alexa-tracking

LUSI

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5808bcb09e7404ce538b4571/lusi
LUSI
Aku mulai menyadari fantasi hidupku yg tak seindah kenyataan.Aku dilahirkan dari keluarga harmonis namun secarik kertas yang terlipat disela-sela pakaian lemari tua itu membuat hidup ku berubah.Aku temukan surat adopsi diriku,saat itu aku menyadari orang seperti aku bisa juga membuat orang lain bahagia.Aku harus pindah dari rumah yang nyaman ini setelah kedua orang tua ku meninggal akibat kecelakaan.Hidupku luntang-lantung terbelit hutang dan salah satu jalan yang ku ambil adalah menjual peninggalan berharga dari orang tua yaitu rumah ini.
Desir ombak menyapaku di senja ini,sudah 3 botol bir habis kutenggak untuk menghilangkan dahaga batinku.Senja yang menghilang mengingatkanku akan kisah cinta orang tua ku yang selalu mengajaku menikmati sunset sambil bernostalgia ketika masa-masa mereka beromansa.Kisah cinta mereka abadi hanya dipisahkan oleh Sang Esa melalui kematian,sempat aku berpikir apakah Cinta bisa membuat mereka hidup kembali?namun tidak,hanya Sang Esa lah yang bisa menjawab misteri kematian ini.Aku duduk diatas debu berpasir ini bukanlah tanpa sebab,semua kejadian buruk menimpaku bersamaan,dari kedua orang tua meninggal dan kekasihku pun ikut meninggalkan.Aku masih bertanya-tanya seburuk itukah diriku hingga mereka meninggalkanku? atau aku memang pantas untuk diabaikan?.
“Ram,sory aku telat!”,teriak seseorang di kejauhan.
Dia Doni sahabatku,aku mengenalnya dulu saat masih kecil namun kami tak seakrab sekarang, dia bekerja di basemen tempat aku bekerja disanalah kita jadi tambah akrab.Setelah kematian orang tuaku dia lebih sering ada untuk ku,kita sering gila-gilaan bersama hanya untuk menghilangkan penat usai bekerja.Seperti hari ini pun pasti dia akan menghibur kesenduanku dengan ide-ide gilanya lagi.
“Ayolah jangan galau terus,gimana kalau kita clubbing?”,ajak doni
“Gak makasih!”,ucapku
“Halah jangan sok alim,ada DJ J-ZEE lho,biasanya sih fansnya banyak cewek,LUSI mah lewat!”,serunya.
Mmm Lusi,aku belum menyebutnya dari cerita ini dimulai dia adalah kekasihku selama 1 tahun ini,sebagai sepasang kekasih kita cukup harmonis bahkan jarang mengalami perselisihan tetapi akhir-akhir ini tiba-tiba dia berubah dan meninggalkanku.
“Oke,dengan satu syarat jangan sebut-sebut LUSI lagi”,tegas ku.
“Okelah,Sekut lah Sekut cuy”.


Doni mabuk berat dan akhirnya kami kembali ke kost untuk tidur dan menyehatkan doni.
“Bangunlah don,kan sudah kubilang jangan terlalu ngebet sama jalang itu,mereka cuman mau kau mabuk”,ucapku dengan kesal
“hah,heh nguehehe wueeek”,Doni memuntahkan minumannya.
Akhrinya aku berbaring di tempat tidur berdampingan dengan doni,handphone doni berdering nama lusi muncul di panggilan,tapi hanya ku abaikan panggilan itu,aku curiga mungkinkah ini penyebab Lusi meninggalkanku?.
Keesokan harinya Doni mengecek hpnya dan mendadak langsung cepat-cepat pergi.Aku dengan curiga akhirnya mengikuti Doni keluar.Ditaman ternyata seorang gadis cantik menunggunya itu...LUSI!mereka bermesra’an menebar romansa.Aku langsung menghampiri mereka tak kusangka efek mabuk semalam masih terasa,kumaki mereka dengan kata-kata yang entah akupun tak mengerti mendengarnya,semua orang mengerumuniku.Mungkinkah ini efek mabuk semalam?aku langsung pergi tapi kerumunan orang itu terus memanggilku.Seperti hilang kesadaranku aku pergi ke pantai untuk mengilangkan dahaga batinku lagi.Aku hanya duduk disini menunggu senja karena hanya senja yang dapat melupakan masalahku.

“Ram,sory aku telat!”,teriak seseorang di kejauhan.
“Ayolah jangan galau terus,gimana kalau kita clubbing?”,ajak doni
“Gak makasih!”,ucapku
“Halah jangan sok alim,ada DJ J-YUU lho,biasanya sih fansnya banyak
cewek,LUSI mah lewat!”,serunya.
“Oke,dengan satu syarat jangan sebut-sebut LUSI lagi”,tegas ku.
“Okelah,Sekut lah Sekut cuy”.



Doni mabuk berat dan akhirnya kami kembali ke kost untuk tidur dan menyehatkan doni.
“Bangunlah don,kan sudah kubilang jangan terlalu ngebet sama jalang itu,mereka cuman mau kau mabuk”,ucapku dengan kesal
“hah,heh nguehehe wueeek”,memuntahkan minumannya.
Akhirnya aku berbaring di tempat tidur berdampingan dengan doni,handphone doni berdering nama lusi muncul di panggilan,tapi hanya ku abaiakan panggilan itu,aku curiga mungkinkah ini penyebab Lusi meninggalkanku?.
Keesokan harinya Doni mengecek hpnya dan mendadak langsung cepat-cepat pergi.Aku dengan curiga akhirnya mengikuti Doni keluar. Ditaman ternyata seorang gadis cantik menunggunya itu...LUSI!,mereka bermesra’an menebar romansa.Aku langsung menghampiri mereka,tunggu!...ini seperti dejavu yang terulang-ulang ataukah ini efek alkohol yang mulai mengisi seluruh ruang tubuhku ataukah otaku yang dibuntukan oleh alkohol ini?aku tidak bisa berpikir jernih lagi,tubuhku melayang dari kenyataan dan jatuh kedalam fantasy yang kubuat sendiri.Aku berlari dari kerumunan orang-orang itu,semua kembali meneriaki ku,aku butuh senja hanya senja yang dapat mengobati batinku.Bergegas aku langsung menuju pantai dengan pikiran yang terisi oleh efek dari alkohol yang membuat ku melayang entah kemana,Lusi,Doni dan duniaku bercampur menjadi satu zat kimiawi yang meronta-ronta yang tak dapat diproses di otakku.

