alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57b8399e94786846748b4567/pengadilan-as-tunda-eksekusi-mati-napi-yang-tak-ada-di-lokasi-pembunuhan
Pengadilan AS Tunda Eksekusi Mati Napi yang Tak Ada di Lokasi Pembunuhan
Quote: Pengadilan AS Tunda Eksekusi Mati Napi yang Tak Ada di Lokasi Pembunuhan

Texas - Pengadilan Texas di Amerika Serikat (AS) menunda eksekusi mati seorang narapidana pembunuhan. Narapidana yang berusia 43 tahun ini ada di luar lokasi kejadian, saat temannya menembak mati korban.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (20/8/2016), Jeffery Wood dijadwalkan disuntik mati pada Rabu (24/8) mendatang. Dalam pembunuhan pada Januari 1996, Wood duduk di dalam truk pikap di luar pom bensin setempat, sementara temannya merampok toko kelontong dan menembak mati penjaga toko.

Wood dijatuhi hukuman mati di bawah undang-undang negara bagian Texas, yang mengatur bahwa siapa saja yang terlibat rencana kriminal yang berujung kematian, dianggap sama bertanggung jawabnya dengan pelaku utama terlepas apakah dia dengan sengaja terlibat atau berniat.

Pengacara Wood menyatakan, proses hukum terhadap kliennya diwarnai pelanggaran karena didasarkan pada keterangan palsu dan bukti ilmiah palsu. Pengadilan Banding Texas sepakat dengan argumen itu dan pekan ini, memutuskan menunda eksekusi mati Wood.

Pengadilan mendasarkan putusannya pada fakta bahwa psikiater yang memberikan keterangan ahli, telah dicopot karena pelanggaran etika. Dr James Grigson dikeluarkan dari Asosiasi Dokter Kejiwaan Texas dan Asosiasi Psikiater Amerika, setelah terbukti memberikan diagnosis untuk terdakwa pembunuhan tanpa memeriksa mereka terlebih dahulu.

Seperti dilansir Reuters, Grigson dijuluki 'dokter kematian' karena kesediaannya memberikan keterangan ahli untuk terdakwa yang terancam hukuman mati. Dalam persidangan kasus Wood tahun 1990an lalu, Grigson menyebut Wood akan melakukan tindak kekerasan di masa mendatang dan merupakan ancaman untuk masyarakat.

"Pengadilan melakukan hal yang benar dengan menunda eksekusi Wood," sebut pengacara Wood, Jared Tyler.

"Keadilan tidak ditegakkan dengan mengeksekusi mati Wood, yang ada di luar gedung ketika pembunuhan terjadi dan yang tidak pernah memiliki catatan kriminal," tegas Tyler.

Dituturkan para pendukungnya, Wood yang memiliki IQ setara anak-anak, tidak menyadari temannya, Daniel Reneau akan membawa senjata api ke dalam toko kelontong. Wood duduk di dalam truk pikap di luar pom bensin di kota Kerrville, sementara Reneau merampok brankas di dalam toko.

Reneau menembak penjaga toko karena tidak mau mematuhinya. Mendengar suara tembakan, Wood bergegas masuk ke dalam toko dan menemukan ceceran darah di dalamnya. Dia kemudian membantu menghapus rekaman CCTV dan kabur bersama Reneau sambil membawa branks dan kotak uang.

Keduanya ditangkap sehari setelahnya dan diidentifikasi oleh beberapa saksi mata. Reneau yang bersalah atas pembunuhan dan dihukum mati, telah dieksekusi mati terlebih dahulu pada 13 Juni 2002 lalu.


(nvc/try)
http://news.detik.com/internasional/...424.1466661802


oh negara yg teriak2 ketika negara lain nerapin hukuman mati masih nerapin hukuman mati juga tah..:belumtidur
Mamam tuh udah 20taun di bui. Skalian seumur hidup dibui