alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581acc8960e24b12118b4570/wisata-lubang-jadi-trend-anak-medan
Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan

Banyak cara untuk menangkap fenomena ganjil di sekitar kita, terutama yang dapat dijadikan trend positif demi membangun nilai moral yang baik dikalangan masyarakat.

Hadirnya keberagaman di Kota Medan, baik itu suku, ras, dan budaya tentu menjadi indikator penting dalam membangun keberlangsungan hidup yang adil, makmur dan sejahtera kedepannya.

Cukup beragamnya masyarakat di Kota Medan, sejauh yang terpantau selama ini. Namun, untuk suatu persoalan yang akan diangkat dalam tulisan ini mengenai adanya ketidakadilan terhadap masyarakat Medan. Maka, sedikitnya keberagaman itu menjadi suatu bentuk keseragaman dalam bertindak. Minimal, yang dilakukan adalah banyaknya tanggapan warga masyarakat Medan dalam menyikapi masih terus bertambah banyaknya wadah-wadah genangan air di tengah jalan. Biasa disebut lubang jalan.

Diawali dengan terjadinya banjir di akhir bulan September 2016, yang membuat genangan-genangan air hampir di seluruh jalan Kota Medan tercinta. Mengharuskan ditulislah sebuah tanggapan akan gambaran kejadian yang telah terjadi : Di Medan, Ada Danau yang Bisa Menghilang.

Hal tersebut sebagai bentuk reaksi positif yang keluar dari pemikiran warga Kota Medan terhadap fenomena banjir yang menggenangi jalan hingga berhari-hari.

Berselang sebulan dari itu, muncul lagi adanya persoalan-persoalan akan ketidakadilan yang dialami masyarakat Medan. Itu dilihat dari harus merasakan ketidaknyamanan disaat berkendara lalu lalang di jalan-jalan Kota Medan, karena banyaknya lubang-lubang yang mulai berkembang biak menjadi lobang-lobang besar.

Hadirnya lubang-lubang di jalan-jalan Kota Medan, memang menjadi sorotan redaksi Cerita Medan. Yang coba disajikan dalam beberapa poin dan foto dari jalan-jalan mana saja yang dalam kondisi tidak baik seperti di bawah ini.

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
Jl. Cempaka Tanjung Gusta, Medan Helvetia

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
Jl. Kp. Lalang, Medan

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
Pulo Brayan Darat I, Gg. Nusa Indah, Medan Timur, Indonesia

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
Aspalnya Sudah Habis : Jl. Bilal Ujung , Medan Timur

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
Wisata Lubang di Jalan Bambu III

Hal tersebut menjadi trend bagi anak-anak Medan terpantau dari social media yang diposting lalu di komentari. Begitu juga Cerita Medan melakukan survei kecil-kecilan dengan membuat postingan-postingan yang menjelaskan di mana saja banyak jalan-jalan berlubang. Lucu-lucu tanggapan dari pemain social media di Medan ini.

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan

Trend tersebut di kalangan anak-anak Medan semoga berdampak positif untuk kebaikan Kota Medan tercinta. Karena, baik kita berbuat untuk kota kita, baik juga di mata orang banyak di luar sana.

Sumber : http://ceritamedan.com/2016/11/wisata-lubang-jadi-trend-anak-medan.html

Ini lah realita jalan di kota ke 3 terbesar di Indonesia emoticon-Mewek

Nikmati lah jalan berlubang, walau tak senikmat lubang berjalan emoticon-Malu
Kiraiin lubang yg dimaksud itu wisata kulendirs emoticon-Malu

Berikut sepenggal cerita untuk Kota Medan

2 hari lagi aku akan libur sekolah. Aku memilih Kota Medan sebagai tujuan wisataku ketika libur panjang sekolah. Medan merupakan kota yang sering dianggap paling update dan memiliki kemajuan di segala bidang dibanding dengan kota-kota kecil lain yang ada di Sumatera Utara. Kota yang memiliki pendidikan dan pembangunan yang maju. Kota yang dibayangkan menjadi ikon terpenting di Sumatera Utara. Begitulah persepsiku sebelum aku menginjakkan kaki di kota ini. Bahkan ketika ku ucapkan aku akan ke Medan kepada teman-temanku, mereka sudah memandangku penuh takjub. Bagaimana tidak, bagi kami Medan adalah kota indah, kota maju di mana kami akan mendapatkan segala hal dengan mudah. Membayangkan begitu indahnya Medan saja sudah membuatku bahagia tak menentu. Aku membayangkan betapa beruntungnya diriku dapat menginjakkan kaki di Medan, di kota terbesar ketiga di Indonesia.

