alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5861fa05162ec24a3d8b457b/kpk-periksa-wakil-ketua-komisi-v-soal-suap-kemen-pupr
KPK Periksa Wakil Ketua Komisi V Soal Suap Kemen-PUPR
KPK Periksa Wakil Ketua Komisi V Soal Suap Kemen-PUPR
Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Yudi Widiana Adia, untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) yang membelit Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (27/12), mengatakan, selain Yudi, penyidik juga memanggil sejumlah orang lainnya juga untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi bagi tersangka Aseng.Saksi-saksi tersebut, lanjut Febri, yakni Anggota Komisi V dari Fraksi Partai Hanura, Fauzih Amro; dan Anggota Komisi V dari Fraksi PKB, Musa Zainuddin."Ya, mereka jadi saksi untuk tersangka SKS," katanya.KPK menetapkan Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng sebagai tersangka kasus suap proyek pembangunan jalan pada Kemen-PUPR. "Satu orang terkait dengan suap Kementerian PUPR, yaitu SKS [Sok Kok Seng], Komisaris PT CP jadi tersangka," kata Febri, Rabu (7/12).KPK menetapkan So Kok Seng alias Aseng sebagai tersangka karena diduga menyuap penyelenggara negara agar menggolkan angggaran proyek di Direktorat Jenderal Bina Marga Kemen-PUPR dari dana aspirasi anggota Komisi V DPR RI.KPK menyangka Aseng melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf A atau huruf B atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah‎ dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.Penetapan ini merupakan pengembangan dari kasus proyek di Kemen-PUPR dari program dana aspirasi yang telah menyeret sejumlah anggota Komisi V, yakni Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto, dan Andi Taufan Tiro.Kemudian, mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara (Malut) Kemen-PUPR, Amran H Mustary, serta dua anak buah Damayanti, Julia Prasetyarini dan Dessy Ariyanti Edwin, serta Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir."Ini tindak lanjut dari penyidikan dan proses-proses hukum kasus sebelumnya yang KPK mulai mengangani sekitar bulan Januari di tahun 2016, yaitu pada operasi tangkap tangan beberapa angota DPR. Ini terkait dengan kasus dulu yang sudah diproses, yakni DWP [Damayanti Wisnu Putranti]," kata Febri.Saat bersaksi di pengadilan, Aseng mengaku memberikan uang kepada Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana, sejumlah Rp 2,5 milyar melalui Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Muhammad Kurniawan.

Reporter: Iwan Sutiawan

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/235922-kp...uap-kemen-pupr

---


- KPK Periksa Wakil Ketua Komisi V Soal Suap Kemen-PUPR KPK Periksa Legislator PKS dan PKB Terkait Kasus Suap