alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5801d96156e6affc358b4569/ganjar-pranowo-siap-bongkar-korupsi-e-ktp-rp-2-triliun
Ganjar Pranowo Siap Bongkar Korupsi e-KTP Rp 2 Triliun
Ganjar Pranowo Siap Bongkar Korupsi e-KTP Rp 2 Triliun


Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan siap membongkar kasus mega korupsi penerapan KTP elektronik atau e-KTP tahun anggaran 2011-2012.

Ganjar menegaskan, dirinya bersedia dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Ganjar Pranowo mengakui namanya pernah disebut oleh mantan politisi Partai Demokrat, M Nazaruddin. Ganjar disebut-sebut menerima uang suap terkait proyek e-KTP.

"Makanya saya bilang, siapa yang ngasih?" kata Ganjar di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Ganjar menegaskan ia akan membantu KPK mengungkap kasus yang menyebabkan negara rugi Rp 2 triliun.

"Kalau mau dipanggil enggak apa-apa. Malah nanti saya jelasin," kata politikus PDI Perjuangan yang juga mantan Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Sebelumnya, Nazaruddin sempat menyinggung keterlibatan Ganjar pada kasus e-KTP. Nazar juga menyebut nama sejumlah anggota DPR periode 2009-2014 yakni Setya Novanto, Anas Urbaningrum, Melchias Markus Mekeng, Mirwan Amir, Olly Dondokambey, Chairuman Harahap, dan Arief Wibowo.

Pada Rabu (12/10/2016) lalu, mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzidiperiksa oleh KPK sebagai saksi kasus e-KTP. Gamawan menegaskan bahwa ia tidak melakukan korupsi dalam proyek e-KTP.

Gamawan juga membantah tudingan dirinya menerima gratifikasi dari proyek tersebut. Tudingan ini datang dari Nazaruddin. "Saya terima? Buktikan saja kalau memang saya terima. Makanya saya laporkan dia (Nazaruddin) ke polda," kata Gamawan.

Gamawan pun mempertanyakan pernyataan Nazaruddin yang tidak konsisten. Awalnya, Nazaruddin menuding Gamawan menerima fee dari proyek e-KTP. Belakangan, Nazaruddin menyebut bahwa adik Gamawan yang menerima fee itu.

Gamawan menekankan bahwa proyek e-KTP di bawah kepemimpinannya atau antara 2009-2014. dilakukan secara transparan.

Bahkan, proyek itu juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Nazaruddin kembali melempar tudingan kepada Gamawan sesuai diperiksa di KPK sebagai saksi kasus korupsi e-KTP, akhir September lalu. "Sekarang yang pasti e-KTP sudah ditangani oleh KPK. Kami harus percaya dengan KPK, yang pasti (mantan) Mendagri (Gamawan Fauzi) harus tersangka," ujarnya.

Nazaruddin mengatakan, Gamawan adalah salah satu pejabat yang menerima gratifikasi dalam kasus e-KTP. Gratifikasi yang dimaksud, menurut Nazaruddin, berasal dari kerugian negara yang ditemukan KPK senilai Rp 2 triliun.

KPK sudah punya datanya semua, Gamawan terima uang berapa," kata Nazaruddin.

Mengenai pemeriksaan oleh penyidik KPK, Gamawan mengatakan bahwa ia ditanya soal teknis proyek e-KTP.

"Saya diminta menjelaskan tentang prosedur. Dari awal sampai teknisnya," katanya.

Dalam kasus korupsi e-KTP, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Salah satunya adalah Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugiharto.

Sedangkan tersangka lain adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman. (tribunnews/eri/kompas.com)

http://m.tribunnews.com/nasional/201...triliun?page=3
.jamannya siapa ayo? emoticon-Wkwkwk

.ada yg bisa narik benang merah ga? kenapa ahok mau dilengserin trus ke jkw trus....
research :dor

Umat Muslim Ingatkan Jokowi Tak Pasang Badan untuk Ahok

baca aja ini


Quote:Original Posted By mukidi.kita
Ganjar Pranowo Siap Bongkar Korupsi e-KTP Rp 2 Triliun


Umat Muslim Ingatkan Jokowi Tak Pasang Badan untuk Ahok




Gabungan massa dari berbagai ormas keagamaan dan elemen masyarakat Jakarta mengancam akan berdemonstrasi menduduki Istana Negara.

Seruan itu disampaikan sebelum massa bergeser untuk melanjutkan aksinya ke Balai Kota, terkait kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di depan kantor sementara Bareskrim Polri.

