alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f7dd711ee5df57308b456a/dilaporkan-oleh-pdip-kepolda-wartawan-seniorsaya-korban
Dilaporkan oleh PDIP kePolda, Wartawan Senior:Saya Korban
TEMPO.CO, Jakarta - Wartawan
senior di salah satu media massa
nasional, Hanibal Wijayanta, angkat
bicara terkait dengan pelaporan
dirinya oleh Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan ke Kepolisian
Daerah Polda Metro Jaya, kemarin.
PDIP melaporkan Hanibal atas
dugaan pencemaran nama baik
yang diduga dilakukan lewat akun
Facebook miliknya.
"Saya baru dapat info dari media
online. Katanya, status (Facebook)
saya dipersoalkan. Padahal, dalam
status saya itu, saya tidak menunjuk
orang maupun partai tertentu. Saya
justru menjadi korban karena
media online telah mengutip dan
membuat kesimpulan secara
sepihak," ujar Hanibal saat
dihubungi Tempo, Jumat, 7 Oktober
2016.
Baca: Dituding Minta Mahar Rp 10 T
ke Ahok, PDIP Lapor Polisi
Hanibal mengatakan media online
tersebut telah mengutip tulisan
dalam akun Facebook-nya tapi tidak
pernah meminta izin. Hanibal
berencana bertemu dengan
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto
Kristiyanto untuk menyelesaikan
permasalahan tersebut. "Saya ingin
menjelaskan duduk masalahnya
karena status saya itu tidak
menunjuk oknum maupun partai
tertentu," tuturnya.
Kemarin, beberapa politikus Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan
datang ke Kepolisian Daerah Metro
Jaya. Ketua Bidang Hukum Dewan
Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Trimedya
Pandjaitan mengatakan partainya
melaporkan seorang pemilik akun
Facebook atas dugaan pencemaran
nama baik karena sejumlah
unggahan di akun Facebook
tersebut dinilai menuding tanpa
dasar.
Menurut Trimedya, pelaporan akun
Facebook tersebut didasari oleh
pemberitaan salah satu media
online pada 24 September lalu
dengan judul Wow, Menteri
Bocorkan Mahar Ahok ke PDIP Rp 10
triliun? . Dalam laporan bertanggal 6
Oktober 2016 itu, terdapat nama
wartawan senior Hanibal Wijayanta
sebagai pihak terlapor.
Seperti dikutip dari media online
yang memberitakan hal tersebut,
Hanibal menulis di akun Facebook
miliknya, “Jadi ternyata minta
mahar? 10 Trilyun? DP 3 Trilyun
harus malam ini juga? Duh Gusti...
Itu duit apa kreweng... Woiii... KPK
Mana? KPK Mana?” Status tersebut
diunggah oleh Hanibal pada 20
September lalu. Saat ini, status
tersebut telah dihapus.

https://m.tempo.co/read/news/2016/10/07/078810358/dilaporkan-oleh-pdip-ke-polda-wartawan-senior-saya-korban

Wartawan senior tp blunder
10T itu daun apa duit?
Hehehe
Media online yg ngutip status fb nya yg bakal kena.
Status fb si hanibal ga sebut nama orang maupun partai.
Wah.. dia gimana mau klarifikasi hal yg di tulis dan di beritakannya.... wkwkkwkkwk
Lucu lucu
giliran udah dilaporin aja langsung mewek....tipikal nasbung banget...emoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwkemoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwkemoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwk
Berkelitnya dengan tanda tanya kaya si jonru
Fitnahan banci!
Quote:Original Posted By kodok.nongkrong
Wah.. dia gimana mau klarifikasi hal yg di tulis dan di beritakannya.... wkwkkwkkwk
Lucu lucu


Nasbung ga bakaln ngerti knp ane katakan blunder bray

Cuap2 di fb gmn mau mempertanggungjwbkann klu hal itu tdk diterima oleh pihak lain,pdhal wartawan punya hak jwb juga,syang dia cuap2 di fb tdk bikin berita yg berisi fakta di media massa

Pdhl klu mslh sengketa pers biasany diselesaikan dulu didewan pers keehkekeh
Namanya mirip pimpinan the A Team.

emoticon-Cool
mulai mewek...mulai mewek..

