alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581b3f23582b2e8e278b457d/tekan-peredaran-miras-lombok-barat-akan-terbitkan-perda-gula-semut
Tekan Peredaran Miras, Lombok Barat akan Terbitkan Perda 'Gula Semut'
Tekan Peredaran Miras, Lombok Barat akan Terbitkan Perda 'Gula Semut'

Mataram, GATRAnews - Potensi gula aren (gula semut) di Kabupaten Lombok Barat, khususnya di Kecamatan Lingsar cukup besar. Sayangnya produksi melimpah ini tidak diikuti dengan jaringan pemasaran yang luas yang memberi kesejahteraan bagi petani. Karena itu Bupati Lombok Barat (Lobar), H Fauzan Khalid akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk mempermudah dan meluaskan pasar gula aren dengan cara mewajibkan hotel yang ada di Lobar pergunakan gula aren tersebut.

Disamping itu juga, langkah ini dianggap mampu meminimalisir peredaran minuman tradisional tuak yang mengkhawatirkan. Fauzan mengakui, peredaran tuak atau bahan yang digunakan untuk memproduksi miras saat ini cukup luas bahkan mengkhawatirkan pengguna miras yang semakin bertambah. Bupati meminta langsung warga agar yang memproduksi tuak menghilangkan kebiasaan tersebut. Warga diminta mengganti dengan memilih produksi hal yang lebih bermamfaat seperti gula aren. “Kalau bikin brem (miras tradisional), maka ini perbuatan dosa karena yang seharusnya nira bisa bermanfaat, dibuat jadi tidak bermanfaat,” ujarnya. Karena itu Bupati Fauzan menginginkan agar air nira yang dihasilkan itu dibuat jadi gula merah dan gula semut dan kedepannya Pemkab Lobar melalui Dinas Perindag akan memberikan pelatihan kepada penyadap nira. Bupati mencontohkan Desa Langko yang telah berhasil memberdayakan para petani Aren untuk membuat gula semut. Dalam 1 drum bisa dihasilkan gula semut yang cukup banyak. Bahkan gula semut produksi Desa Langko ini sudah bisa masuk Alfamart dan Indomart. “Nanti saya akan buat Perbup untuk wajibkan semua hotel pakai gula semut ini,” kata Fauzan. Untuk itu ia minta kepada Kadis Perindag agar segera memberikan pelatihan kepada masyarakat. Ini dimaksudkan agar gula merah bisa dimanfaatkan dan tidak dijadikan minuman keras,” kata mantan ketua KPU NTB ini. Pada kesempatan berbeda Kepala Dinas Perindag Lombok Barat H. Mahyudin menyambut perintah bupati tersebut akan segera ditindak lanjuti dan diterjemahkan dalam bentuk program yang dianggap mampu merubah kebiasaan masyarakat agar tidak lagi bikin tuak. “Mulai tahun 2017 kita akan adakan pelatihan-pelatihan. Wilayah yang akan disasar dalam program pelatihan tersebut ialah wilayah yang merupakan basis penghasil gula aren, seperti di Kecamatan Lingsar dan Gunungsari,” jelasnya.

Reporter: Hernawardi
Editor: Nur Hidayat

Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/bali-...rda-gula-semut

---


- Tekan Peredaran Miras, Lombok Barat akan Terbitkan Perda 'Gula Semut' Fahira Idris: Remaja Y Tewas Diperkosa, Negara Harus Melarang Produksi Miras
Potensi gula aren (gula semut) di Kabupaten Lombok Barat, khususnya di Kecamatan Lingsar cukup besar. Sayangnya produksi melimpah ini tidak diikuti dengan jaringan pemasaran yang luas yang memberi kesejahteraan bagi petani. Karena itu Bupati Lombok Barat (Lobar), H Fauzan Khalid akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk mempermudah dan meluaskan pasar gula aren dengan cara mewajibkan hotel yang ada di Lobar pergunakan gula aren tersebut.
×