alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581afd8dc1cb17895e8b456b/quotpolitisasi-sara-sby-merendahkan-dirinyaquot
Thumbs down 
"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."
Quote:"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara publik dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Julius Ibrani mengatakan, seharusnya Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak memberikan komentar terkait aksi unjuk rasa yang akan digelar di depan Istana, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Unjuk rasa tersebut diinisasi sejumlah ormas keagamaan untuk mendesak proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituduh menista agama.

Julius menilai, pernyataan SBY justru merendahkan dirinya sebagai Presiden yang telah lama memimpin Indonesia.

(baca: SBY dan Panasnya Pendopo Cikeas...)

"Sudah sepatutnya isu SARA (suku, agama, ras dan antar golongan), politisasi SARA yang remeh temeh, yang tidak edukatif, merendahkan dirinya seperti ini tidak diucapkan oleh SBY. Dia seorang Presiden dua periode," kata Julius di kantor Imparsial, Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Menurut Julius, SBY dapat menenangkan publik dengan cara menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlihat dalam isu SARA dalam kampanye Pilkada 2017.

Jika SBY berkata seperti itu, kata dia, SBY menunjukkan sikap elite politik yang dewasa dan menjunjung tinggi demokrasi.

(baca: Ruhut Sebut Para Pembisik yang Dorong SBY Berkomentar soal Demonstrasi 4 November)

"Tapi dia merespons dengan memainkan api panas lagi. Itu merendahkan dirinya juga secara politik," ucap Julius.

Sementara itu, peneliti Indonesia Legal Rountable (ILR) Erwin Natosmal Oemar mengatakan, pernyataan SBY terkait rencana unjuk rasa mengandung muatan politis.

"Apa yang dikatakan SBY itu sangat kentara ada kepentingan politik dan ambisi dari dirinya. Setidaknya, ia bisa memberikan masukan yang menyejukkan bagi massa yang melaporkan Ahok ke polisi," kata Erwin.

Dalam jumpa pers di kediamannya di Cikeas, Bogor, SBY mengingatkan Polri agar jangan sampai negara "terbakar" terkait proses hukum terhadap Ahok.


(Baca: SBY: Kalau Ingin Negara Ini Tidak Terbakar Amarah, Ahok Mesti Diproses Hukum)

"Kalau ingin negara ini tidak terbakar oleh amarah para penuntut keadilan, Pak Ahok mesti diproses secara hukum. Jangan sampai beliau dianggap kebal hukum," ucap SBY.

SBY menekankan kasus yang dituduhkan kepada Ahok, yakni menistakan agama. SBY mengatakan, penistaan agama dilarang secara hukum seperti diatur dalam KUHP.

(baca: SBY: Kasus Ahok, Bola Ada di Penegak Hukum, Bukan di Tangan Jokowi)

Ia lalu menyinggung adanya kasus serupa pada masa lalu yang diproses hukum dan dianggap bersalah. Karena itu, kata dia, jangan sampai Ahok diaggap tidak boleh diproses hukum.

"Kalau beliau diproses, tidak perlu ada tudingan Pak Ahok tidak boleh disentuh," kata Presiden keenam RI itu.

"Setelah Pak Ahok diproses secara hukum, semua pihak menghormati, ibaratnya jangan gaduh," kata dia.

SBY juga mengingatkan aparat penegak hukum untuk mendengarkan protes masyarakat. Ia meyakini, unjuk rasa bakal terus terjadi jika protes tersebut diabaikan.http://nasional.kompas.com/read/2016...ahkan.dirinya.


"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."

fpi, hti, dgn otak kopongnya disetir-setir kebo.
onta di kibulin kebo,, ntap emoticon-Wakaka
"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."
"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."

dari dulu gusdur sudah wanti2 dgn FPI..
Gus Dur: Kalau FPI Tidak Dibubarkan, Saya Bubarkan Sendiri
Pengamat goblok.

Di proses hukum bukan berarti ahok bersalah.
Biar pengadilan yg menentukan.

Ahok jg walau di proses hukum tidak otomatis gugur pencalonannya.

