alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581ab9649a09513f2e8b458c/sudah-siap-aksi-4-november-ini-barang-barang-yang-dibawa-massa-fpi
Sudah Siap Aksi 4 November, Ini Barang-Barang yang Dibawa Massa FPI
http://m.jpnn.com//news.php?id=478372&page=2

JAKARTA- Markas Besar FPI tak salah disebut sebagai salah satu titik sentral persiapan aksi Bela Islam II yang digelar Jumat (4/11) nanti.
Selain sudah disiapkan dapur umum, kebutuhan konsumsi dan perlengkapan aksi juga sudah ditempatkan di sana.
Dari pantauan JPNN, selain air mineral dan barang-barang konsumsi lainnya, ada juga perlengkapan aksi seperti bambu.
Bukan untuk berperang, tapi itu digunakan untuk membawa bendera yang akan dikibarkan dalam aksi.
Ukuran bambu-bambu itu tak panjang.
Hanya kurang lebih satu meter. Namun, diantara beberapa bambu itu terlihat ada yang runcing, meskipun tidak semuanya. Bambu itu diletakkan di dekat wisma FPI.
Pihak Mabes FPI menolak memberikan keterangan terkait kelengkapan aksi.
Hanya salah seorang yang terlihat menggunakan baju FPI di sekitar lokasi Salman yang sempat menegaskan, bahwa kebutuhan aksi seperti spanduk dan bendera sudah dipersiapkan dengan matang
"Ente kalau mau ikut, datang Jumat ya. ba'da Jumat kita semua ke Istiqlal ramai-ramai, ada yang berangkat juga dari titik tertentu nanti biar bisa lolos kita," ucapnya kepada JPNN yang sempat menyamar memakai sarung dan baju koko di sekitar masjid di Petamburan III.
Sebelumnya, beberapa orang FPI mengaku sudah antipati dengan media. Mereka menolak diwawancara dan menolak untuk diliput kegiatan-kegiatannya yang ada di Mabes.
Beruntung, JPNN bisa mengabadikan beberapa gambar dengan cara menyamar sebagai salah satu peserta aksi dari daerah yang membutuhkan tempat menginap

wah udh siap2 kayanya nh..??

ada bambu runcing..kira2 buat apa yh? mau nyate kah
Polkis dah siap2 water cannon isi minyak babi emoticon-Leh Uga
Ane Lagi Jalan2 Ke Tanjung Lesung, tadi pagi ketemu Bapak2 penyedia jasa, dia cerita:

Besok, banyak Costumernyaa org Betawi mau ke sini.... Orang2 Luar Jawa Pada dateng ke Jkt, tp justru Org Org Betawi pada keluaar Jkt.

Si Bapak ini Orang Serang, dan dia cukup punya Taji di daerahnya... Dia cerita lagi, diminta siapin 1000 Masa, buat 4 November.
Tp si Bapak nya ga Mau...karena uda tau kelakuan FPI, dan ga sejalan ma prinsip dia.

Gw tanya, meng kelakuamnya cem mana???¿

Yah, simpatisan2 FPI tuh kebanyakan Pengangguran. Kalo ga, ya kerjanya di FPI itu. Mereka digaji buat Nongkrong2.

Gw nanya lagi, maksudnya Pak??

Iya, kalo ada tempat tempat hiburan malam, petinggi Petinggi nya dtg minta sumbangan jumlah tertentu. Kalo g dikasih, atau dikasinya kurang. Tu simpatisan disuruh nongkrong nongkrong disitu, pake daster putih. Nongkrong Nongkrong doank. Tapi efeknya, bikin yg empunya usaha ketar ketir ketakutan...pelanggannya jg uda males dtg kalo liat ada gerombolan putih nongkrong deket tmpat hiburan malem...

ada yg bawa clurit spt biasa pasti

*(Analisa) Kenapa SBY Malah Memprovokasi?*

Melihat nada bicara SBY saat memberi keterangan pers pagi ini, saya melihat adanya kelicikan luar biasa. Sejauh pantauan saya, SBY ini sakit, mengalami post power syndrome akut. Pernyataan SBY justru semakin mengkonfirmasi bahwa kecurigaan banyak orang yang bertanya-tanya mengapa Jokowi hanya mendatangi Prabowo dan mengundang MUI, NU serta Muhammadiyah. Sementara SBY secara otomatis tersudutkan, seperti yang saya bahas sebelumnya. Apa yang dilakukan Jokowi benar-benar strategi memukul semak-semak agar ularnya keluar.

