alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57ec81d91854f72f7e8b456d/mengapa-penggusuran-di-bukit-duri-bisa-berlangsung-tanpa-ada-bentrokan
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?

JAKARTA, KOMPAS.com - Suara-suara perlawanan berkumandang di RT 06 RW 12 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2016) pagi kemarin, saat para petugas Satpol PP dan sejumlah alat berat hendak merobohkan rumah-rumah warga di sana.

Kumandang suara perlawanan itu merupakan bagian dari momen penertiban permukiman di Bukit Duri yang berada di bantaran Sungai Ciliwung. Suasana penertiban dalam rangka menormalisasi Ciliwung itu cukup tegang.

Sebanyak 900 aparat gabungan diturunkan ke lokasi. Di antara mereka ada yang dipelengkapi peralatan anti huru hara seperti rotan, tameng dan gas air mata.

Namun situasi berlangsung kondusif hingga alat berat selesai meratakan rumah-rumah warga. Tidak ada adu kekerasan fisik antara warga dan petugas.

Saat para petugas masuk ke permukiman, warga bahkan menyambut mereka dengan memberikan bunga. Warga lainnya memilih fokus mengemas perabotan mereka. Ada pula yang tak segan meminta bantuan petugas Satpol PP untuk mengemas perabotan.

Situasi itu kontras dengan penertiban di Kampung Pulo, tetangga Bukit Duri yang hanya dipisah Sungai Ciliwung. Pada Agustus 2015, penertiban di Kampung Pulo, untuk tujuan normalisasi Ciliwung juga, diwarnai bentrokan antar aparat dan warga. Para pemuda, remaja, bahkan orang dewasa, melawan aparat. Sejumlah orang jadi korban.

Tak hanya di Kampung Pulo, dalam semua penertiban permukiman yang dianggap liar selama ini, selalu diwarnai bentrokan fisik. Yang paling akhir di Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan. Pada penertiban-penertiban sebelumnya juga seperti itu, sebut saja di Waduk Pluit, atau di Luar Batang.

Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES
Proses pembongkaran rumah warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta, Rabu (28/9/2016). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur bangunan yang berbatasan langsung dengan sungai Ciliwung dan akan merelokasi warga ke Rusun Rawa Bebek.

Mengapa Berbeda?

Sebagian besar warga Bukit Duri sudah direlokasi ke Rusun Rawa Bebek sejak diberikan surat peringatan I dan II. Sementara sebagian lain ada yang pindah ke kerabat atau memilih menyewa kontrakan.

Sampai pertengahan September 2016 tercatat 270 kepala keluarga (KK) warga Bukit Duri pindah ke rusun. Total ada 363 rumah yang mesti dibongkar di Bukit Duri.

Hanafi (87) warga Bukit Duri RT 06 RW 12 mengatakan, masyarakat setempat pasrah dengan penggusuran itu.

"Kalau orang sini sebetulnya sadar, enggak mau melawan pemerintah," kata pensiunan Bea Cukai itu, kemarin.

Warga mengedepankan cara-cara damai menghadapi petugas. Warga juga sedang menggugat pemerintah di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan PTUN.

"Kami diusahakan agar dapat penggantian," ujar Hanafi.

Namun pemerintah hanya akan membayar lahan warga yang memang punya sertifikat.

Asmo, warga RT 06 RW 12 mengatakan hal senada. "Saya enggak suka melakukan kekerasan, termasuk melawan aparat," kata Asmo.


Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Suasana pembongkaran rumah warga di Bukit Duri, Tebet, Jakarta, Rabu (28/9/2016). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur bangunan yang berbatasan langsung dengan Sungai Ciliwung terkait upaya normalisasi, dan akan merelokasi warga ke Rusun Rawa Bebek.
Belajar dari Kampung Pulo
Ketua Komunitas Ciliwung Merdeka, Sandyawan Sumardi mengatakan, pengalaman kericuhan tahun lalu di Kampung Pulo saat menolak penggusuran membuat warga Bukit Duri belajar. Warga ingin menghadapi kebijakan pemerintah tidak dengan putus asa tetapi tetap tenang.

