alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581ac2bfe052272e6b8b4569/luangkan-8-menit--baca-analisa-seorang-bolgger
Luangkan 8 menit :) baca analisa seorang blogger
By Denny siregar

Seorang teman bertanya, "Ada grand design di balik peristiwa pilkada DKI?. "Ada", kata saya. Bismillah, coba pelajari analisa saya.

Sejak 2011 saya mengamati pola awal perang Suriah, bagaimana model mereka dalam memerangi pemerintahan yang sah dengan konsep pembentukan pemerintahan Islam atau khilafah.

Tujuan mereka tetap sama, hanya modelnya saja yang berbeda, disesuaikan dengan situasi dan kondisinya. Sebelum pilgub DKI, modelnya hampir sama dengan Suriah. Mereka membawa isu Syiah dengan membentuk jaringan aliansi nasional anti Syiah atau ANNAS dimana-mana. Kata "Syiah" dibangun sebagai stigma supaya mirip dengan stigma PKI, sebagai aliran yang berbahaya.

Dengan stigma syiah ini, mereka akan menghantam banyak ulama NU dengan tudingan Syiah, supaya bisa menguasainya. Dan ketika mereka menguasai NU, seperti mereka menguasai MUI, maka mereka akan membenturkannya kemana-mana.

Pola ini mirip dengan yang terjadi di Suriah, dimana Bashar Assad dituding Syiah dan para ulama terbagi 2, yang pro dan yang kontra pada Bashar. Syaikh Ramadhan Al Bouti adalah ulama sunni yang pro Bashar dan meninggal akibat bom bunuh diri saat beliau ceramah di masjid.

Pernah terjadi seorang yang dianggap ulama di Indonesia menyerukan kata "jihad" kepada Syiah. Tetapi karena terlalu prematur, maka seruan itu tidak berdampak apapun. Hanya saja sekarang isu Syiah kurang laku, maka mereka mencari model lain yang lebih memungkinkan. Yaitu, membenturkan Islam dan Kristen.

Mereka menemukan momennya saat Pilkada DKI. Kebencian terhadap Ahok sebenarnya lebih diarahkan pada kebencian sektarian, yaitu Cina dan Kristen. Sosok Ahok hanya sebagai model saja, bukan tujuan utama.

Momen utama mereka dapatkan ketika Ahok berbicara tentang Al Maidah. Penyebaran potongan video yang sudah diedit kemana-mana dengan narasi kebencian pada judulnya, adalah bagian dari strategi mereka. Ahok menjadi musuh utama, tapi sebenarnya yang ditarget adalah Cina dan Kristen.

Masalah ini menjadi lebar, dengan sebuah tuntutan bahwa Ahok harus mundur dari pencalonan Gubernur DKI. Mereka menyiapkan booby trap disana, sebuah jebakan yang -menurut mereka- pasti akan dimakan, apapun pilihannya.

Jika Ahok tetap mencalonkan diri menjadi Gubernur, maka mereka akan terus menekan dengan demo yang lebih besar dan serangan melalui media sosial yang lebih massif. Perhatikan saja, di beberapa daerah seperti Medan, ada tuntutan supaya Ahok mundur, padahal Medan tidak ada urusannya dengan Jakarta.

Mereka ini mempunyai jaringan "ulama internasional", yang tergabung dalam satu organisasi. Ulama-ulama internasional itu sudah mem-fatwakan bahwa Ahok harus diadili karena menghina Islam. Yang ini persis seperti Suriah, dimana Bashar Assad di-fatwakan harus diperangi oleh "ulama2 internasional" yang ditentang oleh ulama-ulama lokal yang pro pada pemerintahan yang sah.

Ulama lokal yang kontra pada pemerintah, sibuk berfatwa bahwa penduduk Suriah yang muslim harus mengikuti fatwa ulama mereka. Posisi ulama ditempatkan pada posisi tertinggi, dengan doktrin bahwa jika tidak mengikuti ulama versi mereka divonis kafir, anti Islam dan musuh bersama. Persis disini, dimana muslim moderat dihantam terus dengan tekanan dan ancaman, termasuk membunuh karakter mereka.