Sekarang coba saya tanya, SBY berbicara soal demonstrasi 4 November kapasitasnya sebagai apa? Sebagai mantan Presiden, ketua umum Demokrat, apa sebagai orang tertuduh?

Sikap SBY yang baper maksimal ini memang bukan hal baru, dulu saat Jokowi blusukan ke Hambalang, SBY mendadak sensi. Kemudian curhat macam-macam, ngalor ngidul, seperti mantan yang tidak terima karena diputus.

Sebagian orang mungkin sedang kasihan atau prihatin dengan SBY yang kini tersudut. Namun saya melihat dari sudut pandang yang lain. SBY telah menjadi provokator yang sangat buruk. Keterangan pers SBY membuat kondisi yang sudah mereda kini malah memanas lagi.

“Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dianggap menistakan agama. Ayo kita kembali ke situ dulu, itu tidak boleh dan dilarang. Kita harus kembali ke sistem hukum dan KUHP. Kalau negara kita tidak mau terbakar oleh amarah penuntut keadilan maka pak Ahok yang harus diproses hukum. Jangan sampai beliau (Ahok) kebal hukum sebab ini bagian dari demokrasi, kita negara demokrasi,” kata SBY.

“Ya Pak Ahok harus juga diproses secara hukum, jangan sampai beliau dianggap kebal hukum. Ingat equality before the law, itu nilai-nilai keadilan,” ingat SBY.

SBY mengingatkan lagi jangan sampai ada rumor Ahok tidak bisa disentuh. “Bayangkan, do not touch Ahok. Nah setelah Pak Ahok diproses hukum semua pihak menghormati. Ibaratnya jangan gaduh. Apakah Pak Ahok bersalah atau tidak diserahkan ke penegak hukum,” katanya lagi.

SBY bukan orang bodoh dalam komunikasi. Dia pasti menyadari betul bahwa setiap kalimat yang diucapkannya memiliki muatan provokasi yang sangat buruk. Sekarang coba kita perhatikan dan pertanyakan, siapa yang menganggap Ahok kebal hukum? SBY. Lalu SBY sendiri yang menyerukan agar jangan ada ada seperti itu. Kan kampret! Sakit! Sudahlah jangan pura-pura bego, kita semua pasti menyadari ini sangat disengaja. Provokatif.

Selanjutnya SBY juga menjelaskan bahwa orang-orang yang datang dari daerah ke Jakarta tidak hanya ingin jalan-jalan, melainkan ada sesuatu yang diprotes dan dituntut.

“Mari kita bertanya apa yang kita hadapi. Di Jakarta dan di wilayah lain ada protes. Itu semua pasti ada sebabnya. Tidak mungkin tidak ada, ribuan rakyat berkumpu untuk hepi-hepi, jalan-jalan sudah lama ga lihat jakarta, misalnya seperti itu. Barang kali merasa yang diprotes itu dan tuntutannya itu tidak didengar. Nah kalau sama sekali tidak didengar, sampai lebaran kuda masih akan ada unjuk rasa.”

Pernyataan ini sangat menarik. Apakah ini menjadi konfirmasi SBY setuju bahwa demo akan terus berlangsung sampai Februari atau sampai Ahok ditangkap? dari mana SBY tau? Jangan-jangan tuduhan SBY lah biang kerok semua ini, atau atas arahan SBY, ternyata memanglah kenyataan.

