alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5801553bc1d7704a1d8b4567/cherry
Cherry
Halo gan selamat pagi, ane member baru di kakus, iya udah keliatan kok. Oke, ane disini akan menulis cerita hasil bikinan ane sendiri. Sebenernya cerita ini udah lama ane bikin terus ane post blog ane, cuma kagak ada yang lihat. Ane penasaran bagaimana tanggapan orang lain tentang tulisan ane ini. Oke, Langsung aja deh gan di baca. Setelah membaca, Mohon Kritik dan Sarannya ya...

Prolog: Nomor Tak Di Kenal

Cherry

♪" Ai no uta wa owaranai mou deatte shimatta no......." ♪

"Hallo...."
"........."
"hallo, siapa ini?"
"........"
"eh, malah diam, ini siapa? kalau nggak mau jawab gue tutup nih"
"......."
"ya udah gue tutup"

tuuuuuut tuuuuut

--------------------------------------------------------------------
Gue Randy, pemuda yang masih bersekolah menengah atas di salah satu sekolah negeri yang berada di jakarta. Jawa, perwatakan agak (sedikit) ganteng, berkaca mata, badan standar, nggak pintar-pintar amat, gue nggak mau ngalahin si amat, tapi cukuplah buat wanita klepek-klepek.

"siapa ndy?" tanya Reno.
"nggak tau gue, diem aja dia, bisu kali"

Reno, Pemuda blasteran Bandung Jogja, 90% kegantengannya nyaingi Ariel Noah, Pintar dalam gaet cewek.

"ah, paling penggemar rahasia lu tu, siapa namanya tu, vera ya? hahahahaha"
"ngaco lu no, mana mungki dia suka sama gue, dia itu suka sama cowok yang berduit, lah gue? duit aja kagak ada.. hahahaha" jawab gue.

"Eh, si Aji katanya nyuruh kita datang ke rumah dia ndy, gimana kalau kita cabut sekarang?"

"ngapain tu anak nyuruh kita datang ke rumah dia? mau ngasih bakso gratis?"

"dah ah yuk ndy, kita cabut sekarang"

"siiiip,"

♪" Ai no uta wa owaranai mou deatte shimatta no......." ♪

"siapa ndy?" tanya reno

"nomor yang tadi no, angkat nggak ya?"

"dah nggak usah, ngapain ngangkat nomor nggak penting kayak gitu, bisa-bisa lu di buat mati penasaran" kata reno.

"iya juga ya... ya udah lah ayok, lu yang di depan ya? aku sibuk nih,"

"aaahh lu, main CoC aja bilangnya sibuk, ta*k lu,," Reno.

"udah, ntar pulangnya gue deh, kalau nggak sibuk, hahahahaha"

------------------------------------------------------------------
Setelah 45 menit dalam perjalanan, kami sampai kerumahnya Aji.

"Assalamualaikum, bang, Baksonya Dua mangkok ya,, hahahahaha" Seloroh Reno.

"ealah kalian to, kirain nggak pada datang" selorh Aji ketika masuk dalam warung bakso nya, tepatnya punya bapaknya.

Aji, Jawa tulen, Dia itu seperti Abang bagi kami, dalam satu kelas, dia yang paling tua sendiri. Sedikit dewasa, kadang pikiran kekanak-kanakan nya keluar di saat sedang berolahraga. Satu yang buat gue dan reno tertawa adalah isi hp nya photo cewek yang dapat nyari di Google. Banyak banget cewek yang dia kenal, bahkan sepintar-pintarnya Reno merayu, tetep aja Reno kalah saing dengan Aji. Orang nya baik, taat ibadah, suka menabung, dan tidak sombong.

Biasa, setelah sampai di rumah aji kami langsung ke kamar dia, memulai aktifitas kami masing-masing, Reno dengan Hape mahalnya sedang Video Call dengan cewek satu kelas kita namanya Ratih, dan gue, gue gantung diri di kamarnya aji, karena mendengar gombalannya reno, hahahahaha nggak lah, gue biasa ngambil gitar, buat ngisi backsoundnya Reno dan Ratih.