Kini aku tengah berada di kota yang ku mimpikan selama seminggu lalu, kota yang aku idam-idamkan untuk aku kunjungi, Kota Medan. Namun, semua berubah ketika kakiku telah berpijak di kota ini. Bagaimana aku bisa membayangkan bahwa Medan kini yang ku anggap begitu indah di bandingkan kampung halamanku, Hopong. Kota Medan, yang ku anggap merupakan kota yang selalu mendapat perhatian lebih dari pemerintah ternyata terlihat begitu memprihatinkan. Tidak jauh berbeda dengan kampung halamanku. Apalagi sarana jalannya. Sampai-sampai membuatku tak dapat membedakan antara Medan dengan Hopong. Keduanya memiliki persamaan yaitu sarana jalan yang tak layak. Sesedih inikah jalanan Kota Medan kini? Ini sangat berkebalikan dengan apa yang ku banyangkan berminggu-minggu. Bagaimana Medan kini terlihat sama dengan kampungku? Lantas apa perbedaan Medan dengan daerah terpencil di kampungku?

Bagaimana aku bisa beranggapan bahwa Medan mempunyai pembangunan yang maju dibanding kampungku. Nyatanya kini, ketika aku telah berada di Medan, aku menyaksikan betapa mirisnya Kota Medan. Dengan jalanan yang berlubang bak ibarat kolam ikan. Apalagi kini musim hujan tengah menyapa, segan sekali rasanya untuk menginjakkan kaki di Medan ini. Bagaimana bisa aku dengan tenang duduk di dalam angkot sedangkan angkot yang ku naiki terus saja berdisko ria meski tanpa musik.

Sampai saat ini aku tak paham bagaimana bisa kota metropolitan ini memiliki jalan yang sama dengan di desaku. Jika di desaku sarana jalan jelek itu dikarenakan jauhnya desaku dengan pemerintah pusat, nah bagaimana dengan Kota Medan ini. Apa alasan kuat yang membuat Kota Medan terlihat begitu memprihatinkan? Mungkin aku harus mendatangi gedung-gedung mewah pemerintahan untuk memastikan langsung apakah yang menjadi pemicu indahnya jalan-jalan Kota Medan saat ini.

Dan apakah sepertinya aku salah memilih Medan sebagai tempat wisata yang indah. Ntah lah. Karena kini nyatanya aku tak menikmati setiap perjalananku di Medan. Bahkan setiap aku menyusuri Kota Medan ini, aku harus berulang kali menarik nafas berusaha bersabar dan tidak mengeluh dengan melihat jalanan Medan dengan air kecokelatan di tengahnya. Tampaknya aku harus merubah tema liburku di tahun ini, kalau di awal sebelum keberangkatanku ke Medan aku membayangkan jalanan indah nan menawan di Medan. Kini telah berubah menjadi jalanan berlubang nan menyeramkan. Bagaimana tak menyeramkan kalau di setiap harinya lubang-lubang ini memakan korban.

Nah, kalau teman-teman ingin berwisata gratis dan menguji adrenalin maka, Medan tempatnya. Kota Medan yang paling cocok untuk dijadikan tempat wisata lubang terkeren. Kini Medan bukanlah hanya kota metropolitan, tapi kini Medan akan terkenal dengan julukan kota dengan wisata lubang.

Ini tulisan bentuk kesal ku, semoga ini tidak bertahan lama. Aku mengharapkan Kota Medan yang asri seperti impianku. Semoga kita semua tergerak untuk saling membangun kota tercinta ini. Aamiin.

Sumber : http://ceritamedan.com/2016/11/wisata-lubang-jadi-trend-anak-medan.html
ane kira lubang kenikmatan, ah elah, emoticon-Traveller
maksudnya lubang berjalan itu apa ya?
gottam city Indonesia tanpa bruce wayne dan batmanemoticon-Traveller
TS jembut, ane kira lobang kenikmatan....emoticon-Blue Guy Bata (L)

Di Medan, Ada Danau yang Bisa Menghilang

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan

Tidak ada yang salah dengan hujan, bahkan tak sedikit orang yang merindukan hujan. Hujan memiliki filosofi tersendiri bagi sebagian orang yang sangat mengagumi hujan. Namun akhir-akhir ini hujan meresahkan orang-orang yang harus pulang setelah hujan turun. Seperti kala itu Rabu (29/9) angin kencang dan hujan yang mengguyur Kota Medan dengan sangat deras menimbulkan keluh dan kesah banyak orang.

