alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57c0109c56e6af48248b4567/kritik-bagi-kpk-untuk-kasus-reklamasi-apa-hanya-ariesman-saja-lalu-stop
Kritik Bagi KPK untuk Kasus Reklamasi, Apa Hanya Ariesman Saja Lalu Stop?
KPK membongkar kasus suap reklamasi. Lewat operasi tangkap tangan (OTT) terkuak adanya dugaan aliran dana dari pengembang ke anggota DPRD DKI. Uang itu diberikan terkait pembahasan draf Raperda reklamasi. Nah di draf Raperda itu ada besaran kontribusi dari pengembang untuk Pemprov DKI.

Pemprov DKI dalam draf itu menulis angka 15 persen. Lewat DPRD, pengembang diduga melobi agar diturunkan menjadi 5 persen, sebagaimana angka awal dalam Perda reklamasi yang lama.

KPK pada Kamis (31/3) lalu menangkap anggota DPRD DKI Sanusi dan bos Agung Podomoro Land, Ariesman serta stafnya BER atas kasus suap soal kontribusi ini. Kasus ini maju hingga sampai ke pengadilan dan masih berjalan di pengadilan Tipikor.

Tapi kasus melebar, diduga tak hanya Ariesman dkk yang melobi DPRD. Pengembang lain juga ikut diperiksa. KPK kemudian mencegah bos Agung Sedayu Grup, Aguan ke luar negeri. Aguan juga diperiksa beberapa kali. Status Aguan masih saksi.

"Kasus ini sepertinya hanya sampai di kelompok Ariesman. KPK tak akan menuntaskan kasus reklamasi," kritik pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan, Jumat (26/8/2016).

Adnan beralasan apalagi kabar yang beredar, status cegah untuk beberapa saksi dalam kasus reklamasi ini akan segera dicabut, termasuk Aguan.

"Walau diduga ada komunikasi yang dilakukan Sanusi dengan saksi-saksi yang dicegah itu. Ini akan jadi preseden untuk KPK, kalau ending kasus reklamasi ya seperti ini. Dan artinya OTT tidak relevan karena tidak tuntas," lanjut Adnan.

Rumors memang deras beredar, kabarnya penyidik sudah memaparkan kasus reklamasi ke pimpinan KPK. Kasus reklamasi ini disebut-sebut sudah stop tak berlanjut.

"Ya kabarnya begitu isunya, KPK menganggap tidak ada bukti yang cukup. Tapi apa mungkin ada pertimbangan lain di luar profesionalitas?" tanya Adnan dengan nada kritik.

Adnan masih menyimpan harap agar KPK berani tak diiintervensi pihak manapun. Apakah dari eksekutif, penegak hukum, atau juga siapapun.

"Semoga KPK berani," harap dia.


http://news.detik.com/berita/3284188...ign=CMS+Socmed
cieeee BHS emoticon-Wkwkwkemoticon-Wakaka
mungkin satu perusahaan g d yg tau kali, apa proyek reklamasi nilainya kecil. Aguan dh lepas cekal, jgn cm pihak Podomoro aja, DPRD dan eksekutif jg d usut tuntas
Masak hanya Sanusi aja
emoticon-Traveller
kpk kurang greget...suni yg mencla mencle belum ditindaklanjuti
Quote:Original Posted By wiseman14
kpk kurang greget...suni yg mencla mencle belum ditindaklanjuti


Dia cuma anak magang
Atasannya ga tau apa2

Percayalah, yg ngmg atasannya soalnya
Masih ada si pig dan teman2nya yg membahas draf raperda reklamasi
emoticon-Leh Uga
Yg lebih penting itu memburu sanus1 n asosiasinya

Macam agu4n, 3hatma, dll gak usah dimacem2in lah, kontribusi mereka ke negara n bangsa khan besar banget ..
emoticon-Wakakaemoticon-Wakaka taik. hukum mana bisa begitu


Quote:Original Posted By victorducatista
Yg lebih penting itu memburu sanus1 n asosiasinya

Macam agu4n, 3hatma, dll gak usah dimacem2in lah, kontribusi mereka ke negara n bangsa khan besar banget ..