alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5801e4b0529a45dd798b456e/bnp2tki-terindikasi-korup-rp19-m-uchok-nusron-wahid-malah-sibuk-urusin-ahok
BNP2TKI Terindikasi Korup Rp19 M, Uchok: Nusron Wahid Malah Sibuk Urusin Ahok!
Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi gusar melihat prilaku pimpinan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid yang lalai terhadap amanat dan tidak memberikan perlindungan pada sejumlah TKI.

Padahal dalam kurun waktu 2014 dan 2015 sebanyak 4.259 kasus didapati TKI yang bermaslah pada 4 negara, yakini Hongkong, Malaysia, Arab saudi, dan United Arab Emirates. Adapun masalah tersebut adalah 1.646 TKI ingin dipulangkan, 1.334 TKI meninggal dunia, 1.064 TKI tidak dibayar gaji, 762 TKI putus hubungan komunikasi, dan 564 TKI sakit.

“Sebanyak 4.259 kasus terjadi pada 4 negara, belum lagi kalau semua negara tujuan TKI, maka pasti jauh lebih besar. Tapi orang yang bertanggungjawab yang bernama Nusron Wahid sebagai Kepala BNP2TKI santai-santai saja, malahan bukan untuk mengurusi para TKI ini, tapi lebih asyik mendukung urusin Ahok untuk jadi Gubernur Jakarta. Padahal kasus-kasus WNI dan TKI lainnya banyak juga yang tengah menanti atau sudah divonis mati sekitar 200 an orang,” kata Uchok, Rabu (15/6).

Bukan hanya itu, secara kelembagaan juga memang integritas dan kapabilitas Nusron tidak mumpuni dalam memimpin lembaga itu. Dari hasil audit BPK, pengelola keuangan BNP2TKI pada tahun 2015 ditemukan sebanyak 49 kasus dengan potensi kerugian negara sebesar Rp19.918.446.300.

“Artinya pengelolaan keuangan BNP2TKI sangat jelek dan ambradul. Dengan besar potensi kerugian negara di BNP2TKI memperlihatkan kepada publik bahwa Kepala BNP2TKI tidak mampu dalam mengelola anggaran negara. Ini sangat memalukan banget,” tukasnya.

Untuk itu CBA meminta kepada Presiden Jokowi agar konsisten dengan sikapnya, karena Jokowi pernah menyatakan bahwa menteri atau pejabat negara tidak boleh “double Job” seperti menduduki jabatan pemerintah dan jabatan partai pada waktu bersamaan.

“Presiden Jokowi, harus konsisten dengan segera tegur Nusron Wahid yang punya double job. Kasih ultimatum mau pilih Kepala BNP2TKI atau ikut-ikutan mendukung Ahok yang bukan bagian perkerjaan dia sebagai Kepala BNP2TKI. Dikasih amanah, malahan tidak dikerjakan,” cetusnya.

Bahkan tegas Uchok, kalau Nusron tidak mempan dikasih ultimatum, Nusron Wahid dipecat saja. Atau minimal Presiden Jokowi menyindir Nusron Wahid. “Seperti Kemarin, tumben presiden Jokowi berani menyindir NU, bahwa di kabinetnya ada 6 orang NU. Tapi sayang, tidak berani menyindir Jusuf Kalla yang orang-orangnya di kabinet lebih dari 6 orang. Lucu deh Presiden Jokowi,” tandasnya.

http://www.aktual.com/bnp2tki-terind...k-urusin-ahok/
===================================================================================

ciri2 orang munafik, bila diberi amanah maka berkhianat.
sudah diberi amanah ngurus tki malah korupsi dan sibuk mbela ahok emoticon-Wakaka
nasbung bloon
19 M, itungannya masih kecil, masih wajarlah potensi segitu
Quote:Original Posted By civilintj
19 M, itungannya masih kecil, masih wajarlah potensi segitu



makanya nasbung bloon, 2 trilyun, so kebo ga ditanyain!
...




Quote:Original Posted By stratovarius666
BNP2TKI Terindikasi Korup Rp19 M, Uchok: Nusron Wahid Malah Sibuk Urusin Ahok!


Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan siap membongkar kasus mega korupsi penerapan KTP elektronik atau e-KTP tahun anggaran 2011-2012.

Ganjar menegaskan, dirinya bersedia dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Ganjar Pranowo mengakui namanya pernah disebut oleh mantan politisi Partai Demokrat, M Nazaruddin. Ganjar disebut-sebut menerima uang suap terkait proyek e-KTP.

"Makanya saya bilang, siapa yang ngasih?" kata Ganjar di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Ganjar menegaskan ia akan membantu KPK mengungkap kasus yang menyebabkan negara rugi Rp 2 triliun.

"Kalau mau dipanggil enggak apa-apa. Malah nanti saya jelasin," kata politikus PDI Perjuangan yang juga mantan Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Sebelumnya, Nazaruddin sempat menyinggung keterlibatan Ganjar pada kasus e-KTP. Nazar juga menyebut nama sejumlah anggota DPR periode 2009-2014 yakni Setya Novanto, Anas Urbaningrum, Melchias Markus Mekeng, Mirwan Amir, Olly Dondokambey, Chairuman Harahap, dan Arief Wibowo.