Dah hampir satu album, album mini gue nyanyiin, gue merasa bosan dengan aktifitas gue, akhirnya gue tergletak lemas tak berdaya, gara-gara gombalannya reno ke ratih, dan gue pingsan, maksudnya tertidur.

♪" Ai no uta wa owaranai mou deatte shimatta no......." ♪

"ndy, ndy, lu tidur kayak kebo di bangunin ga bangun bangun, noh hape lu dari tadi ada yang nelpon", Reno teriak di sela video call dengan Ratih.

"aahhhhh, ganggu aja lu,"

"siram pakai air aja no" suara ratih di sebrang sana.

"iye, iye, gue bangun"

gue lirik jam sudah jam 4 sore, gila ni bocah, video call an nyampe 1 jam?, kulirik lagi hp gue gila, 21 panggilan tak terjawab, nomor yang sama, sebenernya apa sih motif dia nelpon gue.

"eeehh bang Randy udah bangun, ngimpi bokep kan lu, hahahahaha" kata Aji

"sialan lu ji,"

♪" Ai no uta wa owaranai mou deatte shimatta no......." ♪

ahh nomor ini lagi, dengan malas gue angkat telepon orang di seberang sana.

"hallo, assalamualaikum"

tetap jawabannya adalah diam. Gila ni orang, bisu, tuli atau bagaimana?.

"hallo, assalamualaikum"

masih tetep diam, , gue liri reno, masih sibuk dengan Ratih, gue lirik Aji, Aji lagi shalat,

"Hallo.. maaf ini siapa?"

tuuuut tuuuut tuuuut

"siapa ndy? nomor yang tadi?" tanya Reno

"Iya no, ntah siapa dia gue nggak ngerti"

ahh di matikan, mungkin ini pembalasan yang tadi. Dan sejak saat itu gue save nomor itu dengan nama "Alien"

Gaya ceritanya lumayan enak, lanjut gan emoticon-Smilie
Karena mungkin TS nya masih malu-malu, ane pesen tempat aja dulu.

Quote:Original Posted By lim888
Gaya ceritanya lumayan enak, lanjut gan emoticon-Smilie


siip gan,, cuma agak bingung lewat kaskus ini, lanjutnya di commen atau di bikin tread baru lagi

Quote:Original Posted By greynimation
Karena mungkin TS nya masih malu-malu, ane pesen tempat aja dulu.


hahahaha iya gan


Alien Itu seorang Perempuan

Setelah gue berlama-lama di rumah Aji, ternyata gue dan Reno cuma di suruh nemenin dia jaga warung, karena keluarga dia pergi kondangan, dan si Reno berjam-jam Video Call dengan Ratih, entah kenapa si Ratih doyan sama gombalannya si Reno. -_-

-----------------------------------------------------------------

"ndy bangun, dah pagi..." suara emak gue bangunin gue.

"iya mak, randy dah bangun sama mandi nih, malah ini mau berangkat, jemput si Reno"

"ya udah hati-hati ya" jawab emak gue.

"iya, assalamualaikum, mak"

"waalaikum salam"

Gila, pagi ini dingin banget. Dalam perjalanan hape gue berdering lagi, gue pikir Alien. Nggak tau nya si reno.

"halo ndy, lama bener lu naik motor nya kayak siput, cepetan, dah jam berapa ini..."

"ah resek lu no, iya, ni juga udah di jalan," jawab gue.

"jalan mana lu?" tanya Reno penasaran.

"jalan depan rumah, hahahahaha" gue tertawa lepas seperti peserta uji nyali yang kemasukkan jin jahat.

"Ta*k lu, ya udah cepatan"

tuuut tuuut tuuut

Gila ini bocah, baru jam setengah tujuh, mau ngapain dia pengen cepat cepat ke sekolah.

