alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57ec828bc2cb17a00a8b456b/tvisikita-pesaing-youtube-untuk-masyarakat-desa-di-indonesia
TVisiKita, Pesaing YouTube untuk Masyarakat Desa di Indonesia
Quote:TVisiKita, Pesaing YouTube untuk Masyarakat Desa di Indonesia
Henry Jusuf, pengembang aplikasi karya anak bangsa "TVisiKita", usai pembukaan Festival Destika 2016 di Danau Sentani, Jayapura, Papua, Rabu (28/9/2016)


JAYAPURA, KOMPAS.com - Bagi masyarakat perkotaan, layanan televisi-internet atau kerap disebut video-streaming bukanlah hal asing. YouTube, Netflix, Vidio, iFlix, dan Hooq menerapkan mekanisme demikian.

Sayangnya, layanan-layanan itu membutuhkan jaringan internet dengan bandwidth tinggi sehingga hanya bertumbuh subur di kota-kota besar. Lantas bagaimana dengan masyarakat desa yang masih sulit mengakses internet?

Sebuah aplikasi Android bertajuk TVisiKita diharapkan mampu menjadi solusi. Aplikasi tersebut dikembangkan dengan teknologi iBOLZ yang dirancang khusus untuk daerah-daerah yang belum punya akses internet mumpuni.

Pasalnya, konten di TVisiKita bisa dinikmati dengan bandwidth rendah. Menurut pengembang TVisiKita, Henry Jusuf, kecepatan internet 70 Kbps sudah bisa digunakan untuk streaming konten video di aplikasi tersebut dengan kualitas low-resolution.

"Kecepatan segitu biasanya cuma bisa untuk streaming konten suara saja," kata Henry usai pembukaan Festival Desa Teknologi Komunikasi dan Informasi (Destika) di Danau Sentani, Jayapura, Papua, Rabu (28/9/2016).

Bagi masyarakat kota yang sebenarnya sudah punya akses internet cukup baik, Henry mengklaim TVisiKita bisa turut digunakan untuk menghemat pulsa. Sebab, TVisiKita mampu menghemat data untuk streaming hingga 60 persen.

"Kalau tersambung WiFi, TVisiKita punya teknologi adaptive untuk meningkatkan kualitas gambar sampai HD," ia menuturkan.

Selain dari segi teknis, TVisiKita juga memberi kelonggaran dari sektor bisnis untuk para pembuat konten. Tak seperti YouTube yang menggunakan sistem AdSense, Henry mengatakan iklan di TVisiKita diatur secara mandiri oleh sang empunya channel.

"Kalau lewat situ (Google AdSense) kan ada mediumnya sehingga kreator nggak pernah benar-benar tahu sistem pendapatannya. Kalau di TVisiKita model bisnisnya diatur sendiri-sendiri. Jadi yang punya channel otomatis jadi entrepreneur," kata dia.

Mekanisme mirip YouTube

Intinya, mekanisme TVisiKita hampir sama dengan YouTube dkk, di mana setiap orang, lembaga, atau kelompok tertentu bisa membuat channel video sendiri. Semua orang pun bisa menikmati konten yang bakal diarahkan sebagai media hiburan, edukasi, sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat desa.

Bedanya, akses ke konten TVisiKita tak memerlukan bandwidth besar. Selain itu, model bisnisnya juga lebih bebas dan mandiri.

TVisiKita diluncurkan pada pembukaan Festival Destika 2016. Acara tahunan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, bekerja sama dengan pemda, komunitas, dan lembaga-lembaga lainnya.

Ini merupakan gelaran Festival Destika keempat. Sebelumnya, acara tersebut pernah dibuat secara berurutan di Melung, Majalengka, dan Belitung Timur.

Penulis : Fatimah Kartini Bohang
Editor : Deliusno
http://tekno.kompas.com/read/2016/09...a.di.indonesia


kembangkan emoticon-Recommended Seller
klo bisa gandeng musisi2 dan artis biar rame.. emoticon-Big Grin
patut diapresiasi, emoticon-Salaman
no thanks emoticon-Ngacir
kalo desanya gak ada internet mau pake apa aksesnya?
telegram?

emoticon-Ngacir
bagus kalo gini, lanjutkan emoticon-Wink... semoga ada pay per click nya biar banyak yang ngupload emoticon-Hammer2
Ngakak dulu
Hahahahaahahahahahahahahhahahahaahhaahhaahhaahahhaahahahahhahahahahahahaahhahahahahahahahahahahahhahahahahahahahauahahahahaha


Dah lega....
Quote:Original Posted By H234L
kalo desanya gak ada internet mau pake apa aksesnya?
telegram?

emoticon-Ngacir


Kan sinyal edge rata2 udah menyebar cyiin
Jadi bisa melotot berjam jam hanya untuk menonton video 1 menit

emoticon-Ngakak
mantab nih emoticon-Recommended Seller


btw atas ane emoticon-Najis emoticon-Betty
emoticon-Malu

pesaing youtube itu jelas youpron
ada kata kita nyaemoticon-Big Grin serasa nostalgia
70kbps udah lumayan buffer video 360pixel
TVisiKita

Namanya agak membingungkan bacanya, T Visi Kita?, TV Isi Kita?

Kurang bagus menurut saya, harusnya cari namanya yang menarik, mudah dibaca dan mudah diingat.
kagak ngefek dah emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By H234L
kalo desanya gak ada internet mau pake apa aksesnya?
telegram?

emoticon-Ngacir


telegram juga sekarang butuh inet om
Hmmm
Ngak minat emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By H234L
kalo desanya gak ada internet mau pake apa aksesnya?
telegram?

emoticon-Ngacir


Sms kan bisa, jadi orang yang di desa entar sms-in orang yang di kota bilang die mau nonton ape. terus orang yang di kota nonton tuh video pas udah kelar orang yang di kota ngabarin orang yang di desa ape isi tuh video emoticon-Cool
belum launching kah?

atau emang di desa doank?

googling tapi belum muncul di paling atas

emoticon-Hammer
yooooi...

masyarakat pedesaan kaya ane di beri alternatip hiburan emoticon-Big Grin

selain youtube,xhamster,xvideos, malamsenin,nontonmovie emoticon-Big Grin
×