alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Games / ... / Console & Handheld Games /
Nintendo Switch Kaskus Lounge
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58098e86c0cb178a0f8b456b/nintendo-switch-kaskus-lounge

Nintendo Switch Kaskus Lounge

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 2 dari 500
Harvest Moon jg ada kemungkinan bakal keluar di switch jg ni kyknya emoticon-Big Grin
meninggalkan jejak emoticon-Games
beli nunggu bundling ama Zelda BoW ahh~ emang patut ditunggu ini sh emoticon-Belo
Diubah oleh han5macboy
Bakal rajin menabung kl gini mah..psti ambil nih console.... mario kart 9.. brem2..
ninggalin jejak ah, menarik nih console hehe emoticon-Angkat Beer
Baru liat trailernya kemaren, menarik banget ini
Gak sabar untuk liat gimana performancenya
ok, sah ya ini trit official n lounge untuk nintendo switch na, trit lain dah gua closed, met diskusi n have fun emoticon-Malu>
Liat-liat dulu gamesnya lah yang rilis buat ini. Kalo Pokemon sama MH pindah kesini boleh lah dibeli.
Tapi ngeliat analisis agan di pejwan ini ngejer AR ya? sekarang kan trendnya VR. Semoga aja berhasil deh kalo mau gamble gini.

controler-nya unik juga sih bisa dilepas-lepas (please jangan dijual terpisah...) kebayang ntar controler kecil disamping itu tiap game ada yang jual controler exclusive nya

Spoiler for controler:


Spoiler for Another meme won't hurt :D:
Diubah oleh sohendark
Gara2 nintendo swich ane lngsung urungkan niat upgrade ke ps4 ke pro. Keren bangat inovasinya switch ini
Quote:

oke thanks bro zuppa emoticon-Kiss (S)

=========

buat semua temen2 yg lain, silakan diskusi, spekulasi, share, dll. seputar switch disini
yg penting keep it civil, and always remeber to be nice to others emoticon-shakehand


bakalan sepi nih sampe desember emoticon-Hammer
dah confirmed gak bakal ada official news lagi sampe taun depan emoticon-Thinking
Diubah oleh soy.
aduh... keren

tapi kalo portable gitu dimaenin sama anak gua pasti dibawa-bawa bakalan kuat gak ya kalo jatoh emoticon-Hammer
Quote:


di casingin aja gan, pasti nanti ada yg jual emoticon-Ngakak

lagian karena medianya cart/card jadi aman lah...klo optik baru..,jato langsung nangis darah dah
entah kenapa gw lebih ngincer sisi handheldnya dari pada sisi consolenya..

yg gw pengenin support virtual console sampe ke gamecube, gak kebayang gw main wind waker di kereta..
dan semoga ketahanan baterainya bagus..
emoticon-Matabelo
Quote:

iya sih, tapi kalo ngeliat modelnya docking gitu jadi kurang yakin casenya bakalan bisa kuat emoticon-army

Post disini ah

Nintendo Switch™-Nintendo’s true 8th gen console!


20 Okt 16 jam 9.00 WIB, The big N akhirnya menyerah. Setelah 4 tahun merawat game console penuh potensi namun cuma segelintir developer yg mau memanfaatkan, akhirnya Nintendo menyerah. Setelah bertahun-tahun merasakan rugi, akhirnya Nintendo menyerah. Setelah berbulan-bulan bersikeras tutup mulut, suap sana sini biar nggak bocor beritanya, akhirnya Nintendo menyerah. Setelah para fans memohon-mohon Nintendo untuk kembali ke singgasana raja game, akhirnya Nintendo menyerah. Dan dengan preview Nintendo Switch™ inilah, Nintendo menyerah-kan segalanya.

Nintendo Switch™ adalah Console terbaru Nintendo (codenamed NX) menggantikan Wii U dan 3ds sekaligus yang rencananya baru keluar Maret 2017. Dari preview, dapat kita ketahui kalau Nintendo Switch™ sendiri merupakan console-handheld-hybrid, yaitu mesin game yang dapat dimainkan di TV rumah, namun bila diperlukan bisa dibawa kemana-mana.