--------------------------------------------------------------------
Sekitar 15 menit sampai sekolah, gue dan Reno langsung ke kelas. Sampai di kelas, tepat belum masuk di kelas, Noni, cewek super lebay, teriak teriak ke arah gue, lebih baik dengerin bayi nangis ketimbang denger teriakan Noni, bikin pecah gendang telinga.

"no.... ndy... lu dah ngerjain PR belum, Bahasa Indonesia..." tanya noni

Sambil ku tatap wajah Reno, dan Reno hanya tersenyum mesum ke gue, seolah olah Reno ngajakin gue masuk wc dan nyemplungin gue ke dalam bak air di wc.

"Tuuuh kan, apa gue bilang, makanya gue pengen cepet-cepet datang ke sekolah" celetuk Reno.

"Mati kita no"

"eh.. kalian di tanyain malah ngomong sendiri" Noni.

Sambil berjalan ke arah gue dan Reno berdiri, Noni ngasih Buku Bahasa Indonesianya kepada kami.

"Nih, gue kasih contekan ke elu elu, tapi ntar bayarin gue makan ya di kantin mas gun,, hahahahaha" sambil tertawa terbahak-bahak, seolah dia sedang melihat 2 orang pelawak propesional di depannya.

Untung tak dapat di raih, malang di jawa timur, akhirnya gue ama Reno mau tak mau harus bayarin Noni makan, iya kita patungan -_-

---------------------------------------------------------------
"Assalamualaikum, randy pulang"

aah pasti Bokap nyokap keluar, kelihatan sepi, Edo pun tak ada.

Edo, Adik gue Perwatakan seram, nggak mau ngomong kalau nggak diajak ngomong, mungkin cocok jadi anak nya limbat, kebayang nggak kalau adik gue ngobrol sama limbat. Mereka lagi di Mall terus si Edo kebelet boker, akhirnya si Edo mandangin wajah Limbat, mereka pandang-pandangan, tanpa ada suara keluar dari mulut mereka, dan akhirnya edo E*k di celana.

♪" Ai no uta wa owaranai mou deatte shimatta no......." ♪

Belum sempat Gue masuk ke kamar dan ganti baju, hp gue bunyi, gue kaget dan takut kenapa hp gue bunyi sendiri, gue kira penunggu rumah gue mainin hp gue, setelah gue cek ternyata ada yang nelpon, tapi ketakutan gue nggak berhenti sampai disitu, karena yang menelpon adalah kontak yang bernama ALIEN... Jengg jeng.....

"hah dia lagi, buat apa coba dia nelpon kalau nggak ada suaranya" celetuk gue dalam hati.

"Halo, Assalamualaikum"

masih saja diam jawabannya, namun selang beberapa detik terdengar suara di ujung sana.

"Wa...alaikum... salam" dengan suara terbata-bata dia menjawab salamku.

Gue kaget, nggak gue sangka, Alien ini seorang perempuan, dan yang sungguh mengejutkan, dia bisa ngomong.

"Ma...af, dari kemarin gue ganggu lu, ndy" Lanjutnya.

Gila, dia tau siapa gue, bahaya kedok gue sebagai seorang cowok lugu terbongkar jangan-jangan dia wartawan atau polisi, ok, itu semua gak ada hubungannya.

"Kok lu diam ndy?" suara di seberang telepon memecah keheningan kamar gue.

"eh... maaf, iya nggak apa-apa, walaupun kemarin gue agak sedikit sebel" jawab gue dengan kaget.

"elu siapa sih? kok nelponin gue terus? kayaknya gue nggak pernah ngutang sama cewek deh, apa lagi hamilin cewek, gue kan single (tepatnya nggak punya pacar)." langsung gue nerocos kayak bebek, berharap bisa tau siapa dia.

"nggak apa-apa kok, gue pengen kenal lu aja" jawabnya singkat.