Jika tuduhan-tuduhan bahwa SBY terlibat dalam aksi demo 4 November itu salah, seharusnya SBY tidak menjadi provokator dengan mendukung demonstrasi atas alasan demokrasi. Sebab NU sudah melarang atribut NU digunakan saat demo. Artinya NU tidak mendukung orang untuk demo. Begitu juga Muhammadiyah, melarang mengatasnamakan organisasi. Sampai Prabowo pun mengatakan, kalau Fadli Zon tetap berdemo, berarti dia turun atas nama pribadi. Lihatlah kondisinya sudah mulai mereda, kemudian SBY menyatakan mendukung demo 300% dan menganggap memang ada yang salah, ada yang dituntut, dan ada yang harus diproses hukum.

Kalau begini kenyataannya, adakah kesimpulan yang lebih masuk akal ketimbang SBY memang menggunakan isu SARA untuk memenangkan anaknya? SBY mendukung demo, mendukung Ahok segera dihukum dan ‘MENGANCAM’ negeri ini akan terbakar kalau proses hukum tidak berjalan.

Padahal kenyataannya proses hukum sedang berjalan. Bohong kalau SBY tidak tau. Tapi kalau benar-benar tidak tau, berarti dia memang tak melakukan apa-apa selama 10 tahun, sebab tak tau apa-apa. Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan sembilan orang saksi termasuk penyebar video ke media sosial dan staf gubernur. Polisi juga telah menyambangi Kepulauan Seribu untuk meminta keterangan warga setempat soal video pidato Ahok. Sementara Ahok sendiri sudah meminta pada Bareskrim agar dirinya segera diperiksa. Itulah proses hukum.

Harusnya SBY menjelaskan itu. Bukan malah memprovokasi bahwa Ahok tidak tersentuh hukum, do not touch dan pernyataan setan “Kalau negara kita tidak mau terbakar oleh amarah penuntut keadilan maka pak Ahok yang harus diproses hukum.” Fiuh!

Banyak yang bertanya-tanya pada saya mengapa SBY tidak besikap seperti negarawan atau seperti mantan Presiden yang bijak? Jawaban sederhananya karena memang memiliki sifat kekanak-kanakan. Lihat saja cara SBY menyebut lebaran kuda, sebenarnya dia iri karena tidak diajak berkuda oleh Prabowo. Padahal dirinya masih merasa memiliki kekuatan dan harus diperhitungkan oleh Presiden Jokowi.

Kenapa bukan lebaran monyet atau lebaran sapi lah yang lebih masuk akal? Sebab di alam bawah sadarnya sudah penuh dengan kuda kuda kuda. Sebab Jokowi berkuda dengan Prabowo.

Tapi jawaban yang lebih ilmiah dan berat, karena sepertinya SBY memang ingin agar acara demo ini terus berlangsung meriah. Jangan terlalu cepat berlalu. Minimal sampai Pilgub selesai. Jika diakhiri 4 November, lalu bubar tanpa ada demo lagi, artinya bencana bagi SBY.

Anda harus bisa membayangkan bagaimana rumitnya kehidupan SBY sekarang.
Antasari dibebaskan pada 10 November, 34 proyek pembangkit listrik mangkrak mau dilaporkan ke KPK, dokumen TPF pembunnuhan Munir hilang di tangannya. Semuanya mengarah pada SBY. Sementara anaknya belum jadi Gubernur, belum punya kekuasaan. Kekuatan Demokrat menurun. Apa ndak stress? Bukankah dengan begini tidak perlu menunggu SBY mati dulu untuk mengusut kasus-kasusnya (seperti yang terjadi pada Supersemarnya Soeharto)? Sebab sudah tak punya kekuasaan dan kekuatan.

Tapi ya sudahlah. Sekarang keterangan pers sudah dibuat. Satu Indonesia jadi tau bahwa kualitas seorang SBY cukup titik-titik.
Sebagai Pakar Mantan, saya ingin mengucapkan permintaan maaf kepada para kuda-kuda karena telah disinggung-singgung oleh SBY.
Serta ingin mendukung penetapan 4 November sebagai hari raya Lebaran Kuda menurut Islam versi Cikeas.


BY ALIFURRAHMAN ON NOVEMBER 2, 2016
bisa multifungsi bambunya..
tapi santai aja, aparat udah siap.. udah ada brimob sama TNI yang jaga kalo ada apa2..
Klo ane udh dr 2003 tau karakter pemimpin spt apa beliau makanya ane golput sampe pakde dtng 2012......

