi Sebut Pembunuh di Pulomas Sempat Todongkan Pistol dan Golok

JAKARTA, KOMPAS.com- Polisi menduga, pelaku pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, berjumlah tiga orang. Informasi tersebut didapat dari pembantu rumah tangga yang selamat dari peristiwa itu.

"Keterangan pembantu, ada dua yang menodong korban pakai pistol dan satu lagi bawa golok," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan di lokasi, Selasa (27/12/2016).

Hendy menyampaikan, pelaku tersebut mendatangi rumah milik Dodi Triono (59) pada Senin (26/12/2016) sore. Saat itu, yang menjadi korban penodongan adalah Yanto, sopir dari Dodi.

"Dari keterangan pembantu yang selamat, saat itu Yanto baru mau mengeluarkan mobil, saat baru buka pagar kemudian datang para pelaku," ucap dia.

Namun, Hendy belum dapat memastikan hal tersebut. Sebab, polisi masih mendalami kasus ini dan meminta keterangan dari para saksi lainnya.

Dari pendataan sementara, mereka yang meninggal ialah Dodi Triono (59), Diona Arika (16), Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman anak korban, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga.

Sementara itu, Zanette Kalila (13) ditemukan masih hidup bersama Emi, Santi (22), dan Fitriani serta Windy yang merupakan pembantu rumah tangga.

Kompas


UPDATE BERITA

Quote:Original Posted By Bllacke
Btw mau klarifikasi yg berhasil diambil tuh power supply cctv nya gan bukan decoder nya.

Sumber:
http://megapolitan.kompas.com/read/2...han.di.pulomas


Quote:Polisi Sebut Pelaku Sempat Ambil "Power Supply" CCTV Lokasi Pembunuhan di Pulomas

JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi menyebut pembunuh Dodi Triono (59) tidak sempat mengambil decoder closed circuit television (CCTV), di rumah Dodi, du Pulomas, Jakarta Timur. Menurut polisi, para pelaku malah mengambil power supply dari CCTV tersebut.

"Pelaku sempat mengambil power supply," ujar Kapolsek Pulogadung, Kompol Andi B Rahman di depan rumah Dodi di Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).

Andi menambahkan saat ini decoder CCTV tersebut sudah diambil penyidik kepolisian. CCTV tersebut saat ini sedang diteliti untuk mencari jejak yang ditinggalkan para pelaku.

Sayangnya, Andi enggan membeberkan informasi apa yang didapat dari hasil penyelidikan CCTV tersebut.

"Tidak bisa kami sampaikan, saat ini masih dalam lidik," ucap dia.

Dalam kasus pembunuhan di Pulomas ada 11 orang yang menjadi korban penyekapan di dalam kamar mandi berukuran satu setengah meter kali satu setengah meter persegi.

Akibat peristiwa tersebut enam orang meninggal, yakni Dodi Triono (59), Diona Arika (16), Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman anak korban, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga. Sementara itu, Zanette Kalila (13) ditemukan masih hidup bersama Emi, Santi (22), dan Fitriani serta Windy.

Kompas


Quote:Tak Ada Luka Tusuk, Ini Hasil Autopsi Korban Pembunuhan Pulomas

Jakarta - Polisi telah mengantongi hasil autopsi enam korban tewas akibat penyekapan di rumah Ir Dodi Triono di Pulomas, Jakarta Timur. Seluruh korban tewas dinyatakan meninggal akibat kekurangan oksigen.

"Hasil autopsi korban meninggal karena kekurangan oksigen dan pembuluh darah pecah. Hari ini hasilnya akan diberikan ke penyidik," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Terkait foto darah di baju Dodi, Argo menyebut darah itu bukan berasal dari luka. Argo menyebut darah itu berasal dari hidung korban.

"Kemarin ada yang tanya luka tusuk, tapi tidak ada. Darah yang mengalir yang membasahi korban itu (berasal) dari hidung karena ada sumbatan di pembuluh darah, kemudian pembuluh darah pecah dan akhirnya keluar lewat hidung," terang Argo.

