alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57ec75575a5163451d8b456c/3-perwira-tni-susul-agus-yudhoyono-daftar-pilkada
3 Perwira TNI Susul Agus Yudhoyono Daftar Pilkada
TEMPO.CO, Blitar – Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyatakan, selain Agus Harimurti Yudhoyono, saat ini ada tiga perwira TNI yang juga ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah dalam pemilihan kepala daerah 2017.

Menurut Gatot, saat ini tiga perwira TNI itu sedang mengikuti proses penelitian oleh pemimpin masing-masing sebelum disetujui atau ditolak. Karena itu, Gatot belum membeberkan identitas mereka sebelum ada keputusan resmi dari institusi.

Gatot mengatakan anggota TNI yang mendaftar sebagai calon kepala daerah mesti mengundurkan diri sebagai anggota TNI. Hal itu seperti yang telah dilakukan oleh Agus Yudhoyono. Sejak mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI, status Agus sebagai anggota TNI langsung dicopot.

“Begitu mendaftar, setelah itu saya keluarkan (surat persetujuan pengunduran diri),” kata Gatot saat ditemui setelah berziarah di makam Presiden Pertama RI Sukarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, hari ini, Selasa, 27 September 2016.

Gatot menambahkan, keikutsertaan Agus dalam pilkada Provinsi DKI tidak akan berpengaruh terhadap institusi TNI. Semua personel TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara, dipastikan akan bersikap netral dan tidak akan memberikan dukungan politik kepada kolega mereka. Komitmen ini, kata Gatot, jauh lebih kuat dibandingkan kontrak politik ataupun pakta integritas.

Agus maju sebagai salah satu calon Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sylviana Murni. Mereka akan menghadapi dua pasangan calon lain, yaitu Anies Baswedan-Sandiaga Uno serta pasangan inkumben Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

sumber

emoticon-I Love Indonesia (S)


3 Perwira TNI Susul Agus Yudhoyono Daftar Pilkada

3 Perwira TNI Susul Agus Yudhoyono Daftar Pilkada


Bismillahirrahmanirrahim Agus dan Sylviana emoticon-I Love Indonesia (S)

youtube-thumbnail


youtube-thumbnail


youtube-thumbnail


Yoyok Riyo Sudibyo Bupati Batang dan Agus Harimurti Yudhoyono lahirlah dan bangun negri ini emoticon-I Love Indonesia (S)
3 Perwira TNI Susul Agus Yudhoyono Daftar Pilkada

3 Perwira TNI Susul Agus Yudhoyono Daftar Pilkada



MALANGVOICE – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini pernah terpilih sebagai penerima Bung Hatta Anti-Corruption Award 2015. Jika Risma telah banyak dikenal publik dengan sepak terjangnya, tidak demikian dengan Bupati Batang, Jawa Tengah, periode 2012-2017, Yoyok Riyo Sudibyo.

Bersama Risma, Yoyok Riyo Sudibyo pun dianugerahi penghargaan yang sama. Pria kelahiran 23 April 1972 asal Bandar, Batang, ini lulusan Akademi Militer 1994 dan Sekolah Lanjutan Perwira 2004.

Saat memutuskan berhenti dari dinas militer dengan pangkat terakhir mayor untuk kemudian beralih ke dagang dan memberanikan diri mengikuti Pilkada Batang 2012 membuat orang tuanya kaget.

“Maklum, karena sekian puluh tahun saya jadi TNI. Saya lulusan Akademi Militer 1994. Tugas terakhir saya di Badan Intelijen Negara, Satgas di Papua. Saya mundur waktu itu karena ada dunia lain di tempat saya (lalu) saya dagang. Kemudian ada beberapa orang bilang kalau kamu mau maju, kakimu jangan di dua tempat, satu tempat pilih yang sama, akhirnya saya milih dagang,” kata Yoyok.

Menjadi Bupati ternyata ia akui lebih sulit daripada menjalankan operasi militer.

