alexa-tracking

Hitungan Biaya Politik Pemilihan Gubernur Jakarta dan Kompensasinya

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57eccca1d9d770c1248b456b/hitungan-biaya-politik-pemilihan-gubernur-jakarta-dan-kompensasinya
Hitungan Biaya Politik Pemilihan Gubernur Jakarta dan Kompensasinya
TEMPO.CO, Jakarta - Partai politik pengusung calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta meminta pasangan calon mereka menyiapkan dana untuk kampanye nanti. Jumlah dana bisa mencapai ratusan miliar rupiah, “Karena keuangan parpol kan ada batasnya,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerindra Jakarta Muhammad Taufik, Rabu 28 September 2016.

Partai Gerindra bersama Partai Keadilan Sejahtera telah mendaftarkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Keduanya diminta ikut menanggung beban biaya kampanye, yang diperkirakan mencapai Rp 200 miliar untuk dua putaran. "Kalau mau aman segitu," ujar Taufik.

Menurut hitungan sementara Ketua Badan Pemenangan Pemilu Gerindra Jakarta Syarif, dana kampanye yang dibutuhkan tidak sampai Rp 200 miliar, melainkan Rp 152 miliar. Sebab, pemilihan kali ini tak menuntut terlalu banyak dana lantaran diikuti tiga pasangan calon. "Beda halnya kalau head to head."

Menurut Syarif, jumlah itu bisa turun jika pasangan calon tak menyepakati kegiatan kampanye yang diusulkan, misalnya kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). “Sekali main di GBK itu minimal Rp 25 miliar all-in. Sewa tempat, makan, dan lain-lain.”

Syarif termasuk yang ikut menggodok rincian dana kampanye di kubu pasangan Anies-Sandiaga. Dia mengatakan segera mempresentasikan rincian kebutuhan kampanye itu kepada pasangan calon pada awal bulan depan.

Nachrowi Ramli, Ketua Tim Pemenangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, juga memprediksi dana kampanye tak sampai Rp 200 miliar. Dia tidak menyebutkan angka pasti, hanya memastikan pasangan calon harus menanggung sebagian. “Sumber dana dari pasangan calon, partai, dan relawan ataupun donatur,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jakarta ini.


Hitungan Biaya Politik Pemilihan Gubernur Jakarta dan Kompensasinya

Selain didukung Demokrat, Agus-Sylviana diusung PPP, PKB, dan PAN. Partai-partai itu, menurut Nachrowi, berkomitmen mengerahkan jaringan relawan masing-masing untuk mensosialisasi nama Agus-Sylviana ke masyarakat. Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani menyebutkan “cuma” itu yang bisa disumbang partainya. “Kami membantu finansial sesuai kemampuan kami," kata Arsul.

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah telah lebih dulu menyatakan pasangan calon harus membiayai kampanye sendiri. Partai ini bersama tiga partai lainnya, yakni Hanura, NasDem, dan Golkar, memutuskan untuk mengusung calon inkumben Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Menurut Basarah, kesediaan membiayai kampanye sendiri adalah salah satu komitmen yang sudah diminta kepada Basuki alias Ahok. PDIP, kata Basarah, memiliki aturan tersebut, yang tertuang dalam peraturan partai nomor 4 tahun 2015. “Untuk konsolidasi dan menggerakkan struktur partai dengan sanksi mandat dicabut jika calon tak menyetorkan dana.”

Nah, ketika hitung-hitungan biaya Pemilihan Gubernur sudah bisa diperkirakan, apa kompensasi yang diminta partai kepada setiap pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta?

Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saeful Hidayat
Partai politik: PDIP, Hanura, NasDem, Golkar
Permintaan: Perekrutan pekerja di bidang penanganan sarana dan prasarana umum.

Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Partai politik: Demokrat, PKB, PPP, PAN
Permintaan: Alokasi hibah untuk Nahdlatul Ulama (NU) dari APBD.

Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno
Partai politik: Gerindra, PKS
Permintaan: Menuntaskan masa jabatan.