Nintendo terkenal dengan inovasinya. Setiap konsol yang diluncukan pasti lebih dari hanya sekedar penambahan kemampuan grafik. Switch™ sendiri, juga tidak lepas dari filosofi tersebut. So, apa saja fitur unik dari Switch™? Mari kita lihat
Nintendo Switch Kaskus Lounge

Konsep Hybrid
Mesin utama dari Nintendo Switch™ merupakan sebuah tablet. Dalam tablet tersebut sudah tersemat CPU,GPU, baterai, dan lain-lain untuk bisa berdiri sendiri sebagai sebuah handheld. Selain tablet, Switch™ juga ditemani docking yang gunanya mentransfer gambar Switch™ ke TV. Hal yang sempat teramati dari preview adalah, Nintendo Switch™ tidak menggunakan 2 layar seperti halnya Wii U atau 3DS, hal itu dapat dilihat ketika tablet Switch™ diambil dari dockingnya, layar TV otomatis mati. Hal itu juga mengindikasikan bahwa sepertinya tidak akan ada backward compatibility game-game wii U, 3DS dan NDS. Karena berupa tablet, Nintendo Switch™ dapat dibawa kemana-mana. Kita bisa melanjutkan game sewaktu diperjalan, atau waktu bepergian jauh dalam waktu yang lama.
Spoiler for Hybrid:


Detachable Controller
Controller Switch™ menggunakan layout tradisional, 4 tombol arah, 4 main input, 4 shoulder input, 2 analog, tombol start, select dan home. Tapi emang dasar Nintendo, it’s more than meets the eye. Setiap sisi controller bisa dilepas untuk dapat di tempel ke tabletnya, sehingga kalau menggunakan tablet-mode, kita tidak perlu mengetuk-ketuk kaca. Tablet Switch™ juga sepertinya tidak mendukung touchscreen. Selain tidak terlihat dalam preview penggunaan touchscreen, hal itu juga karena Switch™ menggunakan sistem docking untuk dapat disambung di TV. Sehingga tidak memungkinkan menekan layar tabletnya ketika tabletnya sendiri duduk manis di samping TV sedangkan kita duduk menyendiri di pojok ruangan. But wait, ada fitur unik lainnya. Setiap sisi dari controller Switch™ merupakan stand-alone joystick yang dapat dicopot dan dipakai masing-masing orang. Sehingga pada dasarnya Switch™ sudah langsung memberikan 2 kontroller dalam paket utamanya. Meskipun begitu, belum diketahui apakah shoulder pad dapat dipakai kalau menggunakan dual-stick mode.
Spoiler for detachable:


Classic-oriented
Pada masa jayanya, Nintendo merupakan merupakan mesin yang mampu mengajak banyak orang untuk berkumpul dan bermain bersama, baik bergantian maupun bersamaan. Akan tetapi di jaman internet seperti sekarang, videogame justru terkesan menjauhkan orang dari kehidupan social. Tapi Switch™ mencoba mengembalikan masa-masa itu. Pemilihan konsep portable sudah pasti bukan tanpa alasan. Dengan portable, Switch™ seperti mencoba membujuk para gamer untuk saling bertemu dalam 1 tempat dan bermain bersama. Pada preview, 4 orang tampak dapat bermain game pada 2 tablet Switch™ yang berdekatan. Hal itu dimungkinkan bila Switch™ menggunakan wireless yang sebenarnya juga bukan teknologi baru bagi Nintendo.
Spoiler for good local multiplayer is the best:


Selain local multiplayer, Switch™ juga menggunakan Cartridge lagi. Well, selama ini banyak yg berpikir, why not? Bluray-Disk PS4 hanya mampu menyimpan max 50GB, selain itu, pengguna PS4 juga pasti tahu kalau mereka gak akan bisa langsung main gamenya sebelum mendownload data tambahan yang bisa mencapai 50GB lagi dari Internet. Cartidge seperti layaknya flashdisk mampu menampung lebih dari itu. Flashdisk sebesar 128GB saja sudah merupakan hal umum jaman sekarang. Selain itu cartridge, lebih tangguh dari BD. Lebih tahan gores, lebih tahan matahari, dan lebih tahan apabila dipegang-pegang oleh bayi. Meskipun begitu, cartridge secara cost lebih mahal dari BD, sehingga siap2 saja harga game agak lebih mahal dari yg lain.
Spoiler for kalau ngadat tinggal ditiup:


