alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581a6fa8162ec2e2558b456a/demonstrasi-solusi-atau-polusi
Demonstrasi, Solusi Atau Polusi ?
http://almanhaj.or.id/content/2141/s...i-atau-polusi/
2007-06-11 11:35:55
Demonstrasi, Solusi Atau Polusi ?

Senin, 11 Juni 2007 11:35:55 WIB
Kategori : Al-Masaa'il : Politik
DEMONSTRASI, SOLUSI ATAU POLUSI ?


Oleh
Syaikh Su’aiyyid bin Hulaiyyil Al-Umar


Segala puji bagi Allah yang telah mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, untuk memenangkannya diatas segenap agama, dan cukuplah Allah sebagai saksi.

Semoga shalawat serta salam atas Nabi kita Muhammad, pengemban ajaran yang bersih dan murni, demikian juga atas keluarga, para sahabat dan pengikutnya, serta siapa saja yang meneladani dan berpedoman pada ajaran beliau sampai hari kiamat nanti. Amma ba’du.

Di dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan kita agar menetapi jalan petunjuk yang lurus dengan firman-Nya.

وَأَن هذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتبِعُوا السبُلَ فَتَفَرقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ ذلِكُمْ وَصاكُمْ بِهِ لَعَلكُمْ تَتقُونَ

“Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalaj jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya, yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa” [al-An’am/6 : 153]

Allah melarang kita menyelisihi ajaran Nabi-Nya dengan firmanNya.

فَلْيَحْذَرِ الذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” [an-Nur/24 : 63]

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan kita melalui sabdanya.

“Artinya : Sungguh, siapa saja diantara kalian yang hidup setelahku, pasti akan menjumpai perselisihan yang banyak, maka wajib atas kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah Al-Khulafa ar-Rasyidin yang telah diberi petunjuk sepeninggalku” [HR Tirmidzi dan Abu Dawud, shahih]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari jalur Aisyah bahwa siapa saja yang mencari-cari perkataan (dalil) yang samar, pasti dia akan tergelincir, yaitu ketika beliau bersabda.

“Artinya : Jika kalian, melihat orang-orang yang mencari-cari dalil-dalil yang samar, maka merekalah orang-orang telah disebut oleh Allah, sehingga hendaklah kalian berhati-hati dari mereka”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memperingatkan dengan keras dari ulama yang mengajak kepada kesesatan dalam sabdanya.

“Artinya : Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu (agama) dari manusia sekaligus, akan tetapi Allah mencabut ilmu (agama) dengan cara mewafatkan para ulama, sampai tidak tersisa seorang ulama-pun, sehingga manusia akan mengangkat para pemimpin yang bodoh (dalam ilmu agama). Ketika para pemimpin yang bodoh tersebut ditanya, maka mereka akan berfatwa tanpa dasar ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan”.

Pada lafadz Bukhari :

“ Maka mereka berfatwa sesuai dengan akal pikiran mereka”

Betapa banyak orang-orang seperti ini di zaman kita, suatu zaman yang segala urusan di dalamnya bercampur aduk serta samar-samar bagi orang yang ilmunya sedikit, sehingga mereka mengikuti hawa nafsu mayoritas manusia, baik dalam kebenaran maupun kebatilan, kemudian takut mengungkapkan kebenaran, karena menyelisihi pendapat masyarakat umum dan mereka lebih memilih mayoritas manusia, terlebih lagi di zaman yang kacau dan serba global ini, komunikasi begitu mudah dan cepat, maka muncullah slogan-slogan heboh : demokrasi, liberal, hak-hak wanita, hak azasi manusia (HAM), persamaan gender dan yang semisalnya.

Ini semua diterima oleh orang-orang yang hatinya menyimpang atau yang telah dididik oleh barat, kemudian di tulis di koran-koran dan disebarkan melalui media masa, gaungnya begitu kuat, sehingga disangka oleh masyarakat, bahwa itu semua merupakan suatu kebenaran, padahal ini merupakan kebatilan yang paling buruk.

Di antara slogan bodoh muncul adalah demonstrasi, pencetusnya adalah orang-orang kafir, mereka roang-orang yang tidak menghiraukan dalil dan tidak menggunakan akal. Kemudian penyakit ini berpindah ke negeri-negeri kaum muslimin melalui didikan barat.