Isu-isu akan terus ditebar untuk menghabisi karakter Ahok dan memaksanya mundur dari pencalonan. Muslim yang awam akan termakan isu "dikuasai Cina", "Kristen akan mendominasi" dan sebagainya.
"Memang kalau Ahok mundur kenapa? Apakah berbahaya?"

Saya menghela nafas panjang....

Memang kalau Ahok mundur kenapa? Apakah berbahaya?". Kuseruput kopiku dan melanjutkan pembicaraan. Justru sangat berbahaya, dan disinilah sebenarnya titik pointnya.

Mundurnya Ahok dengan sadar atau karena tekanan, akan menimbulkan riak baru di daerah yang di dominasi agama Kristen. Mereka akan merasa terpinggirkan dan dianggap tidak memiliki Indonesia.

Wilayah Timur seperti Papua akan menuntut bahwa sudah terjadi diskriminasi dalam demokrasi Indonesia. Tekanan kepada muslim yang minoritas disana akan semakin besar dan tumbuhlah kebencian. Tekanan kepada mereka yang minoritas muslim, akan membawa kebencian baru kepada muslim mayoritas di seluruh nusantara.

Ada satu momen -mungkin- tempat ibadah akan di bom, pemuka agamanya meninggal, sebagai justifikasi bahwa kebencian antar 2 agama sudah menuncak. Dan diharapkan peristiwa Ambon dan Poso jilid 2 terulang.

Ingat kasus Santoso? Tiba-tiba dia yang sudah teridentifikasi teroris, diangkat dan dibangun citranya menjadi syuhada oleh media sosial. Mereka sedang menggali keluar kembali peristiwa Poso, supaya timbul kebencian pada 2 agama, Islam dan Kristen.

Dan ketika satu wilayah perang karena agama, wilayah lain diharapkan akan terdampak juga. Persis seperti Suriah, peristiwa ini di mulai dari daerah perbatasan yang jauh dari ibukota, meski pusat isu dari ibukota. Peristiwa yang mengancam disintegrasi ini juga akan menyeret ke pemerintahan Jokowi. Jokowi dianggap tidak siap dan lemah. Dan suara-suara lokal maupun internasional dari ormas-ormas dan LSM bayaran, akan bermunculan berteriak bahwa Jokowi dan aparat melanggar HAM.

Dan kembali "ulama internasional" itu bertindak dan memberi fatwa. Situasi buruk ini saja sudah memberi pengaruh pada ekonomi Indonesia. Investasi asing berhenti dan uang lari ke negara lain, menyebabkan rupiah jatuh. Ekonomi kita akan berada pada titik dasar, yang membuat rakyat susah.

Dan tebak apa yang akan terjadi?
Demonstrasi dimana-mana menyuruh Jokowi turun dari jabatan dan diharapkan akan terjadi peristiwa Mei 98. Elemen buruh akan turun dengan kekuatan besar karena pabrik-pabrik tutup tidak bisa membayar mereka sebab dollar sedang tinggi-tingginya, mereka tidak bisa membeli bahan yang harus di impor.
Selebihnya.. Kita bisa melihat nasib Suriah.

"Lalu mengapa aparat diam saja ketika ormas-ormas itu terlihat radikal?".
Jokowi tidak ingin mengulang apa yang dilakukan Bashar Assad dengan melakukan tindakan represif, karena memang itu yang diinginkan oleh kelompok-kelompok ini.

Ketika pemerintah bertindak keras, maka mereka akan bermain sebagai korban atau playing victim. Apalagi ketika terjadi bentrokan di daerah perbatasan dan ada pembunuhan dimana-mana, ketika aparat bertindak keras dengan menembaki pelaku kerusuhan, maka mereka akan dengan sangat mudah memutar-balik fakta bahwa Jokowi membunuh rakyat tidak berdosa melalui gambar dan youtube yang menjadi viral dunia.

Persis seperti situasi awal saat Bashar Assad di fatwa melakukan kejahatan kemanusiaan, dan masuknya pasukan internasional.

"Duh, apa mungkin bisa sebesar itu skalanya?".
Lihat Suriah.. Dulu mereka seperti kita. Sedang santai atau bekerja seperti biasa, dan -bummmm- semua berbalik arah. "Siapa kira-kira dibalik itu semua?".

