alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f83d34c2cb174b398b4568/golkar-tak-ada-yang-salah-di-pernyataan-ahok-terkait-al-maidah-51
Golkar: Tak Ada yang Salah di Pernyataan Ahok Terkait Al Maidah 51
Jakarta - Pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal surat Al Maidah ayat 51 menuai polemik. Golkar, partai yang mengusung Ahok maju di Pilgub DKI 2017 pasang badan membela.

"Menurut saya tidak ada yang salah dengan pidato itu. Saya sudah dengarkan berulang kali, perlahan-lahan, tidak ada yang salah," kata Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono kepada detikcom, Jumat malam (7/10/2016).

Agung menilai pernyataan Ahok bukan mempermasalahkan ayat Alquran, tetapi oknum tertentu. Menurut dia ada pihak yang sering menggunakan ayat dari kitab suci untuk mendeskreditkan calon gubernur tertentu.

"Jadi bukan ayatnya, tapi orangnya," imbuh Agung.

Terkait polemik ini, Agung menegaskan Golkar akan tetap bersama Ahok. Partainya tidak akan mengevaluasi dukungannya untuk Ahok dalam Pilgub DKI 2017.

"Kalau ada kader Golkar yang bilang akan mengevaluasi dukungan, berarti dia bicara atas nama sendiri. Saya sudah diskusi dengan Novanto (Ketum Golkar Setya Novanto) bahwa partai tidak akan mengevaluasi, apalagi sampai menggelar rapat pleno terkait dukungan untuk Ahok," tegas Agung.

sumber : https://m.detik.com/news/berita/d-3316072/golkar-tak-ada-yang-salah-di-pernyataan-ahok-terkait-al-maidah-51

jadi masih mau di adu domba sama panasbung spesies paling menjijikan di negara kita ini?
Ayat Alquran adalah Firman Tuhan dan merupakan kitab Suci Umat islam.

Ketika ayat Alquran dituduh dipakai untuk membohongi orang itu sama saja dengan merendahkan ayat Alquran yang suci. Itu sama saja dengan menistakan ajaran agama islam.

Alquran bukan alat untuk menbohongi orang. Siapa yang mengatakan ayat Alquran dipakai untuk membohongi orang lain berarti telah melecehkan agama islam dan kitab sucinya.

Nih BACA pendapat dari pakar Bahasa.

Quote: Membedah Sisi Linguistik Kalimat Pak Basuki
Oleh : Brili Agung
(Ahli Tata Bahasa)

Sebenarnya saya sudah malas untuk membahas hal ini. Namun nurani saya terusik saat pembela Pak Basuki berdalih tidak ada yang salah dengan kalimat Pak Basuki. Salah satu yang membuat saya heran adalah pernyataan Pak Nusron Wahid yang notabenya adalah tokoh NU.

Baik, dalam tulisan ini saya tidak akan berpolemik masalah agamanya (jelas saya bukan ahlinya). Tulisan ini akan lebih difokuskan untuk membedah sisi linguistik, sisi kaidah bahasa yang beliau gunakan.

Ini adalah potongan kalimat beliau :

“Dibohongin pakai surat Al Maidah 51 macam-macam..”

Sengaja saya fokuskan pada kalimat yang menimbulkan polemik ini. Saya sudah melihat keseluruhan video, dan memang masalahnya ada pada frasa ini.

Terjemahan versi sebagian besar orang : Pak Basuki menistakan surat Al Maidah. Al Maidah 51 dibilang bohong oleh Pak Basuki.
Terjemahan versi pembela Pak Basuki : Pak Basuki tidak menistakan Al Maidah 51. Dia menyoroti orang yang membawa surat Al Maidah 51 untuk berbohong.

Mari kita bedah dengan kepala dingin. Jika kita ubah kalimat di atas dengan struktur yang lengkap maka akan menjadi seperti ini :
“Anda dibohongin orang pakai surat Al Maidah 51” – Ini adalah kalimat pasif.

Anda : Objek
Dibohongin : Predikat
Orang : Subjek
Pakai surat Al Maidah 51 : Keterangan Alat

Dengan struktur kalimat seperti ini, jelas yang disasar dalam kalimat Pak Basuki adalah SUBYEK nya. Yaitu “orang ” . Dalam hal ini orang yang menggunakan surat Al Maidah 51.

Karena Surat Al Maidah 51 di sini hanya sebagai keterangan alat yang sifatnya NETRAL. Saya analogikan dengan struktur kalimat yang sama seperti ini :

“Anda dipukul orang pakai penggaris.”

