alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sensus Ekonomi 2016: Tantangan Berat Hadapi Masyarakat ASEAN
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57b85052d44f9f28528b456b/sensus-ekonomi-2016-tantangan-berat-hadapi-masyarakat-asean

Sensus Ekonomi 2016: Tantangan Berat Hadapi Masyarakat ASEAN

Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyelesaikan Sensus Ekonomi 2016 tahap awal. Hasilnya, tercatat usaha nonpertanian mencapai 26,7 juta. Mayoritas usaha tersebut masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Sensus Ekonomi 2016: Tantangan Berat Hadapi Masyarakat ASEAN

Kepala BPS Suryamin mengatakan jumlah tersebut meningkat 17,6 persen dibandingkan dengan hasil sepuluh tahun lalu. Pada Sensus Ekonomi 2006, usaha nonpertanian diketahui 22,7 juta jenis.

“Sedangkan usaha pertanian sebanyak 26,16 juta, turun sekitar lima juta dibandingkan 10 tahun lalu,” kata Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat, 19 Agustus 2016. Dia menduga sebagian besar masuk ke usaha nonpertanian dan sejumlah kecil beralih menjadi buruh.

Dari 26,7 juta usaha nonpertanian tadi, hanya 7,8 juta usaha yang menempati bangunan khusus untuk tempat usaha. Sedangkan 18,9 juta usaha tidak memiliki bangunan khusus. Misalnya, pedagang keliling, usaha di dalam rumah tempat tinggal, dan pedagang kaki lima.

Dari hasil tersebut, BPS memperkirakan tantangan yang dihadapi Indonesia akan cukup berat dalam persaingan bebas saat ini, bahkan di tingkat Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sebab, lebih dari 70 persen usaha tidak menempati bangunan yang khusus diperuntukan bagi kegiatan usaha. Untuk itu, produktivitas dan daya saing usaha-usaha tersebut harus ditingkatkan.

Walau mengalami kenaikan cukup tinggi, namun hal tersebut masih terkonsentrasi di Pulau Jawa sebesar 16,2 juta. Tapi jika dilihat dari tingkat pertumbuhannya, jenis usaha di Pulau Jawa hanya naik 11,9 persen. Sementara Papua dan Maluku memiliki jumlah pertumbuhan usaha tertinggi yaitu 51,7 persen.

“Karena jumlah usaha di Pulau Jawa sangat banyak. Sedangkan di Papua dan Maluku masih sedikit sehingga pertumbuhannya sangat tinggi,” ujar Suryamin.

Namun, dia tak menjelaskan lebih lanjut sektor usaha yang mengalami pertumbuhan terbanyak dan rincian usaha di masing-masing pulau. Sebab, hasil rilis Sensus Ekonomi 2016 ini masih tahap awal. BPS akan mengumumkan hasil sensus 2016 secara lebih terperinci pada akhir tahun ini.

Sumber: Katadata
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Biaya kontrak tempat utk usaha muahaal buanget
wah kecil juga yg non pertanian. .. .

sisanya pertanian ? . . . tapi kok kaga bisa swasembada . .. y? . .emoticon-Sorry


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di