alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f7ebb7e0522706718b4568/hasil-survei-lsi-jika-ahok-djarot-quothead-to-headquot-dengan-salah-satu-pasangan-pesaing
Hasil Survei LSI jika Ahok-Djarot "Head to Head" dengan Salah Satu Pasangan Pesaing
Jumat, 7 Oktober 2016 | 20:39 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia menggambarkan bahwa pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat akan kalah apabila pemilihan kepala daerah dilakukan pada hari responden disurvei.

Basuki-Djarot disebut akan kalah apabila dihadapkan dengan satu pasang calon (head to head), yakni dengan Anies Baswedan-Sandiaga Uno atau Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

"Ada empat alasan mengapa pasangan Ahok (sapaan Basuki)-Djarot kalah jika head to head, yaitu soal perpindahan dukungan, pemilih muslim, pemilih bukan etnis tertentu, dan sentimen anti-Ahok," kata peneliti LSI, Ardian Sopa, saat merilis hasil survei LSI bertajuk "Isu Agama Kalahkan Ahok?" yang dirilis di kantor LSI, Jumat (7/10/2016) sore.

Menurut dia, survei ini dilakukan pada periode 28 September sampai 2 Oktober 2016, dengan total 440 warga DKI Jakarta yang menjadi responden.

(Baca juga: Survei: 15,2 Pemilih Belum Tentukan Pilihan pada Pilkada DKI 2017)

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan metode multistage random sampling.

Margin of error dalam survei ini plus minus 4,8 persen, dengan sumber dana dari kas internal LSI.

Survei ini juga dilengkapi dengan riset kualitatif yang mencakup focus group discussion, media analisis, dan depth interview.

Lebih jauh, Ardian memaparkan kondisi yang menurutnya menjadi penyebab kekalahan Ahok-Djarot. Salah satunya adalah perpindahan dukungan.

Ia mengatakan bahwa dalam kondisi Basuki-Djarot melawan Anies-Sandiaga, 64,3 persen pendukung Agus-Sylviana akan mengalihkan dukungannya ke Anies-Sandiaga, ketimbang ke pasangan Basuki-Djarot yang hanya dapat dukungan 14,3 persen responden pendukung Agus-Sylviana.

Sebaliknya, jika Basuki-Djarot melawan Agus-Sylviana, kata dia, 59,1 persen pendukung Anies-Sandiaga akan memilih Agus-Sylviana.

Sementara itu, pendukung Anies-Sandiaga yang akan pilih Basuki-Djarot hanya 8,6 persen.

"Hal tersebut dikarenakan profil pemilih Anies-Sandiaga sama dengan pemilih atau pendukung Agus-Sylviana, yaitu seorang muslim, bukan etnis tertentu, usia muda, pendidikan menengah ke atas, dan pemilih partai pendukung dua pasangan tersebut, plus Partai Golkar," tutur Ardian.

Kondisi lainnya, menurut Ardian, adalah membesarnya sentimen anti-Ahok.

Sentimen yang dimaksudkan dalam survei ini adalah penilaian responden akan kebijakan dan kepribadian Basuki sebagai pemimpin.

"Masih dengan perbandingan yang sama, pada Maret 2016, yang tidak setuju dengan kebijakan dan personalitas Basuki ada 25 persen responden. Pada bulan Oktober, naik jadi 38,6 persen responden," ucap dia.

(Baca juga: Survei LSI: Agama Tidak Jadi Tolok Ukur dalam Memilih di Pilkada DKI)

Meski begitu, Ardian menyampaikan, hasil survei ini merupakan gambaran untuk masa sekarang, atau dalam arti, jika pilkada dilaksanakan pada hari survei dilakukan.

Dia menilai, hasil survei dengan pertanyaan dan indikator serupa bisa berubah pada kemudian hari karena tahapan Pilkada DKI Jakarta 2017 masih panjang, yakni masih harus menunggu waktu kampanye, sosialisasi, hingga debat publik.

http://megapolitan.kompas.com/read/2016/10/07/20391681/hasil.survei.lsi.jika.ahok-djarot.head.to.head.dengan.salah.satu.pasangan.pesaingnya.

Sesuai dengan prediksi ane sih.
Apalagi sejak kasus bawa2 ayat suci agama lain.

Coba kalo ahok lebih humble dan gak arogan atau kasar, mungkin tetap banyak yg simpati.
Ingat, bersikap tegas itu tidak harus kasar.