"Kenal? memang elu orang mana?" gue semakin penasaran.

belum sempat dia jawab pertanyaan gue, telpon gue sudah mati duluan..
aahh siaal hp gue mati. -_-

Penasaran

Setelah beberapa lama, hp gue terisi juga. Gue hidupin, ternyata ada pesan, iya pesan, pesan dari cewek alien itu, isinya "Ren, jangan telat makan ya" gila ni cewek, ngasih perhatian ke gue padahal gue gak kenal sama dia.

----------------------------------------------------------------
"Bang, tadi ibu nyuruh abang buat masak sayur yang ada di kulkas"

Gila gue kaget setelah suara keras adik gue, yang tiba-tiba datang entah darimana.

"Berisik lu dik, ntar aja lah, gue sibuk"

setelah itu dia pergi entah kemana. "dasar anak limbat" guman gue dalam hati.

Tiba-tiba hp gue bunyi, ya pesan dari Reno yang ngajakin kerumah Aji. Nggak berapa lama Reno datang kerumah gue. Dan akhirnya kami berangkat. Dan gue dengan tidak merasa bersalah meninggalkan rumah tanpa mempedulikan adik gue yang kelaparan.

Setelah sampai di tujuan, seperti biasanya, kami langsung ke markas, iya, dimana lagi kalau nggak di kamar.

"eh, nak reno sama nak randy datang, tunggu ya, Aji masih Ibu suruh beli bahan dagangan" sambil menyambut kedatangan kami.

"iya tante, udah bisa mah kayak gini, iya kan ndy?" jawab Reno

"eh iya" gue jawab sambil nyengir, senyum pepsodent.

"ya udah Ibu ngelanjutin kerjaan Ibu, kalau haus ambil aja di kulkas ya"

"iya tante" jawab kami.

"eh ndy, lu masih di telepon sama nomor kemarin?" tanya Reno

"tadi waktu balik ke rumah di telpon no" jawab gue.

"lu angkat? masih diam aja tu orang?" sambung reno

"iya, gue angkat telponnya, dia ngomong sekarang, gue kira dia bisu, kata dia, dia mau kenalan, tapi anehnya dia udah tau nama gue" jawab gue.

"cowok apa cewek?" sambung reno lagi.

"lu kepo banget no, kayak emak gue aja, hahahahaha, cewek no" gue jawab.

"widih, akhirnya sobat gue yang satu ini nggak jomblo lagi,, asiiiikk" reno dengan wajah senangnya.

"gila lu no,, gue nggak tau dia tu siapa dan dari mana asalnya" gue sambil masang muka kesal.

"hahahaha" reno

Tiba-tiba HP reno bunyi,

"eh benter ada cewek nelpon gue"

dia pun beranjak dari tempat tidur meninggalkan gue.

Nggak seberapa lama Hp gue juga bunyi, aku lirik ahh Alien. Angkat nggak ya?.
Angkat aja lah.

"Halo, assalamualaikum," Cewek alien.

"waalaikum salam, hmm ada apa ya?" jawab gue.

"Nggak, kok gue cuma pengen denger suara lu aja, eh udah dulu ya, assalamualaikum"

tuuut tuuut tuuut

Gila ni cewek nelpon cuma bilang kayak gitu aja batin gue.

"ndy, gue pergi bentar ya, ini viola ngajak gue jalan" dengan buru-buru reno pergi.

"ok lah no, hati-hati"

Yaa, tinggallah gue sendirian, sendiri di kamar nya Aji, membosankan.
Aku mencoba mengusir sepi ku dengan bernyanyi.

".....Kau bidadari didalam sepiku,....."

Gue baru terfikirkan, Gue belum tau siapa nama cewek itu, gue coba nyari tau siapa dia.