Argo menyebut para pelaku tidak melakukan kekerasan kepada para korban. Dia menyebut salah satu luka di bagian kepala korban disebut berasal dari benturan.

"Itu kena benturan," imbuh Argo.

Senada dengan Argo, Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana mengatakan para pelaku tidak sempat menganiaya korban.

"Tidak ada, semua korban langsung dimasukkan ke dalam kamar mandi. Hasil autopsi, korban tewas akibat kekurangan oksigen," ujar Sapta.

Detik



Spoiler for TKP:


Spoiler for Korban Selamat:



Video UPDATED

Quote:Original Posted By kaka77ciao

Video waktu di tkp dobrak pintu ne bray


youtube-thumbnail



=======================================================================================================

UPDATE

alangkah baik nya thread ini dapat di jadikan tempat diskusi selama kasus ini berlangsung (jika di perkenankan oleh mod jejaemoticon-Malu)

Quote:Original Posted By upilasin
Menurut saya sih kecil kemungkinan perampokan. Soalnya Rekaman Cctv hilang. Trus liat kondisi rmahnya rapih gk bagaikana berantakan. Yg lucunya satpamnya kemana yah.. Rumah bagus gitu masa akses masuknya ke komplek gampang yah. Tp gk berani spekulasi d. Mudah2an cepet ketangkep tuh pelaku kntol...


Quote:Original Posted By canyousee.cys
herannya kenapa pembantunya kok idup semua,,, mmhhhh


Quote:Original Posted By gatotkacasraya
Katanya kehabisan oksigen kok ada darahnya


Quote:Original Posted By bebipo
ini asumsi bodoh gw ya. gw malah curiga sama istrinya. Smpat td di wawancarain beliau nangis tp dr mimik sama raut mukanya kaya ada senyuman tipis gitu. Kayanya pihak polisi harus minta keterangan jg dari dia


Quote:Original Posted By bennyprama
Kasus besar nih, tapi ane yakin maksimal rentang 2 minggu pelaku nya bakal ketangkep sama polisi. Semoga nanti motif pelaku nya jelas dan terbuka pas disampaikan ke publik, apakah murni perampokan atau pembunuhan berencana.


Quote:Original Posted By centurion855
5 hari keungkap gan kasus ini, dr penerawangan mata batin ane
Pelaku jg blom keluar dari pulau jawa dan resah krn dosa berat yang dilakukan
Dr penerawangan ane dlm 5 hari berhasil di ungkap polisi ,yang jelas nanti pelaku jg ada yg tewas.


Quote:Original Posted By qavir

Seperti kayak pembunuh bayaran di film2. emoticon-Bingung

- Tak ada harta korban yg diambil (kecuali hp)
- Pelaku menusuk korban dgn terukur.
Kalau perampok amatiran, akan melukai korban dengan mambabi buta dan darah berceceran di seluruh ruangan.
- Keran dirusak, pegangan pintu dirusak. Memang tujuannya bunuh korban.
- Mengincar rekaman CCTV

Mungkinkah para pembunuh ini profesional, berbadan tegap dan terlatih baik?




Quote:Original Posted By howtobelikethat
kalo spesikulasi ane sih masalah org kaya tuh gk jauh2 dari sengketa bisnis, tp kalo udh bunuh2an biasanya masalah sakit hati

kalo sakit hati ane yakin cm org yg berhubungan deket.

menurut ane gk susah buat polisi buat ngungkap kasus ini

eksekutor mungkin bisa kabur, tp yg nyuruh pasti dia sedang berpura2 empaty, gk akan berpindah tempat karena kalo berpindha tempat pasti dia malah ketauan



Quote:Original Posted By pasir21
Perebutan harta gono-gini patut diduga bisa menjadi motif utama, dengan cara menghabisi nyawa korban-korban (dodi dan beberapa anaknya) sangat lebih efektif untuk memiliki harta korban secara mewaris dari pada merampok.

