alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57b814939e74040f0a8b4578/tangani-kasus-besar-kpk-polri-lakukan-investigasi-bersama
Tangani kasus besar, KPK-Polri lakukan investigasi bersama
Tangani kasus besar, KPK-Polri lakukan investigasi bersama
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) berjabat tangan dengan Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan) seusai melakukan pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/8). Kedatangan Kapolri ke markas lembaga antirasuah tersebut untuk bersilahturahmi dengan pimpinan KPK sekaligus membahas sinergitas dalam pemberantasan korupsi.
Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian bersama sejumlah jajarannya mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (19/8/2016). Dalam pertemuan itu, kedua lembaga bersepakat melakukan investigasi bersama dalam sejumlah kasus yang dianggapnya penting. Tapi tak dijelaskan kasus-kasus penting apa saja yang akan mereka tangani.

"Kita prioritaskan bukan hanya sektor pengeluaran uang negara seperti kebocoran-kebocoran di instansi dan daerah, tapi kami juga sepakat mendukung pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, terutama dari kebocoran di sektor penerimaan negara misalnya pajak, bea cukai, BUMN dan lain lain," kata Tito seperti dilansir Antaranews.com.

Menurut Tito, kedua lembaga perlu saling bekerja sama karena baik KPK dan Polri punya sejumlah kelebihan.

Polri, kata Tito, memiliki kekuatan sampai tingkat Polres dan Polsek. Mereka ini bisa bisa diberdayakan untuk bersama-sama KPK memberantas korupsi. Selain itu, penyidik Polri juga ada di KPK. Para penyidik ini, kata dia, bukan hanya membawa misi institusi tetapi membawa misi negara diharapkan bisa menjadi agent of change untuk bersama-sama membenahi Polri.

Saat ini, setidaknya ada 72 anggota polisi yang menjadi penyidik di KPK, namun 9 orang di antara mereka sudah pensiun dan tidak lagi menjadi polisi.

Sementara kekuatan KPK, kata Tito, adalah adanya kultur internal yang baik dan anggaran yang memadai. Selain itu, KPK juga punya kelebihan citra yang sangat positif, kekuatan dan kewenangan yang kuat.

"Bila KPK yang menginisiasi penyelidikan dan butuh memerlukan bantuan personil polisi dalam rangka penindakan dan lain lain, kita siap mendukung," ujar Tito.

Hubungan KPK-Polri beberapa kali memanas. Misalnya saat KPK menangani kasus simulator yang melibatkan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Djoko Susilo. Juga saat KPK menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka korupsi saat menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di kepolisian. Padahal pada saat yang bersamaan, Budi dijagokan istana menjadi calon Kapolri.

Gesekan dua institusi itu, menurut Staf Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah, diduga menjadi penyebab penyidikan kasus korupsi pada 2015 menurun.

Berdasarkan pemantauan ICW, terdapat 550 kasus korupsi sepanjang 2015 yang ditangani oleh aparat penegak hukum (APH) masuk ke tahap penyidikan. Angka ini menurun dari tahun sebelumnya, yaitu 629 kasus dan 560 kasus pada 2013.

Adapun nilai kerugian negara akibat kasus korupsi sejumlah Rp3,1 triliun pada 2015. Sedangkan pada tahun sebelumnya sejumlah Rp7,183 triliun.
Tangani kasus besar, KPK-Polri lakukan investigasi bersama


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...tigasi-bersama

---

Semoga sukses
Bangun citra positif di mata masyarakat