alexa-tracking

BI : Tidak Baik Kurs Rupiah Terlalu Kuat

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f8552aded770223a8b4568/bi--tidak-baik-kurs-rupiah-terlalu-kuat
BI : Tidak Baik Kurs Rupiah Terlalu Kuat
Jakarta (ANTARA News) - Bank Indonesia menekankan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing tidak akan dibiarkan terlalu kuat, di tengah banyaknya dana valuta asing yang masuk karena repatriasi program amnesti pajak.

Menurut Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta, Kamis, kurs rupiah tidak akan dibiarkan terlalu kuat, meskipun dana masuk melimpah, karena kurs harus sesuai kondisi fundamental perekonomian domestik.

Salah satu indikator fundamental ekonomi domestik adalah neraca transaksi berjalan. Saat ini, neraca transaksi berjalan yang termasuk kegiatan ekspor impor barang dan layanan jasa Indonesia, masih defisit.

Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan kurs rupiah yang kompetitif atau tidak terlalu kuat, agar dapat menstimulus kinerja ekspor dan menahan pembengkakan laju impor.

"Saya ulangi, kurs yang terus menguat bukan sesuatu yang baik," kata Mirza.

Di akhir periode pertama amnesti pajak, atau ketika dana tebusan dan repatriasi dari asing melaju kencang, kurs rupiah terus menguat, dan memasuki level Rp12.900, setelah sejak awal tahun selalu berada di rentang Rp13.000.

Pada akhir periode pertama amnesti pajak, Kamis (29/9), BI mencatat, secara tahun berjalan, rupiah telah terapresiasi enam persen, menjadi rata-rata Rp12.945/dolar AS. Padahal, asumsi kurs rupiah di APBN-P 2016 adalah Rp13.900/dolar AS.

Namun, ke depan, kurs rupiah juga diperkirakan belum lepas dari tekanan eksternal. Variasi kebijakan moneter negara-negara maju dan ketidakpastian dari The Federal Reserve, diperkirakan masih membayangi pergerakkan rupiah.

"Kendati demikian, rupiah tidak berarti kebal terhadap pergerakan mata uang global. Contohnya ketika Tiongkok mendevaluasi mata uangnya pada Januari tahun ini, rupiah kembali terdepresiasi.

Begitu pula ketika rakyat Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit) pada Juni lalu," ujar Ekonom Senior DBS Group Research, Philip Wee.
antara

tim ekonomi jokowi pontang panting untuk mengejar pertumbuhan sementara BI malah terkesan menghambat...... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk

kurs murah memang impor akan tinggi tapi jangan salah pabrik2 di indonesia masih banyak yg menggunakan bahan baku impor untuk keperluan ekspor, kalo bahan bakunya mahal karna kurs bagaimana bisa ekspor dgn harga yg kompetitif....?

ane harap pemerintah bisa mengintervensi BI supaya tidak bermain api. ayo jadikan kurs Rp. 8.000 supaya pertumbuhan meroket...... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Sbnrnya bukan kuat melemahnya rupiah yg d butuhkn, tetapi stabil nua nilai tukar rupiah yg sangat d butuhkn emoticon-Cool
Gw sih pingin nanya kenapa gak baik..
Tapi ha is baca artikel nya










Pusing sendiri gw emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By qiulani
Sbnrnya bukan kuat melemahnya rupiah yg d butuhkn, tetapi stabil nua nilai tukar rupiah yg sangat d butuhkn emoticon-Cool


stabilnya di sekitaran Rp. 8.000 s/d Rp. 9.000 untuk ekonomi meroket...... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
burhubung gaji saya pakai usd sebenarnya saya ingin rupiah sedikit melemah lagi
Pantas diganti itu gubernur BI, prestasi ga ada malah menghambat tax amnesty karna pesimisnya

Banyak pihak sebelumnya sangat pesimis dengan program unggulan Presiden Jokowi yang satu ini. Nilai uang tebusannya dianggap mengada-ada, tidak realistis. Demikian juga dengan nilai deklarasi baik luar negeri maupun dalam negeri, apalagi repatriasi yang ditarget 1.000 triliun dianggap sangat tidak masuk akal.

Bahkan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, dengan kalkulatornya yang bermerek “konservatif” hanya mampu menghitung realisasi dana tebusan dari program tersebut sebesar Rp 21 triliun.

Uang tebusan sebesar itu, menurut Agus Martowardojo, diperkirakan 18 triliun didapat pada tahun ini, dan sisanya Rp 3 triliun pada periode akhir pelaksanaan tax amnesty di 2017. Perkiraan Agus ini tentu sangat jauh dari target ambisius pemerintah seperti yang disebut oleh banyak pengamat yakni sebesar Rp 165 triliun.