Yoyok meyakini, seorang kepala daerah harus menguasai tata kelola pemerintahan dan keuangan, birokrasi, dan mendapat kepercayaan masyarakat.

“Masa pemerintahan tahun pertama masih awur-awuran. Ya saya enggak ada modal,” tambahnya.

Modal yang dimaksud Yoyok yaitu modal ilmu untuk membuat Batang maju. Namun hal itu dijalaninya dengan terus belajar.

Dalam mengelola pemerintah, Yoyok menerapkan keterbukaan. Dia membuka rumah dinasnya selama 24 jam bagi masyarakat.

“Masyarakat selalu saya posisikan sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Rakyat selalu saya libatkan dalam kesuksesan program di Batang,” kata Yoyok lagi.

Pria humoris dan gemar menyanyi ini menerapkan transparansi anggaran dan pembangunan. Yoyok juga membentuk Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (UPKP2) Kabupaten Batang pada 2013.

Menurut Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran pada 2013, Pemkab Batang merupakan daerah dengan urutan terendah dalam penyimpangan anggaran se-Jateng. Kemudian pria yang juga seorang pengusaha ini juga berhasil mengantarkan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Batang meraih Investment Award 2013 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Berkat semua pencapaiannya, Yoyok berhasil menerima Bung Hatta Anti-Corruption Award 2015.

“Penghargaan itu ujian bagi saya. Jabatan saya tinggal setahun dua bulan. Cukup sekali menjadi bupati,” begitu tandas Yoyok.
sudah saatnya pemimpin kembali ke orang militer, emoticon-army
wah enggak spesial lagi dong agus.
3 Perwira TNI Susul Agus Yudhoyono Daftar Pilkada
lagi kekinian nih
Quote:Original Posted By unwell
wah enggak spesial lagi dong agus.


bupati batang yoyok itu juga dari militer dengan pangkat mayor emoticon-I Love Indonesia (S)

apapun itu awalnya itu pilihan beliau sendiri tentara pensiun dini ingin jadi pengusaha, ingin jadi pengusaha lalu jadi bupati, ingin jadi gubernur apa yang salah dengan itu

panglima TNI saja menyampaikan ada 3 perwira yang ingin mendaftar pilkada sama seperti agus harimurti dan beliau menghormati keputusan tsb

jadi hal yang biasa saja dan tidak ada yang perlu di permasalahkan


emoticon-I Love Indonesia (S)
Sdh sepatutnya prajurit berani berkorban (karir)

Jgn seperti jendral2 tua masuk pensiun ikutan politik (cari kerjaan pasca pensiun)
Quote:Original Posted By TrueBluez
3 Perwira TNI Susul Agus Yudhoyono Daftar Pilkada


mungkin beliau lupaemoticon-Ngacir Tubrukan

emoticon-I Love Indonesia
emezing
Quote:Original Posted By firewallshop


mungkin beliau lupaemoticon-Ngacir Tubrukan



pahami kalimat SBY yaitu bukan melarang TNI POLRI ikut mencalonkan diri menjadi bupati gubernur dsb tapi jangan menggoda menarik TNI POLRI yang masih aktif dinas militer tapi ikut ikutan masuk ke politik praktis emoticon-Smilie

sudah paham subsatansi kalimat SBY itu emoticon-Smilie

singkatnya Tentara atau polisi yang masih aktif jangan ikut ke politik praktif selama masih memengang jabatan dan keanggotaan TNI atau Polri

emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By Drs.Sumanto.MM


pahami kalimat SBY yaitu bukan melarang TNI POLRI ikut mencalonkan diri menjadi bupati gubernur dsb tapi jangan menggoda menarik TNI POLRI yang masih aktif dinas militer tapi ikut ikutan masuk ke politik praktis emoticon-Smilie

sudah paham subsatansi kalimat SBY itu emoticon-Smilie

singkatnya Tentara atau polisi yang masih aktif jangan ikut ke politik praktif selama masih memengang jabatan dan keanggotaan TNI atau Polri

