alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/580231215a5163675c8b456b/apakah-yang-terjadi-can-you-tell-me
Poll: Review

This poll is closed - 0 Voters

View Poll
Bagus 0% (0 votes)
Bingung 0% (0 votes)
Apakah yang Terjadi? Can You Tell Me?
Kaca Satu Arah

Yah, aku rasa, aku tau harus mulai dari mana.
Manis, baik dan lucu. Ungkapan paling simpel untuk mendeskripsikan dia. Bertemu awal kuliah. Bodohnya aku tidak menyadari dia sebelumnya. Hanya terpisah hari dan beberapa meter, aku pun entah mengapa belum memandang dia.
Bukannya aku memandang gadis lain, bukan juga karena aku sudah ada yang punya. Tapi aku masih memandang diriku sendiri. Aku kesepian, aku dikhianati, aku butuh kasih sayang. Aku belum siap, tapi aku haus akan orang lain.
Dulu ada M, cantik, manis, idaman. M dekat denganku. M bertukar pesan denganku setiap malam. Aku merespon, bodohnya diriku. Kita bertukar pesan setiap hari, tak ada jam tanpa kita saling bertukar, jam pelajaran dengan guru killer pun tak masalah.
Pulang sore adalah kewajiban kami. Aku dan M, berdua di lorong sekolah.
Kami jadian. Aku senang, dia senang. Aku berjalan pulang. S, sahabat M menungguku di depan gerbang, aku menghampirinya. Dia baik, dia sedih, dia kasihan. Dia kasihan denganku yang tak tau apa-apa. Diriku yang bodoh dan mudah percaya. Otak udang yang terlalu menyedihkan.
M punya pacar 3 tahun yang lalu. Mereka masih bersama. Dan 1 bulan yang lalu, aku jadian dengan M. Bagaimana bisa?
Bisa. Karena diriku yang bodoh ini, itu bisa terjadi. Memang betul, tidak ada yang tidak mungkin. Satu kalimat tanya yang seharusnya aku tanyakan ke dia,”apakah kamu sudah ada yang punya?” tak pernah terucap dari mulutku maupun jemariku.
Aku tak percaya, aku marah. Aku ingin penjelasan. S diam. S menyuruhku pulang. Aku menurut. Perjalanan pulang terasa tanpa akhir.
Hari itu aku putus dengan M. Aku lega, aku sedih, aku dikhianati, aku ingin sendiri.
Beberapa minggu kemudian M putus dengan pacarnya. M mengirim pesan padaku. Dia ingin aku kembali padanya. Jijik, benci, aku pergi.
Kelulusan. Lembaran baru untukku.
Aku meninggalkan sahabat-sahabatku, mereka yang kukenal bertahun-tahun dahulu. Mereka tidak salah apa-apa, akulah yang salah. Akulah yang salah memilih mereka sebagai sahabat, mereka orang-orang yang tidak peduli perasaan orang lain. Mereka terlalu egois.
Bertahun-tahun bersama mereka, aku tidak merasa kesepian. Bertahun-tahun bersama mereka, aku bisa merasa bahagia. Bertahun-tahun bersama mereka, aku terpinggirkan. Bertahun-tahun bersama mereka, aku dimanfaatkan. Bertahun-bertahun kemudian, aku tidak akan bersama mereka.
Tak lama, pamanku meninggal. Diabetes berulah. Aku sedih. Aku sedih melihat sepupuku ditinggalkan sosok seorang ayah. Walaupun aku sendiri belum pernah merasakannya, aku bisa mengerti. Hatiku menangis.
3 minggu berlalu, nenekku meninggal. Aku hancur. Nenekku adalah satu-satunya yang tersisa, yang paling disayangi keluarga kami. Tapi dia pergi, pergi tanpa tanda dan pamit. Aku sudah lama tidak bertemu dengan nenek. Saat terakhir aku bertemu dengannya adalah saat ia berlapis kain putih.
Dia disana, saat aku remuk, gadis itu disana. Dia yang mendengar dukaku, dia yang menenangkanku sewaktu aku jatuh. Aku sangat berterimakasih.
Sabtu, kita bertemu. Iya, bertemu dengan dia yang spesial buat aku. Kita bertemu, kita makan, kita berbicara, kita tertawa. Aku suka.
Hpku semakin ramai. Ramai dengan chat dia yang tak terasa terus kubaca dan kubalas. Aku bahagia.
Tak lama, kami bertemu lagi. Aku senang. Kami bercanda, kami bertanya, kami tersenyum. Hari terasa terlalu cepat saat bersamanya.
Semua berjalan baik. Aku optimis, aku senang, aku naif.
Semuanya sudah sempurna.
Dia berubah. Dia bertanya. Dia ragu. Dia salah paham. Aku berantakan.
Kami pergi. Aku harus bisa, aku siap dengan segala kemungkinan.
Boom! Dia tak mau mendengar. Boom! Dia sudah tau. Boom! Dia menjauh. Boom! Aku menjauh.
Aku bingung. Aku tak mengerti. Kakiku lemas, batinku meracau. Aku pamit. Aku menuju rumahnya. Rumah orang yang bisa aku percayai, MK.
Bercerita, terus bercerita. MK paham. Dia mengerti. Dia ambil alih.
Bodoh. Karena kesedihan aku menjadi bodoh. Dia ambil hpku, mengunci pintu dan aku hanya bisa termangu.
Lalu ia marah, marah karena pesan MK. Dia sudah minta maaf tapi aku merasa bersalah. Aku memang selalu salah.
Sekarang aku bingung. Aku tak bisa tidur. Aku menunggu dan menunggu dia, yang mungkin tak kan pernah kembali.
Aku tak mengerti. Aku sendiri. Adakah yang berbaik hati? Beri tau aku apa yang terjadi dan kapan ia akan kembali.