Kita mengetahui bahwa api fitnah, bid’ah dan slogan menyialaukan muncul di saat jumlah para ulama sedikit, dan akan padam kobarannya ketika para ulama masih banyak.

Sungguh Allah telah menjaga negeri Al-Haramain (Mekkah dan Madinah) dari berbagai fitnah dan kejahatan yang besar serta bid’ah, berkat anugrah Allah, kemudian karena adanya kumpulan para ulama rabbaniyyin yang tidak takut celaan manusia ketika membela agama Allah, setiap kali tanduk bid’ah muncul, maka mereka segera menumpasnya, begitupula setiap kali leher ahlul bid’ah terangkat, maka mereka segera menundukkannya dengan ilmu syari’at, penjelasan ilahi, sunnah Nabi dan atsar para Salaf.

Sama sekali, saya tidak menyangka akan muncul generasi Al-Haramain yang mengajak kepada slogan jahiliyyah ini, sampai akhirnya benar-benar muncul. Dan kita yakin, bahwa mereka terpengaruh oleh orang-orang luar, atau mereka berfatwa tanpa dasar ilmu. Maka ada yang bertanya : Apa hukum demonstrasi-demonstrasi ini ?

Jawab.
Demonstrasi adalah bid’ah ditinjau dari berbagai sudut pandang.

Pertama.
Demonstrasi ini digunakan untuk menolong agama Allah, dan meninggikan derajat kaum muslimin, lebih-lebih di negeri-negeri Islam.

Dengan demikian, menurut pelakunya, demonstrasi merupakan ibadah, bagian dari jihad. Sedangkan kita telah memahami, bahwa hukum asal ibadah adalah terlarang, kecuali jika ada dalil yang memerintahkannya.

Dari sudut pandang ini, demonstrasi merupakan bid’ah dan perkara yang diada-adakan di dalam agama. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Artinya : Siapa saja yang membuat ajaran baru dalam agama ini dan bukan termasuk bagian darinya maka akan tertolak” [HR Muttafaqun Alaih]

Diriwayatkan oleh Muslim dan Bukhari secara mu’allaq.

“Artinya : Siapa saja yang melakukan suatu amalan yang tidak kami perintahkan, maka amalan tersebut tertolak”.

Kedua.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkena fitnah dan ujian para sahabat sepeninggal beliau juga demikian, seperti peperangan dengan orang-orang murtad, tidak ketinggalan pula umat beliau selama berabad-abad juga diuji. Akan tetapi mereka semua tidak demonstrasi. Jika demonstrasi itu baik, tentunya mereka akan mendahului kita untuk melakukannya.

Ketiga
Sebagian orang menisbatkan demonstrasi kepada Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, dan ini sama sekali tidak benar, karena keshahihan riwayatnya tidak diakui oleh para ulama. Maka penisbatan demonstrasi kepada Umar merupakan kedustaan atas nama beliau sang pembeda (Al-Faruq) Radhiyallahu ‘anhu yang masuk Islam terang-terangan dan berhijrah di siang bolong.

Keempat
Di dalam demonstrasi ada tasyabbuh (penyerupaan) dengan orang-orang kafir, padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Siapa saja yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka” [HR Abu Dawud dengan sanad yang hasan]

Hal ini dikarenakan demonstrasi tidak dikenal dalam sejarah kaum muslimin kecuali setelah mereka bercampur baur dengan orang-orang kafir.

Kelima
Demonstrasi secara umum tidak akan bisa digunakan untuk membela kebenaran dan tidak akan bisa digunakan untuk mengugurkan kebatilan. Terbukti, seluruh dunia demonstrasi untuk menghentikan kebengisan Yahudi di Palestina, apakah kebiadaban Yahudi berhenti? Atau apakah kejahatan mereka semakim menjadi-jadi karena melihat permohonan tolong orang-orang lemah ?!!

Jika ada orang yang mengatakan : Demonstrasi merupakan perwujudan amar ma’ruf dan nahi mungkar. Maka kita katakan : Kemungkaran tidak boleh diingkari dengan kemungkaran yang semisalnya. Karena kemungkaran tidak akan diingkari kecuali oleh orang yang bisa membedakan antara kebenaran dan kebatilan, sehingga dia akan mengingkari kemungkaran tersebut atas dasar ilmu dan pengetahuan. Tidak mungkin kemungkaran bisa diingkari dengan cara seperti ini.

