alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581af6032e04c8442e8b4589/terdakwa-budi-merasa-diperlakukan-tak-adil-oleh-kpk
Terdakwa Budi Merasa Diperlakukan Tak Adil oleh KPK
Terdakwa Budi Merasa Diperlakukan Tak Adil oleh KPK


Jakarta, GATRAnews - Mantan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Budi Supriyanto, merasa diperlakukan tidak adil oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntutnya dijatuhi hukuman paling berat, yakni 9 tahun penjara dan membayar denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan.Terdakwa Budi menyampaikan perasaanya itu dalam nota pembelaan (pledoi) pribadinya yang dibacakannya sendiri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (3/11), setelah membandingkan tuntutan jaksa terhadap para terdakwa yang satu kasus dengannya."Jika kita lihat tuntutan pidana saya dan para terdakwa lainnya, Damayanti Wisnu Putranti, Dessy Ariyanti Edwin, Julia Prasetyarini, dan Abdul Khoir, tampak ketidakadilan terhadap diri saya," tandas Budi.Terdakwa kasus suap proyek jalan di Maluku dan Maluku Utara pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) dari dana program aspirasi anggota DPR ini menilai tuntutan jaksa terhadapnya sangat tidak adil karena menyatakan terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP."Dengar tuntutan itu serasa disamber petir di tengah siang bolong dan saya beristigfar," kata terdakwa Budi.Budi menilai tuntutan terhadapnya terlalu berat bukan tanpa alsan. Pasalnya, pada persidangan kasus ini terungkap masing-masing peran terdakwa."Ditemukan fakta-fakta hukum yang menunjukkan peran masing-masing terdakwa atau saksi, dan sejauh mana peran terdakwa dan saksi dan akan menjadi pertimbangan untuk menentutukan berat ringannya tuntutan bagi saya," ucapnya.Menurut terdakwa Budi, jaksa penuntut umum hanya menuntut mantan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti, dijatuhi hukuman 6 tahun penjara dan pidana denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurangan, dicabut hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun setelah mejalani hukuman pokok.Kemudian, dua anak buah Damayanti, yakni Dessy dan Julia masing-masing hanya dituntut 5 tahun penjara dan pidana denda Rp 200 juta. Terakhir, Direktur PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir, 2,5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta.Budi mulai merasakan ketidakadilan sejak dalam proses penyidikan oleh KPK setelah menetapkannya sebagai tersangka. Menurutnya, penyidik menjemputnya dari rumah sakit di Jawa Tengah."Dua kali panggilan saya tidak hadir karena sakit dengan surat dokter, tapi penyidik tidak percaya sehingga saat saya masih opname di rumah sakit di Semarang, saya diminta ke Jakarta untuk diperiksa," ujarnya.Setelah itu, Budi melepas sendiri infusannya untuk ikut penyidik berangkat ke Jakarta. "Sampai di KPK, saya diperiksa, saya ditahan di Polres Jakarta Pusat. Keesokan harinya penahanan saya dibantarkan selama 12 hari dan dirawat di RSPAD untuk operasi ginjal dan terapi syaraf leher yang terjepit dan pengapuran," katanya.Reporter: Iwan Sutiawan

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/225888-te...-adil-oleh-kpk

---


- Terdakwa Budi Merasa Diperlakukan Tak Adil oleh KPK Jaksa Agung: Deponering AS dan BW Bukan Barter dengan KPK
Mantan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Budi Supriyanto, merasa diperlakukan tidak adil oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntutnya dijatuhi hukuman paling berat, yakni 9 tahun penjara dan membayar denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan.
×