Gue kirim pesan singkat isinya
Sorry ganggu, gini, lu kan udah kenal gue, gue belum kenal lu, lu tu siapa, terus dari planet mana?

gak butuh 5 jam sms gue terkirim, dan gak butuh berhari-hari gue nunggu balasannya, dan isi nya.
Nggak, lu nggak ganggu kok, hmm siapa ya gue? jangan sekarang lah..

gue balas.
lah terus kapan? nunggu kiamat.

Alien.
hahahaha kamu lucu, emoticon-Big Grin, gue kasih ciri-ciri deh, gue itu cewek, punya 2 kaki, 2 tangan, 2 mata, ya pokok nya lengkaplah. tinggal di Indonesia.

Batin gue, Cewek ini selain sukses buat gue penasaran, dia juga sukses buat gue tambah penasaran.

Dan akhirnya sore itu gue ngabisin waktu untuk bantu Aji jualan Bakso di warung bokapnya, dan Reno nggak tau kabarnya, dan gue pulang di antar Aji, dan parahnya lagi gue di turunin di depan gang, gue serasa seperti ABG yang pacaran nya kucing-kucingan.
Kalo ada cewek yang kayak gitu nyasar di HP gua, udah pasti gua cuekin. Gila aja nelponin sampe puluhan kali tapi ngasih nama aja enggak emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By greynimation
Kalo ada cewek yang kayak gitu nyasar di HP gua, udah pasti gua cuekin. Gila aja nelponin sampe puluhan kali tapi ngasih nama aja enggak emoticon-Cape d...


hahahaha,, iya gan,, temen ane pernah di teror, sampai sekarang gak tau siapa tu orang emoticon-Hammer (S)

Cewek Alien Itu Bernama Lisa

Pagi menjelang, gue berangkat ke sekolah. Nggak butuh waktu lama gue sampai sekolah tercinta,

"woi, ndy" teriak Reno

"ahh sialan lu, kemana aja kemarin, gue lu tinggalin" dengan wajah bete gue bertanya pada Reno

"Sorry deh, neh Ratih ngajakin gue jalan, hahahaha" tertawanya Reno seakan tak memperlihatkan kesalahannya yang meninggalkan gue kemarin malam.

"Kasian bener lu ndy, hahahah" sambung Ratih.

"woi, ada PR nih, kalian belum ngerjakan kan?" teriak Aji dari jendela kelas.

ahh sial, PR lagi, guman gue

"ya udah yuk kerjakan" ajak Ratih.

-------------------------------------------------------
Bel istirahat berbunyi, untung aja tadi cepat-cepat ngerjainnya, kalau nggak bisa dihukum kayak Joni dan komplotannya. Bapak Slamet memang selalu killer di setiap kelas.

Seperti biasa, Gue dan komplotan, langsung ke katin mas gun buat sarapan yang tertunda di pagi tadi.

"Mas, sate nya 3 ya...." teriak Aji.

"oke ji" jawab mas gun,
"Minumnya apa?" tambah mas gun

"biasa mas, es jeruk" Reno dengan senyum mesumnya. Ok, jangan dibayangkan

"Eh, ndy, cewek kemarin dah tau siapa namanya?" tanya Reno ke gue,

"widiiih, belum kelar juga urusan sama cewek itu ndy?" Tambah Aji, seakan-akan dia bisa dengan mudahnya menyeleaikan urusan ini.

"entahlah, kayaknya itu cewek gila," seloroh gue

"Makanan datang, silahkan di santap" ujar mas gun.

"wiiihh makasih mas" jawab gue.

------------------------------------------------------------
Hari ini cuaca sangat panas, gue pulang kerumah aja perlu perjuangan, iya, perjuangan nungguin oplet.

