alexa-tracking

#Sandiaga: 28 Persen 'Swing Voters' PR Buat Kami

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f8afad947868c27b8b4569/sandiaga-28-persen-swing-voters-pr-buat-kami
#Sandiaga: 28 Persen 'Swing Voters' PR Buat Kami
Quote:Sabtu, 08 Oktober 2016 | 13:01 WIB | Megapolitan
JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sekitar 28 persen pemilih yang belum memutuskan pilihan atau "swing voters", menjadi "pekerjaan rumah" bagi dirinya dan Anies Baswedan.

"Kami punya PR yaitu 28 persen warga yang belum menentukan pilihan jadi kami harus hadirkan sebuah gerakan untuk meyakinkan mereka bahwa kami memberikan solusi terhadap masalah yang mereka hadapi, antara lain masalah ekonomi," kata Sandiaga usai menyapa warga di Posko Relawan Benda Jaya, Jakarta Timur, Sabtu (8/10/2016).

Menurut dia, cara paling efektif untuk merangkul para "swing voters" yakni dengan terjun ke lapangan, berdialog langsung, dan menyerap aspirasi warga.

Beberapa keluhan yang sering disampaikan masyarakat kepada pasangan Anies-Sandi yakni sulitnya lapangan pekerjaan dan tingginya harga bahan pokok.

Sebagai pengusaha yang selama dua puluh tahun berkarir telah membuka 50 ribu lapangan kerja, Sandi merasa mampu memberikan solusi bagi kedua masalah tersebut.

"Saya berjanji Anies-Sandi Insya Allah akan menghadirkan lapangan pekerjaan yang lebih baik, harga sembako dan biaya hidup yang lebih terjangkau khususnya untuk masyarakat menengah ke bawah. Karena 'Jakarta untuk Semua' jadi tidak boleh ada ketimpangan ekonomi," kata dia.

Sandi juga menegaskan bahwa jika terpilih, dia akan tetap meneruskan program-program pemerintah sebelumnya yang dinilai baik oleh masyarakat seperti program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS), serta pemberdayaan Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) untuk mendukung kebersihan Ibu Kota.

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis survei opini publik terhadap elektabilitas tiga pasangan cagub, yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Agus Yudhoyono-Sylvia Murni.

Berdasarkan survei tersebut, elektabilitas pasangan Ahok-Djarot sebanyak 31,4 persen, Anies-Uno sebanyak 21,1 persen dan pasangan Agus-Sylviana sebanyak 19,3 persen dan pemilih yang belum memutuskan sebanyak 28,2 persen.

"Polling itu bagus untuk mendapatkan 'feedback' informasi, tetapi kami tidak mengejar 'polling' namun betul-betul mengejar bagaimana menyentuh titik-titik dimana warga masyarakat bisa berkomunikasi langsung dengan kami," ujar Sandiaga Uno.

Bakal cawagub yang diusung Partai Gerindra dan PKS itu mengaku telah melakukan sosialisasi di lebih dari 500 titik di 267 kelurahan yang tersebar di 44 kecamatan lima wilayah DKI.

Editor : Sesmawati
Sumber : Antara
http://www.netralnews.com/news/megapolitan/read/28749/sandiaga.28.persen.swing.voters.pr.buat.kami


Gw survei LSI ini justru paling gak percaya sama angka swing voter 28%..
Angka nya aneh.. di era pemberitaan ini... loe bisa bikin survei dgn jawaban tidak tau 28%.. sepertiga nya... hmmm

Quote:Pilkada DKI 2017
Bawaslu Minta Lembaga Survei Jangan Abal-abal


Sabtu, 08 Oktober 2016 | 13:57 WIB | Megapolitan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Banyak lembaga survei yang merilis hasil survei mereka terutama menjelang Pilkada DKI 2017. Hal ini memaksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta agar lembaga survei lebih mengedepankan kode etik dalam melakukan survei.

"Lembaga survei sebagai bentuk partisipasi masyarakat, jadi jangan ada lembaga survei yang integritasnya dipertanyakan," ujar Komisioner Bawaslu Nasrullah, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (8/10/2016).

Nasrullah menambahkan, sebaiknya lembaga survei mengedepankan kode etik. Dengan demikian, asosiai lembaga survei diminta menjatuhkan sanksi dan melakukan audit kepada lembaga survei yang asal mempublikasikan hasil survei.

"Bawaslu terbatas dalam pengawasan lembaga survei. Sehingga, lembaga survei harus memiliki integritas dan objektif dalam menyampaikan hasil survei," kata Nasrullah.

Lembaga survei, lanjut Nasrullah, untuk lebih menekankan pada penyajian informasi yang bernilai dari sekadar tingkat elektabilitas pasangan calon.

"Seperti informasi transparansi penyelenggaran, pengawasan, dan apresiasi masyarakat terhadap penyelenggaraan pilkada," ucap Nasrullah.

Menurut Nasrullah, lembaga survei terkesan terburu-buru merilis hasil survei, padahal belum ada penetapan calon oleh KPU DKI Jakarta.

"Paslon yang diverifikasi apakah menjadi peserta? Belum tentu, maka jangan buru-buru. Menyampaikan informasi kepada masyarakat mengedepankan etik. Harus lebih sejuk menyampaikan kepada masyarakat, yang damai," ujar Nasrullah.

Kendati demikian, Nasrullah tetap berjanji untuk mendorong asosiasi lembaga survei untuk menjatuhkan sanksi dan melakukan audit kepada hasil lembaga survei. "Ada hasil lembaga survei di pilpres lalu yang jadi polemik jangan sampai muncul lagi. Lembaga asosiasi bisa mencabut lembaga survei," tandasnya.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya
http://www.netralnews.com/news/megapolitan/read/28751/bawaslu.minta.lembaga.survei.jangan.abal.abal


swing voters nya tinggi banget emoticon-Ngakak (S)
lagian survey ginian g bs dipercaya banget
beda ma fakta dilapangan
Ibarat gadis LSI lagi dandan biar dilirik cagub untuk dilamar, mungkin dandannya agak menor jadi kelihatan ga alami emoticon-Traveller