Baper amat nih pemerintah dan pengamat2 gobloknya.
"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."
perhatikan gaya bahasa sby .... seperti membela diri , .. padahal sdg membuat tuduhan


ingat saja beliau mengatakan supaya pihak2 jangan takut pada agus yudoyono
jangan menganggap sebagai ancaman ... katanya


sebenernya itu kata bersayap , .... justru sby sdg mengancam.... bahwa agus bisa menjadi ancaman para pihak .... emoticon-Takut

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Rapopo, demi anak apapun akan dilakukan emoticon-Ngakak
mungkin pikir dia ini kesempatan emas biar jalan anaknya lebih lancar...
oh mantan oh mantan presiden .... agak kurang bijak emoticon-Turut Berduka
Ampe lupa gw kalo om beye ini mantan presiden ,
Quote:Original Posted By neynoy
Pengamat goblok.

Di proses hukum bukan berarti ahok bersalah.
Biar pengadilan yg menentukan.

Ahok jg walau di proses hukum tidak otomatis gugur pencalonannya.

Baper amat nih pemerintah dan pengamat2 gobloknya.


diproses macam mana tot?
memangnya Ahok melakukan pelanggaran hukum apa?
Quote:Seorang pakar hukum pidana menyatakan langkah sejumlah pihak melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atas penistaan agama karena menyebut surat AlMaidah, tidak bisa dilakukan dengan menggunakan pasal penistaan di Kitab undang-undang Hukum Pidana namun menyebutkan langkah Ahok "tidak pantas."

Sejumlah pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia Sumatra Selatan melaporkan Ahok ke polisi karena dalam pertemuan dengan masyarakat Kepulauan Seribu tanggal 27 September lalu, gubernur petahana ini menyinggung surat AlMaidah.
Ahok sendiri telah menyatakan melalui akun Instagramnya bahwa ia tidak berniat melecehkan ayat suci Quran menyusul video yang banyak beredar luas itu.

Mahmud Mulyadi, pakar hukum pidana dari Universitas Sumatra Utara, Medan, mengakui kasus ini sarat "unsur politik" namun pasal 156a dalam KUHP tidak bisa digunakan.

"Jadi kalau kita lihat di pasal 156a itu kan ada dua unsur, unsur subjektif dan unsur objektif. Unsur objektif itu lebih kepada perbuatan. Perbuatan itu di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, atau penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia," kata Mahmoud kepada BBC Indonesia.

"Artinya kalau kita lihat bahwa pasal 156a itu bahwa perbuatan itu dimaksudkan supaya orang tidak menganut agama apapun. Atau tidak menganut suatu aliran apapun, agama apapun yang resmi di Indonesia."

"Jadi kalau ini seandainya ditarik kepada kasus Ahok saya pikir tidak bisa digunakan pasal ini. Tidak kena dia...karena Ahok tidak ada maksud untuk orang itu berpinah agama," tambahnya.http://www.bbc.com/indonesia/trensosial/2016/10/161007_trensosial_ahok_laporanpenistaan
Quote:Original Posted By kuskas.officer
"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."

fpi, hti, dgn otak kopongnya disetir-setir kebo.
onta di kibulin kebo,, ntap emoticon-Wakaka


selamat #lebarankuda emoticon-Ultah

Mungkin banyak yang sakit hati petral ditutup ... emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By monyet.2017
"Politisasi SARA, SBY Merendahkan Dirinya..."


haiyaaa ciilaaka luuwa weelas waaa

Raja mewek dgn album terbaru,Aku Prihatin!!!!

emoticon-Ngakak (S)
Numpang tenar, gan..

Biar popularitas kesundul lagi. emoticon-Sundul
maksud beye mau mengajari wiwi masalah intelejen di depan publik, biar si beye naek pamor, carmuk dpn rakyat
jadi sby yang kena sara ..


makin offside aja
Sby bunuh diri
Agus -Sylvi ngikut

Bapak egoisme emoticon-Big Grin
bener nih negarawan yang baik harus nya tidak menyikapi nya
kalo koment yang menjunjung tinggi kebhinekaan

jangan malah tendensius gitu

emoticon-Embarrassment

ane kaget sir beye ngomong begitu kemaren sebagai mantan presiden yang harusnya tahu bahwa keutunan NKRI adalah harga mati

ehh malah melempar statment tendensius yang kebetulan ada anaknya nyagub di sono
itu sama dengan black campaign

emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By yazid69
Rapopo, demi anak apapun akan dilakukan emoticon-Ngakak


yoi gans sebagai laki2 ya apapun dilakukan demi anak
elo laki bukan ? emoticon-Bingung (S)
Alay nambah populasi emoticon-Big Grin