Nggak begitu lama gue nunggu, sekitar 20 menit, gue dapat oplet. Dan akhirnya gue bisa sampai ke rumah juga dengan diri sendiri bukan dengan Pak Slamet
-----------------------------------------------------
Malam ini gue habiskan buat ngerjain tugas dari Mr. Togar guru bahasa Inggris.
dari jam 7.10 malam sampai 9 malam, agak lama memang gue ngerjainnya, kira-kira sekitar 30 menitlah, sisa waktunya aku habiskan buat misi di Game.

beep beep

"Haii ndy, lagi apa kamu"

pesan singkat dari Alien.

bukannya aku jawab pertanyaan nya, aku malah balik tanya, kalau dia itu siapa.

beep beep

"panggil aja gue Lisa"

"lu anak mana sih lis?, satu sekolah sama gue?" gue mulai membabi-buta mengajukan pertanyaan.

"temen gue yang satu sekolah sama elu, satu kelas malah."


widdih gila, siapa yang berani nyebarin nomor gue?
Siaalan...

"berarti lu udah tau gue" Gue semakin lebih penasaran.

"iya donk, kalau nggak tau ngapain gue mau ngobrol sama lu ndy, eh sabtu malam ada acara nggak? jalan yuk"

Gue belum tau dia, dia ngajak jalan? mati gue,. Gue coba nelpon Reno.

"Iya ndy ada apa?"

"gawat no, gawat, cewek alien itu ngajak gue jalan" dengan suara panik gue.

"apa?! hahahahahahaha" di sebrang sana tertawa reno menghancurkan ke panikan gue.

"lu payah ndy, ngapain lu panik, ya udah terima aja, lu kan belum pernah ngerasain jalan kan? ahahahahah," Lagi-lagi Reno mengeluarkan tawa jahatnya.

"ahh resek lu.... ya udah, ntar kalau gue kenapa-kenapa lu tolongin ya" jawab gue.

"apaan sih lu, udah gede juga... dah lah tenang aja gue ntar tolongin lu, dah ah gue lagi VC sama ratih, ganggu aja lu mah,"

"ohhh hahahaha, ya udah"

setelah berkonsultasi dengan orang yang sangat paham dengan wanita akhirnya gue mengiyakan ajakan cewek alien itu, lebih tepatnya LISA.
Ijin bangun kantin siapa tau randy lagi haus
Akhir bertemu dengan Lisa juga.
Penasaran sama penampakannya gimana.

Semoga ente gak kecewa emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By akunclassic
Ijin bangun kantin siapa tau randy lagi haus


jangan mahal mahal ya gan kalau jual minumannya... emoticon-Blue Guy Peace

Quote:Original Posted By greynimation
Akhir bertemu dengan Lisa juga.
Penasaran sama penampakannya gimana.

Semoga ente gak kecewa emoticon-Big Grin


si agan pelanggan setia, makasih gan, udah baca sampai sekarangemoticon-Shakehand2


Lisa

Lisa seorang Cewek sunda-solo, berwajah manis, berkaca-mata, berlesung pipi, bergingsul satu yang gue nggak nyangka, dia sopan, iya sopan dengan cara berpakaiannya, disaat pemudi zaman sekarang yang berlomba mengikuti gaya berpakain, Lisa ini jelas beda dari gadis yang pernah gue temui.

Hari telah berlalu begitu saja. Tiba saatnya gue harus menemuinya. Agak sedikit ragu unuk menemuinya, ada perasaan takut kalau disana nanti gue nggak bisa ngomong lalu gue jadi kayak adik gue berdiam diri disana. Akhirnya semua persiapan date, kata orang zaman sekarang, gue berangkat.

---------------------------------------------------------------------------------------
Setelah sampai dirumahnya, iya, dia kasih alamat rumahnya beberapa hari yang lalu, dia sudah menunggu gue di bangku taman rumahnya.
Gue terpesona melihatnya.

"hai, ndy, gue Lisa"

"eh iya" lamunanku buyar saat dia berbicara, entah kenapa gue terpaku dengan dirinya. Gue bener-bener nggak ngerti soal ini.

"heh ndy? malah bengong,"

"eh maaf, maaf"

"pasti lu bayangin macam-macam lagi" sungut Lia.