EDN, 15 Oktober 2016
Boom!

Dyar!

Dhuaarrrrr!

emoticon-Big Grin
sama gan...
sekarang aku juga bingung
aku bingung, aku migrain, xing pala wa. boom! apa yang sudah aku baca?! boom! dia curhat. boom! dia sedih. boom! dia bimbang. apa yang bisa kulakukan?! aku baca lagi, ulangi lagi, baca lagi.


tetapi tetap saja; aku bingung, aku migrain, xing pala wa. bodreksin, insana, scott emulsion ku tumbuh sehat. aku pusing. aku butuh obat.

LVAI, 15 Oktober 2016.
Ngebahas apaan sih ini?
Ahok untuk DKI1 2017. Jangan lupa 15 Februari 2017. emoticon-Coblos

Ruhut: Satu Putaran, Dua Putaran Ahok Tetap Menang

JAKARTA (Pos Kota) – Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul optimistis pasangan calon petahana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) menang pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Diyakininya, Ahok-Djarot tetap akan unggul, baik dalam satu putaran ataupun dua putaran.

“Saya sebagai jubir (juru bicara) Ahok, saya tegaskan, banyak pengamat yang salah. Salahnya dia, dua pasangan Agus dan Anies mengeroyok Ahok, itu salah. Saya ini orang tinju, yang ada saat ini Anies dan Agus sekarang berebut bagaimana nanti bisa bersama Ahok, kalau dua putaran. Tapi kalau satu putaran gak dua putaran tetap pemenang adalah Ahok,” kata Ruhut, setelah menghadiri pesta perayaan ulang tahun politisi PDI Perjuangan, Sabam Sirait, di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10/2016).

Meski demikian, Ruhut menerangkan, bukan berarti Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno (Anies-Sandi) dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) tidak memiliki kualitas. Terutama duet Agus-Sylvi yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP.

“Saya sudah bilang, mereka berdua (Anies-Sandi dan Agus-Sylvi) itu bersaing dulu siapa ikut jadi dua besar, kalau dua putaran,” ujar Ruhut.

Di sisi lain, anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, tanda-tanda kemenangan Ahok dapat terlihat dari banyaknya massa yang berunjuk rasa di depan kantor sementara Bareskrim Mabes Polri dan Balaikota DKI Jakarta, Jumat (14/10/2016). Mereka menghujat hingga mendesak Ahok dipenjara karena diduga melecehkan Al Quran surat Al Maidah ayat 51.

