alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57ec7f4c50741045338b456a/miris-anak-anak-warga-cadas-gantung-kabupaten-bandung-hanya-bersekolah-sampai-sd
Miris, Anak-anak Warga Cadas Gantung Kabupaten Bandung Hanya Bersekolah Sampai SD
Quote:Miris, Anak-anak Warga Cadas Gantung Kabupaten Bandung Hanya Bersekolah Sampai SD

Bandung -
Selain kondisi rumah dan lingkungan yang tidak layak, yang menyedihkan dari Kampung Cadas Gantung, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, adalah soal pendidikan. Rata-rata pendidikan mereka hanya sampai Sekolah Dasar (SD).

Salah satu warga, Jua (45) mengakui pendidikan di Kampung Cadas Gantung memang masih rendah. Warga tidak banyak yang menyekolahkan anaknya. Saat ini, hanya anaknya dan anak tetangganya, Ina (27) yang bersekolah.

"Anak saya lagi sekolah SD. Tapi enggak tahu nanti mau melanjutkan atau enggak. Di sini hanya empat orang yang sekolah, sampai SD," ujar Jua kepada detikcom, Rabu (28/9/2016).

Di samping Jua ada tetangganya Ina yang juga hanya mampu menyekolahkan anaknya hingga sekolah dasar.

"Anak saya yang pertama sekolah sampai SD. Enggak melanjutkan, enggak ada biaya. Sekarang kerja jadi buruh di pabrik brownies," ujar Ina lirih.

Obrolan sempat terhenti saat Ina mengingat anaknya yang ingin meneruskan sekolah. Sambil menahan air mata, Ina bercerita anaknya kerap menangis, karena ingin bersekolah lagi.

"Ya nangis hoyong sakola (pengen sekolah). Saleresna alim damel (sebetulnya dia enggak mau kerja). Tapi kumaha deui (tapi bagaimana lagi," tutur Ina.

Beasiswa dari pemerintah disebut Ina tidak merata. Banyak yang tidak mendapatkan bantuan beasiswa padahal miskin.

"Biaya sekolah memang ada yang gratis. Tapi kan tetap untuk beli buku ini itu, bekal sekolah, buat jajannya bagaimana. Beasiswa juga yang dapet, dapet, yang enggak, enggak," ucapnya.

Untuk bisa ke sekolah, anak-anak Kampung Cadas Gantung ini memang perlu perjuangan yang keras. Akses jalan yang tidak layak juga jarak tempuh yang cukup jauh.

"Dari sini jauh ke jalan, ke sekolah. Pada jalan kaki, jam 6 pagi sudah pergi. Lumayan 2 kilometer ke sekolah. Belum kalau hujan sepatu jeblog (kotor kena lumpur)," ungkap Ina.

Jua dan Ina berharap Bupati Bandung Dadang Naser ikut memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Terutama akses jalan agar memudahkan anak-anak pergi ke sekolah.

(avi/ern)
http://news.detik.com/berita-jawa-ba...254.1474491145


parah lu hok.. emoticon-Marah
kasian.. emoticon-Mewek
walkotnya kok tau? emoticon-Bingung
Saya doakan semoga bisa bergelar sarjana
emoticon-Maaf Agan
Pantes pekaes banyak suaranya di jabar wkwkw
haruskah yg mulia aher turun tangan menyelesaikannya?? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
emoticon-Big Grin gakfafa calon kader gak ferlu finter dan berfendidikan tinggi, yang fenting fatuh dan militan itu sajah....

semakin finter fara kader sulit di atur

emoticon-Malu
Quote:Original Posted By still.breathing
haruskah yg mulia aher turun tangan menyelesaikannya?? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)


Gak.. lebih baik untuk bangun masjid 1 Triliun.. emoticon-Big Grin emoticon-Stick Out Tongue
Dijamin semua persoalan warga langsung teratasi.. emoticon-Leh Uga
kalo jalan dari kota bandung ke kabupaten bandung jomplang sekali, emoticon-Traveller
Sudah sudah... cukup berdoa saja dan ga perlu sekolah. Buat apa sekolah kalo tidak pandai berdoa. Wong gubernurnya aja cuma bisa doa.

Bupatinya gimana sih ni. kasian banget tuh sampe SD aja jalan 2 km. emoticon-Mewek
Rieke Teten makan tai di pilgub jabar 2013
Sesuai titah baginda Aher, mari kita semua berdoa.

emoticon-Nyepi emoticon-Nyepi emoticon-Nyepi
berdoa dimulai emoticon-Smilie
emoticon-Mewek kasian anak2 di sana... susah zaman sekarang... ada ijazah saja susah nyari kerja, apalagi yang gak ada
wah gimana tuh pak walkot nya bisa berdosa klo di biarkan seperti itu terus
keluhannya sama dengan tetangga ane dulu di jogja, sekolahnya gratis tapi tak punya duit beli buku & seragam. seharusnya buku & alat tulis bisa diberi gratis oleh pemerintah sebab per anak paling butuh 200-300rb per tahun. untuk seragamnya tidak perlu pakai alias bebas saja,



Quote:"Kalau memilih pemimpin itu harus orang yang punya rasa kebangsaan nasionalisme. Kita tidak ingin mencari pemimpin di suatu daerah untuk menimbulkan sara, kita ini negara dengan kemajemukan yang luar biasa. Kita satu jiwa, Bhinneka Tunggal Ika." (Megawati Soekarnoputri - Presiden Indonesia V)
Tapi kalo liat PON kaya kabupaten paling wah aja nih bandung barat, sapa sih bupatinya. Ahok kah? kalo benar fix ini salah ahok
didaerah terpencil memang suka begitu biasanya, tpi miris juga kalo setingkat jabar yang deket ibukota harusnye bisa lebih baik , btw salah nulis yah , anaknya masih sd ko 27 tahun emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Quote:Original Posted By namima
kasian.. emoticon-Mewek


Quote:Original Posted By kudet.net
wah gimana tuh pak walkot nya bisa berdosa klo di biarkan seperti itu terus


kabupaten bukan urusan walkot euy, itu kerjaan bupati emoticon-Cape d...
×