Banyak. Mulai dari negara tetangga yang sedang gamang karena Indonesia berpotensi memimpin Asean dan kekuatan besar untuk mengambil alih sumber daya alam Indonesia dengan bersembunyi dibalik topeng mendirikan negara Islam.

Mereka akan memanfaatkan tenaga kita sendiri untuk bertarung sesama saudara. Dan mereka akan mempersiapkan seseorang yang bisa mereka kontrol sebagai boneka.

"Ah, kopiku udah dingin.."
Sama, kopiku juga. Tugas kita sekarang menjaga rapat barisan supaya tidak terprovokasi dengan isu-isu murahan. Perbanyak dialog dan pertemuan lintas agama, karena persatuan kita umat beragama akan sangat menyakitkan hati mereka.

Sebarkan pesan-pesan damai dan didiklah orang di sekitar kta untuk saling menghargai dan tidak radikal. Umat Kristen akan sangat dicoba disini, dengan tetap memperlihatkan bahwa ketika mereka mayoritas di wilayahnya, mereka akan menjaga muslim yang minoritas supaya tetap aman, seperti ketika NU dengan bansernya menjaga mereka.

Percayakan semua pada pemerintah, bahwa apa yang mereka lakukan adalah menjaga konstitusi tetap terjaga. Dan perusuh akan ditindak sebagai kriminal bukan karena masalah sektarian.

Semoga kita bisa terus ngopi dalam situasi damai yang kita pertahankan dan perjuangkan. Karena memperjuangkan situasi sekarang yang damai sama dengan membel negara dan disanalah hukum jihad terlaksana.

"Apakah analisamu valid?".
Semoga tidak, karena jika valid saya malah ngeri membayangkan apa yang terjadi nantinya.
Mending seruput kopi sambil mengamati situasi yang berkembang dan terus waspada..

Sumur diladang:
http://www.dennysiregar.com/2016/10/ketika-indonesia-menuju-suriah.html?m=1
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Terlalu lah gan, seperti nya ga serumit begini deh emoticon-Big Grin
tulisan bau amis bekas coli penulisnyaemoticon-Malu
Ya iyalah




Sudah dibilang jangan berteman sama knight templar








Masih aja berteman






Habis lah kau!


ditipu




kekayaan diambil
Quote:Original Posted By Kr0n0s
Terlalu lah gan, seperti nya ga serumit begini deh emoticon-Big Grin


Sebenarnya pemicu nya bisa apa saja






nah kesempatan ini tentu dimanfaatkan sebaik baik nya







mereka sudah menunggu nunggu kesempatan dari lama






haha
Cerpen ala nastak,

Nastak baris yang rapi

emoticon-Traveller
semangat amat Denny Siregar nge bajer nya wah bentar lagi jadi Komisaris nih emoticon-Malu
ini siapanya denny JA LSI??
Analisa banyak kesalahan.

Terutama, ini bukan ISIS, atau radikal lain, yg mau pecah-belah dan ambil alih Indonesia.
Ini cuma sekedar SBY dan Wowo mau menangkan Pilkada, supaya bisa kirim pemenang ke Pilpres.
semua ini gara2 jokowi dari solo pindah ke Jakarta.

sejak jokowi ama ahok mau jd gub & wagub,

pilgub udah diwarnai fitnah.

udah jadi gub & wagub pun, masih diserang.

jokowi nyapres, lebih dahsyat lagi fitnahnya.

ahok yg berhak menggantikan jokowi jadi gubernur dki pun diserang abis.

segala celah yg bisa dipakai, dimanfaatkan.

mulai dari bus transjakarta, kasus UPS dki, ahok kasar, sumber waras, sampe skr yg ahok dianggap menistakan agama.

rupanya para koruptor sdh gak tahan harus berpuasa lama-lama.

tujuan mrk cuma satu !

kami lapar tidak korupsi !!!!

kami tak bisa hidup tanpa korupsi !!!!

korupsi adalah hidup kami !!!!

