alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58622002dc06bdd81f8b458b/inaker-dan-appintra-bimbing-pembuatan-pindang-higienis
INAKER dan APPINTRA Bimbing Pembuatan Pindang Higienis
INAKER dan APPINTRA Bimbing Pembuatan Pindang Higienis

Kendal, GATRAnews - Pindang adalah jenis produk ikan olahan khas Indonesia yang banyak diminati masyarakat. Selama ini, kegiatan pembuatan pindang banyak dilakukan oleh para pengusaha mikro kecil, terutama di Pulau Jawa. Sebagian besar bahan bakunya adalah ikan laut hasil tangkapan nelayan tradisional. Namun dalam proses produksi pindang secara massal, masih banyak pengusaha kecil yang kurang memperhatikan faktor-faktor sanitasi dan higienis.

Hal itu disebabkan kurangnya pengetahuan serta tidak tersedianya fasilitas yang memadai. Kondisi ini mendorong Asosiasi Pengusaha Pendukung Pemindangan Ikan Tradisional (APPPINTRA) memberikan perhatian serius. Bekerja sama dengan ormas Indonesia Bekerja (INAKER) Pusat, APPINTRA kemudian memberikan bantuan fasilitas pembuatan pindang yang sehat dan higienis untuk para pemindang tradisional. Pada Senin (26/12), bertempat di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, APPPINTRA dan INAKER Pusat secara resmi menyerahkan bantuan fasilitas dapur sehat  untuk pembuatan pindang tradisional kepada lima orang pengusaha kecil. Kelima orang itu adalah Saturohman, Ngatemin, Supri, Bukairi, dan Sudadi. Bantuan secara simbolik diserahkan oleh Ketua APPPINTRA Djoko Tjahyo Purnomo, bersama Gagoek Kapoet Triyana sebagai Ketua Dewan Pendiri INAKER, dan Lutfhie Eddy Suyanto selaku Ketua Umum INAKER. Djoko Tjahyo mengatakan, para pengusaha pindang memiliki peran penting dalam menaikkan tingkat konsumsi ikan masyarakat. Ikan adalah sumber protein hewani penting yang bermanfaat besar untuk meningkatkan kecerdasan dan kesehatan masyarakat. "Dengan bantuan dapur sehat ini, kita harapkan proses pembuatan pindang lebih higienis, lebih sehat, sehingga kualitas pindang yang mereka hasilkan bisa lebih bagus, dan semakin banyak diminati masyarakat," ujar Djoko. Dia mengharapkan, bantuan serupa akan bisa diberikan kepada para pemindang tradisioonal lainnya di berbagai daerah.Sementara itu, Ketua Dewan Pendiri INAKER, Gagoek K Triyana menuturkan, pemberian bantuan dapur sehat itu merupakan bentuk kepedulian INAKER dan APPPINTRA kepada para pengusaha mikro kecil dengan cara meningkatkan kualitas produknya sehingga memiliki daya saing. "INAKER berkomitmen untuk ikut membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat," ujar Gagoek. "INAKER terus mendorong dan memotivasi masyarakat untuk memberdayakan diri, antara lain melalui penciptaan produk-produk pangan dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya sekaligus dalam rangka mencapai ketahanan pangan yang menjadi program nasional," tuturnya.  Ketua Umum INAKER, Lutfhie E Suyanto menambahkan, INAKER mengemban peran strategis dalam upaya pemberdayaan masyarakat dalam memberikan informasi, pendampingan, motivasi dan dukungan untuk para pengusaha mikro kecil seperti para pembuat pindang tradisional ini. "Kami sedang terus mendorong pembentukan koperasi-koperasi di daerah sebagai wadah kreativitas masyarakat dalam menciptakan produk-produk bernilai jual, dan membantu pemasarannya dengan memanfaatkan jaringan INAKER di seluruh Indonesia," ucapnya.Kepala Desa Tambaksari Untung Mujiono menyampaikan ucapan terima kasihnya atas bantuan APPPINTRA dan INAKER kepada pengusaha kecil warga desanya. "Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pengusaha-pengusaha pindang, untuk meningkatkan produksi dan kualitas produknya," kata Untung. Ia berjanji untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para pengusaha itu agar benar-benar bisa memelihara dan memanfaatkan fasilitas bantuan itu sebaik-baiknya.

Reporter: ESEditor: Tian Arief

Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/jawa/...ndang-higienis

---


- INAKER dan APPINTRA Bimbing Pembuatan Pindang Higienis Inaker Bantu Pemberdayaan Masyarakat Desa Lewat Koperasi