Apa yang belum diketahui?
Banyak informasi menarik yang didapat dari preview Switch™. Tapi masih banyak hal juga yang masih menjadi tanda tanya. Pertanyaan yang jadi perhatian paling utama adalah seberapa kuat kemampuan Switch™? Apakah gambar yang dihasilkan akan bisa menyaingi PS4 atau XB1? Dengan controller Switch™ menggunakan layout tradisional, hal itu akan mengundang banyak developer untuk porting game yang sudah ada ke Switch™. Akan tetapi, di zaman ini, dimana grafik memegang peran penting di mata reviewer mainstream, developer juga ingin game-game mereka dapat tampil semaksimal mungkin. Sehingga, tanpa power mumpuni, tragedi Project Cars masih akan sering terjadi, yang kemudian akan mengulangi mimpi buruk Nintendo pada saat merawat Wii U.

Hal yang masih belum diketahui lainnya adalah seberapa besar kapasitas baterainya? Dengan sistem portable, Switch™ wajib disupport baterai yang mumpuni. Hal itu juga berkaitan dengan masalah power diatas, yaitu power. Kita semua tahu kalau more power = less baterai life, dan berhubung game-game jaman sekarang boros resources, maka akan dipastikan boros baterai. Hal iini menjadi acuan pada pertanyaan selanjutnya. Apa kegunaan dockingnya? Apakah ada hardware untuk support grafik? Atau hanya sekedar charging dock? Karena pada dasarnya, kemampuan PS4 atau XB1 tidak akan bisa dilampaui dengan hanya tablet saja. Bahkan untuk mendekati saja masih diragukan. Karena digadang menggantikan wii u, Switch™ pasti diharapkan untuk bisa menghasilkan gambar cemerlang di TV besar. Bila memang docking Switch™ mempunyai hardware untuk menambah power, bukan hanya terbuka kemungkinan untuk mengimbangi ps4, juga bisa mengakali masalah baterai life.

Motion/tilt control juga menjadi pertanyaan. Splatoon merupakan game yang sangat revolusioner. Selain menjadi satu dari sedikit alasan Nintendo masih memelihara wii U selama ini, Splatoon mampu membuka mata dunia game bahwa shooter tidak perlu harus 1st person, realistis, tragis dan berdarah-darah. Sehingga bukan hal yg mengagetkan kalau dalam previewnya, Switch™ menampilkan penerus splatoon. Bahkan dalam previewnya, Switch™ berencana menjadikan splatoon sebagai the next big thing dalam dunia e-sport. Akan tetapi splatoon butuh tilt-control, dan agar Switch™ bisa menjadikan splatoon sebagai next big thing, switch butuh tilt control. Sayangnya dalam previewnya, Switch™ masih belum menunjukkan kepastian adanya fitur tersebut.
Spoiler for gathering jadi lebih dari sekedar ngobrol:


Prediksi.
Tanpa data yang lengkap, sebenernya haram untuk memprediksi keberhasilan sebuah konsol. Namun, mengingat Sony dan Microsoft dalam waktu dekat “hanya”akan meluncurkan PS4pro dan XB1 Scorpio, yang mana kemampuan game-game rilisannya dibatasi kemampuan dasar PS4 dan XB1 standar, maka bisa diprediksi Nintendo bisa diterima dengan baik oleh pasar.
Namun ada syarat yang harus dipenuhi Nintendo dulu sebelum bisa sukses. Pertama, Power harus mumpuni. Nintendo udah dapat pelajaran berharga bahwa bikin membuat controller berbentuk touchscreen tablet dengan mengorbankan power tidak berhasil. Apalagi developer akhirnya bingung, apakah harus focus ke tablet tapi hanya single player, pake Wiimote dengan harapan orang yg punya wii U pasti punya Wii atau focus ke model controller lama dengan spek cupu. So, controller layout does matter!!

