alexa-tracking

Red Beach Panjin, Hamparan Warna Merah di Sepanjang Mata Memandang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57ece031162ec2d2648b4567/red-beach-panjin--hamparan-warna-merah-di-sepanjang-mata-memandang
Thumbs up 
Red Beach Panjin, Hamparan Warna Merah di Sepanjang Mata Memandang
Red Beach Panjin, Hamparan Warna Merah di Sepanjang Mata Memandang

Pantai dengan bentuk yang unik cukup banyak dijumpai di berbagai penjuru dunia. Contohnya saja adalah Pantai Pink yang ada di Lombok. Namun lain halnya keunikan yang ditawarkan oleh sebuah pantai di negara Cina yang disebut dengan Red Beach.

Pantai Pink yang ada di Lombok memiliki namanya karena pantai ini dikenal mempunyai pasir yang berwarna pink. Namun Red Beach bukanlah sebuah pantai yang mempunyai pasir berwarna merah. Nama Red Beach digunakan karena pantai ini dipenuhi dengan tanaman berwarna merah bernama Suaeda salsa.

Red Beach Panjin, Hamparan Warna Merah di Sepanjang Mata Memandang
Pemandangan indah sore hari di Red Beach Panjing (kredit: EuroPics)

Tanaman dengan genus Suaeda memang dikenal sebagai tanaman yang hidup di daerah pinggiran pantai. Dan tanaman ini pun nampak tumbuh dengan subur di Red Beach ini. Ditambah lagi area Red Beach ini merupakan sebuah wilayah yang berupa laut dangkal dan tanah air pasang.

Red Beach yang masuk dalam wilayah Dawa County ini berjarak sekitar 28 kilometer dari kota Panjin di Provinsi Liaoning Cina. Pantai ini merupakan area Delta Sungai Liaohe yang menjadi destinasi wisata populer di provinsi tersebut. Tak lain karena keberadaan tanaman Suaeda salsa yang memberikan keunikan tersendiri pada pantai ini.

Kalau di tempat lain tanaman ini kerap dianggap sebagai gulma, namun lain halnya dengan Suaeda salsa yang ada di pantai ini. Keberadaan tanaman tersebut malah menambah kecantikan dari pantai ini. Ditambah lagi, keberadaan pantai ini memberikan nuansa yang berbeda sesuai dengan musim.

Red Beach Panjin, Hamparan Warna Merah di Sepanjang Mata Memandang
Pemandangan Red Beach dari ketinggian (kredit: EuroPics)

Kalau datang ke Red Beach di Panjin pada musim semi, maka pantai ini akan nampak terlihat dalam balutan tanaman hijau. Baru pada akhir musim panas, tanaman ini pun akan bertransformasi menjadi tanaman berwarna merah, menandakan kalau tanaman tersebut sudah memasuki fase dewasa. Fenomena ini berlangsung mulai dari akhir musim panas hingga awal musim gugur.

Menyadari kalau tempat ini populer dan banyak dikunjungi wisawatan, pemerintah setempat pun memberikan fasilitas yang cukup memadai. Termasuk di antaranya adalah keberadaan dermaga kayu yang menjadi lokasi para wisatawan untuk menyaksikan hamparan tanaman merah yang menyelimuti pantai ini. Pengembangan Red Beach sebagai lokasi eco wisata ini berlangsung sudah lama, tepatnya sejakt ahun 1984.

Red Beach Panjin, Hamparan Warna Merah di Sepanjang Mata Memandang
Para pengunjung yang membanjiri Red Beach (kredit: Xinhua)

Selain itu, keberadaan sarana transportasi juga cukup mudah bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke area Red Beach di Panjin ini. Kota Panjin bisa dijangkau dari berbagai kota di negara Cina baik menggunakan transportasi bus ataupun kereta. Selain itu, terdapat pula beberapa bandara yang berdekatan dengan tempat ini, yakni Dalian Zhoushuizi International, Shenyang Taoxian International serta Jinzhou Xiaolingzi.

Untuk perjalanan dari kota Panjin menuju ke Red Beach juga tersedia dalam berbagai jenis transportasi. Tersedia mulai dari sarana transportasi berupa mini bus ataupun taksi. Dan yang perlu diperhatikan, dalam menggunakan sarana transportasi di sana, paling tidak diperlukan kemampuan menawar harga. Jadi sedikit belajar bahasa mandarin merupakan salah satu nilai positif.

Red Beach Panjin, Hamparan Warna Merah di Sepanjang Mata Memandang
Hamparan tanaman merah di sepanjang mata di Red Beach (kredit: Xinhua)

Sayangnya, meski memang berdampak positif dalam sisi ekonomi, eco wisata Red Beach ini ternyata juga mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan. Seperti halnya di pantai lain, Red Beach ini merupakan tempat hidup dari berbagai jenis flora dan fauna. Terdapat lebih dari 400 spesies hewan yang berdomisili di pantai ini. Selain itu, terdapat paling tidak 250 spesies burung yang melakukan migrasi tahunan di sini, termasuk 20 spesies di antaranya adalah spesies langka yang dilindungi.

Kehadiran para wisatawan ke tempat ini pun dianggap mengancam keberadaan flora dan fauna di tempat ini. Kerap pula terjadi tensi antara kedua pihak, baik yang mendukung keberadaan eco wisata ataupun mereka yang mempunyai perhatian tinggi terhadap kondisi lingkungan di Red Beach. Jadi, bagi para traveler yang berkunjung ke tempat ini paling tidak harus memperhatikan, agar tidak melakukan tindakan yang berdampak negatif pada kondisi lingkungan di sana.

SUMBER
pertamax diamankan.

tempatnya keren banget gan
tapi kalo liat warnanya yang merah dari gambar malah ngeri emoticon-Takut (S)
Quote:



keduaxxxemoticon-Toast
Quote:


hahaha masih sepi thread ini emoticon-Big Grin