“Apalagi kemarin, (lihat) banyak yang (ikut) demo gak? Itu menandakan kami pasti menang. Itu tim sukses kami yang demo-demo kemarin. Kenapa? Dia benci sama Ahok kan? Sedangkan mereka dibenci sama rakyat. Jadi akhirnya coblos Ahok. Dan Ahok pasti menang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ruhut menjelaskan, keyakinannya soal kemenangan Ahok-Djarot. “Sekarang akh tanya, rakyat lebih senang Ahok atau FPI? Ayo ku tanya sama kau. Hah?! Pasti milih Ahok. Jadi sering-sering lah berdemo. Hahaha…,” tuntasnya. (julian)
Gagal paham emoticon-Hammer
*oh.., gini rasanya baca curhatan yg muter2..., hmmm...,

Jadi siapakah dia pelipur lara itu? M? Apakah M marah karena psan iseng dari MK?

yang terjadi, hanya kebingungan sptnya (entah efek sedih atau bagaimana). Sampai agan bingung harus menulis alur ceritanya spt apa....,
kapan dia kembali? Kapan mau buat 'jalan' agar dia kembali?

Semoga segera tercerahkan dan mendapat solusi yang terbaik, enatah bagaimana caranya emoticon-Smilie
Kalo di bikin lagu rap keknya keren nih brey emoticon-Ngakak (S)
Kedawan, ak males moco. Apalagi komen2nya nda nyambung jd pasti bkn curhat 😂😂😂
Semoga HT emoticon-Ultah
jadi
siapa bagus?
dan siapa yang bingung?
ternyata, bagus yang bingung
karep mu ki opoo emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By astrophel
Ahok untuk DKI1 2017. Jangan lupa 15 Februari 2017. emoticon-Coblos

Ruhut: Satu Putaran, Dua Putaran Ahok Tetap Menang

JAKARTA (Pos Kota) – Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul optimistis pasangan calon petahana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) menang pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Diyakininya, Ahok-Djarot tetap akan unggul, baik dalam satu putaran ataupun dua putaran.

“Saya sebagai jubir (juru bicara) Ahok, saya tegaskan, banyak pengamat yang salah. Salahnya dia, dua pasangan Agus dan Anies mengeroyok Ahok, itu salah. Saya ini orang tinju, yang ada saat ini Anies dan Agus sekarang berebut bagaimana nanti bisa bersama Ahok, kalau dua putaran. Tapi kalau satu putaran gak dua putaran tetap pemenang adalah Ahok,” kata Ruhut, setelah menghadiri pesta perayaan ulang tahun politisi PDI Perjuangan, Sabam Sirait, di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10/2016).

Meski demikian, Ruhut menerangkan, bukan berarti Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno (Anies-Sandi) dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) tidak memiliki kualitas. Terutama duet Agus-Sylvi yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP.

“Saya sudah bilang, mereka berdua (Anies-Sandi dan Agus-Sylvi) itu bersaing dulu siapa ikut jadi dua besar, kalau dua putaran,” ujar Ruhut.

Di sisi lain, anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, tanda-tanda kemenangan Ahok dapat terlihat dari banyaknya massa yang berunjuk rasa di depan kantor sementara Bareskrim Mabes Polri dan Balaikota DKI Jakarta, Jumat (14/10/2016). Mereka menghujat hingga mendesak Ahok dipenjara karena diduga melecehkan Al Quran surat Al Maidah ayat 51.

“Apalagi kemarin, (lihat) banyak yang (ikut) demo gak? Itu menandakan kami pasti menang. Itu tim sukses kami yang demo-demo kemarin. Kenapa? Dia benci sama Ahok kan? Sedangkan mereka dibenci sama rakyat. Jadi akhirnya coblos Ahok. Dan Ahok pasti menang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ruhut menjelaskan, keyakinannya soal kemenangan Ahok-Djarot. “Sekarang akh tanya, rakyat lebih senang Ahok atau FPI? Ayo ku tanya sama kau. Hah?! Pasti milih Ahok. Jadi sering-sering lah berdemo. Hahaha…,” tuntasnya. (julian)


well say gentleman,
well say
emoticon-Leh Uga

gan, emng di islam kalo ada pelaku ngejek agamanya, pelakunya harus di apain sih menurut hukum islam?
engga paham... emoticon-Bingung