alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57c01412d9d7707c2a8b4575/kesempatan-kerja-terbuka-angka-phk-turun
Kesempatan kerja terbuka, angka PHK turun
Kesempatan kerja terbuka, angka PHK turun
Pekerja menyortir lembar kertas yang baru jadi diproduksi di pabrik kertas PT Indah Kiat Tangerang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (25/8/2016).
Langkah Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) untuk menekan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai terlihat hasilnya.

Berdasarkan data Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemenaker, tercatat pada semester I-2016 jumlah pekerja yang mengalami PHK berjumlah 7.954 orang, turun 7,24 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang berjumlah 8.575 orang.

Umumnya para pekerja yang terkena PHK tersebut berasal dari sektor-sektor seperti pertanian/perikanan, perdagangan, jasa dan investasi, pendidikan, pertambangan, infrastruktur, transportasi, keuangan, dan industri.

Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dakhiri, menjelaskan data itu lebih jauh dengan menyebut jumlah PHK terbanyak terjadi di bulan Juni yang mencapai 3.933 pekerja dari 770 kasus. Kemudian disusul Januari sebanyak 1.414 pekerja, dan Februari sebanyak 1.305 pekerja.

Bulan berikutnya adalah Maret sebanyak 1.076, April 213 pekerja, dan di Mei sebanyak 13 pekerja.

Sementara, di periode yang sama di tahun 2015, tercatat jumlah PHK terbanyak adalah di bulan April sebanyak 2.256 pekerja, Mei sebanyak 1.991 pekerja, Juni 1.334 pekerja, Maret 1.294 pekerja, Februari 1.201 pekerja dan Januari dengan 499 pekerja.

Salah satu langkah Kemenaker dalam menekan angka PHK adalah dengan melakukan perluasan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran.

Selain itu, lanjut Hanif dalam Antara, upaya pencegahan PHK juga bisa dilakukan dari pihak perusahaan seperti mengurangi upah dan fasilitas pekerja tingkat atas, membatasi atau menghapuskan kerja lembur, mengurangi jam kerja, mengurangi hari kerja, meliburkan pekerja secara bergilir, serta memberi pensiun pekerja yang sudah memenuhi syarat.

Hanif juga menyarankan pengusaha untuk mengedepankan upaya dialog secara bipartit dan mediasi untuk mencari jalan keluar terbaik. Pemerintah daerah juga diminta untuk mengefektifkan Lembaga Kerja Sama (LKS) tripartit tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

"Namun kalau sudah mencegah, tapi PHK tetap dilakukan, pemerintah berharap penyelesaian hubungan kerja diselesaikan secara musyawarah mufakat atau adanya dialog antara pengusaha dengan pekerja untuk menyelesaikannya dengan baik," katanya.

Pengusaha juga diminta menjamin pembayaran hak-hak pekerja yang mengalami PHK.

Salah satu contoh kasus terbaru kasus PHK adalah yang terjadi di tubuh maskapai penerbangan Lion Air. Manajemen Lion Air merumahkan 18 pilotnya karena dianggap membangkang. Namun, hingga saat ini ke-18 pilot tersebut belum menerima surat pemberhentian, pun uang pesangon yang diwajibkan perusahaan untuk pegawai yang di PHK.

Sesuai Pasal 151 Ayat (1) UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pengusaha hanya dapat memutuskan hubungan kerja dengan pekerja atau buruh setelah memperoleh penetapan dari lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Adapun cara menghitung uang pesangon yang berhak diterima pegawai yang di-PHK berikut dengan alasannya bisa dilihat di sini.
Kesempatan kerja terbuka, angka PHK turun


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ngka-phk-turun

---

semoga lapangan kerja makin besar".an membuka kesempatan kerja ya