alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581b336a1a9975e0608b4575/intelijen-juga-manusia-bisa-salah
Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah
Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menanggapi santai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang merasa disudutkan oleh informasi intelijen. Jokowi menilai, intelijen juga bisa salah.


"Ya yang namanya manusia kan kadang-kadang bisa benar, bisa enggak benar. Bisa error, bisa enggak error," kata Jokowi di Kompleks Istana, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016).


Jokowi menilai, pernyataan SBY di Puri Cikeas bisa jadi masukan buat pemerintah. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun mengapresiasi pernyataan Presiden Indonesia keenam itu.


Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah

Presiden Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan pernyataan di Puri Cikeas. MI/Barry Fathahilah.


Wakil Presiden Jusuf Kalla yang tengah duduk di samping Jokowi juga berpendapat sama. Kata dia, intelijen berperan menganalisa informasi. Tentu saja, analisa yang dihasilkan bisa berbeda-beda.


"Mungkin yang ditangkap Pak SBY beda, analisa kita juga beda, itu biasa saja," jelas dia.


Kalla menambahkan, saat masih menjabat, SBY juga kerap menggunakan jasa intelijen. Orang nomor dua di republik ini pun tak risau dengan pernyataan SBY.


"Kalau negara tidak ada intelijennya berarti tidak punya mata dan telinga. Intelijen itu maksud baik, supaya jangan terjadi," ungkap Kalla.


Kalla yang bertemu dengan SBY di Kediaman Resmi Wakil Presiden pada Selasa, 1 November, pun bercerita soal isi pertemuan. Kalla mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat itu memberikan masukan kepada Pemerintah.


Ketika ditanya mengapa SBY tak menemui Jokowi untuk menyampaikan saran, Kalla menilai hal itu bukan masalah. Sebab, Jokowi dan SBY sejatinya kerap bertemu.


"Kemarin Ramadan beberapa kali kita sama-sama buka puasa, macam-macam," jelas dia.


Menurut SBY, maraknya pemberitaan aksi unjuk rasa 4 November karena adanya kesalahan laporan intelijen. Informasi yang diterima SBY, ada dugaan lembaga atau orang tertentu yang menggerakkan dan mendanai aksi 4 November.


"Kalau ada analisis intelijen seperti itu saya kira berbahaya, menuduh seseorang dan menuduh kalangan dan parpol mengerakkan dan mendanai aksi. Itu fitnah dan lebih kejam daripada pembunuhan. Kedua, menghina rakyat bukan kelompok bayaran urusan hati nurani tidak ada yang bisa memengaruhi, uang tidak ada gunanya apalagi kalau urusan aqidah," jelas SBY.


Berbagai ormas Islam akan berunjuk rasa pada 4 November terkait dugaan penistaan agama oleh Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama. Diperkirakan unjuk rasa diikuti ribuan massa dari berbagai ormas.


Sementara Kepolisian akan menerjunkan 18 ribu personel gabungan untuk mengamankan unjuk rasa. Mereka akan di tempatkan di lokasi unjuk rasa, seperti depan Istana Negara dan Gedung DPR RI, serta objek vital.


 

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...sia-bisa-salah

---

Kumpulan Berita Terkait PILGUB DKI 2017 :

- Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah

- Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah Polisi Diminta Usut Pengusiran Ahok di Rawa Belong

- Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah Timses Cagub DKI Dianjurkan Lebih Cerdas

intelejen jaman SileBaY malah lebih amburadul, bom meledak dimana manaemoticon-Big Grin

onta bertebaran dimana mana sambil gendong petasanemoticon-Big Grin
Demo "Damai" ... emoticon-Bingung
Intelijen Juga Manusia, Bisa Salah
Tebarkan perdamaian selalu bry
Salam damai semua
nyimakemoticon-Traveller
y iya lah.