Kedua, Nintendo gak boleh sombong!, kalau memang para developer ogah bikin game di console mereka, ya Nintendo harus instropeksi. “ngusahain”supaya tetep ada saja game bagus yg dirilis. Karena we buy console untuk main game.

Ketiga, game bola. I mean, like seriously guys, ane bisa aja tahan gak main uncharted, Halo, Fallout, GTA, Assassin Creed. tapi untuk game bola? it more than a game. it's a social status among ippanjin. so, Nintendo kalau perlu harus memohon-mohon EA atau konami buat rutin nerbitin game bola di Switch™.
Spoiler for Skyrim, Final Fantasy, PES?:


So sampai sini saja tulisan ini, Let's Switch™ on!!!
Gw berharap pas pertama keluar langsung ada bundle zelda BoW jd gk perlu mupeng..

Setidaknya kaya zelda wind waker di wii u gk lama langsung ada
i wanted to switch
buat cewe1 dan cowok oekerja kantoran ini console yg bagus bgt....

semoga gamenya bagus and bs 60 fps *crossing fingger*
buka tiker ijin pantau plus nitip sandal jepit
Quote:

nice one emoticon-Cendol (S)

good posts langsung dapet ijo2 complimentary dari ts emoticon-Big Grin


gw sebenernya salahsatu org yg sungguh sangat berharap docking station nya bisa menambah kegarangan switch di layar tv gede, minimal extra power untuk upscaling lah. tapi info sejauh ini keliatannya memang hanya "converter + charger" doank emoticon-Stick Out Tongue

tapi come to think of it, bisa aja nintendo di kemudian hari jualan docking station nya doang. yep, docking station yg berisi extra power tsb emoticon-Belo kayak Memory Expansion Pack di N64 gitu deh...
tapi itu semua tergantung dari jenis colokan yg ada di tabletnya sendiri... kalo colokannya semacam usb c yg sangat versatile, bisa aja gans. tapi kalo ternyata colokannya proprietary yg hanya didesign untuk transfer audio & power doank... yah, well... we can say goodbye to that idea.

UNLESS...! di kemudian hari, nintendo jualan tabletnya doang emoticon-Ngakak (S) mereka bisa upgrade seluruh konsol dengan menjual tablet yg lebih powerful. joycon & dockingnya gak perlu diganti emoticon-Big Grin
as much as it sounds like a great idea, lebih ekonomis & sustainable pula, sayangnya ide itu merefleksikan ide "no more generations" nya microsoft emoticon-norose jadi bisa aja setelah switch ini, nintendo gak perlu ngeluarin 10th gen console, tinggal upgrade2 tabletnya aja terus... bagaikan apple yg gatel banget dikit2 ngeluarin ipad baru emoticon-Berduka (S) (speaking of apple... nintendo works pretty closely to apple lately -cekidot post agan duryudana di pekiwan)

so yeah, masih banyak pertanyaan yg harus dijawab seputar project NX ini... yg sayangnya, gak akan terjawab dalam kurun waktu 2 - 3 bulan kedepan emoticon-Hammer

but hey, it's always fun to talk about videogames emoticon-Big Grin
worth to wait kayaknya, untuk user PS4 kayak gw, ketimbang "upgrade nanggung" ke PS4pro atau nambah ke Xbox (yg serba nanggung juga kalo mau adopsi karena tahun 2018 mungkin udah ada scorpio), kayaknya Switch ini cukup menggoda, mungkin jadi konsol Nintendo pertama gw setelah SNES...

masih penasaran sama pairing dua konsol switch (kayak yg di trailer buat main NBA/Splatoon), berarti local multiplayer (4 player) dengan satu konsol jadi hostnya ya?,maksimal berapa konsol tuh yang bisa ikutan dalam 1 sesi?
Halaman 2 dari 500
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di