----------------------------------------------------------------

LANTAS, SIAPA YG MAU PERCAYA BHW INI DEMO DEMI AGAMA ??????


emoticon-Traveller

ANDAIKAN JOKOWI TIDAK KE JAKARTA emoticon-Big Grin

barangkali skr petral masih merajalela.
Indonesia timur tetap jadul
maling ikan berpesta pora
maling pajak & anggaran bersuka ria
pelabuhan kusut, penuh pungli
Jakarta tetap kumuh & sangar

emoticon-Matabelo

agak masuk akal..bisa saja kekuatan asing..apalagi kita tau perairan indonesia semakin ketat dijaga oleh ibu susi dan freeport kabarnya lambat laun akan menjadi milik indonesia seutuhnya,walaupun mungkin masih lama..apalagi setelah tax amnesty,singapura agak kehilangan investor2nya dan timor leste juga sedang berseteru dgn australia dan indonesia membantu timor leste..apalagi salah satu pulau terluar indonesia di wilayah laut cina selatan yg ingin diperebutkan negara2 asean lainnya..tetap waspada dan berdoa utk persatuan indonesia..seperti yg pak jokowi kumandangkan saat terpilih sbg presiden..hidup sila ketiga..
siapa di belakang itu semua ?

amerika~!

sebaiknya semua organisasi besar lintas keagamaan berkumpul dulu,dan menyatakan secara resmi melepas kepentingannya dalam hal ini.
kalo dari analisa bloger ini kita seperti dihadapkan buah simalakama.
tapi rakyat itu maunya sederhana kok aman tentram tidur nyenyak.
dan saya menyelipkan curhatan saya dimana orang tua saya yang biasanya tidak menonton berita dan tidak mengomentari berita malah 2-3 hari ini rajin komentar
"salah sby,salah ahok,salah urusan sepele saja dibikin repot,dll".
saya sedih kalo sampai orang tua yang tadinya ga terlalu peduli politik dan tahunya setia cuma 1 partai sejak 3 generasi kebelakang yaitu pdi>pdip partainya wong cilik (saya generasi ke-4) tapi punya ketakutan pecahnya negara ditangan kekuasaan pdip.
apalagi ayah saya yang biasanya cuma kembali 2x setahun ke Tangerang harus kembali landing disini nanti sabtu depan karena acara keluarga dan memang takdir ayah saya itu keturunan tionghoa saya harap tetap damai dan tetap damai.
semoga Tuhan memberi petunjuk bagi bagi semuanya.
sumber.................

ribet amet ya? tujuanny cmn 1, tegakkan keadilan. ahok sdh terbukti bersalah (fatwa mui) lalu tunggu apa lagi?

ahok ditangkap 100% kisruh pasti berakhir
Quote:Original Posted By corsairVX450
Analisa banyak kesalahan.

Terutama, ini bukan ISIS, atau radikal lain, yg mau pecah-belah dan ambil alih Indonesia.
Ini cuma sekedar SBY dan Wowo mau menangkan Pilkada, supaya bisa kirim pemenang ke Pilpres.


kroni cikeas dapet aliran dana dari mana?

dari mamarika~!

entah itu cia atau organisasi lain, yang jelas kroni cikeas punya kekayaan yang sangat besar tersimpan di luar negri dalam bentuk USD

lebay si siregar ini ........... tgl4 cuman sekedar Demonstrasi, akan aman aman aja Insya Allah. Sekedar membuka matak AHOK yang arogan supaya kedepannya berhati2 dan berpikir berkali-kali ketika mau bicara, terutama yang menyangkut keyakinan orang lain.

Akan aman aman saja, Insya Allah, You'll See.

Karena kalo terjadi kerusuhan yang paling rugi ya umat islam, mayoritas penduduk Bumi Nusantara ini,

sekali lagi sekedar menunjukkan ke AHOK, tidak seperti yang dia pikirkan kalo Umat Islam dihina kitabnya akan diem aja karena dia mengganggap dirinya sudah hebat ...........emoticon-Marah
Hmhhh.. emoticon-Cool
analisa wong lebay..
Lagi ada lomba buat cerpen di ahok center yah emoticon-Leh Uga
lagilagi si denny siregar, beraninya cuman di fb, kalo di kaskus abis dah, emoticon-Traveller