alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58088be056e6afd5478b456d/indef-dua-tahun-kinerja-jokowi-jk-impor-beras-dan-gandum-terus-naik
INDEF: Dua Tahun Kinerja Jokowi-JK, Impor Beras dan Gandum Terus Naik
JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus menilai, di dua tahun kinerja Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, ketergantungan Indonesia terhadap barang impor kian tinggi.

Menurut Ahmad, impor pangan menunjukan peningkatan yang semakin signifikan selama 2015 dan 2016.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor beras periode Januari hingga Juli 2016 sebesar 447 juta dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 5,81 triliun (asumsi rupiah Rp 13.000 per dollar AS).

Sementara impor komoditas tersebut pada Januari hingga Desember 2015 hanya sebesar 351 juta dollar AS.

"Baru setengah tahun saja peningkatannya sudah terlihat signifikan," ujar Ahmad di Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Kenaikan juga terjadi pada impor gandum. Pada periode Januari hingga Juli 2016, Indonesia telah mengimpor gandum sebesar 1,49 miliar dollar AS. Sedangkan pada Januari hingga Desember impor komoditas tersebut sebesar 2,08 miliar dollar AS.

"Gandum juga peningkatan impornya cukup signifikan. Sampai akhir tahun ini bisa di atas 50 persen kenaikannya," tutur Ahmad.

Akibat dari hal tersebut, peringkat Indonesia dalam global food security index tergerus, posisi Indonesia kalah jika dibandingkan negara tetangga di kawasan ASEAN.

Dari 113 negara, Indonesia berada di peringkat 71. Sedangkan‎ Malaysia berada di peringkat 35, Thailand di peringkat 51 dan Vietnam di peringkat 57.

"Kita negara agraris tapi untuk Global Food Security Index kita berada di peringkat 71. Kalah dengan Vietnam yang negara baru kemarin. Ironis sekali peringkat Global Food Security kita rendah," tandas Ahmad.

Sumber:. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/10/20/160000926/indef.dua.tahun.kinerja.jokowi-jk.impor.beras.dan.gandum.terus.naik

=======

Jokowi: Petani Harus Dimuliakan, Stop Impor!

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Joko Widodo mengaku akan menghentikan kebijakan impor pangan jika ia terpilih menjadi presiden 2014 bersama wakilnya, M Jusuf Kalla. Menurut Jokowi, Indonesia yang memiliki kekayaan alam berlimpah dengan tanah yang subur ini seharusnya jadi negara pengekspor.

"Kita harus berani stop impor pangan, stop impor beras, stop impor daging, stop impor kedelai, stop impor sayur, stop impor buah, stop impor ikan. Kita ini semuanya punya kok," kata Jokowi di Gedung Pertemuan Assakinah, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (2/7/2014).

Menurut Jokowi, pemerintah harus menghentikan impor untuk memicu agar para petani lebih semangat melakukan produksi. Jokowi pun memuji beras Cianjur yang pulen dan wangi.

"Bayangkan, kita jerih payah produksi, eh ada impor. Kejadian itu yang membuat kita malas berproduksi. Oleh sebab itu, petani harus dimuliakan," ucapnya.

Jokowi juga mempertanyakan alasan Indonesia harus melakukan impor. Gubernur DKI Jakarta nonaktif ini menduga adanya mafia daging, beras, hingga minyak yang membuat pemerintah harus melakukan impor.

"Saya enggak ngerti sebabnya. Ada yang tahu sebabnya apa?" tanya Jokowi. "Bocor, bocor," jawab warga Cianjur kompak. Menurut Jokowi, jika pemerintah memiliki niat, maka langkah untuk menghentikan impor bisa terlaksana. Ia pun kembali menegaskan, jika terpilih untuk memimpin bangsa Indonesia bersama Jusuf Kalla, ia akan menghentikan kebijakan impor.

Sumur:. http://nasional.kompas.com/read/2014/07/02/2151345/Jokowi.Petani.Harus.Dimuliakan.Stop.Impor.

barokahnya bapa joko. Selalu konsisten dengan ucapannya

emoticon-Ultah
Bahan pangan mah ga penting, yang pening swasembada kartu, atau jamu mungkin