alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581aa24854c07a2b398b456a/penurunan-patung-buddha-di-tanjung-balai-dianggap-mengancam-keberagaman
Penurunan patung Buddha di Tanjung Balai dianggap mengancam keberagaman
Spoiler for 1:



Penistaan kah?
Apakah iman mu terlalu lemah melihat patung? Iman mu tak memperbolehkan orang lain melakukan ibadahnya atau kepercayaannya?



Atau

Apakah Tuhanmu adalah tuhan yang mati sehingga perlu bantuan umatnya untuk membela?



Atau

Mungkin tuhan itu hidup, hanya sudah mati dihati dan dipikirkan mu.


.
Update
berita yang kaya gini gak bakal rame, gak bakal bisa digoreng, gak bakal laku emoticon-Traveller
lebay banget di buat terus trit beginian berulang2

jika paham arti dimana bumi disitu langit di junjung tak perlu protes, tahu diri saja
tak usah provokasi, tak cukup apa, kasus ahok sampai sekarang saja masih menyakiti perasaaan umat muslim ?

mau dibuat tambah panas dengan urusan keegoisan kalian ?
Quote:Original Posted By maize.farmer
Spoiler for 1:



Penistaan kah?
Apakah iman mu terlalu lemah melihat patung? Iman mu tak memperbolehkan orang lain melakukan ibadahnya atau kepercayaannya?



Atau

Apakah Tuhanmu adalah tuhan yang mati sehingga perlu bantuan umatnya untuk membela?



Atau

Mungkin tuhan itu hidup, hanya sudah mati dihati dan dipikirkan mu.


.



sadis ..... makjlebb bre.... emoticon-thumbsup
banyak repost nih berita. lagian juga sadar dirilah, kagak bakalan juga bisa ngalahin berita ahok emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By VanUdin
banyak repost nih berita. lagian juga sadar dirilah, kagak bakalan juga bisa ngalahin berita ahok emoticon-Traveller


jadi ini penistaan agama bukan? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By neonblu
lebay banget di buat terus trit beginian berulang2

jika paham arti dimana bumi disitu langit di junjung tak perlu protes, tahu diri saja
tak usah provokasi, tak cukup apa, kasus ahok sampai sekarang saja masih menyakiti perasaaan umat muslim ?


mau dibuat tambah panas dengan urusan keegoisan kalian ?


penistaan agama hanya berlaku buat mayoritas?
btw, senin Ahok dipanggil ke bareskrim ..

gw cuma bilang, kalau ntar Ahok tidak terbukti melakukan penistaan agama, loe jangan mewek ya emoticon-Big Grin
kalo mo repost tuh repost berita yang bakar2 wihara tapi malah dilepasin. emoticon-Blue Guy Bata (L)
Penistaan agama budha kagak nih ?
Quote:Original Posted By chuifen.chow
Penistaan agama budha kagak nih ?


Ya kagak lah.

Penistaan itu kalau mayoritas yg dihina. Kalau sebaliknya sih kayaknya enggak. Para pelakunya juga sudah dibebaskan.
emoticon-Shakehand2 emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By qavir


Ya kagak lah.

Penistaan itu kalau mayoritas yg dihina. Kalau sebaliknya sih kayaknya enggak. Para pelakunya juga sudah dibebaskan.
emoticon-Shakehand2 emoticon-Leh Uga


oh sorry, berarti gw yg salah udah mempitnah mayoritas, gw siap ke cipinang 2 thn emoticon-Peace
Masuk penjara berapa tahun ini anak2 ?emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By neonblu
lebay banget di buat terus trit beginian berulang2

jika paham arti dimana bumi disitu langit di junjung tak perlu protes, tahu diri saja
tak usah provokasi, tak cukup apa, kasus ahok sampai sekarang saja masih menyakiti perasaaan umat muslim ?

mau dibuat tambah panas dengan urusan keegoisan kalian ?



bold : coba ngomong itu ke para imigran keparat di luar negeri yang ngotot minta dihormati. itu kan minoritas juga emoticon-shakehand emoticon-Traveller


http://www.tionghoa.info/patung-budd...ama-mayoritas/

Patung Buddha di Vihara Tanjung Balai Pecinan Digusur; Alasannya Karena Dianggap Menghina Agama Mayoritas

Para pengurus Vihara Tri Ratna yang terletak di jalan Asahan No. 153, Tanjung Balai, Sumatera Utara yang terletak di daerah Pecinan akhirnya harus menerima kenyataan atas penggusuran rupang (patung) Buddha. Rupang Buddha terpaksa harus di gusur karena di anggap telah melecehkan dan menghina Agama Mayoritas setempat.