Disini berlaku : mulutmu harimaumu
Pernah mencicipi nasi bungkus? Bagaimana soal rasa? Hmm.., soal rasa tergantung selera lidah masing - masing orang. Yang pasti yang namanya nasi bungkus biasanya harganya lebih murah dibanding kita membeli sepiring nasi campur atau nasi ayam di warung makan atau restoran. Ditambah satu lagi, porsinya lebih sedikit. Bila nasinya lebih banyak, lauk pauknya sedikit. Kadang juga lauk pauknya bervariasi tapi nasinya lebih sedikit. Ada nasi putih, kering tempe, sepotong kecil daging ayam/sapi plus sedikit sayur. Bahkan kadang sayur dengan mie instan goreng. Ya wajarlah..., wong dijual murah masa porsinya harus banyak. Rugi dong pedagangnya. Memang berapa sih harga nasi bungkus? Kemarin malam saya beli harganya 7 ribu per bungkus. Itu di Kota Sumbawa Besar NTB. Isinya nasi putih, sepotong kecil rendang sapi, sedikit mie goreng plus sambal. Sebelum naik BBM, dijual 6 ribu per bungkus. Setelah naik BBM dinaikkan 1000 rupiah.Sekarang setelah BBM turun lagi, tetap dijual 7 ribu. Ya sudahlah masalah untung seribu dua ribu mungkin sudah rejekinya penjual atau pedagang. Saya rasa harga nasi bungkus segitu mungkin tidak terlalu beda jauh dengan harga di Jawa, di Sumatra atau di wilayah Indonesia Timur. Atau mungkin lebih murah kali...he...he.Yang unik dari nasi bungkus yang saya beli adalah pada rasa nasinya. Waduh...kok keras amat. Ini berasnya dimasak pake apaan ya? Dikukus ngga? Airnya yang sedikit apa berasnya yang kebanyakkan? Saya lalu bertanya pada pedagangnya kok nasinya kaya gini rasanya

"Wah saya ngga tau Mas. Saya terimanya (dari pedagang nasi juga) sudah kaya gitu. Mungkin karena cuaca malam," jawab pedagang nasi yang membuka kios kecil di depan rumah sakit itu.

Lho apa hubungannya cuaca malam sama rasa nasi. Emang nasinya mengkerut bila cuaca dingin. He..he..ada - ada saja. Saya akhirnya ngga jadi makan. Mending makan di warung makan saja.

Pernah mengalami hal yang sama dengan saya ? He..he..Semoga tidak. Saya jadi kepikiran soal nasi bungkus itu dan mulai berhitung. Bila bisnis nasi bungkus dikelola dengan baik, untungnya bisa lumayan.Paling tidak skalanya usaha rumahan. Bapak pedagang itu menjual ke saya 7 ribu per bungkus, paling dia ngambil untungnya seribu atau dua ribu dari pedagang lain. Atau bisa jadi, dia dan keluarganya membuat sendiri di rumah lalu menjual di kios kecil miliknya. Sekarang di sepanjang jalan utama di Kota Sumbawa Besar itu ada berapa kios kecil dipinggir jalan yang buka hingga pagi dini hari. Nitip saja, berapa yang laku itu yang dibayar, yang ngga laku dikembalikan sama pemilik kios. Ngga usah buat yang banyak, hitung saja berapa kios di pinggir jalan utama yang ramai. Bila ada 8 kios, anggap saja satu kios jual 5 bungkus, ada 8 kios buatlah 40 bungkus. Bila dengan 40 bungkus, ternyata banyak yang terjual, naikkan lagi jumlah nasi bungkusnya. Setelah itu, lihatlah di terminal, di rumah sakit, di instansi, di kios kecil di depan kantor - kantor, dan tempat - tempat strategis yang lain...Aduh, bisa banyak untungnya itu ibu bapak! Asal mau capek dikit.

Menurut saya, ada beberapa hal yang harus disiapkan agar bisnis nasi bungkus ini laris. Ini menurut saya lho yang bukan pedagang nasi, tapi sebagai masyarakat biasa yang juga bekerja di pekerjaan sekuler. Kalau teman - teman kompasiner punya ide lain, boleh juga di sharing..he..he.

1. Soal rasa harus nomor satu.

Bila rasanya enak, orang akan terus beli. Manusia itu ketagihan sama rasa..ya wajar karena manusia dilengkapi sama indera oleh Yang Maha Kuasa. Salah satunya indera perasa yaitu lidah. Selera lidah tiap orang berbeda,tapi untuk rasa yang enak pada suatu makanan atau minuman bisa dirasakan pula oleh orang lain. Rasa enak pada nasi bungkus tidak hanya pada nasinya, tapi juga pada lauk pauknya, bahkan bisa juga pada sambalnya. Satu kesatuan. Jangan seperti nasi putih yang saya beli itu. Potongan kecil rendangnya enak, tapi nasinya keras. Akhirnya ngga jadi diterusin makannya. Pindah ke tempat lain. Bahkan besok - besok mau beli di situ lagi, jadi enggan atau berpikir dua kali. Jadi rasa itu tetap yang nomor satu. Bahkan sekalipun dijual di dalam gang, tetap dicari sama pembeli. Dan biasanya pembeli yang merasa enak nasi bungkus itu akan menceritakan pada yang lain. Promosi gratis Om...he..he