Menurut saya eksekutor belum begitu profesional, masi menyisakan saksi kunci, jika dibandingkan dengan kasus pembunuhan tito kai yang sampai saat ini belum diketemukan siapa otak dan pelakunya.



UPDATE LAGI

BREAKING NEWS emoticon-Hot News

Quote:Polisi Benarkan Dua Pembunuh Sadis Pulomas Ditangkap di Bekasi

JAKARTA - Pihak kepolisian berhasil mengamankan dua orang pelaku penyekapan sadis di Jalan Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan penangkapan ini kedua orang tersebut diamankan dilwayah Tambun, Bekasi.

"Iya benar. Dua orang ditangkap. Di tambun. Saya sedang kesana," kata kepada wartawan ketika dihubungi, Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/12/2016).

Dua orang pelaku pembunuhan sekeluarga bernama Ramlam Butar Butar (pincang) dan Erwin Situmorang. Penangkapan itu dirumah adiknya Ramlan.

"Dirumah adiknya Ramlan. Sekarang sedang dalam pengembangan ke pelaku lainnya , perkembangan dilaporkan," pungkasnya.

Sementara pelaku diketahui ada empat orang, dua orang lainnya masih daftar pencarian orang.

"Masih diburu," tutupnya.

Sekadar diketahui, perampokan sadis yang terjadi di Pulomas menewaskan enam orang. Adapun identitas korban tewas yakni Ir Dodi Triono (59), selaku pemilik rumah; Diona Arika Andra Putri (16), pelajar; Dianita Gemma Dzalfayla (9), anak ketiga dari Ir Dodi; Amel, teman anak korban; Yanto, sopir; dan Tasrok (40), sopir.

Sedangkan lima korban selamat yaitu Emi (41), warga Kampung Cipongpok RT 10 RW 04 Tegallega Lengkong, Sukabumi, pembantu korban; Zanette Kalila Aazaria (13); Santi (22), warga Cikopong Lengkong Sukabumi; Fitriyanim (23), warga Desa Kemanggungan RT 02 RW 02 Kecamatan Ngalian Kebumen, Jawa Tengah, pembantu korban; dan Windy (23), warga Dusun Karang Sari RT 04 RW 02 Pancaran Banjarnegara, pembantu korban.

Sejauh ini, polisi masih menganggap ini adalah pembunuhan murni bukan disertai dengan perampokan. Mengingat tidak ada barang berharga korban yang hilang dari kediaman lulusan arsitektur Universitas Indonesia (UI) itu.

Okezone


KRONOLOGI PENANGKAPAN PELAKU
Quote:
Kronologi Penangkapan 2 Perampok Rumah Dodi di Pulomas

Liputan6.com, Jakarta Dua tersangka perampokan Pulomas, Jakarta Timur, akhirnya tertangkap jajaran Polda Metro Jaya di Bekasi. Keduanya dilumpuhkan dengan timah panas. Penangkapan tersebut bermula dari keterangan seorang bernama Philip Napitupulu.

"Dari hasil analisa CCTV telah disimpulkan pelaku adalah Ramlan Butarbutar. Hal tersebut sesuai dengan keterangan tersangka Philip Napitupulu yang sebelumnya telah diamankan atas kejadian sebelumnya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/12/2016).

Polisi kemudian mencari keberadaan Ramlan yang akhirnya menemukan di rumah kontrakan milik Kimley, Jalan Kalong, RT 08 RW 02, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Penangkapan dilakukan pada Rabu 28 Desember 2016 pukul 14.50 WIB, tim gabungan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polresta Depok telah melakukan penangkapan terhadap dua tersangka 365 (pencurian disertai kekerasan) TKP Pulomas atas nama Ramlan Butar Butar dan Erwin Situmorang," sambung dia.

Namun saat polisi akan menangkap, Ramlan dan Erwin berusaha kabur dari kejaran. Setelah memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan, polisi terpaksa menembak kaki keduanya untuk melumpuhkan pelaku perampokan Pulomas itu.