Keenam.
Termasuk misi rahasia sekaligus segi negative demonstrasi adalah, bahwa demonstrasi merupakan alat dan penyebab habisnya semangat rakyat, karena ketika mereka keluar, berteriak-teriak dan berkeliling di jalanan, maka mereka kembali ke rumah-rumah mereka dengan semangat yang telah sirna serta kecapaian yang luar biasa.

Padahal, yang wajib bagi mereka adalah menggunakan semangat tersebut untuk taat kepada Allah, mempelajari ilmu yang bermanfaat, berdo’a dan mempersiapkan diri untuk menghadapi musuh, sebagai bentuk pengamalan firman Allah.

وَأَعِدوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُو اللهِ وَعَدُوكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللهِ يُوَف إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya ; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)” [al-Anfaal/8 : 60]

Ketujuh
Di dalam demonstrasi tersimpan kemungkaran yang begitu banyak, seperti keluarnya wanita (ikut serta demonstrasi, padahal seharusnya dilindungi di dalam rumah, bukan dijadikan umpan,-pent), demikian juga anak-anak kecil, serta adanya ikhtilath, bersentuhannya kulit dengan kulit, berdua-duan antara laki-laki dan perempuan, ditambah lagi hiasan berupa celaan, umpatan keji, omongan yang tidak beradab ? Ini semua menunjukkan keharaman demonstrasi.

Kedelapan
Islam memberikan prinsip, bahwa segala sesuatu yang kerusakannya lebih banyak dari kebaikannya, maka dihukumi haram.

Mungkin saja demonstrasi berdampak pada turunnya harga barang-barang dagangan, akan tetapi kerusakannya lebih banyak dari kemaslahatannya
menurut ane, terjadi demo gara2 sumbu pendek.

lalu dibuatkan fitnah yg keji utk ahok.

oleh setan yg menunggangi & membiayai demo itu

& sumbu pendek secara otomatis lsg meledak emoticon-Traveller

demotrasi dijamin konstitusi. jadi secara UU sah.
semua tergantung niat, tujuan dan cara demonya gimana
bisa jd solusi bisa pula jd polusi
Kalo begitu, partai politik juga haram, pemilu juga haram, karena tidak dicontohkan Rasulullah SAW.

Kalo gak demo lalu apa yang bisa dilakukan? perang? atau diem aja gak berbuat apa-apa?


apakah dengan perang bisa memperbaiki keadaan?

apakah dengan diam saja bisa merubah keadaan?

emoticon-Traveller
Biarkan saja mereka berkreasi gan emoticon-Coblos

Asal tak merusak fasilitas umum saja.
Quote:Original Posted By yesknow
menurut ane, terjadi demo gara2 sumbu pendek.

lalu dibuatkan fitnah yg keji utk ahok.

oleh setan yg menunggangi & membiayai demo itu

& sumbu pendek secara otomatis lsg meledak emoticon-Traveller



Ahok ditolak seluruh warga Rawabelong!, kaskuser harus diberi pemahaman fakta kondisi sebenarnya, dari bias pengerdilan gerakan warga oleh media ahokerDemonstrasi, Solusi Atau Polusi ?
Demonstrasi, Solusi Atau Polusi ?
Quote:Original Posted By yesknow
menurut ane, terjadi demo gara2 sumbu pendek.

lalu dibuatkan fitnah yg keji utk ahok.

oleh setan yg menunggangi & membiayai demo itu

& sumbu pendek secara otomatis lsg meledak emoticon-Traveller



Ada orang asal jeplak, ngoceh gak peduliin perasaan orang lain.

Ada yg tersingggung atas ocehan tuh si congor petaka, mereka melakukan reaksi.

Yg salah yg bikin reaksi, si congor petaka sebagai penyebab aksi gak dipermasalahkan


Luarrrr biasa


Quote:Original Posted By ar.bakrie
Biarkan saja mereka berkreasi gan emoticon-Coblos

Asal tak merusak fasilitas umum saja.


