alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581aeff7d89b0946068b4568/wakil-ketua-fpi-cilacap-jual-samsung-s6-untuk-demo-ahok-ke-jakarta
Wakil Ketua FPI Cilacap jual Samsung S6 untuk demo Ahok ke Jakarta
Wakil Ketua FPI Cilacap jual Samsung S6 untuk demo Ahok ke Jakarta

Merdeka.com - Sejumlah organisasi keagamaan dari pelbagai daerah bersiap menuju ibu kota Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa besar-besaran pada 4 November 2016. Isu adanya dana besar di balik agenda aksi unjuk rasa 4 November tak membuat laskar Front Pembela Islam (FPI) Cilacap mengurungkan niat berangkat ke Jakarta.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FPI Cilacap, Ridlo Anshori mengaku sudah mendapat instruksi untuk mengikuti aksi di Jakarta. Menurutnya, ini harga mati membela agama dan negara.

"Panggilan perjuangan atau ghirah itu datang dengan sendirinya untuk melakukan bela negara serta bela negara," katanya saat dihubungi, Rabu (3/11).

Dana untuk memberangkatkan 500 laskar FPI dari Cilacap ke Jakarta, dilakukan atas usaha bersama alias swadaya. Dia mengatakan itu untuk menepis isu yang menyebut adanya pendanaan besar untuk aksi yang akan dilakukan di beberapa titik di ibu kota tersebut. "Tidak benar kalau kami dibiayai. Untuk pendanaan, dalam organisasi massa Islam seperti kami, kami selalu patungan," ujarnya.

Ridlo mengaku harus menjual telepon seluler merek Samsung Galaxy S6 yang kerap digunakannya. Harga telepon pintar itu sekitar Rp 7 jutaan. "Saya sampai jual HP Samsung Galaxy S6 untuk pendanaan ke Jakarta. Kami tidak ada pendanaan (dari luar) sama sekali, mutlak itu. murni dari kawan-kawan," ujarnya.

Dia mengatakan, langkah yang diambilnya itu juga dilakukan organisasi lain di luar FPI yang akan ikut aksi unjuk rasa di Jakarta. Menurutnya, beberapa anggota juga melakukan hal serupa. "Jadi ini biar enggak ada fitnah, bahwa kami tidak ada yang mendanai," ucapnya.

Secara jujur dia mengaku belum mengetahui kecukupan bekal yang akan dibawa menuju Jakarta. Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan bertahan lama di Jakarta, dia belum memperkirakannya.

"Tidak bisa dipastikan kalau mengenai berapa lama di Jakarta, tetapi yang jelas akan sangat bergantung dari situasi dan kondisinya. Kalau pemerintah memberikan jaminan kepada kita adanya kepastian hukum dan keadilan terhadap proses hukum Ahok, tentunya akan selesai," ujarnya.

sumur: https://www.merdeka.com/peristiwa/ke...e-jakarta.html

Bonek....bondo nekat.....anak istri di rumah meratap.....emoticon-Ngakak (S)
tar ke jakarta duit abis mau makan apa pak ?


kismin yaaa.. kasihannnn
Mending kasih ke anak isteri buat makan
samsung bukanya produk ..... ah sudahlah
alesan buat apgret $7..
coba pas di jual duit nya buat anak bini jalan2. terbayang senyum mereka dan berpahala. hehehehe..

aaaasudahlah...
ciri2 manusia dungu itu membeli barang tanpa melihat tabungan
Quote:Original Posted By chendix
kismin yaaa.. kasihannnn
Mending kasih ke anak isteri buat makan


Nah makanya ntu....anak bini dikasi makan batu...malah ke jkt pulang2 bonyok2 mondok di rumah sakit...dpt pahala dari hongkong...emoticon-Ngakak (S)
hadeh harusnya nyari sponsor dulu buat demo emoticon-Hammer
berita maha penting ini cuy emoticon-Traveller
dana 100M lari kemana emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By lukalama99
berita maha penting ini cuy emoticon-Traveller


Peduli kasih gan....emoticon-Ngakak (S)
wkwkwk lol
"bela negara"
"bela negara"
"bela negara"
"bela negara"

emoticon-Wakaka
masa sih...
apa jangan2 cuma di bikin dramatis biar pada terharu dan ngedukung emoticon-Embarrassment
Wakil Ketua FPI Cilacap jual Samsung S6 untuk demo Ahok ke Jakarta

"Kata si sobri gpp jelek yang penting sombong,..."



kalian semua sucihhh kita penuh sodah emoticon-Traveller
Jual S6 pulang beli S7
KETUA FPI KOK PENGGANG HP BUATAN KAFIR, DUNIA MEMANG ANEH
Quote:Original Posted By Wiki
Samsung was founded by Lee Byung-chul in 1938 as a trading company.

Nationality Korean
Hangul 이병철
Name Lee Byung-chul
Religion Won Buddhism
Hanja 李秉喆
Role Business person


produk tapir kok dipake, masuk kerak neraka ente