"wah gile lu ya nggak lah"

"maksud lu nggak salah lagi?, terus lu mangajak gue kemana?" ujar Lia

"lah kan elu yang ngajak gue?, ya udah gue ajakin ke tempat biasa nongkrong gue, tapi lu ntar mau gak ke situ, bukan cafe atau semacamnya lah," jawab gue

"ye, gue mah hayuk aja atuh" respon Lisa

"ya udah hayuk berangkat, eh satu lagi, maaf, gue nggak punya mobil"

Bukannya menjawab, Lia hanya tertawa dan menarikku untuk segera berangkat.
-----------------------------------------------------

Setelah sampai tujuan, Lisa tertawa, iya gue nggak nyangka dia tertawa

"gila lu ndy, ini kan tempat favorit gue," ujar Lisa

gue hanya bisa diam menatap wajah nya, bukan karena gue heran apa yang dia ucapkan, tapi entah kenapa betapa manis nya wajahnya.

"hei ndy, malah bengong" Lisa

suaranya membuyarkan lamunan ku, Lagi

"heh, sorry, hahahaha"
"ayuk duduk" ajak gue.

iya tempat ini khas dengan daerah jawa, namanya angkringan.

"Mau tumbas nopo mas?" maksudnya mau beli apa, oke, Bahasa Jawa nya gue artikan ke bahasa Indonesia, bukan karena gue nggak mau nulis dengan bahasa jawa, cuma masalahnya yang baca nggak cuma orang jawa.

"Gue Susu Jahe dingin aja ndy"

"susu jahe dinginnya dua mas"
"benter ya aku mau ngambil nasi kucing, kamu mau? atau gorengannya aja?" tanya gue ke Lisa

"gorengannya aj ndy" jawab Lisa

"oke"

Ditempat itu gue tau banyak tentang dia, ntah kenapa gue merasa ada yang cocok dari gue ke dia.

hampir 2 jam gue sama Lisa di tempat itu, dan tiba saat nya gue anterin dia balik, balik kerumahnya.
-----------------------------------------------------------
beep beep

"hai ndy, dah sampai dirumah? lekas tidur ya, night randy"

iya sms dari Lisa Si cewek Alien, nggak nggak lagi gue manggil dia cewek alien, dia cemberut disaat gue manggil dia cewek alien. padahalkan bener, kalau cewek itu alien, hahahaha.

"iya ini gue lekas tidur, night Lisa"

gue nulis kalimat itu memakan waktu hampir setengah jam. Terlalu bodoh atau apa gue ini. Sudahlah, semenjak itu gue selalu mengirim pesan singkat ke dia, dan dia nggak pernah lagi neror gue kayak dulu lagi.
elu enak ya jombi (jomblo bingungemoticon-Ngakak (S)) di deketin cewe hahahaha.

ditunggu kelanjutan ceritanya gan emoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By deployed
elu enak ya jombi (jomblo bingungemoticon-Ngakak (S)) di deketin cewe hahahaha.

ditunggu kelanjutan ceritanya gan emoticon-Angkat Beer


hahahaha,, maklum... masih polos emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo

Tak Mampu Jujur

Rasanya tak akan mudah untuk gue nyatain cinta ke Lisa. Bukan gue nggak berani, mungkin gue takut kehilang Lisa. Sudah cukup lama kami berkenalan, tepatnya Lisa yang sudah kenal banyak tentang gue. Gue nggak tau bagaimana dia begitu banyak tau tentang gue, gue mulai berfikir macam-macam, mungkin dia itu polisi atau detektif yang selalu mencari tau tentang gue dari orang sekeliling gue. Atau bisa jadi dia itu anak mafia yang memata-matai gue lewat CCTV yang di pasang secara diam-diam di rumah gue. Sudah cukup lama gue memikirkannya sampai-sampai gue nggak tau adik gue sudah disamping gue.