A. Berita Rupang Vihara Diturunkan dan Dipindahkan

Sebagaimana yang telah diberitakan oleh Tribunnews.com tanggal 1 november 2010, Sumut.Pojoksatu.id tanggal 5 September 2016, Tribunnews.com tanggal 28 Oktober 2016, dan pemberitaan antarasumut.com tanggal 28 Oktober 2016 (link lampiran berita semua ada dibawah);

dikatakan bahwa Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial SH MH bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjung Balai, Ketua FKUB, Ketua MUI serta Ketua Yayasan Vihara Tri Ratna telah menyepakati untuk memindahkan patung Budha Amitabha ke lokasi yang telah ditentukan.

Sesuai surat pernyataan yang dibuat Pek Tjhong Li alias Akun, selaku Ketua Yayasan Vihara Tri Ratna Tanjung Balai mengatakan, demi terciptanya suasana kondusif dan hubungan harmonis di antara umat beragama di Kota Tanjung Balai.

“Karena itu, dengan ini kami (Yayasan Vihara Tri Ratna) menyatakan bersedia memindahkan posisi patung Buddha Amitabha ke tempat yang telah disepakati.” kata Pek Tjhong.

“Pernyataan penurunan patung telah kami sampaikan dihadapan unsur Forkominda Tanjungbalai pada 1 September 2016 lalu di pendopo rumah dinas wali kota.

Dengan pemindahan rupang (patung) yang disucikan umat Buddha itu diharapkan tidak ada lagi pertentangan yang bisa menimbulkan perpecahan atau gesekan di tengah-tengah masyarakat, khususnya antar pemeluk agama.” ujarnya.

Beberapa umat Buddha bertanya kepada saya ketika melihat patung Buddha yang terletak di lantai atas sebuah wihara di kota tanjung balai, asahan, sumatera utara diturunkan.

“Lama, kenapa rupang (arca/patung) di wihara diturunkan”? Saya jawab begini,”Tidak apa-apa rupang Buddha turun, yang penting welas asihmu terhadap semua makhluk tidak ikut turun, semua makhluk hidup mendambakan kebahagiaan.”

“Apabila dengan turun nya patung Buddha bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain, maka bukankah doa khas umat Buddha yaitu ‘semoga semua makhluk hidup berbahagia’ menjadi kenyataan?” Karma Zopa Gyatsho

Vihara Tri Ratna di daerah Pecinan Tanjung Balai yang merupakan salah satu tempat berkumpulnya WNI keluarga Etnis Tionghoa Totok di anggap telah mengancam keamanan dan ketertiban serta meresahkan dan menggangu kenyamanan masyarakat lainnya.

Vihara dan Kelenteng di Tanjung Balai sebagai Tempat Ibadah Agama Tionghoa (TIAT) di anggap telah menghina dan merendahkan derajat masyarakat lainnya karena dijadikan sebagai tempat berkumpulnya Etnis Tionghoa serta mengajarkan Agama Tionghoa kepada Etnis Tionghoa.

Selain itu juga karena banyaknya keluhan dari masyarakat lain akan bentuk arsitektur bangunan di daerah Pecinan yang di nilai telah melecehkan harga diri Etnis Pribumi dan umat beragama lain karena tidak sesuai dengan norma dan nuansa Timur Tengah.



menyakiti umat muslim? mau ane bawain berita berita intoleran kaum lo, yang lebih sadis? emoticon-Big Grin
gak usah play victim

kaum lo beraninya main api tapi nggak mau terbakar. nggak heran keimanan lo semua rendah
liat patung kepanasan
liat rumah ibadah non muslim kepanasan
liat non muslim bikin acara di tempat umum kepanasan


emoticon-Wkwkwk

dan sejak kapan indonesia bernuansa timur tengah? emoticon-Wkwkwk
MALAH MINORITAS YANG LEBIH DEWASA...
Really Nigga emoticon-Tai
Ya iyalah..mayoritas muslim ngapain ada simbol agama non muslim....

Ada2 aje lo...


Sama aja kyk ada salib di mekah..
Atau
Ada masjid di komplek vatikan...

Berita Komporr niiii...