Baru berguna rasanya mencoblos ...

Toh hasilnya sekarang banyak aparat yg takut pungli dan rakyat kecil yg senang klo sakit ndak susah lagi....

Perubahan Indonesia mengarah ke rel yg benar sejak jaman pakde.....dan org2 yg selama ini nyaman dgn kondisi sebelumnya mulai gerah........soalnya makin susah nambah bini........emoticon-Wakaka
kl orang punya kerjaan mna sempet jauh2 dtg buat demo emoticon-Leh Uga
fentungan standar fpi pasti dibawa itu,.alat sakti yg setia menemani di setiap sweeping2 gajenya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By hawk
*(Analisa) Kenapa SBY Malah Memprovokasi?*

Melihat nada bicara SBY saat memberi keterangan pers pagi ini, saya melihat adanya kelicikan luar biasa. Sejauh pantauan saya, SBY ini sakit, mengalami post power syndrome akut. Pernyataan SBY justru semakin mengkonfirmasi bahwa kecurigaan banyak orang yang bertanya-tanya mengapa Jokowi hanya mendatangi Prabowo dan mengundang MUI, NU serta Muhammadiyah. Sementara SBY secara otomatis tersudutkan, seperti yang saya bahas sebelumnya. Apa yang dilakukan Jokowi benar-benar strategi memukul semak-semak agar ularnya keluar.

Sekarang coba saya tanya, SBY berbicara soal demonstrasi 4 November kapasitasnya sebagai apa? Sebagai mantan Presiden, ketua umum Demokrat, apa sebagai orang tertuduh?

Sikap SBY yang baper maksimal ini memang bukan hal baru, dulu saat Jokowi blusukan ke Hambalang, SBY mendadak sensi. Kemudian curhat macam-macam, ngalor ngidul, seperti mantan yang tidak terima karena diputus.

Sebagian orang mungkin sedang kasihan atau prihatin dengan SBY yang kini tersudut. Namun saya melihat dari sudut pandang yang lain. SBY telah menjadi provokator yang sangat buruk. Keterangan pers SBY membuat kondisi yang sudah mereda kini malah memanas lagi.

“Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dianggap menistakan agama. Ayo kita kembali ke situ dulu, itu tidak boleh dan dilarang. Kita harus kembali ke sistem hukum dan KUHP. Kalau negara kita tidak mau terbakar oleh amarah penuntut keadilan maka pak Ahok yang harus diproses hukum. Jangan sampai beliau (Ahok) kebal hukum sebab ini bagian dari demokrasi, kita negara demokrasi,” kata SBY.

“Ya Pak Ahok harus juga diproses secara hukum, jangan sampai beliau dianggap kebal hukum. Ingat equality before the law, itu nilai-nilai keadilan,” ingat SBY.

SBY mengingatkan lagi jangan sampai ada rumor Ahok tidak bisa disentuh. “Bayangkan, do not touch Ahok. Nah setelah Pak Ahok diproses hukum semua pihak menghormati. Ibaratnya jangan gaduh. Apakah Pak Ahok bersalah atau tidak diserahkan ke penegak hukum,” katanya lagi.

SBY bukan orang bodoh dalam komunikasi. Dia pasti menyadari betul bahwa setiap kalimat yang diucapkannya memiliki muatan provokasi yang sangat buruk. Sekarang coba kita perhatikan dan pertanyakan, siapa yang menganggap Ahok kebal hukum? SBY. Lalu SBY sendiri yang menyerukan agar jangan ada ada seperti itu. Kan kampret! Sakit! Sudahlah jangan pura-pura bego, kita semua pasti menyadari ini sangat disengaja. Provokatif.

Selanjutnya SBY juga menjelaskan bahwa orang-orang yang datang dari daerah ke Jakarta tidak hanya ingin jalan-jalan, melainkan ada sesuatu yang diprotes dan dituntut.