Bahkan, kelompok bela Islam ini siap mengerahkan jumlah massa lebih besar lagi jika Presiden Joko Widodo pasang badan melindungi calon petahana Ahok dari jeratan hukum.

Bukan hanya Istana, demonstran juga akan melakukan aksi pendudukan di gedung MPR-DPR jika penanganan perkara pelecehan kitab suci Al-Quran oleh pihak kepolisian mandek atau jalan ditempat.

“Jadi apabila Pak Jokowi sekali-kali mencoba melindungi Ahok, kita akan lengserkan presiden,” kata salah seorang orator sambil memegang pengeras suara di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (14/10).

“Kami akan lawan siapapun bahkan presiden sekalipun. Kita lawan yang menghalangi proses hukum. Ahok sudah memecah-belah kerukunan umat. Sehingga hukum dinegara ini harus tegak,” ujar dia.

Pantauan siang tadi, sejumlah perwakilan dari elemen massa secara bergantian melakukan orasi-orasi perlawanan terhadap Ahok diatas mobil komando. Massa yang kebanyakan menggunakan pakaian serba putih melanjutkan longmarch sambil membentangkan beragam atribut penolakan Ahok.

Unjuk rasa ribuan massa dari berbagai elemen hari ini, sebagai protes akibat buntut pernyataan Ahok yang dianggap melecehkan kitab suci umat Islam dan para ulama yang menyebut dibodohi dan dibohongi pakai surat Al Maidah ayat 51 untuk tidak memilihnya pada Pilkada DKI 2017 mendatang.

Laporan: Fadlan Syiam Butho

http://www.aktual.com/umat-muslim-in...an-untuk-ahok/

Yang paling gw khawatirkan adalah provokasi berulang2 dari basuki bisa memicu perang agama , gw gak mau jakarta hancur. selamatkan kebhinekaan



Jamannya kebo nih, isinya mega korupsi semua emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By sas.lfc
Jamannya kebo nih, isinya mega korupsi semua emoticon-Cape d...


makanya kebo niat banget jatuhin ahok awalnya, anaknya diturunin demi pilkada trus gosipnya juga melobby mui?
ayo kpk diproses emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By sas.lfc
Jamannya kebo nih, isinya mega korupsi semua emoticon-Cape d...


Quote:Sebelumnya, Nazaruddin sempat menyinggung keterlibatan Ganjar pada kasus e-KTP. Nazar juga menyebut nama sejumlah anggota DPR periode 2009-2014 yakni Setya Novanto, , Chairuman Harahap, Melchias Markus Mekeng, Anas Urbaningrum, Mirwan Amir, Olly Dondokambey, dan Arief Wibowo

yg biru dah dikurungin.. tinggal yg kuning ama merah dicekok
2 org bendahara parpol besar.. setnov (si papa saham yg jadi ketua golkar, dpr) dan ooly (tersangka KPK di hambalang, yg jadi gubernur sulut)
kalo ditelusuri KPK, dan diperiksa alirannya ama ppatk.. bubar negara ini emoticon-Leh Uga
Korupsi warisan BeYe kagak ada habisnya...
emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By kelazcorro
ayo kpk diproses emoticon-Traveller



sikat aja!
Quote:Original Posted By stratovarius666


makanya kebo niat banget jatuhin ahok awalnya, anaknya diturunin demi pilkada trus gosipnya juga melobby mui?


wkwkwk teori konstipasi si gembok kocak.. kalo nganggur jangan banyak ngelamun emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By tukang.meweks
wkwkwk teori konstipasi si gembok kocak.. kalo nganggur jangan banyak ngelamun emoticon-Leh Uga



Ganjar Pranowo Siap Bongkar Korupsi e-KTP Rp 2 Triliun

nganggur? bloon lo
Quote:Original Posted By stratovarius666
Ganjar Pranowo Siap Bongkar Korupsi e-KTP Rp 2 Triliun


Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan siap membongkar kasus mega korupsi penerapan KTP elektronik atau e-KTP tahun anggaran 2011-2012.

Ganjar menegaskan, dirinya bersedia dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Ganjar Pranowo mengakui namanya pernah disebut oleh mantan politisi Partai Demokrat, M Nazaruddin. Ganjar disebut-sebut menerima uang suap terkait proyek e-KTP.

"Makanya saya bilang, siapa yang ngasih?" kata Ganjar di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Ganjar menegaskan ia akan membantu KPK mengungkap kasus yang menyebabkan negara rugi Rp 2 triliun.

