alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f8b936ded770087c8b456a/hti-ucapan-ahok-menghina-keagungan-dan-kesucian-alquran
HTI: Ucapan Ahok Menghina Keagungan dan Kesucian Alquran
HTI: Ucapan Ahok Menghina Keagungan dan Kesucian Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Hizbut Tahir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto menilai pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait seruan berlandaskan surat Al Maidah ayat 51 merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap keagungan dan kesucian Alquran. "Alquran adalah wahyu Allah SWT yang pasti benar dan pasti akan menuntun manusia kepada petunjuk dan jalan kebaikan," ujar Ismail.

HTI berpendapat, menyampaikan kebenaran Alquran, khususnya ayat 51 surat al-Maidah sebagai dasar haramnya memlih pemimpin kafir adalah dakwah yang sangat diperlukan agar setiap Muslim bisa memilih jalan dengan benar sesesuai tuntunan agama. "Bagaimana bisa perbuatan mulia seperti ini dikatakan Ahok sebagai pembodohan?" ujar Ismail retoris.

HTI mengutuk keras pelecehan terhadap Alquran yang dilakukan Ahok dan menganggapnya sebagai tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima. Ahok secara sadar telah menyatakan orang telah dibodohi andaikan tidak memilih dirinya atas dasar surat Al Maidah ayat 51. "Itu artinya Ahok telah telah secara nyata menyebut Alquran sebagai sumber kebodohan dan siapa saja yang menyampaikan haramnya memilih pemimpin kafir dengan dasar ayat itu juga disebut Ahok sebagai telah melakukan pembodohan,'' ungkap Ismail dalam keterangan resminya kepada media, Jumat (7/10).

HTI menuntut aparat berwenang untuk mengusut tindakan penghinaan Alquran oleh Ahok serta menindaklanjuti laporan mengenai hal ini yang sudah banyak dilakukan berbagai komponen masyarakat. "Merujuk KUHP asal 165 dan UU Nomor 1/PNPS/1965 tentang pencegahan penyalahgunaan dan atau penodaan agama, perbuatan Ahok ini secara sah dan meyakinkan telah melanggar aturan tersebut sehingga harus ditindak," ucap Ismail seraya menyerukan umat Islam, khususunya di Jakarta, untuk dengan tegas menolak Ahok untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta mendatang.

Sumber:
http://m.republika.co.id/berita/nasional/politik/16/10/08/oepmsd414-hti-ucapan-ahok-menghina-keagungan-dan-kesucian-alquran
HTI???
Hagus Tarimuti Idhoyono???
emoticon-Bingung
kalau HTI sudah bicara , maka sah skr negara ini harus dirubah ......emoticon-Ultah
HTI: Ucapan Ahok Menghina Keagungan dan Kesucian Alquran
HTI ?

haloo brexit , gimana kabarnya


emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By jhoja
HTI: Ucapan Ahok Menghina Keagungan dan Kesucian Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Hizbut Tahir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto menilai pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait seruan berlandaskan surat Al Maidah ayat 51 merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap keagungan dan kesucian Alquran. "Alquran adalah wahyu Allah SWT yang pasti benar dan pasti akan menuntun manusia kepada petunjuk dan jalan kebaikan," ujar Ismail.

HTI berpendapat, menyampaikan kebenaran Alquran, khususnya ayat 51 surat al-Maidah sebagai dasar haramnya memlih pemimpin kafir adalah dakwah yang sangat diperlukan agar setiap Muslim bisa memilih jalan dengan benar sesesuai tuntunan agama. "Bagaimana bisa perbuatan mulia seperti ini dikatakan Ahok sebagai pembodohan?" ujar Ismail retoris.

HTI mengutuk keras pelecehan terhadap Alquran yang dilakukan Ahok dan menganggapnya sebagai tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima. Ahok secara sadar telah menyatakan orang telah dibodohi andaikan tidak memilih dirinya atas dasar surat Al Maidah ayat 51. "Itu artinya Ahok telah telah secara nyata menyebut Alquran sebagai sumber kebodohan dan siapa saja yang menyampaikan haramnya memilih pemimpin kafir dengan dasar ayat itu juga disebut Ahok sebagai telah melakukan pembodohan,'' ungkap Ismail dalam keterangan resminya kepada media, Jumat (7/10).

