alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f3d12c529a45677a8b456d/rastoni-si-manusia-cangkul-ngontrak-rp-40-ribu-per-bulan-seperti-apa-wujudnya
Rastoni si 'Manusia Cangkul' Ngontrak Rp 40 Ribu per Bulan, Seperti Apa Wujudnya?
Rastoni si 'Manusia Cangkul' Ngontrak Rp 40 Ribu per Bulan, Seperti Apa Wujudnya?

Rastoni si 'Manusia Cangkul' Ngontrak Rp 40 Ribu per Bulan, Seperti Apa Wujudnya?
Rastoni yang berprofesi sebagai 'manusia cangkul' di seputar Bintaro, Tangerang Selatan menyewa sebuah tempat seharga Rp 40 ribu per bulan untuk sekadar istirahat. Pada Jumat (30/9/2016) pekan lalu, detikcom melihat langsung kondisi kontrakan Rastoni.
Rastoni si 'Manusia Cangkul' Ngontrak Rp 40 Ribu per Bulan, Seperti Apa Wujudnya?

Kontrakan Rastoni tak jauh dari tempat biasanya dia 'mangkal' mencari pelanggan di depan Pasar Modern, Bintaro, Tangerang Selatan. Untuk menuju lokasi tersebut bisa dengan melintasi sebuah gang yang terletak persis di sebelah Masjid Al Aqsha di Cluster Permata Bintaro.

Sekitar 300 meter dari Masjid Al Aqsha terdapat sebuah bedeng yang menempel di halaman samping sebuah warung nasi. Di sinilah Rastoni bersama 3 orang temannya yang sama-sama berprofesi sebagai 'manusia cangkul' ngontrak.

Tak ada kursi atau pun tempat tidur di kontrakkan Rastoni. Sebuah papan kayu yang disusun menyerupai meja makan berukuran 2 x 1,5 meter dipakai untuk tempat tidur berdua dengan temannya. Tak ada dinding tembok dan lantainya pun hanya berupa tanah berdebu.

Sebuah terpal lusuh dipasang mengelilingi tempat tidur Rastoni agar tak terlihat dari luar dan terlindung dari angin malam. Kamar mandi berada di dalam warung makan dan digunakan beramai-ramai.

"Saya ngontrak Rp 40 ribu per bulan. Tapi ya begini tempatnya. Nggak ada macam-macam (barang)," kata Rastoni saat berbincang dengan detikcom, Jumat (30/9/2016).

Hari sudah beranjak menuju sore saat detikcom berbincang dengan Rastoni yang hari itu tak mendapatkan pelanggan. Separuh hari berjalan di seputar Bintaro tanpa ada yang menggunakan jasanya untuk menyiangi rumput, membuat galian atau membersihkan got, Rastoni kembali ke kontrakkannya.

Di atas dipan kayu dengan alas kasur tipis lusuh itu tubuhnya yang keriput dan mulai ringkih merebah. Rastoni yang tak lagi muda nampak lelah meski tak ada pekerjaan hari itu.

Sementara di luar langit Jakarta mulai menguning tanda senja akan segera datang. Di jalanan kendaraan roda dua dan mobil saling adu cepat agar lekas sampai di rumah dan berkumpul bersama keluarga.

Saat temaram lampu kota mulai dinyalakan, Rastoni dan kawan-kawannya duduk berbincang-bincang di bedeng yang mereka kontrak. Dari dalam warung nasi di samping bedeng, sayup-sayup terdengar lantunan lagu, 'Titip Rindu Buat Ayah' yang dipopulerkan Ebiet G Ade.

"Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
namun kau tetap tabah hm...
Meski nafasmu kadang tersengal
memikul beban yang makin sarat
kau tetap bertahan

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk hm...
Namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia,"
https://m.detik.com/news/berita/d-33...i-apa-wujudnya

Terkadang di saat kita melihat jauh kebawah maka membuncahlah rasa syukur kita. Namun di saat kita melihat ke atas maka menggeloralah serakahnya jiwa

Apa yang ada dan telah terdapat syukurilah dalam hati

lika liku lelaki

youtube-thumbnail

Quote:Original Posted By novi78
Gubernur t**k bakal ga peduli terhadap nasib rakyat kecil seperti ini

Quote:Original Posted By bangdiego


Mungkin gubernurnya belum tahu tentang hal itu


Quote:Original Posted By bangdiego
Fenomena 'manusia cangkul' muncul di sekitar kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Mereka mencari orderan untuk pekerjaan galian septic tank, galian pondasi hingga menyiangi rumput atau membersihkan kebun.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany langsung memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjuti soal fenomena 'manusia cangkul' ini. "Ibu (Airin) mengintruksikan Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, camat dan lurah untuk menindaklanjuti fenomena ini (manusia cangkul)," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Tangerang Selatan Dedi Rafidi kepada wartawan, Selasa (4/10/2016).

Tindak lanjut yang dimaksud, kata Dedi, berupa inventarisasi dan mengkaji kemungkinan solusi yang akan diberikan. Namun untuk sementara, mengingat mereka kebanyakan berasal dari luar Tangerang Selatan kemungkinan akan dilakukan pembinaan.

Fenomena 'manusia cangkul' bisa ditemui di seputaran Bintaro, Pasar Jumat, Ciputat dan Bumi Serpong Damai. Setiap pagi mulai pukul 06.00 WIB biasanya mereka mencari orderan dari warga atau kontraktor untuk melakukan pekerjaan galian pondasi, galian septic tank, membersihkan got atau memyiangi rumput di kebun.

