alexa-tracking

Kisah Pengerjaan Hiasan Bus Bandros Mirip Roro Jonggrang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57bfef66dac13eea588b4567/kisah-pengerjaan-hiasan-bus-bandros-mirip-roro-jonggrang
Kisah Pengerjaan Hiasan Bus Bandros Mirip Roro Jonggrang
Kisah Pengerjaan Hiasan Bus Bandros Mirip Roro Jonggrang

JAKARTA - Ada kejadian menarik dibalik kemeriahan dan kehebohan pawai kemenangan peraih medali emas cabang bulu tangkis, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Rupanya bus Bandros yang digunakan untuk mengarak peraih medali emas tersebut bersama dua orang atlet angkat beban peraih medali perak, Sri Wahyuni dan Eko Yuli hanya dipersiapkan kurang dari 12 jam alias mendadak.

Namun, berkat kecintaan serta apresiasinya pada atlet peraih medali olimpiade Rio, PT Bintang Toedjoe selaku produsen Extra Joss, akhirnya berhasil menghias bus Bandros tersebut menjadi cantik serta menarik untuk mengarak para pejuang olahraga itu menuju Istana Negara bertemu Presiden Jokowi.

Presiden Direktur Bintang Toedjoe Simon Jonatan mengaku tidak percaya jika ide yang datang spontan akhirnya dapat terlaksana dengan baik.

Sebab hanya dalam waktu kurang dari 12 jam, bus yang tidak terpakai di Bandung itu harus dilarikan ke Jakarta untuk diperbaiki sekaligus dihias.

"Saya sodorkan kepada menteri, agar dilakukan arak-arakan dan konvoi. Menteri pun setuju dan meminta bus terbuka dan kita pilih bus Bandros. Tapi yang buat tegang, persiapan itu kurang dari 12 jam," cerita Simon usai penyerahan donasi kurban bersama NU Care-Lazisnu dan Lazismu di kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/8).

Lewat dukungan Kemenpora, Kepolisian serta Pemerintah Kota Bandung, bus yang semula berwarna biru muda itu pun sukses terparkir di halaman Kantor Kemenpora dan disulap dengan kombinasi warna merah putih.

"Jadi mirip cerita Roro Jonggrang dan Bandung Banduwoso, waktunya sedikit dan tidak ada kata tidak bisa buat para atlet kita," lanjutnya.

Walau ide berhasil dituangkan, Simon mengaku tidak lantas jumawa. Pihaknya justru berharap dapat terus membantu para atlet Indonesia untuk menorehkan prestasi, baik ditingkat nasional dan internasional.

"Kita hanya ingin agar semua atlet di semua cabang olahraga bisa berprestasi. Seperti bus ini, kami jelas bangga, walaupun kami tidak ikut di atas ataupun jadi supirnya," pungkas Simon. [dka]

SUMBER