DEVY ERNIS | LARISSA HUDA

https://www.tempo.co/read/fokus/2016...-kompensasinya




LO2 PADA MASIH PERCAYA DEMOKRASI TANPA MAKAN SIANG GRATIS
MAKANYA SAYA DEMEN BANGET NGETROLL ORANG2 GOBLOK YANG MAU GOBLOKIN ORANG LAIN INI
GOBLOK KETAHUAN MENIPU MAU GOBLOKIN PEMILIH LAGI emoticon-Wakaka
banyak dapet duit nih pengurus partai pengusung emoticon-Big Grin
Kader PDIP di DPR Akan Sumbang Uang Kampanye bagi Ahok-Djarot


Hitungan Biaya Politik Pemilihan Gubernur Jakarta dan Kompensasinya


Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di DPR akan menyumbang dana untuk kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta 2017. Partai itu memiliki 109 anggota di DPR.

Anggota Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, langkah kolektif itu hanya ditujukan untuk Ahok-Djarot. Mereka tidak akan melakukan hal serupa untuk pasangan calon kepala daerah dari PDIP yang bertarung di daerah lain.

"Kalau ada pilkada di daerah saya, anggota DPR dapil lain tidak berkewajiban untuk membantu. Tetapi untuk Pilkada Jakarta, semuanya harus ikut membantu," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/9).
Lihat juga:Ahok Sebut Tiga Partai Janjikan Dana Kampanye
Hendrawan berkata, sumbangan tersebut bersifat sukarela. Ia menyebutnya sebagai bentuk gotong-royong.

Namun Hendrawan enggan membeberkan jumlah sumbangan yang terkumpul. Ia hanya berkata, anggota Fraksi PDIP memang kerap mengumpulkan uang untuk kebutuhan partai setiap bulan.

"Itu manajemen gotong royong. Sumbangan sukarela tanpa tekanan," ucapnya.

Jika strategi sumbangan sukarela itu tidak berjalan, kata Hendrawan, PDIP akan mewajibkan anggota mereka di DPR untuk menyumbangkan uang dengan nominal yang ditentukan.
Lihat juga:Ahok Terima Tantangan Sandiaga soal Transparansi Dana
Sebelumnya, Ahok dan Djarot berencana menjadikan kemeja kotak-kotak berwarna merah, biru dan hitam sebagai ciri khas mereka.

Ahok dan Djarot akan menjual kemeja untuk sebagai modal kampanye.

Tak hanya menjual kemeja kotak-kotak, mereka juga berencana menjual tiket kepada masyarakat untuk bertemu dengannya.

"Enggak cuma jualan kaos, jualan tiket kalau mau ketemu gue juga. Nanti kalau beli tiket, dapat bonus foto," kata Ahok di Balai Kota, pekan lalu.
Lihat juga:Ahok Siapkan Rekening Bank untuk Dana Kampanye
(abm)

http://www.cnnindonesia.com/politik/...i-ahok-djarot/



IDEALISME BUAT KJAKARTA DOANG BULLSHIT BANGET DAH emoticon-Wakaka
Quote:


BANYAK LAH MARKUP 10% AJA DAH LUMAYAN emoticon-Wakaka
Nara pekok emoticon-Big Grin
Quote:


Belum lagi udah dapat dari om ucil yg diphp emoticon-Big Grin
Jangan takut uno byk perusahaan di Panama papers. Bemokrat jg kader nya byk yg sdh mendulang.
Quote:


BELUM LAH DIA KAN GAGAL
Quote:


UNO MAH RECEH DIA UDAH BOSEN KALI JADI PENGUSAHA
CARI HOBI LAIN KALI AJA DAPAT PAHALA emoticon-Wakaka
srigala2 mulai berebut bangkai
Itulah demokrasi
Quote:


SERIGALA LAH MENDING KLO NERKAM TERANG-TERANGAN
LAH KLO ULAR LICIK emoticon-Wakaka
Hei repost oui. Dasar ts ndak kreatif. Repost jg