Salah satu titik berkumpulnya 'manusia cangkul' ini adalah di seputar Pasar Modern di Bintaro, Tangerang Selatan. Ironinya yang berprofesi sebagai 'manusia cangkul' ini tak hanya dari pria berusia muda. Ada beberapa di antara mereka sudah mengancik usia senja.

Seperti Rostani (65) dan Gusmawan (79). Dua kakek asal Brebes Jawa Tengah ini merantau ke Bintaro untuk menjadi 'manusia cangkul' dengan pendapatan tak menentu. Tak setiap hari mereka mendapatkan order. Kadang tiga hari berturut-turut mereka tak kerja.

Baca juga: Balada 'Manusia Cangkul': 3 Hari Tak Dapat Order Terpaksa Utang untuk Makan
http://news.detik.com/berita/3313203/balada-manusia-cangkul-3-hari-tak-dapat-order-terpaksa-utang-untuk-makan
Coba pindah ke DKI jakarta aja.. Mungkin bisa daftar jadi pasukan oranye, biru, atau hijau dll PPSU

Quote:Original Posted By bimzkee
masukin pekiwan gan

youtube-thumbnail


Quote:Original Posted By meldiasa
membuka mata sebenernya, lu punya pancing bisa jadi nelayan, lu punya cangkul bisa jadi petani
modal cangkul 50rb bisa buat kehidupan
masalahnya otak ente jalan apa engga, hati ente buta apa ngga kalah sama gengsi

emoticon-Cool


disaat horang kaya beli rumah, apartemen gak dihuni cuman buat investasi, sebagian orang masih ada yg tinggal ditempat gak layak huni emoticon-Mewek
fakir miskin dan anak2 terlantar dipelihara oleh negara
nice trit gan emoticon-Jempol
Dulu gw pernah ketemu sama orang2 seperti ini. Duduk bertiga di pinggir jalan, bawa cangkul. Matanya menerawang sesekali memperhatikan truk yang lewat. Begitu terus.

Gak terasa air mata gw rembes juga.
Ini laki, biar susah dan dengan segala upaya dia tetap berusaha cari nafkah dengan hasil keringat sendiri secara halal, minimal dia tanggung jawab ama hidupnya sendiri, salut n respect, semoga dimudahkan rejekinya, diberikan jalan selalu, rejeki ga bakal kemana, semoga Tuhan memberikan pencerahan dan kemudahan buat jalannya.
pukulan telak buat kita" yg suka ngeluh walau hidup enak
Yang tabah ya pak! Pekerjaan bapak masih lebih mulia daripada pejabat yg mengambil uang negara
Gw selalu ga kuat kalo baca beginian emoticon-Mewek

Still better daripada minta2. Salut setinggi2nya deh..
Sudah sepatutnya kita semua bersyukur

#semangat_pak
Saluuuut sama beliaaau...
Semoga tuhan tetap memberi beliau rezeki.... aminnnn
salut pak dhe, ane pernah nyari orang gini buat bongkar puing, butuh nya cuman 2, yg laen pada berebut.. ane jd ga enak.. mana mereka ga pake nawar harga gan..
salutttttt buat mbah cangkul
mari nikmati masa tuamu ......emoticon-Traveller emoticon-Turut Berduka
banyak disekitaran lebakbulus cinere
dan itu org org yg suka bawa cangkul sebenernya ga miskin miskin amat
pernah ngobrol karna penasaran
mereka itu rata rata petani
ada yg dari brebes kuningan dsb
bapak bapak yg saya tanya sih crita dia nanem padi dikampung begitu nanem dan tetek bengeknya kelar mereka berangkat kejakarta
dan yg ngurus padi tiap hari bini atau anaknya
kadang sekali dapet proyek galian bisa dapet 1-1,5 jt untuk beberapa hari
kira kira begitulah isi obrolan singkatnya
terharu sama perjuangan orang-orang kayak pak rastoni emoticon-Mewek mereka kerja keras demi sesuap nasi, bukannya ngemis
Quote:Original Posted By presidenkoplak
disaat horang kaya beli rumah, apartemen gak dihuni cuman buat investasi, sebagian orang masih ada yg tinggal ditempat gak layak huni emoticon-Mewek


makannya di malaysia orang beli rumah ke 2 x itu dimahalin,,
Quote:Original Posted By n4z1
Dulu gw pernah ketemu sama orang2 seperti ini. Duduk bertiga di pinggir jalan, bawa cangkul. Matanya menerawang sesekali memperhatikan truk yang lewat. Begitu terus.

Gak terasa air mata gw rembes juga.


ya akhrnya dgn sgala keadaan kita skrg harus bersyukur...semoga anak beliau ga nuntut smartphone jenis bla bla bla smata gengsi sdgkn bokapx banting tulang kek gitu....

Quote:Original Posted By el.coqui
Wwkwkwkwk ada ada aja kakek kakek jaman sekarang..
Kontrakan 40ribu mah murah banget..
Bayangin di jakarta warga miskin digusur paksa demi kepentingan cukong dan pengembang, dan dipaksa membayar sewa rusun jutaan rupiah..


Sewa rusun berapa juta gan per bulan?.. Kalo yang seperti ini di jakarta, ber KTP DKI sewa rusun nya di bayarin pemda gan. Konon katanya begitu . coba aja cek ke dinsos DKI