Hujan yang terus menerus mengguyur Kota Medan setiap malam juga sering kali menghadirkan danau-danau yang sewaktu-waktu dapat menghilang. Tak hanya itu, “danau” yang datang setiap kali hujan turun tersebut tak jarang membuat jalan harus membiarkan mobil-mobil tersusun seperti semut berjalan.

Hujan adalah Rahmat dari sang pencipta yang seharusnya selalu indah. Namun harus sangat disayangkan, kini justru hujan seolah-olah menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang, pasalnya tak sedikit orang harus membiarkan kakinya berjalan menebas genangan air hujan yang telah bercampur dengan air parit.

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan

“Pulang malam itu artinya mandi air parit,” ujar seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Akan tetapi jika kita lihat lebih jelas lagi, hadirnya danau di sekitaran UMSU bukanlah karena hujan turun. Namun kurangnya kepedulian masyarakat untuk merawat lingkungannya merupakan penyebab utama dari banjir yang datang setiap kali hujan turun di kawasan tersebut. Tak sedikit masyarakat yang hobinya membuang sampah ke dalam saluran air, membuat air sulit untuk mengalir dan saat hujan turun akhirnya air muntah memenuhi jalanan dan membentuk danau yang hilang pada pagi hari.

Air tak hanya memenuhi badan jalan dan membuat resah para pengguna jalan, namun tak jarang juga air masuk ke dalam rumah-rumah warga dan warga sangat mengeluhkan hal itu. Belum lagi mahasiswa perantauan yang tinggal di sekitaran UMSU harus merasakan banjir yang tidak pernah dirasakan sebulumnya di kampung halaman.

“Kalau di kampung saya InsyaAllah belum pernah banjir, belum lagi banjir yang hampir setiap malam terjadi ini membuat buku-buku saya jadi basah dan tak sedikit yang terpaksa harus saya buang karna sudah tidak terbaca lagi,” curhat Rizki saat hujan malam itu.

Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
Penampakan banjir di Jalan Asia Medan

Ada baiknya kita berhenti mengeluh dan mulailah bertindak, jika mengeluh tidak membuahkan hasil cobalah untuk membuka pikiran dan memperbaiki kebiasaan buruk membuang sampah secara sembarangan. Tak hanya memperbaiki kebiasaan buruk membuang sampah secara sembarangan, namun pembersihan saluran air juga harus dilakukan bersamaan untuk mencegah datangnya danau yang sewaktu-waktu akan menghilang tersebut

Sumber : http://ceritamedan.com/2016/10/di-medan-ada-danau-yang-bisa-menghilang.html
Quote:Original Posted By ag6966nh
TS jembut, ane kira lobang kenikmatan....emoticon-Blue Guy Bata (L)


Woy langkeap emoticon-Blue Guy Bata (L)
Ko tengok dulu lobang lobang itu.
Pedih dan perih rasanya tak ada ya peduli emoticon-Malu
fix, orang medan kurang berdoa kayak di jabar.. emoticon-Ngacir
para preman pada mewek minta jalan dibenerin, sungguh mengesankan
Lubang jalanan emang bikin ngilu bre emoticon-Takut
Quote:Original Posted By ogads
maksudnya lubang berjalan itu apa ya?


Sok polos pulak kau woyyy emoticon-Blue Guy Bata (L)

Ini ko tengok sendiri lah emoticon-Malu
Wisata Lubang Jadi Trend Anak Medan
NIKMATILAH2....emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By rhyre01
para preman pada mewek minta jalan dibenerin, sungguh mengesankan


Ko tandai aku bagus bagus ya emoticon-Blue Guy Bata (L)
Gini ganteng dan tampan nya ko bilang pulak aku preman.
Muak aku nengok jalan berlobang medan ini, buat sakit perut aja tiap jalan.
pas kemarau berdebu jalan rusaknya
Quote:Original Posted By ndarvianp
fix, orang medan kurang berdoa kayak di jabar.. emoticon-Ngacir


Sungguh, siksa dubur yang sangat teramat perih...
Perut selalu mules tiap kali melewati jalan kek diatas itu.
Maju kena, mundur kena, samping kiri kanan lobang
emoticon-Ngacir
menjurus bener judulnya emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By gil4ngdemonic
gottam city Indonesia tanpa bruce wayne dan batmanemoticon-Traveller


Batman ?
Takut lah dia ke medan bang.
Ditengah kota aja banyak tuh yg jual kawan nya batman emoticon-Malu
mending lah itu, ditempat ane lobang campur tanah, ujan blenyek panas debuan