emoticon-I Love Indonesia (S)


sumanto waras juga ya, baru tau emoticon-Wakaka
kalau anggota TNI dan POLRI ingin terjun ke politik praktis harus jadi sipil dengan kata lain mengundurkan diri dari kenaggotaan TNI atau POLRI itu substansi dari kalimat SBY

ketika TNI dan POLRI masih aktif dinas di lembaganya tapi ikut ikutan politik praktis maka netralitas dan sumpah prajurit jelas di langgar maka dari itu SBY memberikan pernyataan dalam kalimat tsb emoticon-Smilie

kalau ada anggota TNI POLRI ingin terjun ke politik praktis ya harus menjadi sipil alias pensiun atau mengundurkan diri seperti bapak bupati batang mayor yoyok mengundurkan diri dan masuk politik praktis dan akhirnya terpilih menjadi bupati batang , begitu juga agus yudhoyono ingin memilih politik praktis maka jabatan di TNI harus di lepaskan emoticon-Smilie

emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By Drs.Sumanto.MM


pahami kalimat SBY yaitu bukan melarang TNI POLRI ikut mencalonkan diri menjadi bupati gubernur dsb tapi jangan menggoda menarik TNI POLRI yang masih aktif dinas militer tapi ikut ikutan masuk ke politik praktis emoticon-Smilie

sudah paham subsatansi kalimat SBY itu emoticon-Smilie

singkatnya Tentara atau polisi yang masih aktif jangan ikut ke politik praktif selama masih memengang jabatan dan keanggotaan TNI atau Polri

emoticon-I Love Indonesia (S)


emangnya yg pengen jd gubernur itu agus atau atas perintah (tarikan) pak beye?
pada keluar dari tni emoticon-DP
Quote:Original Posted By chibiyabi


sumanto waras juga ya, baru tau emoticon-Wakaka


anda humoris juga emoticon-Smilie

saya hanya memberikan pemahaman kepada orang yang mengutip kalimat SBY tsb agar memahami substansi kalimat dan mengerti kalimat tsb sekian emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By Drs.Sumanto.MM
pahami kalimat SBY yaitu bukan melarang TNI POLRI ikut mencalonkan diri menjadi bupati gubernur dsb tapi jangan menggoda menarik TNI POLRI yang masih aktif dinas militer tapi ikut ikutan masuk ke politik praktis emoticon-Smilie

sudah paham subsatansi kalimat SBY itu emoticon-Smilie

singkatnya Tentara atau polisi yang masih aktif jangan ikut ke politik praktif selama masih memengang jabatan dan keanggotaan TNI atau Polri

emoticon-I Love Indonesia (S)

jadi pak beye nggak menarik/mendorong anaknya ikut pilkada DKI (dunia politik).


percayaaaaaaa emoticon-Embarrassment

Quote:Original Posted By firewallshop


emangnya yg pengen jd gubernur itu agus atau atas perintah (tarikan) pak beye?


usulan nama agus itu bukan dari pak SBY tapi dari inisiatif partai pendukung yang meminta agus di calonkan, bahkan pada awalnya pak SBY menolak pencalonan agus tsb

Agus sendiri yang memilih tanpa ada intervensi dari SBY

emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kakekserbatahu

jadi pak beye nggak menarik/mendorong anaknya ikut pilkada DKI (dunia politik).


percayaaaaaaa emoticon-Embarrassment



untuk perlu anda ketahui justru pada awalnya SBY menolak pencalonan tsb

namun pada akhirnya ketika agus memutuskan dan memilih menerima usulan dari partai pendukung tsb sebagai seorang ayah tentu harus menghargai keputusan agus dan tentu ketika agus memilih meninggalkan dunia militer dan masuk dalan pencalonan dan terjun ke politik praktis sebagai seorang ayah tentulah mendukung keputusan agus tsb