Inilah beda seorang Sri Mulyani dengan Agus Martowardojo. Memang, posisi dan tugas keduanya sangat berbeda, namun tidak ada salahnya jika Gubernur BI( ikut) membantu pemerintah untuk berhasil merealisasikan APBN. Atau, jika ia menganggap itu bukan urusannya, maka ada baiknya ia tidak membuat perkiraan yang bisa memicu kebingungan di masyarakat.

Setelah mencermati perkembangan tax amnesty selama dua bulan pertama, ia lalu membuat prediksi dengan kalkulator konservatifnya yang bernada pesimis, dan sangat bisa memacing keresahan masyarakat mengingat posisinya sebagai Gubernur BI.

Andai Pak Jokowi terpengaruh dengan pernyataan Agus Martowardojo, entahlah apa yang akan terjadi. Masyarakat khususnya pengusaha akan kehilangan kepercayaan kepada pemerintah (Presiden), dan tax amnesty pun akhirnya gagal seperti yang diprediksi Agus Martowardojo.

Padahal, Presiden merasa yakin dan berani mengeluarkan kebijakan ini hanya karena faktor trust semata. Tanpa adanya trust kepada presiden dari masyarakat,terutama pengusaha dan orang berduit, mustahil kebijakan ini bisa dilakukan.

Namun sangat disayangkan, Gubernur BI justru menggerogoti trust yang sudah dan terus dibangun oleh Presiden Jokowi dengan angka-angka kalkulator konservatifnya. Beruntunglah Pak Jokowi ditemani oleh Sri Mulyani, yang bahkan jauh-jauh hari sudah membuat langkah antisipasi sebelum Agus Martowardojo mengeluarkan prediksinya.

Sepertinya, ada baiknya Gubernur BI segera mengganti kalkulatornya, atau Presiden yang akan memberikan kalkulator baru untuk BI.

http://www.qureta.com/post/soal-tax-amnesty-kalkulator-gubernur-bi-sebaiknya-diganti
Quote:Original Posted By kodok.nongkrong
Gw sih pingin nanya kenapa gak baik..
Tapi ha is baca artikel nya










Pusing sendiri gw emoticon-Big Grin


Kalo terlalu kuat nanti export-nya gak ada yang beli. macem negara brazil yang sempet mata uangnya kuat banget terhadap dollar yang imbas-nya jadi krisis nasonal gara-gara negara-negara luar ogah beli produk brazil yang kemahalan.
Quote:Original Posted By AkiraRaymundo


Kalo terlalu kuat nanti export-nya gak ada yang beli. macem negara brazil yang sempet mata uangnya kuat banget terhadap dollar yang imbas-nya jadi krisis nasonal gara-gara negara-negara luar ogah beli produk brazil yang kemahalan.


Ooo gitu... thx info nya gan
Quote:Original Posted By bLitCh
burhubung gaji saya pakai usd sebenarnya saya ingin rupiah sedikit melemah lagi


kerja di mana gan....?

indonesia sedang bertumbuh perlu mesin2 produksi, kalo kurs tinggi bgm pabrik2 bisa tumbuh...? emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
cara berpikirnya pejabat bi ko pragmatis sih, ganti aja tuh pejabatnya sama orang pdip
lebih baik stabil, jadi biaya produksi bisa dihitung dengan tepat, jadi harga jual bisa ditentukan sebelum produk jadi.

jangan kaya salah satu persh kapal lokal, udah ngitung harga kapal sekian, giliran mau import baja kurs naek 20%, bingung dah... eh pas mau perlunasan pembayaran kursnya balik lagi ke awal... dobel moncrotemoticon-Hammer

Quote:burhubung gaji saya pakai usd sebenarnya saya ingin rupiah sedikit melemah lagi

yang enak itu pas kemarin rupiah mendekati 14rb tuh
pas lah buat kita2 yg gaji nya pake dollar
kalo terlalu kuat nantinya banyak yang ga mau beli apa apa di indonesia......

jadinya beli barang dari negara pesaing....

kan rugi juga.,....makanya dibilang kompetitif.....

terlalu lemah juga bahaya
Quote:Original Posted By pacman82
Pantas diganti itu gubernur BI, prestasi ga ada malah menghambat tax amnesty karna pesimisnya

Banyak pihak sebelumnya sangat pesimis dengan program unggulan Presiden Jokowi yang satu ini. Nilai uang tebusannya dianggap mengada-ada, tidak realistis. Demikian juga dengan nilai deklarasi baik luar negeri maupun dalam negeri, apalagi repatriasi yang ditarget 1.000 triliun dianggap sangat tidak masuk akal.

Bahkan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, dengan kalkulatornya yang bermerek “konservatif” hanya mampu menghitung realisasi dana tebusan dari program tersebut sebesar Rp 21 triliun.