Kembali ku berbaring diatas debu yang alami di pantai ini,ku lihat burung berterbangan dan awan yang menyejukan semua saling bersinergi seakan mereka hadir untuk menyapaku.Elegi patah hati ini bercampur dengan sinergi alami membuatku tak bisa merasakan realita lagi.Aku coba pejamkan mata untuk kembali memproses apa yang sedang terjadi dalam hidupku ini,semua terasa jelas saat otak ini kupenuhi dengan memori dengan aku dan lusi.Gelombang-gelombang otaku yang saling bersinergi dengan inderaku kembali bekerja,mengingat apa yang sebenarnya realita ceritakan.
“Rama...hahaha”,suara aneh terdengar
“Hei Rama..”,suara wanita berbisik
Suara-suara ini mengacaukan ku,ku coba berkonsentrasi untuk membuat otaku bekerja tapi suara itu terus menggangguku.
“DIAM!!!”,teriak ku,
Kubuka pejam mata ini,kulihat lusi dan doni ada dihadapanku,kenapa?kapan?bagaimana bisa?
“Ramm,kamu gak apa-apa?”,tanya LUSI
“You allright bro?”,tanya Doni
Kembali kupejamkan mataku untuk menggali informasi yang klise ini,bagaiamana?kenapa?mengapa? mereka ada disni.
“Rama...hahaha”,suara aneh terdengar
“Rama aku janji bakal selalu ada buat kamu..”,suara wanita berbisik,
Namun tetap saja suara aneh ini terdengar menghantui ku,terus kulawan mereka ku sinergikan semua indera,sudah ku tenggak 2 botol bir untuk mengobati dahaga batinku.kucoba kembali membuka mataku,mereka menghilang!?,apakah ini realita?apakah aku masih bermimpi?apakah ini efek dari alkohol lagi?.Aku masih tidak percaya apa yang terjadi.Burung-burung itu kembali berterbangan menyambut senja yang tak kunjung datang,awan hitam yang menutupi surya perlahan menghilang,apakah senja akan datang? ataukah ia kan menghilang?.silau sang surya mulai terpancar di hadapanku.Penglihatanku menajdi kabur dan tak dapat melihat cahaya.
“Ramaa...Rama..Rama..!”,suara teriakan Doni terdengar dipikiranku.
“Rama hahahaha..Rama hahaha”,suara tawa lusi ikut mengiringi suaranya,
“Rama..Rama..Rama,aku ambil lusi mu,hahaha”,suara ejekan doni terdengar.
“Rama..rama..rama aku lah lusi mu”,suara lusi kembali terdengar
Mereka tiba-tiba muncul dihadapanku menari-nari otak ku,entah karena proses otak yang sedikit lamaban atau kah ini hanya fantasy dalam kenyataan.Kulihat mereka terbang melayang diawan bersama burung-burung yang bersinergi dengan awan.Cahaya sang surya membuat tarian mereka sangat indah untuk kulihat,mereka saling bersinergi seperti halnya fantasy yang menjadi nyata,semua gambaran indah ini kulihat sambil membayangkan apa yang realita ceritakan.Kisah romansa ku dengan lusi,kisah persahabatanku dengan doni mereka berdua termasuk dalam fasntasy hidupku,mereka hanyalah fantasy yang kubuat sendiri saat senja datang meninggalkan hari,akhirnya aku tersadar dan kembali ke dalam kenyataan hidupku yang kelam.Delusi yang kubuat sendiri akhirnya membuatku gagal untuk kembali kedalam kenyataan karena fantasy ini sudah terlalu dalam aku selami,bahkan aku merasa kenyataan ini adalah sebuah fantasy hidupku,karena lebih baik hidup dalam fantasy daripada aku hidup dalam kenyataan yang menyakitkan.Kutenggak botol terakhir bir ini untuk mengiklaskan delusi yang semakin nyata ini,untuk itu lah walaupun menyakitkan aku tetap harus hidup dalam dunia nyata ini.

“Ram,sory aku telat!”,teriak seseorang di kejauhan.
image-url-apps
pertamaxxx, keknya bagus nih cerita
image-url-apps
itu kalimatnya emang sengaja diulang ulang ya?
jadi ikut pening nih he he he
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:

thank you gan,sudah membaca thread ane,maaf jika ada salah penulisan dan membuat sedikit pening.
image-url-apps
Quote:

iya gan,ane bikin cerita ini terinspirasi dari inception,kejadian itu memang terulang gan,intinya dia pingin sembuh berdelusi tpi tetap aja berdelusi terus,karena dia lebih baik berfantasy ketimbang hidup di realita yg menyakitkan gan,hehe..thanks sudah baca,thread ane gan walau cerita masih gabut,rencana ane mau bikin Film pendeknya gan,insya allah lancar bakal ane bagi di thread ini,thanks sekali lagi gan.emoticon-Shakehand2

×