2. Bersih, sehat dan halal.

Wajib dan mutlak hukumnya. Mulai dari bahan - bahan yang dipakai. Beras yang dimasak, daging yang dipakai sampai sayur plus sambal - sambalnya. Juga kemasan dan kertas pembungkusnya. Perhatikan itu, apalagi bila dijual di sekolahan anak - anak TK/SD atau play group yang secara usia sistem pencernaan mereka belum seoptimal orang dewasa. Bila apa yang kita jual adalah makanan yang dibuat dari bahan - bahan yang bersih, halal dan sehat bagi mereka yang mengkonsumsinya, maka rasa aman itu akan muncul. Tidak hanya bagi diri kita yang mengelola bisnis itu, tapi juga bagi mereka yang membeli dagangan kita.

3. Harga

Kemaslah nasi bungkus sesuai harga dimana kita akan menjualnya. Bila menjual di sekolahan, buatlah harganya sesuai dengan kantong atau uang jajan anak sekolahan. Bila menjual di terminal atau di kios kecil di pinggir jalan, sesuaikan harganya juga. Bila di koperasi perusahaan atau di kantin bank, kantor pemerintah, berikan harga dasar yang sama seperti ke tempat lain dimana kita menitipkan. Harga 7 ribu di terminal belum tentu bisa diterima bila dijual di kantin sekolahan.Biasanya, tempat dimana kita menitipkan akan menaikkan sekian rupiah dari harga yang dasar yang diberikan. Berapa kenaikannya ya tergantung pengelola di tempat dimana kita menaruh.

4. Etika dalam berbisnis

Kelangsungan bisnis nasi bungkus dengan sistem nitip - jual ini sangat tergantung sama hubungan baik yang terjalin antara pedagang (pembuat nasi bungkus) dengan pengelola tempat jualan. Dalam hal ini pengelola tempat adalah pemilik kios kecil, pemilik kantin sekolahan, atau pengelola kantin kantoran. Sepakati harga di awal dengan sistem titip jual, sepakati juga porsi nasi dan jenis lauk pauk yang dijual termasuk kemasan. Waktu kapan diantar nasi bungkusnya dan kapan harus diambil sisanya sekalian berapa yang terjual. Nomor telepon/HP juga harus yang mudah dihubungi. Hormati dan hargai juga kebijakan atau aturan di tempat dimana kita menitipkan nasi bungkus kita.

5. Variasi

Setelah pelanggannya loyal, tidak ada salahnya kita mengvariasikan lauk pauk di nasi bungkus yang kita jual. Walaupun porsinya sedikit, kan bisa kita tawarkan yang lain. Ada pilihan mau daging ayam, mau daging sapi,atau tidak pake daging tapi ikan laut. Mau nasi putih atau nasi kuning. Demikian juga sayurnya. Manusia itu suka mencoba - coba. Lihat saja rasa mie instant, ada rasa ini rasa itu. Selalu ada yang baru. Kadang demi alasan kesehatan juga, sehingga pembeli punya pilihan yang lain tanpa harus mengorbankan kesehatannya. enaknya dapat, sehatnya dapat.

6. Tester

Uji dan tes rasa dari nasi bungkus yang Anda buat. Bila rasanya enak, berikan lagi satu atau dua buah bungkus sebagai sampel kepada satu atau dua orang untuk mencoba. Bila enak, Anda bisa mencoba untuk memasarkan. Hal ini dapat dilakukan juga bila Anda adalah orang yang menerima titipan nasi bungkus untuk dijual. Sehingga apabila ada yang dirasakan kurang, entah itu rasanya, kemasannya, lauk pauknya, atau yang lain, bisa diinformasikan kepada pembuat nasi bungkus. Sehingga Anda bisa memutuskan apakah Anda menerima atau tidak menerima titipan dagangan. Terus apalagi yah? He...he...ya uda ditambahin lagi kalo ada yang kurang
Ini post#2 orangnya udah putus asa atau gmana sih emoticon-Nohope
Lingkaran survey lingkaran kabe emoticon-Leh Uga
kalau ahok kalah mungkin warga jakarta akan lebih damai.

tidak akan ada lagi yang namanya dprd di bentak bentak gubernur. kondisi ini hanya akan terjadi di era ahok. karena gubernur yang mengalahkan ahok pasti santun. sehinga terjadi kedamaian antara gubernur dan dprd.
Quote:Original Posted By dispenabadi
kalau ahok kalah mungkin warga jakarta akan lebih damai.

tidak akan ada lagi yang namanya dprd di bentak bentak gubernur. kondisi ini hanya akan terjadi di era ahok. karena gubernur yang mengalahkan ahok pasti santun. sehinga terjadi kedamaian antara gubernur dan dprd.