Struktur kalimat di atas sama, yaitu : OPSK . Jenis kalimat pasif. Subyek ada pada orang. Sedangkan penggaris merupakan keterangan alat yang bersifat netral.

Di sini menariknya.

Penggaris memang bersifat netral. Bisa dipakai menggaris, memukul dan yang lainnya tergantung predikatnya. Yang menentukan apakah si penggaris ini fungsinya menjadi positif atau negatif adalah predikatnya.

Nah masalahnya adalah apakah Surat Al Maidah 51 bisa digunakan sebagai alat untuk berbohong?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bohong/bo·hong/ berarti tidak sesuai dengan hal (keadaan dan sebagainya) yang sebenarnya; dusta:

Dan inilah arti dari surat Al Maidah 51 tersebut : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”

Makna dari surat Al Maidah 51 tersebut sudah sangat jelas. Bukan kalimat bersayap yang bisa dimultitafsirkan. Tanpa dibacakan oleh orang lain, seseorang yang membaca langsung Surat Al Maidah 51 pun mampu memahami artinya.

Kesimpulan saya, dengan makna sejelas ini surat Al Maidah 51 TIDAK BISA DIJADIKAN ALAT UNTUK BERBOHONG. Jadi ketika Pak Basuki berkata dengan kalimat seperti itu, sudah pasti dia menyakiti umat islam karena menempatkan Al Maidah 51 sebagai “keterangan alat” yang didahului oleh predikat bohong. Menempelkan sesuatu yang suci dengan sebuah kata negatif, itulah kesalahannya.

Sebuah logika yang sama dengan kasus seperti ini :

Seseorang Ustadz menghimbau jamaahnya : "Jangan makan babi, Allah mengharamkannya dalam Surat Al Maidah ayat 3".
Pedagang babi lalu komplain. "Anda jangan mau dibohongi Ustadz pake Surat Al Maidah Ayat 3".
atau
Seseorang Ustadz menghimbau jamaahnya, " Al Quran mengharamkan khamr dan judi dalam Surat Al Maidah ayat 90".
Bandar judi dan produsen vodka pun protes, "Anda jangan mau dibohongi Ustadz pakai Surat Al Maidah Ayat 90. "

Jika Anda sudah membaca arti Surat Al Maidah Ayat 3 dan 90 , mana yang akan Anda percaya? Ustadz yang memberitahu Anda atau Pedagang Babi, Khamr, dan Bandar Judinya ?

Itu pilihan Anda. Namun sebagai orang yang mengaku muslim, jika Al Qur’an dan As Sunnah tidak menjadi pegangan utama kita, apakah kita masih layak menyebut diri kita muslim?

Pak Basuki yang terhormat, selama tinggal di Jakarta saya mengalami dua periode gubernur. Pak Fauzi Bowo dan Pak Basuki. Secara kinerja, saya angkat topi terhadap Anda yang sudah membuat banyak perubahan di kota tercinta kami ini.

Katakanlah kinerja Pak Basuki ibarat makanan yang sangat enak (walaupun tentu saja ini debatable) , bungkus makanan ini sangat kotor. Saya ambil analogi makanan kesukaan saya adalah Mie Ayam. Saya akan menolak memakan mie ayam itu jika dibungkus memakai kulit babi yang busuk. Namun saya akan memakan mie ayam tersebut jika dibungkus dengan wadah yang bersih dan halal.

Jika ada dua pilihan untuk masyarakat Jakarta :
1. Makanan enak namun bungkusnya kotor dan haram
2. Makanan enak dan bungkusnya bersih dan halal

Maka saya yakin masayakat Jakarta ini akan memilih yang kedua. Bagaimana dengan Anda?

Jakarta, 7 Oktober 2016
Brili Agung
Penulis 23 Buku
Pemuka agama mengimbau pengikutnya untuk memilih calon pemimpin yang seiman. Ini buka pelanggaran dalam Pilkada menurut KPUD.

Lalu siapa yang dikatakan si Hoktod membohongi umat dengan Al Maidah 51?

Si Hoktod mau menuduh ulama tukang bohong?
Yang salah itu pokoknya Ahok.

emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah


Edit: atas ane tukang fitnah dan bohong. tukang fitnah dan bohong bakal masuk neraka yg paling bawah.

emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:Original Posted By victimofgip.99
Ayat Alquran adalah Firman Tuhan dan merupakan kitab Suci Umat islam.

