alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/584d98ba5a516349038b4569/cegah-pengantin-bom-istana-negara-polisi-dikasih-jempol
CEGAH 'PENGANTIN' BOM ISTANA NEGARA, POLISI DIKASIH JEMPOL
Quote:
CEGAH 'PENGANTIN' BOM ISTANA NEGARA, POLISI DIKASIH JEMPOL

Kepolisian Indonesia membekuk terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2016). Sebanyak 4 terduga ditangkap.

Penangkapan itu diapresiasi oleh LSM demokrasi dan HAM, Setara Institute. Direktur Setara Institut Hendardi menjelaskan penangkapan itu merupakan bentuk implementasi doktrin preventive justice yang efektif dalam penanganan terorisme.

“Polri berhasil meyakinkan publik, bahwa aparatnya mampu mencegah terjadinya tindakan teror dan menciptakan rasa aman warga, meski dengan landasan hukum yg terbatas dalam UU Antiterorisme,” kata Hendardi, Minggu (11/12/2016) malam.

Kata dia, tindakan pencegahan ini adalah prestasi yang pantas diapresiasi dan sekaligus membuktikan ancaman radikalisme dan terorisme terus terjadi dengan eskalasi yang meningkat. Kedua Polri telah menjalankan perannya sebagai aparat keamanan mampu mencegah terjadinya kekerasan yang lebih luas dan sebagai aparat hukum mampu bekerja dalam kerangka sistem peradilan pidana.

Menurut dia, konsep preventif justice memang rentan menimbulkan penanganan yang represif dan berpotensi menimbulkan unfair trial dalam proses peradilan pidana. Maka itu sekalipun dalam revisi UU Antiterorisme konsep ini akan diadopsi, implementasinya tetap dalam kerangka sistem peradilan pidana dengan rumusan batasan yang ketat sebagai kompromi antara pengutamaan kebutuhan keamanan dan pengutamaan perlindungan HAM. Kompromi inilah yang dikenal sebagai margin of appreciation dalam mengatasi rights on dispute.

“Sementara, untuk mengatasi meluasnya radikalisme, Polri harus juga bekerja ekstra menangani setiap aksi intoleransi. Karena terorisme adalah puncak dari intoleransi. Artinya, pencegahan dan penanganan terorisme yang genuine harus dimulai dengan tidak kompromi pada aksi-aksi intoleransi sebagai bibit dari terorisme,” tutup dia.

Setelah rencana jaringan Jamaah Anshorut Daulah Khilafah Nusantara pimpinan Bahrun Naim yang berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS untuk mengebom Istana Presiden Joko Widodo terungkap, Mabes Polri meningkatkan pengamanan di semua obyek vital.

Empat terduga teroris berhasil dibekuk Densus 88 pada Sabtu (10/12/2016). Pada hari itu juga, bom berskala besar yang ditempatkan di wadah semacam rice cooker ditemukan di indekos Perum Bintara Jaya VIII, RT 4, RW 9, Bintara Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Keempat terduga yaitu Dian Yulia Novi, M. Nur Solihin alias Abu Huroh, Agus Supriyandi, dan SY alias Abu Izzah.

Nur Solihin ditangkap di flyover Kalimalang, Kota Bekasi, pada pukul 14.30 WIB. Di lokasi yang sama, Agus ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB. Dian ditangkap di rumah kos Jalan Bintara Jaya VIII. Tak lama kemudian Abu Izzah ditangkap di Dusun Sabrang Kulon, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah. Saat ini, kata Awi, tim Densus 88 masih melacak keberadaan terduga teroris yang lainnya yang terlibat dalam rencana pengeboman Istana Presiden

Saat ini, keempat terduga diperiksa secara intensif oleh Densus 88 di Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Pagi tadi, tim Gegana dan Puslabfor Polri kembali mendatangi indekos Jalan Bintara Jaya VIII untuk olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi itu, tim kembali membawa sejumlah benda yang diduga terkait dengan rencana pengeboman Istana Presiden.

Saat ini, rumah kos yang terdiri dari dua lantai dan 12 kamar tersebut diamankan aparat kepolisian.

Dian Yulia baru menempati salah satu kamar kos selama tiga hari. Dia ditangkap tak lama setelah menerima uang dan bom yang dirakit oleh Agus Supriyadi dan buronan. Uang tersebut, katanya, merupakan dana yang ditransfer oleh Bahrun Naim yang kini berada di Suriah.

pengantin bom


Good job
Take a beer emoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By cosomoko
SALAM DAMAI DARI

CEGAH 'PENGANTIN' BOM ISTANA NEGARA, POLISI DIKASIH JEMPOL

aka Basuki Cahaya Purnama dari Belitung


giliran yg bener pada sepi trit
sangat prihatin sekali tuh negara indonesia sangat mudah di provokasi
Quote:Original Posted By jane.prasetyo
sangat prihatin sekali tuh negara indonesia sangat mudah di provokasi


Maklum byk sumbu pendek emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By frikidas
giliran yg bener pada sepi trit


emoticon-Frown
nganu...katanya ini cuma pengalihan isu
mangstab lanjutkan
emoticon-thumbsup
Sukses berat nih, congrats Sir
emoticon-Cool
Good job pak.
emoticon-Recommended Seller
jempol buat pak polisi
hancurkan teroris sampe ke akarnya
buat nasbung oon,
kira2 spt inilah para calon pelaku makar kemaren ketangkep.
jd blm sempat beraksi tp udah ketangkep.

jd jgn lagi beternak bodoh.
dgn bilang buktinya gak terjadi apa2...
Top buat kepolisian RI emoticon-thumbsup atas pencegahan dan penangkapan pelaku bom bunuh diri
PENGALIHAN ISSU

emoticon-Malu
bom panci ya? kata panci ngingetin ane akan seseorang nih emoticon-Stick Out Tongue
emoticon-Mewek keren bener polisi kita

gak kayak ngelepas "peliharaan" sendiri, ditangkep sendiri emoticon-Mewek
nasbung2 luck nut mana percaya......

lah wong minta bubarkan Densus kok........emoticon-Big Grin





emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
heran gw
polisi udah bekerja dengan baik
masih aja dihujat di medsos tentang pengalihan isu bom panci
nanti giliran bener2 bom itu lolos dan meledak kena keluarganya baru tau rasa
susah panasbung logikanya emoticon-Wakaka
mantap emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Tp ada aja segelintir orang yg mengatakan klo ini sinetronlah, pengalihan isulah...
Gak percaya??? Maen aja ke efbe jondru, disana bnyk berkumpul orang2 yg mikirnya spt itu...
Quote:Original Posted By dandellion.wine
Tp ada aja segelintir orang yg mengatakan klo ini sinetronlah, pengalihan isulah...
Gak percaya??? Maen aja ke efbe jondru, disana bnyk berkumpul orang2 yg mikirnya spt itu...


Orang2 kena cuci otak bray emoticon-Big Grin