alexa-tracking

Anies Temui Ibu di Koja yang Pernah Disebut 'Maling' oleh Ahok

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58622e1a56e6af43608b456d/anies-temui-ibu-di-koja-yang-pernah-disebut-maling-oleh-ahok
Anies Temui Ibu di Koja yang Pernah Disebut 'Maling' oleh Ahok
Spoiler for Anies Temui Ibu di Koja yang Pernah Disebut 'Maling' oleh Ahok:


Quote:


Tes Ombak Ahhh
Quote:


om Ombak Om emoticon-Big Grinemoticon-Traveller
anies ini adalah orang pintar, dia tahu cara memberikan kode tersirat

jelas ini adalah kode bagi orang2 lain yang sudah diteriakin maling oleh ahok,

bahwa bila anies terpilih, dia akan berpihak pada mereka


emoticon-thumbsup
KASKUS Ads
Quote:


menurut ane anies bukan tipe penjilat.. dia tahu yg baik dan salah paham yang mana.. diambil celahnya disitu
Quote:


beruntung komen SARA lo kapan itu, cuman dibanned 3 hari. emoticon-Big Grin
nih.....tes ombaknya......emoticon-Big Grin

maunya ibu2 terhadap KJP



"Pilih Anies Saja, Biar KJP-nya Bisa Ditarik Tunai"

sumur

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedatangan calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ke wilayah Lagoa, Jakarta Utara, seolah ditunggu-tunggu warga setempat.

Anies tiba di lokasi kampanye tersebut pukul 12.30, atau molor dari waktu yang direncanakan, yakni pukul 11.30. Warga yang menyambut kedatangan Anies tambak didominasi ibu-ibu.

Mereka membawa karton bertuliskan keluhan tentang Kartu Jakarta Pintar (KJP), seperti "Tarik Tunai KJP" dan "KJP dicairkan lagi".

Saat Anies melintas, tak sedikit ibu yang bergumam mengenai KJP. Ada yang berceletuk ingin memilih Anies karena menjanjikan tarik tunai KJP.

Sebab, Pemprov DKI Jakarta di bawah pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membuat kebijakan yang tidak memungkinkan KJP ditarik tunai.

"Pilih (cagub) yang ini saja, Pak Anies. KJP-nya entar bisa tarik tunai lagi," kata seorang ibu, Selasa (27/12/2016).

"Sekalian entar kalau (Anies) jadi gubernur, KJP bisa ditukerin sama emas," kata ibu lainnya.



Lia, seorang warga Jalan Pinang, Lagoa, mengaku kesulitan dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait KJP.

Menurut dia, saat ini, KJP hanya bisa dipergunakan untuk membeli perlengkapan sekolah dan sembako. Sementara itu, ada kebutuhan selain perlengkapan sekolah yang tak bisa dibeli dengan KJP.

"Emang kita mau beli buku sepatu terus tiap bulan? Kemarin sekolah anak saya ngewajibin setiap anak iuran Rp 70.000 buat beli kalender, uangnya dari mana?" kata Lia.

Selain itu, kata dia, KJP berbentuk kartu ATM Bank DKI itu hanya bisa dipergunakan untuk mengecek arus keluar masuk dana tiap bulannya.

Kartu tersebut tidak bisa dipergunakan untuk tarik tunai. Lia menyampaikan, anaknya kini bersekolah di SMA Mutiara, Kebon Bawang, Jakarta Utara.

Setiap bulannya, anak Lia mendapatkan dana KJP sebesar Rp 200.000. "Sebenarnya kalau dapat Rp 200.000 setiap bulan, emangnya bisa buat beli HP orangtuanya? Buat kebutuhan sehari-hari saja kurang," kata Lia.

Meski pasangan Anies-Sandiaga Uno menjanjikan tarik tunai KJP, Lia mengaku belum menentukan pilihannya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Ia belum tentu memilih Anies-Sandiaga. "Ya enggak juga pilih dia sih. Kalau soal pilihan itu kan rahasia," kata Lia.





sasaran KJP seharusnya:
Anies Temui Ibu di Koja yang Pernah Disebut 'Maling' oleh Ahok






emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

timsesnya sukses nemuin tu ibu akhirnya

selamat buat kampanyenya
ini y ibu2 warga jelata yang di maki-maki sama bapak2 orang no 1 di daerahnya???
orang salah kok dibela .. oon
KJP 200rb tiap bulan ngeluh buat kebutuhan sehari2 aja kurang.

dati awal sudah salah kaprah...dana khp kan utk pendidikan si anak, spy masa depannya cerah. ini malah dipikir utk kebutuhan sehari2
Quote:


ombak yang bermakna. lumayan kasih berita.
KJP bukan buat kebutuhan sehari-hari koq. itu buat kebutuhan pendidikan anak. klo mo memenuhi kebutuhan sehari-hari si anak ya cari nafkahlah mosok ngasih kebutuhan anak sehari-hari ngandalin subsidi pemerintah ? elo ngent*t sampe ngebrojol tuh anak aja suka-suka elo dan gak ngomong ma pemerintah.
Quote:


Segala cara akan dipakai untuk menjatuhkan Ahok padahal kejadian si ibu semua masyarakat sdh tahu masalahnya,jadi kalao Anis tdk tahu berarti gaptek atau sengaja pura2 tdk tahu supaya diangkat sama media untuk keuntungannya,mestinya si ibu harus tahu kenapa Anis mengulang menanyai kasus yg dulu,apalagi kalau bukan untuk pencitraan supaya bisa jadi pahlawan kesiangan, kalau Anis memang mau membantu si ibu kenapa baru sekarang terus ke rmh nya kok dulu diam2 saja, sayang sebagai orang ex lengseran menteri tdk mau cari cara yg elengan buat bersaing di pilkada ,seperti menjual program2 yg bagus buat bahan kampanyenya,kok malah cari2 kasus yg tdk berguna untuk menjatuhkan Ahok
Quote:


Untuk menang Anis menjanyikan apa saja tdk perduli akibatnya bakal merusak mental masyarakat yg maunya di iming2 uang,mestinya kalau mau mereka terangkat penghasilannya beri pengarahan mereka bisa bekerja apa bukan dimanjakan dgn rayuan memberi uang cash,kampanye Anis sdh ngawur karena tdk punya program lagi, semua program yg bagus untuk masyarakat DKI sdg diborong Ahok semua,jadi sekarang tinggal ampasnya dan digunakan cari2 kelemahan Ahok
Quote:


ombak mulai menggulung
Udah jelas ga bisa ditarik tunai kok maksa

Anies mah cari celahnya aja,

Ahok blg ga boleh tarik tunai, anis bilang boleh. Dan sebaliknya

Bank aja yg sistemnya udh canggih susah ngawasin praktek tarik tunai kartu kredit di merchant, apalagi KJP yg notabene pemda dki.
baru tau ada nelson mandela ngehina wanita di depan umum.
oh irony emoticon-Berduka (S)
Ada demagog janjikan money politics. emoticon-Wowcantik
mencari2 kesalahan terus emoticon-Leh Uga