Ketika ayat Alquran dituduh dipakai untuk membohongi orang itu sama saja dengan merendahkan ayat Alquran yang suci. Itu sama saja dengan menistakan ajaran agama islam.

Alquran bukan alat untuk menbohongi orang. Siapa yang mengatakan ayat Alquran dipakai untuk membohongi orang lain berarti telah melecehkan agama islam dan kitab sucinya.

Nih BACA pendapat dari pakar Bahasa.


coba baca lg beritanya, nasbung itu bebal ya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By tukang.nabrak

coba baca lg beritanya, nasbung itu bebal ya emoticon-Big Grin


Berita yang mana? Coba ente jelaskan. Berita ente singkat begitu kok. Kenapa ente belum paham?

Ente tidak membaca tulisan ane di atas?
Quote:Original Posted By victimofgip.99
Pemuka agama mengimbau pengikutnya untuk memilih calon pemimpin yang seiman. Ini buka pelanggaran dalam Pilkada menurut KPUD.

Lalu siapa yang dikatakan si Hoktod membohongi umat dengan Al Maidah 51?

Si Hoktod mau menuduh ulama tukang bohong?


pegangan yg kuat. sampe di borong pos 2 sama 3 emoticon-Leh Uga
Intinya yg salah ahok yg lain....


































































Nyari apa?
Quote:Original Posted By tukang.nabrak


pegangan yg kuat. sampe di borong pos 2 sama 3 emoticon-Leh Uga


Tidak berani berdebat sama ane. So ente TS di sini bukan?

Mau kabur dari Thread ente sendiri?
Quote:Original Posted By victimofgip.99


Berita yang mana? Coba ente jelaskan. Berita ente singkat begitu kok. Kenapa ente belum paham?

Ente tidak membaca tulisan ane di atas?


terserah luh lah emoticon-Big Grin
Golkar udh rapat, kl akhirnya pasang badan artinya isu ini gak nurunin elektabilitas ahok
Sekalian aja dibawa ke pengadilan.

Tapi itupun gimana cara nentuinnya.
Kata si A ahok menistakan agama.
Kata si B ahok tidak menistakan agama.
Kata si C ahok malah melindungi umat islam.
Kata si D perkataan ahok ditujukan kepada orang2 yg blablabla.
Kata si E perkataan ahok bermakna blablabla


emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By victimofgip.99


Tidak berani berdebat sama ane. So ente TS di sini bukan?

Mau kabur dari Thread ente sendiri?


sory, yg penting w udah sesuai rules. ga penting bgt ngebacot ma luh 😆😆😆
Quote:Original Posted By tukang.nabrak
terserah luh lah emoticon-Big Grin



Quote:Original Posted By tukang.nabrak
sory, yg penting w udah sesuai rules. ga penting bgt ngebacot ma luh 😆😆😆


Ya sudah. Tidak usah dipaksakan.
Quote:Original Posted By tahu.telor
Sekalian aja dibawa ke pengadilan.

Tapi itupun gimana cara nentuinnya.
Kata si A ahok menistakan agama.
Kata si B ahok tidak menistakan agama.
Kata si C ahok malah melindungi umat islam.
Kata si D perkataan ahok ditujukan kepada orang2 yg blablabla.
Kata si E perkataan ahok bermakna blablabla


emoticon-Traveller



Maka para ahli dan hakim yang akan menentukan. Untuk membawa ke pengadilan maka si Hoktod harus ditetapkan dulu sebagai tersangka.
tidak ada salah dgn kata2 ahog, ya karna dimata nastak ahog selalu benar

bangga dgn kebodohan itu menyedihkan

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (al-Israa’: 32)

Kemudian ada seorang mucikari yang meyakinkan calon pelanggannya, 'sudah om ga perlu takut karena diboongin pake surat al-israa' 32 macem2 itu. Itu hak om ya

Kira2 di pikiran calon pelanggannya apa ya?
A. Mucikarinya salah
B. Ayatnya salah
C. Mucikarinya benar
D. Ayatnya benar tapi mucikarinya salah
E. C & B Benar
F. A & B Benar
habis makan jangan buang bungkusnya ke temfat sampah karena fenistaan agama,sebaiknya langsung ditelan bungkusnya
Golkar: Tak Ada yang Salah di Pernyataan Ahok Terkait Al Maidah 51
Heh pagi2 ada yg tertampol trus kebakaran jembut emoticon-Ngakak kalap gagal coli, semalam udah mau coli golkar cabut dukungan emoticon-Ngakak
syukurlah papa masih satu kubu dengan btp emoticon-Frown