Uang tebusan sebesar itu, menurut Agus Martowardojo, diperkirakan 18 triliun didapat pada tahun ini, dan sisanya Rp 3 triliun pada periode akhir pelaksanaan tax amnesty di 2017. Perkiraan Agus ini tentu sangat jauh dari target ambisius pemerintah seperti yang disebut oleh banyak pengamat yakni sebesar Rp 165 triliun.

Inilah beda seorang Sri Mulyani dengan Agus Martowardojo. Memang, posisi dan tugas keduanya sangat berbeda, namun tidak ada salahnya jika Gubernur BI( ikut) membantu pemerintah untuk berhasil merealisasikan APBN. Atau, jika ia menganggap itu bukan urusannya, maka ada baiknya ia tidak membuat perkiraan yang bisa memicu kebingungan di masyarakat.

Setelah mencermati perkembangan tax amnesty selama dua bulan pertama, ia lalu membuat prediksi dengan kalkulator konservatifnya yang bernada pesimis, dan sangat bisa memacing keresahan masyarakat mengingat posisinya sebagai Gubernur BI.

Andai Pak Jokowi terpengaruh dengan pernyataan Agus Martowardojo, entahlah apa yang akan terjadi. Masyarakat khususnya pengusaha akan kehilangan kepercayaan kepada pemerintah (Presiden), dan tax amnesty pun akhirnya gagal seperti yang diprediksi Agus Martowardojo.

Padahal, Presiden merasa yakin dan berani mengeluarkan kebijakan ini hanya karena faktor trust semata. Tanpa adanya trust kepada presiden dari masyarakat,terutama pengusaha dan orang berduit, mustahil kebijakan ini bisa dilakukan.

Namun sangat disayangkan, Gubernur BI justru menggerogoti trust yang sudah dan terus dibangun oleh Presiden Jokowi dengan angka-angka kalkulator konservatifnya. Beruntunglah Pak Jokowi ditemani oleh Sri Mulyani, yang bahkan jauh-jauh hari sudah membuat langkah antisipasi sebelum Agus Martowardojo mengeluarkan prediksinya.

Sepertinya, ada baiknya Gubernur BI segera mengganti kalkulatornya, atau Presiden yang akan memberikan kalkulator baru untuk BI.

http://www.qureta.com/post/soal-tax-...aiknya-diganti


liat track record agus marto sbg gubernur BI memang buruk jauh lebih bagus pak darmin...... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By AkiraRaymundo


Kalo terlalu kuat nanti export-nya gak ada yang beli. macem negara brazil yang sempet mata uangnya kuat banget terhadap dollar yang imbas-nya jadi krisis nasonal gara-gara negara-negara luar ogah beli produk brazil yang kemahalan.


masing2 negara punya kompetitif advantage gan..... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk

krisis di brazil bermula dari krisis politik dimana dilma rousseff mau dimakzulanyg karena memanipulasi data anggaran untuk menyembunyikan besarnya defisit serta skandal korupsi petrobras.

Quote:Original Posted By belahdurentwo


stabilnya di sekitaran Rp. 8.000 s/d Rp. 9.000 untuk ekonomi meroket...... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk


Asal bs stabil slma 3-6 bln sih ok, tp klo cm sminggu-dua minggu d angka sgtu slnjutnya nyungsep d angka 13rb lg ya amsyong perekonomian indonesia emoticon-No Hope
Punya banyak pulau juga gak BAIK pakkkk


kasih aja sebagian ke negara tetangga


kan udah ada yang nyontohin yaitu SIPADAN LIGITAN





buanteng.....
emoticon-Shutup

OPA JK LAGI2 BENER,
RUPIAH LEMAH BAGUS BUAT EXPORT emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By belahdurentwo

ane harap pemerintah bisa mengintervensi BI supaya tidak bermain api. ayo jadikan kurs Rp. 8.000 supaya pertumbuhan meroket...... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk


klo ane mau nya Rp 3000 balik ke tahun 90 an emoticon-Big Grin

tapi sepertinya cuman mimpi emoticon-rose
Quote:Original Posted By qiulani


Asal bs stabil slma 3-6 bln sih ok, tp klo cm sminggu-dua minggu d angka sgtu slnjutnya nyungsep d angka 13rb lg ya amsyong perekonomian indonesia emoticon-No Hope


faktor utama yg membuat kurs stabil biasanya karna faktor politik dalam negeri yg stabil baru fundamental ekonomi.

politik indonesia relatif stabil karna presiden masih dipercaya penuh oleh rakyat karna kebijakan2nya yg produkttif dgn menggenjot infrastruktur untuk memperkuat fundamental ekonomi walau digangu terus oleh nasbung dan bos bosnya..... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
×