"Saat akan dilakukan penangkapan, kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan. Sehingga dilakukan tindakan represif dengan melepaskan tembakan di bagian kaki kedua tersangka," Iriawan menandaskan.

11 orang disekap dalam kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter tanpa ventilasi selama 17 jam di rumah mewah, Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Saat ditemukan pada Selasa 27 Desember 2016, didapati enam orang meninggal dan lima luka-luka.

Enam korban meninggal yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Lima korban selamat dari perampokan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Liputan6


DPO

Quote:[LOKAL] Korban Perampokan di Pulomas


Quote:[LOKAL] Korban Perampokan di Pulomas

Spoiler for pelaku:


Quote:Original Posted By ruler56
dapet dah emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka

Spoiler for nambahin gambar 1:

Spoiler for nambahin gambar 2:

Spoiler for nambahin gambar 3:

Spoiler for nambahin gambar 4:




Quote:CCTV
youtube-thumbnail


Quote:Original Posted By .CooL.
youtube-thumbnail

cctv pas pelaku masuk rumah


yg ini waktu pelaku masuk2in penghuni rumah ke wc
youtube-thumbnail





UPDATE
yang rampok prang gilak emoticon-Turut Berduka

Ternyata pertamax buat saiyah emoticon-Cool
Mahok amblashhh emoticon-Betty

UPDATE 3 PALAKU DI TANGKAP 1 TEWAS!! SOKOOORRRR
kasian 1 keluarga emoticon-Turut Berduka
semoga amal ibadahnya di terima di Sisi-Nya, amin. emoticon-Mewek

buat pelaku semoga cepat ketangkap emoticon-Marah
Astaghfirullah..
Benar2 biadab pelakunya.
Semoga para korban mendapat tempat terbaik disisiNya.. emoticon-norose
gila langsung update padahal baru baca berita nya , semoga arwah korban di terima di sisi sang khalik dan di ampuni segala dosa dan perbuatan
nya
Semoga pelaku cepat tertangkap
Biadab
Gila nih pelakunya moga cepet ketemu emoticon-Turut Berduka
itu hanya di sekap saja atau ada tindaka kekerasan ya? koq banyak darah ya??

semoga di terima di sisi-NYA
Trit ketiga emoticon-Coblos

Halah .... Dopost

sepuluh saiyah amanken dari sejinah emoticon-Leh Uga

Quote:Original Posted By kaka77ciao
Video waktu di tkp dobrak pintu ne bray

youtube-thumbnail
Katanya kehabisan oksigen kok ada darahnya
Parah sadiis pelakunyaemoticon-Mad (S)
Bukan main.
Waqh ini lebih lengkap emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By supirbajajxxx
itu hanya di sekap saja atau ada tindaka kekerasan ya? koq banyak darah ya??

semoga di terima di sisi-NYA


mgkn kena pecahan tutup kloset atau semacemnya gan, cos di foto atas kayanya si tutup kloset ilang gitu atau kena pecahan lain.
Itu berdarah darah kenapa ya? bapaknya melawan kali ya??? Turut berduka emoticon-Turut Berduka

Sepertinya rampoknya pro dan banyak, cek jasa reman JKTemoticon-Marah

edit: itu yang baju biru muda (yang masih hidup >> gambar 1), kuat amat yaa.. Disaat difoto juga masih berfose??? (semoga dugaan ane salah >>cek gambar 8) Inget Semoga ane salah menduga!

Yang baju biru (sepertinya anaknya) itu bajunya kelepas? semoga tidak ada info kalau ada kelakuan binatang yang dilakukan sipelaku.emoticon-Marah
Ane ngeri banget lihatnya, kok manusia sekarang keji banget ya? Apakah modus pelaku melakukan ketidakmanusiawiannya???emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Turut Berduka
rest in peace buat seluruh korban 🌹🌹🌹
brutal parah
masih anget emoticon-Frown
habis emoticon-Frown