"Memang iya, warga Bukit Duri belajar dari pengalaman warga Kampung Pulo yang rusuh. Kami tidak putus asa meskipun marah tetapi menghadapinya dengan akal sehat dan jernih," ujar Sandiawan, yang mendampingi sebagian warga Bukit Duri.

Meski tempat tinggal sudah dengan rata tanah, warga menolak disebut 'kalah'. Dengan tidak melawan aparat seperti yang ditunjukan kemarin, warga menilai sudah menang secara moral.

"Makanya tidak ada kerusuhan apapun, juga dan itu diakui aparat keamanan," kata Sandyawan. "Tidak apa-apa secara fisik mungkin kami kalah, bangunan kami dirobohkan. Tapi jiwa dan harga diri kami menang," kata dia.

Meski demikian, warga sempat menghambat penggusuran dengan menggelar aksi menabuh peralatan barang bekas. Aksi tersebut cukup mengganggu karena petugas mesti mendorong mundur warga agar tidak dekat dengan alat berat yang sedang bekerja.

Namun akhirnya, petugas dapat meratakan kawasan permukiman itu dengan bantuan alat berat tanpa ada perlawanan fisik dari warga.

Penulis : Robertus Belarminus
Editor : Egidius Patnistik

sumber:
http://megapolitan.kompas.com/read/2...ada.bentrokan.

Provokator dii lapangan hanya terlihat Sandyawan soemardi, dan perlawanan warga bukit duri dilakukan dengan cara damai.
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?

kemana para provokator garis keras yg selama ini selalu muncul memprovokasi kerusuhan setiap Pemprov DKI melakukan pengusuran? kenapa tidak muncul pada pengusuran bukit duri kali ini?

Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?
Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?


Quote:Original Posted By aditya2015
ini berkaitan dengan sudah fixednya partai politik menjatuhkan pilihan calon gubernur DKI yg diusungnya.

Yusril Ihza Mahendra sudah kecewa berat dengan partai politik yang memberikan PHP palsu kepadanya, dan prof. Hukum Tata Negara paling jago se Indonesia ini merasa beliau sudah berjuang paling keras dan berhasil mendown-grade popularitas gubernur Ahok di mata warga DKI jakarta, tapi jasa2 beliau tidak dihargai partai politik lawan ahok, malah ditelikung 6 partai politik dengan mengusung Anies Baswedan dan Agus Yudhoyono yang notabene tidak ada jasanya sama sekali dalam menjatuhkan popularitas gubernur Ahok. Sehingga buat apa beliau mencapekkan diri menjadi provokator dalam pengusuran yang dilakukan pemprov. DKI? Memangnya menjadi provokator itu tidak menguras tenaga? tidak menguras duit di tabungan? tidak menyita waktu? jadi kalau tidak ada kepentingan dengan pencalonan gubernur DKI lagi ngapain lagi mencapekkan diri menjadi provokator? sampai bermain sandiwara play victim mengorbankan mobil marcedes benz nya disiram cat?

Kalau Ibunda tercantik senatero jagat Indonesia Ibu Ratna Sarumpaet atau yang lebih dikenal dengan valak, M. Taufik, sudah pasti dilarang oleh sandiago uno untuk terang-terangan menjadi provokator seperti terlihat dalam pengusuran-pengusuran yang dilakukan oleh Pemprov. DKI sebelumnya. Sandiago Uno sebagai anak muda yang berpendidikan tentunya mengerti bahwa sebagian besar warga jakarta adalah warga yang berpendidikan, dan mereka mengerti bahwa provokasi-provokasi yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet maupun M Taufik adalah kebijaksanaan atau aksi dari partai Gerindra dalam menjatuhkan popularitas gubernur Ahok yang dianggap pernah menghianati partai gerindra dengan meninggalkan partai gerindra, padahal yang memilih ahok sebagai calon wagub yang mendampingi jokowi pada pemilu 2012 adalah prabowo subianto. Kalau terus menerus Ratna sarumpaet dan M. Taufik terang-terangan menjadi provokator, lama kelamaan warga jakarta akan semakin membenci partai gerindra yg berarti juga membenci Sandiago Uno sebagai kader dan cawagub partai gerindra.

