alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/586229d41ee5df961d8b456d/obama-yakin-bisa-terpilih-lagi-sebagai-presiden-as
Obama yakin bisa terpilih lagi sebagai Presiden AS
Obama yakin bisa terpilih lagi sebagai Presiden AS
Barack Obama sewaktu belum terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat pada 2004.
Barack Obama bakal menggenapi masa jabatan maksimal delapan tahun sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari 2017. Pun demikian, jika saja Konstitusi membolehkan, ia yakin dapat menangguk kemenangan dalam Pemilu Presiden 2016.

Pernyataan itu muncul saat pria berdarah Afrika-Amerika bernama tengah Hussein itu diwawancarai juru pemenangannya pada masa kampanye kepresidenan silam, David Axelrod.

Dalam hemat Presiden Obama, masih banyak warga Amerika yang berpegang erat pada visi dan gagasan-gagasan progresifnya.

"Saya meyakini visi itu karena saya percaya jika bisa maju lagi (sebagai presiden) dan menyampaikannya, mayoritas orang Amerika agaknya dapat tergerak untuk berada di belakang saya," ujarnya seperti dikutip situs berita Inggris, The Guardian.

Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat 2016 berujung awan kelabu di langit Demokrat, partai yang mendukungnya. Pasalnya, Hillary Clinton, kandidat yang diajukan partai dimaksud, kalah dari calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump.

Memang bukan kekalahan mutlak--menyusul keunggulan Hillary ihwal suara pemilih mayoritas. Namun, sistem pemilihan Presiden AS yang khas lewat suara elektoral berhasil meloloskan Trump ke Gedung Putih.

Pada masa kampanye Hillary, Obama memberikan dukungan kuat pada perempuan yang pernah menduduki kursi Menteri Luar Negeri di kabinetnya.

Dilansir Politico, Obama pernah berseru bahwa jika Hillary kalah--karena masyarakat kulit hitam tidak mendukungnya--ia akan merasa "terhina". Sebab, Donald Trump, seturut klaim Obama, takkan meneruskan program-programnya.

Tak lama Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, ribuan warga negeri itu berkeras untuk turun ke jalan.

Dengan meneriakkan yel-yel bernada antipati seperti "Bukan Presidenku" dan "Tolak Fasisme di Amerika", para pengunjuk rasa seolah tak percaya seorang pengembang perumahan yang diduga cekatan mengemplang pajak menjadi pemimpinnya.

"Ngeri rasanya menyadari bahwa negeri ini sudah memilih seorang rasis, misoginis, dan tak memenuhi syarat (menjadi Presiden) dengan bermodalkan (kampanye) yang beralaskan kebencian," ujar seorang demonstran.

"Saya melihat sendiri orang-orang ditindas. Kiranya, buatku, mimpi Amerika telah remuk," kata demonstran lain.

Trump sendiri sungkan diam dengan komentar Obama. Pada salah satu kicauannya di laman microblogging Twitter, ia menulis, "Presiden Obama merasa bisa menang lawan saya. Dia boleh omong begitu. Tapi, menurut saya, TAK MUNGKIN! - pengangguran naik, ISIS, OCare, dll."

Undang-Undang Dasar Amerika Serikat membatasi masa jabatan presiden sebanyak dua periode. Itu sejak amendemen ke-22 diratifikasi pada 1951.

Meski sebelumnya tidak pernah ada limit periode kepresidenan, prestasi George Washington--yang berkuasa di dua masa jabatan--jadi patokan.

Namun, capaian itu dilanggar oleh Franklin Delano Roosevelt, yang memutuskan untuk maju untuk masa jabatan ketiga pada 1940. Ia menang tahun itu, pun dalam pemilihan berikutnya pada 1944.

Kemenangan demi kemenangan Roosevelt bikin kubu Republik gusar, hal yang lalu memicu amendemen ke-22.
Obama yakin bisa terpilih lagi sebagai Presiden AS


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ai-presiden-as

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Obama yakin bisa terpilih lagi sebagai Presiden AS Saham-saham paling menguntungkan tahun ini

- Obama yakin bisa terpilih lagi sebagai Presiden AS Kala Rizieq Shihab terbelit kasus serupa Ahok

- Obama yakin bisa terpilih lagi sebagai Presiden AS Sidang Ahok lanjut ke pokok perkara

rasakan sendiri akibatnya nanti selama 4 tahun mendatang
ini berita pengandaian kan?

masa jabatan Obama sudah genap 8 tahun dr 2008 ampe tahun ini.
10 tahun yg sia sia..



eh salah ding.. :v
Obama yakin bisa terpilih lagi sebagai Presiden AS