HTI menuntut aparat berwenang untuk mengusut tindakan penghinaan Alquran oleh Ahok serta menindaklanjuti laporan mengenai hal ini yang sudah banyak dilakukan berbagai komponen masyarakat. "Merujuk KUHP asal 165 dan UU Nomor 1/PNPS/1965 tentang pencegahan penyalahgunaan dan atau penodaan agama, perbuatan Ahok ini secara sah dan meyakinkan telah melanggar aturan tersebut sehingga harus ditindak," ucap Ismail seraya menyerukan umat Islam, khususunya di Jakarta, untuk dengan tegas menolak Ahok untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta mendatang.

Sumber:
http://m.republika.co.id/berita/nasional/politik/16/10/08/oepmsd414-hti-ucapan-ahok-menghina-keagungan-dan-kesucian-alquran

Curut2 HTI penghayal tegaknya Khalifah di indonesia mengutip Undang2?
Gak salah????
emoticon-Bingung
HTI mending ikut sodaranya si HTC jadi produsen hape. Biar lebih berguna.
Ahok: Hizbut Tahrir Itu Bukan Cuma Tolak Ahok Tapi Demokrasi Juga
HTI anti Demokrasi dan Pancasila.
emoticon-Wkwkwk

apa2an lg nih HTI

tak ada nasbung yg tak goblok


emoticon-Wkwkwk
Hti malah melu-melu ngomong malah ngunggahne ahok emoticon-Big Grin


HTI baru ngemeng sekarang...

Bawaslu aja bilang gak ada masalah koq...

si Zakir Naik sering kutip Alkitab seenak udel aja, orang Kristen biasa biasa aja...
Quote:Original Posted By lintanggggg

Curut2 HTI penghayal tegaknya Khalifah di indonesia mengutip Undang2?
Gak salah????
emoticon-Bingung


ini emang anomali paling aneh di hti bre, contohnya soal demokrasi mreka suka pasang spanduk hancurkan bla bla bla , padhal kalao kaga ada demokrasi mreka udah kena ringkus duluan emoticon-Big Grin
otak terbatas emoticon-Cool
Quote:Original Posted By kleponyu


ini emang anomali paling aneh di hti bre, contohnya soal demokrasi mreka suka pasang spanduk hancurkan bla bla bla , padhal kalao kaga ada demokrasi mreka udah kena ringkus duluan emoticon-Big Grin



Gak heran sih. Inget peribahasa mongolia kuno yg kira2 bunyinya gini;

"Jaka Sembung bawa golok,
gak ada nasbung yg gak goblok!!!"
emoticon-Ngakak

negara lain udah sibuk bangun misi ke planet mars
sementara negara ini masih sibuk ngomongin pilkada dan ayat ayat agama
HTI: Ucapan Ahok Menghina Keagungan dan Kesucian Alquran
Ormas teroris anti pancasila sudah bersabda, tuh dengerin kalau mau ikut jadi orang2 yang memakai ayat demi agenda golongannya emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By jhoja


HTI berpendapat, menyampaikan kebenaran Alquran, khususnya ayat 51 surat al-Maidah sebagai dasar haramnya memlih pemimpin kafir adalah dakwah yang sangat diperlukan agar setiap Muslim bisa memilih jalan dengan benar sesesuai tuntunan agama. "Bagaimana bisa perbuatan mulia seperti ini dikatakan Ahok sebagai pembodohan?" ujar Ismail retoris.



Tergantung apa motifny. Krn ada partai yg duluny dukung Jokowi-Rudy waktu msh di Solo. Tp pas maju di pilgub DKI langsung bawa2 ayat - gubernurny muslim tp wakilny kafir - kira2 begitu-lah model kampanye-ny. Anehny lg di daerah lain partai ini malah mengusung pemimpin non-muslim. Yg spt itu kalo bukan pembodohan terus apa namany ?

Tambahin satu lg. Dulu Megawati jg pernah diserang dgn ayat2 merujuk pd kepemimpinan wanita. Skrg mana suarany ? ngga ada lg yg berani koar2 soal kepemimpinan wanita ? takut digaploki mbak2 n ibu2 krn jumlah populasi wanita disini sangat bnyk ?


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi ‘awliya’; sebahagian mereka adalah awliya bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi wali, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah: 51)

Benarkan ayat di atas menyerukan penolakan “pemimpin kafir”? Menurut pakar tafsir Al-Qur’an Prof. Quraish Shihab, ayat di atas tidaklah berdiri sendiri namun memiliki kaitan dengan ayat-ayat sebelumnya. Hanya memenggal satu ayat dan melepaskan ayat lain berimplikasi pada kesimpulan akhir. Padahal, Al-Maidah ayat 51 merupakan kelanjutan atau konsekuensi dari petunjuk-petunjuk sebelumnya.