kalau Ahmad dani sedang konsentrasi penuh bertarung hidup mati dalam pilkada bupati bekasi. Karena mempertaruhkan duit yang besar dalam pilkada bekasi, ini adalah pertarungan hidup mati seorang ahmad dani, kalau sampai kalah maka tammatlah riwayat seorang ahmad dani, sudah hartanya habis, job-job manggung juga hampir tidak ada lagi sejak beliau terjun ke politik. Jadi ahmad Dani pada saat ini tidak ada waktu untuk menjadi provokator di DKI jakarta.

Muhammad sanusi? Kayak tidak tahu aja ente, mantan anggota DPRD DKI yang terhormat ini sudah mendekam di balik jeruji dengan memakai rompi warna orange.

Haji Lulung? untuk sementara beliau cooling down dulu, emangnya tidak capek dan tidak menguras tenaga dan harta apa kalau terus menerus menjadi provokator melawan ahok? Tapi karena dendam kesumatnya terhadap seorang ahok, beliau tetap bergerak tapi lebih banyak secara diam-diam saja, tidak sevulgar dulu lagi......





Quote:Original Posted By aditya2015


[QUOTE=8rutus;57ec95555c7798bd288b4567]

[B]siapa bilang para provokator berhenti memprovokasi????

para provokator sedang berpindah medan, kalau massa korban pengusuran jumlahnya terbatas, kini mereka ganti obyek provokasi, kaum buruh!!! Jumlahnya bisa puluhan ribu, dan kalau bisa diprovokasi anarkis effeknya mengerikan!!!


http://megapolitan.kompas.com/read/2...dan.tolak.ahok


gak ada bandot sama valak emoticon-Ultah
kurang seru nih emoticon-Frown
Udahhh kincep brayy mereka
Agus - Sylvi For DKI
Karena masyarakat sana sudah diintimadasi jauh hari sebelum penggusuran. Bentrokan tidak ada tapi penolakan dimana mana


Mengapa Penggusuran di Bukit Duri Bisa Berlangsung Tanpa Ada Bentrokan?

Karena masyarakat bukit duri sudah mengerti, Ahok mencoba memberikan yang terbaik bagi warga DKI.

Ahok-Djarot for DKI1
Quote:Original Posted By victimofgip.99
Karena masyarakat sana sudah diintimadasi jauh hari sebelum penggusuran. Bentrokan tidak ada tapi penolakan dimana mana


A1 ya pig emoticon-Leh Uga
kau tak mau digusur
yasudah kau tunjukkan surat2 kau
paok

ga ada tante valak sama om tompel sih
jdnya lancar emoticon-Embarrassment
ud kethauan kan panabsung kehilangan " majikan " bakalan sepi emoticon-Embarrassment
karena orang selatan tidak ga lebih berani daripada orang utara, emoticon-Traveller
ratna dan ucil sdh lelah.Ratna lagi tumis kangkung buat cucunya....ucil lg disetrap masang sprey buat bini nya
Mantap Ahok Djarot, lanjutkan. sponsor terpecah soalnya, blm tau mana lawan dan kawan..haa..yg msh bertahan 40 kk selebihnya yg di rawabebek pilih Ahok..wkwk..siip.
emoticon-Cape d...

bijimana nih, panasbung sekarang letoy banget dah
melakukan potes dengan jalan hukum
elegan

seperti yg biasa yusril ajarkan
emoticon-Recommended Seller
jatah nasbung habis soalnyaemoticon-Wkwkwk
kalo romo sandy sama jaya suprana emang komitmen mereka membela kaum miskin, kalo si botak, sarungkampret, miki moss, mereka mah free rider, menunggangi aksi untuk tujuan lain, buktinya, begitu tujuan tercapai atau tidak tercapai mereka ogah2an, muncul batang hidungnya pun tidak.
Udah adem di rawa bebek, gan. Pada sumringah kemaren pas di liput tipi


emoticon-Cool
Nenek lampir, tuyul cinta, ma ucil mana???