"Kalau mau dipanggil enggak apa-apa. Malah nanti saya jelasin," kata politikus PDI Perjuangan yang juga mantan Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Sebelumnya, Nazaruddin sempat menyinggung keterlibatan Ganjar pada kasus e-KTP. Nazar juga menyebut nama sejumlah anggota DPR periode 2009-2014 yakni Setya Novanto, Anas Urbaningrum, Melchias Markus Mekeng, Mirwan Amir, Olly Dondokambey, Chairuman Harahap, dan Arief Wibowo.

Pada Rabu (12/10/2016) lalu, mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzidiperiksa oleh KPK sebagai saksi kasus e-KTP. Gamawan menegaskan bahwa ia tidak melakukan korupsi dalam proyek e-KTP.

Gamawan juga membantah tudingan dirinya menerima gratifikasi dari proyek tersebut. Tudingan ini datang dari Nazaruddin. "Saya terima? Buktikan saja kalau memang saya terima. Makanya saya laporkan dia (Nazaruddin) ke polda," kata Gamawan.

Gamawan pun mempertanyakan pernyataan Nazaruddin yang tidak konsisten. Awalnya, Nazaruddin menuding Gamawan menerima fee dari proyek e-KTP. Belakangan, Nazaruddin menyebut bahwa adik Gamawan yang menerima fee itu.

Gamawan menekankan bahwa proyek e-KTP di bawah kepemimpinannya atau antara 2009-2014. dilakukan secara transparan.

Bahkan, proyek itu juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Nazaruddin kembali melempar tudingan kepada Gamawan sesuai diperiksa di KPK sebagai saksi kasus korupsi e-KTP, akhir September lalu. "Sekarang yang pasti e-KTP sudah ditangani oleh KPK. Kami harus percaya dengan KPK, yang pasti (mantan) Mendagri (Gamawan Fauzi) harus tersangka," ujarnya.

Nazaruddin mengatakan, Gamawan adalah salah satu pejabat yang menerima gratifikasi dalam kasus e-KTP. Gratifikasi yang dimaksud, menurut Nazaruddin, berasal dari kerugian negara yang ditemukan KPK senilai Rp 2 triliun.

KPK sudah punya datanya semua, Gamawan terima uang berapa," kata Nazaruddin.

Mengenai pemeriksaan oleh penyidik KPK, Gamawan mengatakan bahwa ia ditanya soal teknis proyek e-KTP.

"Saya diminta menjelaskan tentang prosedur. Dari awal sampai teknisnya," katanya.

Dalam kasus korupsi e-KTP, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Salah satunya adalah Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugiharto.

Sedangkan tersangka lain adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman. (tribunnews/eri/kompas.com)

http://m.tribunnews.com/nasional/201...triliun?page=3
.jamannya siapa ayo? emoticon-Wkwkwk

.ada yg bisa narik benang merah ga? kenapa ahok mau dilengserin trus ke jkw trus....


Haha kalau ini sih praktek korupsi berjamaah bos. Permufakatan jahat ini. Masa gini aja ga paham sih. 3 partai besar mufakat utk korupsi berjamaah. Semuanya dilakukan melalui bendahara umum mereka. Demokrat melalui nazaruddin, golkar setnov, dan pdip melalui olly dondokambey. Yg paling lemah dan bisa dijadikan tumbal ya nazaruddin sekaligus narik anas urbaningrum. Setnov sudah tau sendiri gimana jaringannya. Olly mr. Untouchables. Agan tau ga kepentingan nya apa? Kalau pengetahuan agan cuma terbatas sampai ahok mau dilengserin jokowi mau dilengserin berarti agan kurang info nya. Ahok dan jokowi mah ga ada apa2nya daripada permufakatan jahat yg sedang dilindungi ini.
Yo ayo GANJAR PRANOWO ayo

Kuingin kita harus menang
Quote:Original Posted By cobabikinidnih
Haha kalau ini sih praktek korupsi berjamaah bos. Permufakatan jahat ini. Masa gini aja ga paham sih. 3 partai besar mufakat utk korupsi berjamaah. Semuanya dilakukan melalui bendahara umum mereka. Demokrat melalui nazaruddin, golkar setnov, dan pdip melalui olly dondokambey. Yg paling lemah dan bisa dijadikan tumbal ya nazaruddin sekaligus narik anas urbaningrum. Setnov sudah tau sendiri gimana jaringannya. Olly mr. Untouchables. Agan tau ga kepentingan nya apa? Kalau pengetahuan agan cuma terbatas sampai ahok mau dilengserin jokowi mau dilengserin berarti agan kurang info nya. Ahok dan jokowi mah ga ada apa2nya daripada permufakatan jahat yg sedang dilindungi ini.

jaman siapa?