“Konsekuensi dari sikap orang yang memusuhi Al-Qur’an, enggan mengikuti tuntunannya…”
Pada ayat sebelumnya, Al-Qur’an diturunkan untuk meluruskan apa yang keliru dari kitab Taurat dan Injil akibat ulah kaum-kaum sebelumnya. Jika mereka – Yahudi dan Nasrani, enggan mengikuti tuntunan Al-Qu’ran, maka mereka berarti memberi ‘peluang’ pada Allah untuk menjatuhkan siksa terhadap mereka karena dosa-dosa yang mereka lakukan.

“Jadi, mereka dinilai enggan mengikuti tuntunan Tuhan tapi senang mengikuti tuntunan jahiliah,” katanya dalam pengajian Tafsir Al-Qur’an di salah satu stasiun TV swasta.

Lalu, dilanjutkan oleh ayat 51 surat Al-Maidah. Kalau memang seperti itu sikap orang-orang Yahudi dan Nasrani – mengubah kitab suci mereka, enggan mengikuti Al-Qur’an, keinginannya mengikuti jahiliyah, – “Maka wahai orang-orang beriman janganlah engkau menjadikan orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagaiawliya.”

Bagi Quraish Shihab, hubungan ayatini dan ayat sebelumnya sangat ketat. “Kalau begitu sifat-sifatnya, jangan jadikan mereka awliya. Nah, awliya itu apa?,” tanyanya memantik diskusi sebelum mengkaji lebih dalam.

‘Awliya’ ialah jamak atau bentuk plural dari ‘wali’. Di Indonesia, kata ini populer sehingga ada kata wali-kota, wali-nikah dst. Wali ialah, kata penulis Tafsir Al Misbah ini, pada mulanya berarti “yang dekat”. Karena itu,waliyullah juga bisa diartikan orang yang dekat dengan Allah.
“Wali kota itu berarti yang mestinya paling dekat dengan masyarakat. Orang yang paling cepat membantu Anda, ialah orang yang

paling dekat membantu Anda. Nah, dari sini lantas dikatakan bahwa wali itu pemimpin atau penolong.”

Adapun wali dalam pernikahan – apalagi terhadap anak gadis – sebenarnya fungsinya melindungi anak gadis itu dari pria yang hanya ingin ‘iseng’ padanya. Seseorang yang dekat pada yang lain, berarti ia senang padanya. Karena itu, iblis jauh dari kebaikan karena ia tidak senang.

“Dari sini, kata ‘wali’ yang jamaknya ‘awliya’ memiliki makna bermacam-macam.”

Yang jelas, kata jebolan Al Azhar Mesir ini, kalau ia dalam konteks hubungan antar manusia, berarti persahabatan yang begitu kental. Sedemikan hingga tidak ada lagi rahasia di antara mereka. Demikian pula hubungan suami-istri yang dileburkan oleh cinta.

“Dalam ayat ini, jangan angkat mereka –Yahudi dan Nasrani- yang sifatnya seperti dikemukakan pada ayat sebelumnya menjadi wali atau orang dekatmu. Sehingga engkau membocorkan rahasia kepada mereka.”

Dengan demikian, ‘awliya’ bukan sebatas bermakna pemimpin, kata Quraish Shihab. “Itu pun, sekali lagi, jika mereka enggan mengikuti tuntunan Allah dan hanya mau mengikuti tuntunan Jahiliyah seperti ayat yang lain.”

Contohnya, jika mereka juga menginginkan kemaslahatan untuk kita, boleh tidak kita bersahabat? Quraish Shihab kembali bertanya, jika ada pilihan antara pilot pesawat yang pandai namun kafir dan pilot kurang pandai yang Muslim, “pilih mana?” sontak jamaah yang hadir pun tertawa.

Atau, pilihan antara dokter kafir yang kaya pengalaman dan dokter Muslim tapi minim pengalaman. Dalam konteks seperti ini, bagi Quraish Shihab, tidak dilarang. Yang terlarang ialah melebur sehingga tidak ada lagi perbedaan termasuk dalam kepribadian dan keyakinan. Karena tidak ada lagi batas....


yah di copas ga cukup...
Ngapain juga hti ikut campur

Ngaca lah hti