“Mari kita bertanya apa yang kita hadapi. Di Jakarta dan di wilayah lain ada protes. Itu semua pasti ada sebabnya. Tidak mungkin tidak ada, ribuan rakyat berkumpu untuk hepi-hepi, jalan-jalan sudah lama ga lihat jakarta, misalnya seperti itu. Barang kali merasa yang diprotes itu dan tuntutannya itu tidak didengar. Nah kalau sama sekali tidak didengar, sampai lebaran kuda masih akan ada unjuk rasa.”

Pernyataan ini sangat menarik. Apakah ini menjadi konfirmasi SBY setuju bahwa demo akan terus berlangsung sampai Februari atau sampai Ahok ditangkap? dari mana SBY tau? Jangan-jangan tuduhan SBY lah biang kerok semua ini, atau atas arahan SBY, ternyata memanglah kenyataan.

Jika tuduhan-tuduhan bahwa SBY terlibat dalam aksi demo 4 November itu salah, seharusnya SBY tidak menjadi provokator dengan mendukung demonstrasi atas alasan demokrasi. Sebab NU sudah melarang atribut NU digunakan saat demo. Artinya NU tidak mendukung orang untuk demo. Begitu juga Muhammadiyah, melarang mengatasnamakan organisasi. Sampai Prabowo pun mengatakan, kalau Fadli Zon tetap berdemo, berarti dia turun atas nama pribadi. Lihatlah kondisinya sudah mulai mereda, kemudian SBY menyatakan mendukung demo 300% dan menganggap memang ada yang salah, ada yang dituntut, dan ada yang harus diproses hukum.

Kalau begini kenyataannya, adakah kesimpulan yang lebih masuk akal ketimbang SBY memang menggunakan isu SARA untuk memenangkan anaknya? SBY mendukung demo, mendukung Ahok segera dihukum dan ‘MENGANCAM’ negeri ini akan terbakar kalau proses hukum tidak berjalan.

Padahal kenyataannya proses hukum sedang berjalan. Bohong kalau SBY tidak tau. Tapi kalau benar-benar tidak tau, berarti dia memang tak melakukan apa-apa selama 10 tahun, sebab tak tau apa-apa. Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan sembilan orang saksi termasuk penyebar video ke media sosial dan staf gubernur. Polisi juga telah menyambangi Kepulauan Seribu untuk meminta keterangan warga setempat soal video pidato Ahok. Sementara Ahok sendiri sudah meminta pada Bareskrim agar dirinya segera diperiksa. Itulah proses hukum.

Harusnya SBY menjelaskan itu. Bukan malah memprovokasi bahwa Ahok tidak tersentuh hukum, do not touch dan pernyataan setan “Kalau negara kita tidak mau terbakar oleh amarah penuntut keadilan maka pak Ahok yang harus diproses hukum.” Fiuh!

Banyak yang bertanya-tanya pada saya mengapa SBY tidak besikap seperti negarawan atau seperti mantan Presiden yang bijak? Jawaban sederhananya karena memang memiliki sifat kekanak-kanakan. Lihat saja cara SBY menyebut lebaran kuda, sebenarnya dia iri karena tidak diajak berkuda oleh Prabowo. Padahal dirinya masih merasa memiliki kekuatan dan harus diperhitungkan oleh Presiden Jokowi.

Kenapa bukan lebaran monyet atau lebaran sapi lah yang lebih masuk akal? Sebab di alam bawah sadarnya sudah penuh dengan kuda kuda kuda. Sebab Jokowi berkuda dengan Prabowo.

Tapi jawaban yang lebih ilmiah dan berat, karena sepertinya SBY memang ingin agar acara demo ini terus berlangsung meriah. Jangan terlalu cepat berlalu. Minimal sampai Pilgub selesai. Jika diakhiri 4 November, lalu bubar tanpa ada demo lagi, artinya bencana bagi SBY.