Dia memandangi gue tanpa sepatah katapun terucap di bibirnya. Jujur gue agak takut dengan dia jika sudah seperti itu.

"eh lu ngapain sih dek" tanya ke dia walaupun gue agak ragu.

"Tadi, mas dipanggil Ibu, disuruh beli garam, terus gara-gara mas gak denger, jadi aku yang disuruh beli, kan gak enak mas" dia menjawab sambil menunjukkan wajah kesalnya ke gue.

"hahahaha, kasian deh lu..." respon gue.

-------------------------------------------------------------
Waktu sudah banyak berlalu, kira-kira sudah banyak waktu gue menghabiskan waktu gue dengan Lisa, namun gue masih tak bisa jujur.

Setelah kelulusan sekolah, gue berencana nerusin pendidikan gue ke malang. Iya gue nggak ngabarin Lisa, gue takut jika hal itu terjadi.

Malam ini gue berencana ngajakin dia ketemuan di tempat biasanya. Dan dia setuju.

-----------------------------------------------------------------
"ndy, sebenernya kita pernah bertemu sebelumnya" lisa membuka pembicaraan.

gue kaget dengan kalimat itu.

"Haa? masa? dimana?"

"iya, dulu waktu di Ancol, lu nolongin gue ngeberesin buku gue yang jatuh setelah tertabrak oleh anak-anak" kata Lisa.

"lu tau nggak?" lanjutnya.

"saat itu gue merasa ada sesuatu yang belum pernah gue rasaain sebelumnya" kata Lisa.

Gue hanya terdiam, ntah apa maksud Lisa berkata seperti itu. Kayak menonton film horor di buatnya.

"rasa apa lis? strowberry? apel? atau nano nano?" tanya gue

"ah elu, gue ngomong serius ini"

"ciee cemberut" hibur gue

Dengan memasang wajah seperti itu, gue ke bayang wajah seseorang, hanya saja gue nggak ingat wajah siapa.

Gue agak gugup untuk mengatakan sejujurnya kepada lisa, walaupun lisa sudah memancing gue agar jujur.

Entah apa yang di fikiran Lisa, apa pantas jika gue harus jujur dan terus memilikinya.

"Lis..." mulut gue mulai berucap.

"Lis, sebenernya..." mulut gue terasa terkunci.

"apa ndy? sebenernya apa?" lisa mulai masang wajah penuh tanya.

"sebenernya gue suka elu, tapi gue nggak ngerti kenapa gue susah banget ngungkapinnya" hati gue berkata.

"hei ndy, malah diem" suara Lisa membuyarkan lamunan gue.

"hahahaha maaf, udah ah lupain" mencoba gak membahasnya lagi, walaupun begitu sesak.

Malam ini, mungkin malam terakhir gue bersama Lisa, karena gue harus pindah ke Malang untuk melanjutkan study.

Menikmati malam panjang, memandang wajahnya, senyumnya, tawanya, suaranya.

ah mungkin hanya menjadi mimpi saja. Lisa gue harap elu akan mengerti suatu hari nanti kalau gue suka elu.

Maafin gue, gue nggak mampu jujur ke elu.
Update-an yang cemen ternyata emoticon-Cool

---------------------

Ini alurnya memang mau dibuat secepat ini ya gan?
Berasa ngebut banget
Cerita ini sukses buat ane Penasaran dan sukses buat ane tambah penasaran
Quote:Original Posted By greynimation
Update-an yang cemen ternyata emoticon-Cool

---------------------

Ini alurnya memang mau dibuat secepat ini ya gan?
Berasa ngebut banget


nggak gan, cuma di masa ini memang ane buat ngebut. kedepannya ane kasih yang panjang.. makasih gan, udah dikritik.. emoticon-Ultah

Quote:Original Posted By specialreaper
Cerita ini sukses buat ane Penasaran dan sukses buat ane tambah penasaran


thanks gan