buktikan 10 T mu bung.
Gugling aja nama si kanibal ntar lgs keliatan ni orang afiliasinya kemana.
Partaik DEMOKRASI Indonesia


partaikk bawa emberl2 DEMOKRASI tapi tukang mewekk dan laporrr


emoticon-Wakaka
laporin aja orang kyak begitu
Quote:Original Posted By TheTenant
Partaik DEMOKRASI Indonesia


partaikk bawa emberl2 DEMOKRASI tapi tukang mewekk dan laporrr


emoticon-Wakaka


Dilaporin lsg hapus dan mewek, ciri khas nasbung gembel emoticon-Wkwkwk
Dilaporin aja baru mewek deh emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By Mosqu1to


Dilaporin lsg hapus dan mewek, ciri khas nasbung gembel emoticon-Wkwkwk


Intinya siapa yang suka mewek terakhir bray
emoticon-Selamat
Emang tuh status gak nyebut nama partai dan orang tertentu kok.....

Knp PDIP kegeeran ya?

gak nyebut nama, tp orang yg baca pasti pahamlah arahnya kemana emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By albetbengal
TEMPO.CO, Jakarta - Wartawan
senior di salah satu media massa
nasional, Hanibal Wijayanta, angkat
bicara terkait dengan pelaporan
dirinya oleh Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan ke Kepolisian
Daerah Polda Metro Jaya, kemarin.
PDIP melaporkan Hanibal atas
dugaan pencemaran nama baik
yang diduga dilakukan lewat akun
Facebook miliknya.
"Saya baru dapat info dari media
online. Katanya, status (Facebook)
saya dipersoalkan. Padahal, dalam
status saya itu, saya tidak menunjuk
orang maupun partai tertentu. Saya
justru menjadi korban karena
media online telah mengutip dan
membuat kesimpulan secara
sepihak," ujar Hanibal saat
dihubungi Tempo, Jumat, 7 Oktober
2016.
Baca: Dituding Minta Mahar Rp 10 T
ke Ahok, PDIP Lapor Polisi
Hanibal mengatakan media online
tersebut telah mengutip tulisan
dalam akun Facebook-nya tapi tidak
pernah meminta izin. Hanibal
berencana bertemu dengan
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto
Kristiyanto untuk menyelesaikan
permasalahan tersebut. "Saya ingin
menjelaskan duduk masalahnya
karena status saya itu tidak
menunjuk oknum maupun partai
tertentu," tuturnya.
Kemarin, beberapa politikus Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan
datang ke Kepolisian Daerah Metro
Jaya. Ketua Bidang Hukum Dewan
Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Trimedya
Pandjaitan mengatakan partainya
melaporkan seorang pemilik akun
Facebook atas dugaan pencemaran
nama baik karena sejumlah
unggahan di akun Facebook
tersebut dinilai menuding tanpa
dasar.
Menurut Trimedya, pelaporan akun
Facebook tersebut didasari oleh
pemberitaan salah satu media
online pada 24 September lalu
dengan judul Wow, Menteri
Bocorkan Mahar Ahok ke PDIP Rp 10
triliun? . Dalam laporan bertanggal 6
Oktober 2016 itu, terdapat nama
wartawan senior Hanibal Wijayanta
sebagai pihak terlapor.
Seperti dikutip dari media online
yang memberitakan hal tersebut,
Hanibal menulis di akun Facebook
miliknya, “Jadi ternyata minta
mahar? 10 Trilyun? DP 3 Trilyun
harus malam ini juga? Duh Gusti...
Itu duit apa kreweng... Woiii... KPK
Mana? KPK Mana?” Status tersebut
diunggah oleh Hanibal pada 20
September lalu. Saat ini, status
tersebut telah dihapus.

https://m.tempo.co/read/news/2016/10...or-saya-korban
tWartawan senior tp blunder

a
wartawan senior yang lucunya masih ga paham kalau cocotmu di dunia maya itu harimaumu.

ane juga ga seneng pdi p, tapi kalau nyebar isu macem gini di facebook, ya rawan dituntut orang. apalagi ga punya bukti. apalagi pake akun real.

Harusnya belajar dari mas.piyu/sobari hong/save.endonesya tentang bagaimana cara menggoreng isu yang baik dan benar di internet

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
mewek mewek mau kena ciduk,... emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
Apa yg ditulis di sosmed itu berarti udah konsumsi publik emoticon-Big Grin

Lucunya sekarang. banyak media yg ngambil berita/sumber berita malah dari medsos emoticon-Ngakak (S)