Siapkan wartawan buat standby merekam taman2.
Yg dibahas adalah demo dari cara pandang Islam...baca perlahan-lahan....
Quote:Senin, 11 Juni 2007 11:35:55 WIB
Kategori : Al-Masaa'il : Politik
DEMONSTRASI, SOLUSI ATAU POLUSI ?


artikel salafi dr 9 tahun lalu

salafist sudah banyak berubah selama kurun waktu 9 thn ini

arab spring, salafist ikut demo juga
sampe ikut parlemen di mesir

gak relevan klo artikel begini diangkat menjelang demo besok

selain itu, salafist juga nda satu kok fatwa nya soal demo.

hati2 aja lah sama provokator
orang2 yg ngaku ulama itu, yg ngku2 pembela kepercayaannya
>sudah ngapain aja... masih banyak yg jadi pengikut ISIS???
>sudah ngapain aja... masih banyak yg jadi pengikut investasi bodong berkedok agama???
>sudah ngapain aja... masih banyak yg mengukuti paham radikal???
>sudah ngapain aja... masih banyak yg demo anarkis berkedok agama???
>sudah ngapain aja... masih banyak kasus pencabulan???
>sudah ngapain aja... masih banyak yg jadi koruptor???
>sudah ngapain aja... masih banyak yg jadi provokator???
>sudah ngapain aja... masih banyak khotbah yg menistakan kepercayaan lain???
>sudah ngapain aja... masih banyak yg mudah marah / mudah tersinggung / dikit2 bakar??? emoticon-Big Grin






emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
kali ini lebih banyak mudharatnya....

ane muslim tapi ga setuju utk demo kali ini...

liat saja nanti 4 november, demo + piknik coz org2 luar daerah yg pergi demo itu banyak yg pergi itu 1 keluarga besar.... ayah, ibu + anak2.

ane liat sendiri keberangkatan mereka utk kota ane. ane tanya knp bawa anak2, mereka jawab utk mengajarkan anak2 mereka berjuang membela islam.
emoticon-Turut Berduka

itu yg pergi demo ga mikir jika terjadi chaos, gmn anak2 mereka
emoticon-Turut Berduka

beginilah klo emosi mengalahkan logika.
Mudah mudah damai selalu dan tidak terjadi apa apa
Tularkan kedamaian jauhkan kekerasan
Demo santun tertib dan tidak anarkhis
Salam damai peace.....
Quote:Original Posted By pedagang.rujak
Stahu ane demonstrasi itu dijamin konstitusi..


Quote:Original Posted By gil4ngdemonic
demotrasi dijamin konstitusi. jadi secara UU sah.


Klo pas ga sesuai Hukum Islam maka pakai alasan secara UU sah.

Tapi klo pas sesuai Hukum Islam minta konstitusi yang berlaku diganti menjadi Hukum Islam. emoticon-thumbsup
Demo tidak berarti harus/pasti rusuh.

emoticon-Cool
Quote:Original Posted By samudra6969
kali ini lebih banyak mudharatnya....

ane muslim tapi ga setuju utk demo kali ini...

liat saja nanti 4 november, demo + piknik coz org2 luar daerah yg pergi demo itu banyak yg pergi itu 1 keluarga besar.... ayah, ibu + anak2.

ane liat sendiri keberangkatan mereka utk kota ane. ane tanya knp bawa anak2, mereka jawab utk mengajarkan anak2 mereka berjuang membela islam.
emoticon-Turut Berduka

itu yg pergi demo ga mikir jika terjadi chaos, gmn anak2 mereka
emoticon-Turut Berduka

beginilah klo emosi mengalahkan logika.



Betul gan. Pas 98 aja ane ikut demo gak harus buat wasiat segala.

Ini jelas demo yg sia-sia.

emoticon-Cool
Quote:Original Posted By pedagang.rujak

Menyampaikan pendapat kepada penguasa tidak diharamkan dalam hukum islam baik sendiri maupun dalam jumlah banyak... Menegur pemimpin yg dzalim malah mendapat pahala.. emoticon-Recommended Seller


Ini bahasan dari kamar sebelah. http://www.kaskus.co.id/thread/581a2...ukumnya-haram/ emoticon-Big Grin
emoticon-Mewek demonstrasi itu agar pemimpin introspeksi diri

demokrasi anarkis itu azab untuk si pemimpin emoticon-Ngakak