alexa-tracking

Cerita Perjalanan Napak Tilas Tanah Leluhur di Kotanopan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58087a6932e2e6ed7c8b4569/cerita-perjalanan-napak-tilas-tanah-leluhur-di-kotanopan
Cerita Perjalanan Napak Tilas Tanah Leluhur di Kotanopan
Sebelum ane mulai cerita ada baiknya kita perkenalan dulu,seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang” emoticon-Big Grin

Ane Chaidir Nasution, ane dilahirkan oleh pasangan berdarah Kotanopan dan Palembang, bapak penduduk asli Singengu Kotanopan Sumatera Utara dan Ibu penduduk asli Palembang Sumatera Selatan. Semenjak lulus SMK bapak merantau dan akhirnya dipertemukan dengan jodohnya di kota Palembang, singkat kata ditahun 1990 ane lahir.

Ane lahir dan besar di Palembang, seumur hidup ane yang ane inget baru sekali ane balik ke kampung bapak yaitu tahun 1997 tepatnya libur sekolah kelas 2 SD, liburan kali itu sangat mengesankan buat ane, ane ke kampung yang kehidupannya jauh dari kehidupan yang biasa ane alamin, mulai dari penduduk yang sangat akrab di kampung itu, kebiasaan yang nongkrong di warung dan ngobrol2 di warung, rumah2 yang tidak punya kamar mandi dan toilet sehingga kalo mau mandi dan buang air harus ke masjid atau sungai dan yang paling mengesankan adalah kendaraan umum disana yang berupa bentor (becak motor) yang memakai vespa sebagai kendaraannya. Semenjak tahun 1997 sampai bapak berpulang tahun 2006 ane tidak pernah sekalipun ke kampung bapak, lebaran pun selalu di Palembang, maklum keterbatasan ekonomi yang memaksakan hal tersebut.

Rindu akan semua kenangan tersebut yang selalu menggebu akhirnya ane niatin untuk menapak tilas tanah kelahiran bapak dengan bermodalkan sebuah foto keluarga di dompet dan kenangan2 dimasa kecil mengenai tata letak kampung bapak walawpun ane sama sekali tidak punya kontak keluarga di kampung bapak.

Perjalanan dimulai sabtu 15 oktober 2016, ane terbang ke Padang dari Jakarta, ane pilih Padang karena jarak Singengu Kotanopan dari Padang hanya 6-7 jam perjalanan,sedangkan dari kota Medan bisa 1 harian, sabtu siang ane mendarat di padang dan langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Singengu Kotanopan. Sepanjang perjalanan yang ane rasain adrenalin bergejolak tak sabar untuk segera tiba dan berinteraksi dengan keluarga yang terakhir melihat ane 19 tahun lalu, walawpun ada rasa gundah jikalau keluarga ane udah tidak ada di kampung itu atau mereka tidak mengenali ane lagi.

Setibanya di Singengu yang ane cari adalah loket bis ALS, ane bertanya-tanya dengan penjaga loket tentang keluarga bapak ane, modal ane ya cuma foto di dompet tadi, dan Alhamdulillah penjaga loket masih mengenali bapak ane dan ane dihantar kerumah uwak bapak ane atau yang ane panggil opung. Beliau sangat terkejut akan kedatangan ane, Alhamdulillah beliau masih ingat sama ane dan keluarga ane di Palembang, saudara-saudara bapak ane pun akhirnya berdatangan kerumah opung, semua tak menyangka cucunya yang terakhir 19 tahun lalu berkunjung tiba-tiba datang mengunjunginya. emoticon-Hammer (S)

Rumah opung ane pun belum ada perubahan, masih sama persis dengan 19 tahun lalu kunjungan ane, dinding kayu dan lantai kayu, harum kayu bakar disemua ruangan karena masak masih pake kayu bakar disini. Ane disediain makanan yang menurut ane ini enak banget, beras yang dimasak langsung menggunakan kayu bakar, beras pun dari sawah sendiri. Tidur dirumah ini ada kesan tersendiri, beralaskan papan dan dilapisi tikar, kondisi yang sama persis dengan 19 tahun lalu.

Sayang waktu ane tidak lama di kampung ini, esokan paginya ane harus balik ke tanah rantau dan mencari nafkah kembali. Setidaknya penasaran ane udah terbayarkan, ane ternyata masih punya keluarga di Singengu dan bisa kapanpun ane kunjungin, kalo kesini lagi ane bakal lamain biar bisa berbaur sama warganya yang khas perkampungan, masih sangat ramah. Ane rindu kampung ini.

Spoiler for loket als:


Spoiler for rumah opung:


Spoiler for opung ane:


Spoiler for keluarga bapak:


Lanjut ke post 2 yes om dan tangte
yok kita lanjut lagi share foto-foto kampung bapak ane

Spoiler for suasana kampung:


Spoiler for suasana kampung:


Spoiler for suasana kampung:


Spoiler for warung tempat nongkrong bapak:


Spoiler for rumah raja singengu:


Spoiler for interior:


Spoiler for raja raja singengu:


Spoiler for keluarga raja singengu:


Spoiler for keluarga raja singengu:


Spoiler for penghuni rumah adat singengu:


Spoiler for bentor:


Spoiler for bentor:


Spoiler for bentor:


Spoiler for makan malam:


Spoiler for kaleo ayam kampung:


Spoiler for sarapan lontong kas singengu:


Spoiler for mess pemprov:


Spoiler for perbatasan:
pertamaxx
Nyambung silaturahmi y gan... emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
Entah kenapa ane merinding gan pas baca cerita ente. Meski ceritanya singkat - padat - jelas dan di dukung dgn beberapa foto dokumentasi tapi sudah cukup menjelaskan napak tilas agan. Satu kata mantap gan.!!!
Quote:Original Posted By tyatmoko
Nyambung silaturahmi y gan... emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up


iyes om emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By ninja.medic
Entah kenapa ane merinding gan pas baca cerita ente. Meski ceritanya singkat - padat - jelas dan di dukung dgn beberapa foto dokumentasi tapi sudah cukup menjelaskan napak tilas agan. Satu kata mantap gan.!!!


hehehe lebih mirip ftv kalo kata temen2 ane,tapi ya begitulah adanya emoticon-Embarrassment
nih cocoknya di lounge, biar rame
Quote:Original Posted By gringsing1
nih cocoknya di lounge, biar rame


takut salah kamar kalo pindahin ke lounge om emoticon-Bingung