alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58083ac5e05227ad638b4568/g-spot-itu-ada-beneran-atau-cuman-mitos
G-Spot Itu Ada Beneran Atau Cuman Mitos?
Di mana letak G-spot?
Gräfenberg menggambarkan zona sensitif seksual pada 5-8 cm di atas bukaan vagina, atau di dinding depan vagina, yang berkorelasi dengan posisi uretra di ujung lain dari dinding tersebut. Ia mengungkapkan sebuah kompleks pembuluh darah, ujung saraf, dan sisa-sisa kelenjar prostat wanita di area yang sama; menunjukkan bahwa pada sebagian kecil wanita — terutama mereka yang memiliki otot dasar panggul kuat — stimulasi pada zona ini dapat memicu orgasme kuat dan pelepasan sejumlah kecil cairan dari uretra yang bukan urin (seperti ejakulasi pada pria).

Mereka yang pro G-spot
Penelitian awal mengenai G-spot oleh Addiego, dilansir dari Huffington Post, didasari oleh seorang wanita yang melaporkan area tersebut membengkak setelah disentuh, yang membuatnya mengalami peningkatan sensitivitas, kepuasan, dan keinginan untuk buang air kecil — semua karakteristik ini mengantarkan Addiego pada sebuah kesimpulan bahwa orgasme yang wanita tersebut alami dari [URL=""]stimulasi ini serupa dengan orgasme pria[/URL].

Mereka yang kontra G-spot
Bukti untuk mendukung atau menolak keberadaan G-spot masih kabur, dan seringnya merupakan sensasi semata. Satu studi yang menyanggah keberadaan tombol ajaib ini didasari oleh hasil pindai MRI dari seorang wanita. Debat ada tidaknya G-spot lebih lanjut menjadi wilayah abu-abu oleh sengketa tentang terminologi dari berbagai daerah dalam vagina, dan juga di mana suatu struktur tertentu dimulai dan berakhir.

Studi terbitan Clinical Anatomy tahun 2015 menyatakan bahwa dinding anterior vagina — lokasi dugaan G-spot — tidak memiliki hubungan anatomis dengan klitoris, dan bahwa G-spot atau orgasme vaginal hanyalah berita palsu, alias hoax.
Namun, kita tidak dapat mengesampingkan pengalaman nyata dari sejumlah wanita

Respon fisiologis dari orgasme G-spot berbeda dengan respon yang ditunjukkan pada orgasme klitoris. Selama orgasme klitoris, ujung vagina (dekat bukaan) menggembung keluar; namun, pada orgasme hasil stimulasi g-spot, leher rahim terdorong ke dalam vagina.

Sebagian dari Sista mungkin pernah mengalami hal istimewa yang biasa disebut squirting. “Squirting” adalah ‘kebocoran’ cairan dengan tekstur mirip urin selama orgasme. Squirting diduga terjadi akibat kontraksi kuat pada otot di sekitar kandung kemih selama orgasme.

Wanita yang mengalaminya melaporkan cairan yang keluar seperti susu putih encer, dengan volume sebanyak satu sendok teh saat dilepaskan. Kandungan dari ejakulasi wanita ini telah dianalisis secara kimiawi dan ditemukan bahwa cairan ini mirip dengan cairan air mani pria. Diduga, cairan ejakulasi wanita diproduksi oleh prostat wanita (kelenjar Skene).

Jadi, apakah G-spot benar-benar ada?
Singkatnya, segala pernyataan bahwa G-spot adalah suatu hal yang nyata dan konkret secara fisik dapat membuat wanita yang tidak pernah mengalami orgasme vaginal meragukan diri mereka sendiri; sementara itu, pernyataan bahwa G-spot adalah mitos membuat wanita yang mengalami rangsangan dari area tersebut juga meragukan diri mereka sendiri.

Kait Scalisi, edukator seks, dilansir dari MIC, mengatakan bahwa tidak apa untuk bereksplorasi, tetapi jangan terpaku pada hal yang tidak pasti. Jika Sista puas dengan orgasme yang kamu alami selama ini bersama pasangan, teruskan apa yang membuat kamu bahagia. Jika kamu ingin mencoba menjelajahi lebih dalam dan mencari G-spot kamu, lakukanlah.

Untuk kamu yang masih kepo, langsung aja ya mampir ke lapak kita:
apakah g-spot benar-benar ada?
emoticon-Kimpoi
Jangan lewatin juga artikel lainnya:
13 kesalahan umum menggunakan kondom
tips membersihkan vaginaemoticon-Betty
emoticon-Sundul