Jaman Kebo emang jaman Basah ya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By stratovarius666

jaman siapa?



Apa urusan nya sama jaman? Penting jaman siapa? Emangnya ketum2 partai besar skrg mulai dari prabowo, wiranto, surya paloh, megawati dari jaman siapa? Emangnya mereka ga menyimpan ikatan masa lalu yg sampai skrg blm terungkap? Ga habis lah kalau bahas jaman ke jaman.

Kalau demi memuaskan pertanyaan agan ya saya tinggal jawab jaman sby. Tapi e-ktp itu adalah amanat undang2. Sama seperti tol laut pun amanat undang2. Sdh ada blueprint nya. Kalau ada penyelewengan bukan di mslh jaman siapa, tp siapa, kenapa, dan ada apa?
Dan ini proyek e-ktp ga ada apa2nya kalau dibandingin sama century di jaman sby kwkwkwk. Mending angkut century lah biar sri mulyani dan jk diusut sekalian.

Agan tau ga permufakatan jahat kasus e-ktp ini utk menutupi apa? Ga ada hubungannya dgn ahok dan jokowi seperti yg agan maksud kwkwkkw. Ahok sama jokowi mah cuma pion mumpung masih fresh dan banyak fans nya dibela dan didukung rakyat. kasarnya Jadi tumbal buat pengalihan isu yg sebenarnya.
Quote:Original Posted By tukang.meweks




yg biru dah dikurungin.. tinggal yg kuning ama merah dicekok
2 org bendahara parpol besar.. setnov (si papa saham yg jadi ketua golkar, dpr) dan ooly (tersangka KPK di hambalang, yg jadi gubernur sulut)
kalo ditelusuri KPK, dan diperiksa alirannya ama ppatk.. bubar negara ini emoticon-Leh Uga


Waduh papa setnov kesebut juga?
Pantesan pindah gerbong
Gerbong yang sekarang dijamin aman tentram sih ya
Quote:Original Posted By cobabikinidnih
Apa urusan nya sama jaman? Penting jaman siapa? Emangnya ketum2 partai besar skrg mulai dari prabowo, wiranto, surya paloh, megawati dari jaman siapa? Emangnya mereka ga menyimpan ikatan masa lalu yg sampai skrg blm terungkap? Ga habis lah kalau bahas jaman ke jaman.

Kalau demi memuaskan pertanyaan agan ya saya tinggal jawab jaman sby. Tapi e-ktp itu adalah amanat undang2. Sama seperti tol laut pun amanat undang2. Sdh ada blueprint nya. Kalau ada penyelewengan bukan di mslh jaman siapa, tp siapa, kenapa, dan ada apa?
Dan ini proyek e-ktp ga ada apa2nya kalau dibandingin sama century di jaman sby kwkwkwk. Mending angkut century lah biar sri mulyani dan jk diusut sekalian.

Agan tau ga permufakatan jahat kasus e-ktp ini utk menutupi apa? Ga ada hubungannya dgn ahok dan jokowi seperti yg agan maksud kwkwkkw. Ahok sama jokowi mah cuma pion mumpung masih fresh dan banyak fans nya dibela dan didukung rakyat. kasarnya Jadi tumbal buat pengalihan isu yg sebenarnya.


lho penting tuh siapa presidennya
Quote:Original Posted By stratovarius666


makanya kebo niat banget jatuhin ahok awalnya, anaknya diturunin demi pilkada trus gosipnya juga melobby mui?


katanya gosipnya

makan tai ahoax
Quote:Original Posted By stratovarius666


lho penting tuh siapa presidennya


Beraeti agan ga tau permufakatan jahatnya.

Sama aja rezim yg skrg juga ga bisa apa2. Rezim skrg juga sangkut di century, hambalang, e-ktp. Di sejarah nanti bakal tercatat juga bahwa di rezim jokowi pula abraham samad dan bambang w di kriminalisasi utk mencegah kasus diatas terungkap. Atau bahkan utk menutup kasus yg lebih besar?

Masih 2 tahun ini. Jokowi masih bisa 8 tahun lagi memimpin. Tunggu saja di 8 tahun ke depan thread agan masih capable atau tdk hehehe.