Anda harus bisa membayangkan bagaimana rumitnya kehidupan SBY sekarang.
Antasari dibebaskan pada 10 November, 34 proyek pembangkit listrik mangkrak mau dilaporkan ke KPK, dokumen TPF pembunnuhan Munir hilang di tangannya. Semuanya mengarah pada SBY. Sementara anaknya belum jadi Gubernur, belum punya kekuasaan. Kekuatan Demokrat menurun. Apa ndak stress? Bukankah dengan begini tidak perlu menunggu SBY mati dulu untuk mengusut kasus-kasusnya (seperti yang terjadi pada Supersemarnya Soeharto)? Sebab sudah tak punya kekuasaan dan kekuatan.

Tapi ya sudahlah. Sekarang keterangan pers sudah dibuat. Satu Indonesia jadi tau bahwa kualitas seorang SBY cukup titik-titik.
Sebagai Pakar Mantan, saya ingin mengucapkan permintaan maaf kepada para kuda-kuda karena telah disinggung-singgung oleh SBY.
Serta ingin mendukung penetapan 4 November sebagai hari raya Lebaran Kuda menurut Islam versi Cikeas.


BY ALIFURRAHMAN ON NOVEMBER 2, 2016


sepakat...terlalu gampang dibaca manuvernya bapak 'saya prihatin' ini..beliau orang tua yang baik, berjuang untuk anaknya (???)..tapi anaknya tidak tahau kalau dia sedang dimanfaatkan bapaknya..
kmrn ane jalan ke labuan serang, ketemu bapak A jawara disitu, dia cerita kmrn ada org jkt yang mesen 1juta orang buat aksi 4 nov besok dengan bayaran per kepala 200rb, cuma bapak jawara itu ga sanggup nyiapin 1jt orang, anak buahnya cuman 199 orang, ah indahnya mengarang bebas,, hahah........
Quote:Original Posted By kocrottt
Ane Lagi Jalan2 Ke Tanjung Lesung, tadi pagi ketemu Bapak2 penyedia jasa, dia cerita:

Besok, banyak Costumernyaa org Betawi mau ke sini.... Orang2 Luar Jawa Pada dateng ke Jkt, tp justru Org Org Betawi pada keluaar Jkt.

Si Bapak ini Orang Serang, dan dia cukup punya Taji di daerahnya... Dia cerita lagi, diminta siapin 1000 Masa, buat 4 November.
Tp si Bapak nya ga Mau...karena uda tau kelakuan FPI, dan ga sejalan ma prinsip dia.

Gw tanya, meng kelakuamnya cem mana???¿

Yah, simpatisan2 FPI tuh kebanyakan Pengangguran. Kalo ga, ya kerjanya di FPI itu. Mereka digaji buat Nongkrong2.

Gw nanya lagi, maksudnya Pak??

Iya, kalo ada tempat tempat hiburan malam, petinggi Petinggi nya dtg minta sumbangan jumlah tertentu. Kalo g dikasih, atau dikasinya kurang. Tu simpatisan disuruh nongkrong nongkrong disitu, pake daster putih. Nongkrong Nongkrong doank. Tapi efeknya, bikin yg empunya usaha ketar ketir ketakutan...pelanggannya jg uda males dtg kalo liat ada gerombolan putih nongkrong deket tmpat hiburan malem...



cerpen yg indah bray emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By mktk
kmrn ane jalan ke labuan serang, ketemu bapak A jawara disitu, dia cerita kmrn ada org jkt yang mesen 1juta orang buat aksi 4 nov besok dengan bayaran per kepala 200rb, cuma bapak jawara itu ga sanggup nyiapin 1jt orang, anak buahnya cuman 199 orang, ah indahnya mengarang bebas,, hahah........


menohok betul le emoticon-Leh Uga


Buat panasbung sama panastak


Ente kumful ama macan ente bakalan jadi macan
Entekummful ama kuda ente bakalan jadi kuda
Ente kmful ama safi ente bakalan jadi safi
Ente kumful sama onta ente bakalan jadi onta
Ente kumful sama babi ente bakalan jadi babi



Cinta itu ibarat racun yang membutakan
Kasih itu adalah benih kebahagiaan
Cintailah sesamamu dengan sewajarnya
Agar tidak buta kau dibuatnya
Kasihilah sesamamu dengan segenap hatimu
jgn lupa bawa condom & lubricating cream emoticon-Request
Quote:Original Posted By kocrottt
Ane Lagi Jalan2 Ke Tanjung Lesung, tadi pagi ketemu Bapak2 penyedia jasa, dia cerita:

Besok, banyak Costumernyaa org Betawi mau ke sini.... Orang2 Luar Jawa Pada dateng ke Jkt, tp justru Org Org Betawi pada keluaar Jkt.

