alexa-tracking

Apakah mungkin untuk kembali ke masa lalu?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/580b28d31854f7bd108b456a/apakah-mungkin-untuk-kembali-ke-masa-lalu
Apakah mungkin untuk kembali ke masa lalu?
Sebelumnya, biar aku beritahu, ini hanyalah sebuah hipotesis, dimana dalam hal ini masih perlu dibuktikan & belum tentu benar, kita disini hanya akan berdiskusi tentang sains, namun sebelum itu, biar kuperingatkan, bahwa hal yang didiskusikan sebelum materi utama akan sangat banyak.

[ Thread Discussion ]
Apakah waktu itu? Lama berlangsungnya dunia? Perihal untuk menunjukkan kapan? Tidak... waktu adalah elemen semesta yang tak bisa terdefinisikan fisiknya, namun dapat dirasakan & merupakan elemen yang berpengaruh.
.
Tapi yang kubahas disini bukanlah definisi tentang waktu atau hal lain, tapi agak sedikit lebih tinggi, "Apakah mungkin manusia memutar balikkan waktu? Masa depan? Masa lalu?"
.
Waktu sendiri merupakan sesuatu yang sangat berarti, jika tidak ada, maka bagaimana bisa sebuah kehidupan maupun alam semesta ini berlangsung?
.
Ketika ada orang yang bergumam "Bagaimama diriku di masa depan ya?" Atau "Bagaimana orang dahulu hidup di jaman purbakala ya?", mungkin dari kedua pertanyaan itu, kalian akan berpikir, bahwa keduanya bertanya tentang "Keterangan Waktu".
.
Namun, menurutku tidak... aku menganggap kedua pertanyaan itu sebagai pertanyaan untuk "Keterangan Tempat"
.
Mengapa? Masa lalu sudah terjadi, menurutku hal itu adalah sebuah tempat, karena imbuhan yang ada & cocok adalah "di-".
.
Apakah itu alasannya?
.
Tentu saja tidak hanya itu, karena masa lalu itu sudah terbentuk, maka aku langsung berpikir jika kita tentu saja bisa pergi ke masa lalu. Mungkin kalian mulai menganggapku gila, tapi aku tidak bercanda.
.
"Jika suatu hal telah terjadi pada garis dunia yang sama, maka bukan tidak mungkin untuk pergi ke tempat dimana waktu itu sedang berlangsung, karena hal itu sudah terjadi. Bayangkan seperti sebuah bangunan, ketika bangunan sudah dibangun, bukankah kita bisa berkunjung ke sana?" Namun, sebelumnya, apa itu garis dunia?
.
Bayangkan saja begini, Takdir dari seseorang umpamakan sebuah susunan domino, ketika kamu mendorongnya, bukankah kamu akan membuat domino yang lain akan jatuh, dan akhir dari barisan itu adalah akhir hidupmu. Setiap domino yang jatuh adalah takdir dari dirimu yang sudah berlangsung.
.
Namun, ketika kamu berpasangan atau kamu berkeluarga, maka akan ada perubahan sedikit dari susunan barisan domino. Tadi, mungkin hanya akan ada satu baris domino kecil, namun ketika kamu berkeluarga, maka akan ada domino lain yang datang, domino yang ada di barisan di depan dominomu akan berubah, menjadi barisan domino yang besar, sehingga perlu 2 domino atau lebih yang seukuran dirimu untuk membuat domino yang besar itu jatuh. Dan domino yang besar itu adalah hal yang kusebut sebagai "Takdir Sekelompok Individu". Mengapa? Karena ketika kamu berkeluarga, kamu akan punya seorang istri, dan anak, bukan? Hal ini yang membuat susunan takdirmu berubah, sehingga takdirmu & takdir istri, maupun anakmu akan bergerak berdampingan & menggerakkan takdir keluarga yang kamu buat.
.
Sampai disini, apakah kalian paham, atau ada yang bingung? Kita bahas semuanya & diskusikan semuanya, kemudian aku akan melanjutkan ke bagian yang berikutnya karena hipotesis yang aku buat sangat berkaitan dengan hipotesis baru yang ingin kusampaikan.
.
Sekalian tolong bantu share, supaya diskusi yang kita lakukan akan lebih berjalan sangat baik.
.
Dan sebagai catatan, untuk awalnya aku tidak ingin langsung membahas tentang "Waktu", ada berberapa hal lain yang harus kusampaikan sebelum sampai pada topik utama karena hal ini akan berpengaruh dslam hipotesis yang aku buat.
.
Silahkan turahkan pikiran & pendapat agan sekalian di komentar
waktu cuman mungkin terulang sebagai siklus,,kayak film shutter island

mau hayati tao,tapi gak bisa2

mungkin hidup emang membosankan kali yaemoticon-Big Grin
image-url-apps
Pendapat agan heart mungkin hampir benar. Tapi, lebih tepatnya menurutku, bukan terulang seoerti sebuah siklus, melainkan terjadi kembali & terbentuk di garis dunia yang lain. #IMO
KASKUS Ads
image-url-apps
Kayaknya bisa, karena para ilmuwan yakin dengan adanya dunia paralel, yang berarti dimensi kita ini adalah salah satu bagian dari keputusan yg kita ambil(jika pergi ke masa lalu)
image-url-apps
Tapi kalo dibicarakan dalam Konteks ke-Tuhanan/Agama apakah sesuatu seperti ini bisa dilakukan?
image-url-apps
Quote:


Yap, benar... semesta Ini, terbentuk dari dimensi-dimensi yang bahkan tak terhitung jumlahnya. Bahkan setiap & terus berjalannya waktu, dimensi itu terus terbentuk sehingga membuat alam semesta menjadi sangat tak terbatas.
.
image-url-apps
Quote:


Tentu saja juga mungkin, tentu dengan seijin tuhan.
image-url-apps
aku juga bingung dengan waktu, karena aku dan kau ... ah sudahlah.

trus gimana gan? mana hipotesisnya? gmn caranya membalikkan waktu? ane penasaran nih
image-url-apps
waktu.......
waktu bagai panah melesat yang gak bisa kembali....
ngomongin waktu pasti nyerempet ke relativitas, kalo udah ke relativitas nyambung ke dimensi, pas di dimensi ane puyeng sendiri

sampe sekarang ternyata gak ada traveler dari masa depan emoticon-Ngacir


Ane jadi ingat dengan paradox apa gitu yang katanya takdir tidak bisa diubah. Semisal orang tua agan meninggal 12 agustus 2006, maka mau kembali kemasa lalu buat mencegah kematian orang tua agan pun akan sia-sia, yah matinya akan tetap tanggal 12 agustus 2006. Seperti takdir. Satu-satunya cara seperti hipotesis agan TS-nih, pindah ke line world lain. emoticon-Big Grin sorry ane pemain baru disini emoticon-Big Grin
image-url-apps
mimpi aja kalau mau pulang tuh gan,😊
Waktu itu konsekuensi eksistensi suatu ruang, mungkin banyak berfikir bahwa kita dapat bergerak karena adanya waktu, padahal kita bergerak ya karena adanya ruang itu sendiri, waktu itu hanya sebuah skala pergerakan materi dalam ruang,

contohnya misalkan kita punya penggaris nah penggaris itu kita umpamakan ruang yang jelas nyata keberadaan.a, sementara skala pada penggaris tersebut adalah waktu, waktu itu ada karena presepsi manusia.

jadi perjalanan waktu itu menurut saya gak mungkin, karena pada dasarnya tidak ada masa lalu dan masa depan, yang ada hanyalah sekarang, seluruh histori yg ada disemesta ini terjadi saat ini diruang ini,
Nggak bakal bisa gan.
Gak bakal ada manusia yang shanggup memanipulasi waktu.

Mesin waktu cuma ada di filem fiksi
Ini nggak semudah membuat mesin yang bisa terbang atau kotak yang bisa meunculkan gambar bergerak dan suara
image-url-apps
Quote:


idem emoticon-Malu jiwa ane tenang sama argumen ini, galau abis di konyolin jon titor..
di atas beberapa agan udah mengemukakan perihal dimensi, kembali jiwa berkelana di dunia string theory
Hmmm ...
Kalo menurut ane sih bisa bisa engga.Apakah mungkin untuk kembali ke masa lalu?yang pasti sih kalo untuk ke masa depan pasti bisa ...
image-url-apps
Quote:


Ya mnrt agan mungkin mesin waktu cuma ada di film, tapi kita gak akan pernah tau hal yg akan datang berikutnya gan.. dlu pun orang2 yakin klo kita gabisa ngobrol sama seseorang dari jauh, tp skrg kita pnya handphone buat melakukan hal itu.

Jadi yaa ga menutup kemungkinan para ahli skrg lg mencoba membuat "hal yg mustahil" tersebut, pernah ane baca2 dikit tentant dimensi, jd katanya semakin besar dimensi maka dimensi itu akan mudah melihat dimensi yg kecil CMIIW
C E R N emoticon-Bingung (S)
Quote:


Kalo menurut ane sih nggak bakalan ada teknologi untuk memanipulasi waktu gan.
Itu dulu orang nggak bisa ngobrol jarak jauh karna nggak bisa memanfaatkan resource yang tersedia.
Tapi sekarang dengan bantuan teknologi, orang bisa memanfaatkan resource untuk menciptakan mesin buat ngobrol jarak jauh.

Kalo untuk memanipulasi waktu ane rasa resourcenya nggak bakal ada

emoticon-Recommended Seller
image-url-apps
Quote:


Cel John Titor gan...
image-url-apps
Quote:


Paradoks seperti itu menurutku belum tentu ada, ya karena soalnya manusia belum bisa kembali ke masa lalu, dan takdir pasti bisa berubah. Misalnya aja, agan di SMS doi buat ketemuan jam 3 sore, kalau agan datang, hubungan agan akan langgeng, dan kalau enggak datang, si doi pasti marah & ngambek. Bukankah itu pilihan yang menentukan jalan takdir? Jalan Takdir bisa berubah klo agan milih salah satu di antara kedua pilihan itu.