Pada Rabu (12/10/2016) lalu, mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzidiperiksa oleh KPK sebagai saksi kasus e-KTP. Gamawan menegaskan bahwa ia tidak melakukan korupsi dalam proyek e-KTP.

Gamawan juga membantah tudingan dirinya menerima gratifikasi dari proyek tersebut. Tudingan ini datang dari Nazaruddin. "Saya terima? Buktikan saja kalau memang saya terima. Makanya saya laporkan dia (Nazaruddin) ke polda," kata Gamawan.

Gamawan pun mempertanyakan pernyataan Nazaruddin yang tidak konsisten. Awalnya, Nazaruddin menuding Gamawan menerima fee dari proyek e-KTP. Belakangan, Nazaruddin menyebut bahwa adik Gamawan yang menerima fee itu.

Gamawan menekankan bahwa proyek e-KTP di bawah kepemimpinannya atau antara 2009-2014. dilakukan secara transparan.

Bahkan, proyek itu juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Nazaruddin kembali melempar tudingan kepada Gamawan sesuai diperiksa di KPK sebagai saksi kasus korupsi e-KTP, akhir September lalu. "Sekarang yang pasti e-KTP sudah ditangani oleh KPK. Kami harus percaya dengan KPK, yang pasti (mantan) Mendagri (Gamawan Fauzi) harus tersangka," ujarnya.

Nazaruddin mengatakan, Gamawan adalah salah satu pejabat yang menerima gratifikasi dalam kasus e-KTP. Gratifikasi yang dimaksud, menurut Nazaruddin, berasal dari kerugian negara yang ditemukan KPK senilai Rp 2 triliun.

KPK sudah punya datanya semua, Gamawan terima uang berapa," kata Nazaruddin.

Mengenai pemeriksaan oleh penyidik KPK, Gamawan mengatakan bahwa ia ditanya soal teknis proyek e-KTP.

"Saya diminta menjelaskan tentang prosedur. Dari awal sampai teknisnya," katanya.

Dalam kasus korupsi e-KTP, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Salah satunya adalah Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugiharto.

Sedangkan tersangka lain adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman. (tribunnews/eri/kompas.com)

http://m.tribunnews.com/nasional/201...triliun?page=3
.jamannya siapa ayo? emoticon-Wkwkwk

.ada yg bisa narik benang merah ga? kenapa ahok mau dilengserin trus ke jkw trus....



Ga ada masalah sebenernya Nusron Urusin Ahok. Asal kerjaan ga terbengkalai...

Tinggal liat aja, ikut terlibat g itu si Nusron ma kasus korupsi itu...
Bloon juga nih si nusron, dikasih jabatan publik dibiayain pake uang negara malah sibuk ngurusin kepentingan golongan emoticon-Cape d...

Dasar ga amanah, payah
Quote:Original Posted By sas.lfc
Bloon juga nih si nusron, dikasih jabatan publik dibiayain pake uang negara malah sibuk ngurusin kepentingan golongan emoticon-Cape d...

Dasar ga amanah, payah


ciri2 orang munafik gan emoticon-Wakaka
Quote:Original Posted By civilintj
19 M, itungannya masih kecil, masih wajarlah potensi segitu


Lah, 17jt aje didatengin presiden


emoticon-Wkwkwk
yg lebih aneh lg, mui pun ikut politik....

emoticon-Ngakak
lah multi tasking lah emoticon-Leh Uga

gua aja bisa ngaskus sambil ngurusin kerjaan emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By zhangjindong
lah multi tasking lah emoticon-Leh Uga

gua aja bisa ngaskus sambil ngurusin kerjaan emoticon-Leh Uga


wahhh ada Prabowo versi MoCin nih emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By stratovarius666
nasbung bloon



ciye si anus udh jilat silit mahok blom hari ini? emoticon-Wakaka
Quote:Original Posted By civilintj
19 M, itungannya masih kecil, masih wajarlah potensi segitu


mau kecil mau gk, namanya ngrugiin negara mah ya tetep rugi lah,
besar kecil, tetap masalah, harus diusut
Nyambil ya bosss.,???

emoticon-Wkwkwk
Buktikan aja cok... Lapor!!
brarti sama kaya fadli zon, fahri hamzah, taufik, dkk yah..
mau nyaingin MUI yg 480T

emoticon-thumbsup


lanjruuuuuuuut
yang boleh menafsirkan korupsi ato enggak adalah yang korupsi itu sendiri. ente udah tabayun belum emoticon-Wakaka
ah namanya anggota dhewan kalo sebersih apa juga kemungkinan besar terlibat.....emoticon-Ngakak (S)
Pantesan jilat2 pantat jokowi n ahok..
Ini toh masalahnya..
Mampus lu Purno..
emoticon-Big Grin