alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57c0076b5c7798a1768b457c/belanja-iklan-tumbuh-pemerintah-dan-parpol-pengiklan-terbesar
Belanja iklan tumbuh, pemerintah dan parpol pengiklan terbesar
Belanja iklan tumbuh, pemerintah dan parpol pengiklan terbesar
Foto ilustrasi iklan di media cetak.
Total belanja iklan pada semester pertama 2016 (Januari - Juni) meningkat menjadi Rp67,7 triliun. Angka itu naik 18 persen dari periode yang sama pada 2015.

Demikian kesimpulan utama dalam riset Nielsen Advertising Information Services, yang dirilis Nielsen Indonesia.

Riset itu merupakan hasil pemantauan terhadap aktivitas periklanan di Indonesia, yang mencakup 15 stasiun televisi, 99 surat kabar, dan 123 majalah serta tabloid. Semua angka didasarkan pada daftar harga bruto iklan, tanpa menghitung diskon, promo, dan lain-lain.

"Ini menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan ini didorong peningkatan belanja iklan di media televisi. Sementara itu, pertumbuhan belanja iklan di media cetak juga terlihat cukup stabil." kata Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia, Hellen Katherina, menjelaskan hasil riset itu.

Riset ini mendapati total belanja ikan di media televisi mencapai 51,9 triliun. Angka itu meningkat 26% dari periode yang sama pada 2015.

Pemerintah dan Organisasi Politik menjadi pengiklan terbesar, dengan total belanja mencapai Rp3,8 triliun, dan tumbuh 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kategori Rokok Kretek menyusul di tempat kedua, dengan total belanja Rp3,5 triliun, dan pertumbuhan sebesar 53 persen. Layanan Komunikasi menempati posisi ketiga dengan total belanja sebesar Rp2,5 triliun, yang tumbuh 27 persen.

Selanjutnya ada kategori macam Perawatan Rambut (Rp2,5 triliun), Kopi dan Teh (Rp2,3 triliun), serta Perawatan Wajah (Rp2,2 triliun).

Hal menarik ada di posisi ketujuh, yang ditempati Kategori Layanan Daring, yang menunjukkan pertumbuhan "sangat tinggi" hingga 66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Total belanjanya mencapai Rp2,2 triliun.

Jenama (merek) dengan belanja iklan terbesar adalah rokok Dunhill (Rp488,9 miliar). Posisi kedua ditempati Indomie (Rp451 miliar). Sirup Marjan melengkapi tiga besar, dengan belanja mencapai Rp366 miliar --terdorong bulan Ramadan.

Hal menarik lain, dalam 10 besar pengiklan terbesar, terdapat nama Pemerintah Daerah Riau (Rp334 miliar) dan Partai Perindo (Rp279,7 miliar).

Belanja besar terdorong pertumbuhan ekonomi

Hellen pun menyebut bahwa pencapaian nan positif itu tidak bisa dilepaskan dari membaiknya kondisi ekonomi dalam negeri. Ia pun berharap tren ini bisa dipertahankan pada semester berikutnya.

"Bila stabilitas ekonomi meningkat, bisa jadi tren pertumbuhan belanja iklan di semester kedua juga akan mengalami peningkatan." kata Hellen, dalam rilis Nielsen Indonesia.

Kondisi ekonomi yang membaik itu terkonfirmasi lewat data Badan Pusat Statistik (BPS).

Awal bulan ini, BPS mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia pada triwulan kedua 2016 tumbuh menjadi 5,18 persen. Angka itu juga meningkat jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama 2016 yang sebesar 4,91 persen.

Membaca riset Nielsen dan tren pertumbuhan ekonomi, boleh saja menyimpan optimistis. Namun ada pandangan hati-hati yang perlu disimak, terutama dari Bank Indonesia.

Pasalnya, pada Jumat (19/8), BI merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi. Dalam revisi itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun menjadi 4,9 - 5,3 persen. Angka itu menurun dari proyeksi sebelumnya 5 - 5,4 persen.

"Kami lihat ada potensi sedikit menurun karena memahami pemerintah akan menyesuaikan fiskalnya," kata Gubernur BI, Agus Martowardojo, dilansir CNN Indonesia.

Lantas apakah hal ini akan berdampak pada belanja iklan pada semester kedua 2016? Merujuk proyeksi itu, pertumbuhan boleh jadi akan tetap melaju, meski tak sekencang semester sebelumnya.
Belanja iklan tumbuh, pemerintah dan parpol pengiklan terbesar


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...iklan-terbesar

---