Ya balik lagi kayak dulu deh...
UPS harga Fortuner
Kontribusi tambahan masuk koruptor
kalau ahok kalah, mungkin jakarta akan lebih kembali seperti dulu emoticon-Hammer2
ini berita reposting!
boleh diadu nih prediksi saiya dg punya situ
klo saiya sih prediksiin ahok menang.
Quote:Original Posted By mbahmomon
boleh diadu nih prediksi saiya dg punya situ
klo saiya sih prediksiin ahok menang.


Gue ikut lho mbah
Quote:Original Posted By mbahmomon
boleh diadu nih prediksi saiya dg punya situ
klo saiya sih prediksiin ahok menang.


tumben si mbah berpihak nih.

biasanya komennya ngambang aja.

emoticon-Wkwkwk
Kata Ahok kami butuh 15 milyar utk Pilgub... << ngakak bener baca ny..

Hasil Survei LSI jika Ahok-Djarot "Head to Head" dengan Salah Satu Pasangan Pesaing

Habislah kalian semua lawan Ahokemoticon-Angkat Beer
margin of error 4,8 %.emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By LordDanker


Ya balik lagi kayak dulu deh...
UPS harga Fortuner
Kontribusi tambahan masuk koruptor


kembali kita hidup tenang, tahu sama tahu, macet itu biasa mgkn kita perlu sama2 berdoa spy jalanan pas kita lewati tidak sedang kondisi macet, tahu bahwa ngurus izin dlsb itu kalo mau cepat dan lancar yg musti nitip org dalam, pembelian barang markup itu rahasia umum, sampah berserakan itu mgkn sudah budaya, banjir.. namanya hujan kl kering jg reda, malah ada sebagian warga justru senang krn byknya dermawan dan dana pemda yg dinikmati.

Penak jaman dulu tho? emoticon-Ultah

yg berpindah dukungan karena ahok tdk jd independen jg byk kok
lg an kata ahok system udadi buat sedemikian rupa sehingga kecil kemungkinan guvernur selanjutnya untuk korupsi

feel gw anies - uno yg menang

yg mana aja sie, yg penting bs buat jkt gak macet gak banjir uda cukup dah
Quote:Original Posted By mbahmomon
boleh diadu nih prediksi saiya dg punya situ
klo saiya sih prediksiin ahok menang.


Si embah tinggal di seputaran solo-jogja, memprediksi jakarta, ini mirip si embah prediksi pilgub kalifornia.

Embah gak tahu kampung2 betawi ...betapa mereka sdh jengah ama gubernur sekarang.

Gubernur kaya kampeni...begitu si pitung bilang.

Kalah telak mbah si ahok waktu pemungutan suara pilbub feb nanti.
Paling hanya dpt 15% in total jakarta.

Tapi si embah kan penjaga warnet,,,,ya gak mbak .

Peace.
Quote:Original Posted By SL3nDRAW


Si embah tinggal di seputaran solo-jogja, memprediksi jakarta, ini mirip si embah prediksi pilgub kalifornia.

Embah gak tahu kampung2 betawi ...betapa mereka sdh jengah ama gubernur sekarang.

Gubernur kaya kampeni...begitu si pitung bilang.

Kalah telak mbah si ahok waktu pemungutan suara pilbub feb nanti.
Paling hanya dpt 15% in total jakarta.

Tapi si embah kan penjaga warnet,,,,ya gak mbak .

Peace.


mo prediksi kan gag ada larangan bray
mo di luar jakarta kan ndak papa yg penting jujur ngaku dr luar jakarta
dr pd ngaku2 jakarta nolak ahok pas dicek aselinya depok
urusan jengah ndaknya tar bisa dilihat pas pilihan
bakal kepilih lg apa ndak.
klo saiya mah yakin bkl kepilih lagi.
Quote:Original Posted By mbahmomon
boleh diadu nih prediksi saiya dg punya situ
klo saiya sih prediksiin ahok menang.


Boleh mbah diadu sama prediksi saya. emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By dispenabadi
kalau ahok kalah mungkin warga jakarta akan lebih damai.

tidak akan ada lagi yang namanya dprd di bentak bentak gubernur. kondisi ini hanya akan terjadi di era ahok. karena gubernur yang mengalahkan ahok pasti santun. sehinga terjadi kedamaian antara gubernur dan dprd.


kedamaian dalam bagi2..........ah, sudahlah.emoticon-Traveller