Si Bapak ini Orang Serang, dan dia cukup punya Taji di daerahnya... Dia cerita lagi, diminta siapin 1000 Masa, buat 4 November.
Tp si Bapak nya ga Mau...karena uda tau kelakuan FPI, dan ga sejalan ma prinsip dia.

Gw tanya, meng kelakuamnya cem mana???¿

Yah, simpatisan2 FPI tuh kebanyakan Pengangguran. Kalo ga, ya kerjanya di FPI itu. Mereka digaji buat Nongkrong2.

Gw nanya lagi, maksudnya Pak??

Iya, kalo ada tempat tempat hiburan malam, petinggi Petinggi nya dtg minta sumbangan jumlah tertentu. Kalo g dikasih, atau dikasinya kurang. Tu simpatisan disuruh nongkrong nongkrong disitu, pake daster putih. Nongkrong Nongkrong doank. Tapi efeknya, bikin yg empunya usaha ketar ketir ketakutan...pelanggannya jg uda males dtg kalo liat ada gerombolan putih nongkrong deket tmpat hiburan malem...



Wah, ente emang bakat jadi pengarang cerita gan.

emoticon-Angkat Beer
bambu runcing pula..mang mau perang...
palingan bawa embel2 rakyat (secara bawa bambu runcing, simbol kekuatan rakyat saat perang kemerdekaan)

Dih..mangkanya didik anak yg bener....klo g malah jd pengangguran sampah masyarakat macem fpi

Gw g taw lg hrs gmn....Tuhan ane mengajarkan cinta kasih...
ini bnyk kli manusia laknat macam fpi..
ah sdhlah kita cm bs berdoa mrk di ubahkan


mudah2an kantor diliburkan setengah hari... emoticon-Ngakak
Demo sih demo, pokoknya gak anarki saja emoticon-Malu (S)

Spoiler for Ijin copas dan share:

Ijin copas dan share ya Gan Hawk emoticon-Angkat Beer
surat wasiat dan surat lunas utang?
Quote:Original Posted By kocrottt
Ane Lagi Jalan2 Ke Tanjung Lesung, tadi pagi ketemu Bapak2 penyedia jasa, dia cerita:

Besok, banyak Costumernyaa org Betawi mau ke sini.... Orang2 Luar Jawa Pada dateng ke Jkt, tp justru Org Org Betawi pada keluaar Jkt.

Si Bapak ini Orang Serang, dan dia cukup punya Taji di daerahnya... Dia cerita lagi, diminta siapin 1000 Masa, buat 4 November.
Tp si Bapak nya ga Mau...karena uda tau kelakuan FPI, dan ga sejalan ma prinsip dia.

Gw tanya, meng kelakuamnya cem mana???¿

Yah, simpatisan2 FPI tuh kebanyakan Pengangguran. Kalo ga, ya kerjanya di FPI itu. Mereka digaji buat Nongkrong2.

Gw nanya lagi, maksudnya Pak??

Iya, kalo ada tempat tempat hiburan malam, petinggi Petinggi nya dtg minta sumbangan jumlah tertentu. Kalo g dikasih, atau dikasinya kurang. Tu simpatisan disuruh nongkrong nongkrong disitu, pake daster putih. Nongkrong Nongkrong doank. Tapi efeknya, bikin yg empunya usaha ketar ketir ketakutan...pelanggannya jg uda males dtg kalo liat ada gerombolan putih nongkrong deket tmpat hiburan malem...



Wah jangan fitnah dong, fpi kan organisasi syurgawi amar makruf nahi mungkar, mana mungkin melakukan perbuatan hina cem itu, bisa di kutuk habib suci fpi lu nyebar2in berita fitnah cem itu. Ente mau di kutuk jadi kuda? emoticon-Ngakak
×