alexa-tracking

Sakit dan Miskin, Pria Tua di Sebatik Ini Terpaksa Merangkak ke Puskesmas...

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57b7d7e1e0522764798b4572/sakit-dan-miskin-pria-tua-di-sebatik-ini-terpaksa-merangkak-ke-puskesmas
Sakit dan Miskin, Pria Tua di Sebatik Ini Terpaksa Merangkak ke Puskesmas...
Sakit dan Miskin, Pria Tua di Sebatik Ini Terpaksa Merangkak ke Puskesmas...


Dale (65) tertatih dan sesekali terjatuh bahkan merangkak untuk bisa sampai di Puskesmas Pembantu Pustu Desa Masago Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Untuk menuju ke tempat layanan kesehatan tersebut, pria yang tinggal seorang diri di gubuk reyot yang didirikan warga secara gotong royong di tanah salah satu warga ini harus menempuh jarak 1 kilometer.

Dengan deraan sakit pinggang dan sakit di dengkul kakinya karena benjolan daging, bukan hal yang mudah Dale untuk pergi ke Puskesmas.

”Sakitnya karena sudah tua, ada benjolan di kaki seperti daging empuk. Kita belum bisa mendiagnosa penyakitnya,” ujar perawat Pustu Masago Nurmila Jumat (19/08/2016).

Nurmila yang baru sebulan bertugas di Pustu Masago kemudian memilih mengantar pulang pra yang sering disapa Pakcik Dale karena kasihan. Di kediaman Pak Cik Dale, Nurmila mengaku menemukan kenyataan yang lebih memprihatinkan.

Pria yang sedari kecil di asuh pamannya tersebut tinggal di rumah yang sempit dan tidak layak ditinggali. Selain sudah lapuk, sebagian dinding gubuk yang berukuran 4 X 4 meter itu hanya ditutup dengan karung bekas kemasan beras.

Untuk makan sehari haripun Pak Cik Dale juga hanya bisa berharap dari belas kasihan para tetangga yang rumahnya lumayan jauh karena wilayah tersebut merupakan kawasan perkebunan.

Dia pun lebih sering menahan lapar karena tidak setiap hari ada tetangga yang berbaik hati memberikan makan.

“Dia berobat juga karena sudah tidak tahan dengan sakitnya,” imbuh Nurmila.

Dari penuturannya, Pak Cik Dale sebetulnya sudah lebih dari 20 tahun tinggal di Pulau Sebatik sebelum bekerja di Tawau Malaysia sebagai pedagang. Kembalinya Pak Cik Dale ke Sebatik sebenarnya untuk menetap dan menikmati masa tua. Dari pekerjaan di Tawau, dia sudah bisa membeli tanah dan rumah yang dipercayakan pembeliannya kepada kawannya di Sebatik.

Sayangnya saat kembali ke Sebatik, harta yang dititipkan tersebut sudah ludes dijual oleh teman baiknya. Sejak saat itu hidup Pak Cik Dale yang mengaku dari Sulawesi ini terlunta-lunta dan berharap belas kasihan dari tetangganya.

“Dia sendiri sudah tidak tahu keluarganya yang di Sulawesi karena sejak kecil diasuh oleh pamannya yang merantau,” kata Nurmila.

Nurmila mengaku hanya bisa membantu sekedarnya. Dia berharap masyarakat mau membantu keberadaan Pak Cik Dale meski hanya sekedar memberi makan. Melalui akun Facebooknya, Nurmila mengajak masyarakat Sebatik membuat gerakan donasi untuk Pak Cik Dale.

http://regional.kompas.com/read/2016...campaign=Khlwp


sementara ada ormas yang sibuk ngurusin warga negara orang lain,palui emoticon-DP
image-url-apps
ts aja dah
image-url-apps
Dimanakah empati warga setempat,apakah duit telah mengalahkan kemanusiaan?

emoticon-Mewek
KASKUS Ads
image-url-apps
mosok tetangga nyah ga ada yang anter ?
image-url-apps
masa ga ada tetangga yg bopong sih?
image-url-apps
Kemana semua pajak sedekah santunan yayasan dana amal dll?


Apa mereka tidak tanggap akan hal seperti ini?


Mantap pemakan riba tetap lah pemakan riba



Dengan prediksi keuntungan berlipat ganda

Maka dana amal sebaik nya di invest dulu biar berlipat ganda






Akhirnya tertunda bertahun tahun




Atas nama mobil suv kelas atas status orang kaya dan cerdas pekerja keras
image-url-apps
32 tahun + 10 tahun penuh ke sia2an baru diera jokowi ada orang sakit merangkak pergi berobat ke puskesmas emoticon-Frown


Quote:

image-url-apps
tolak belakang sama pejabat. dpr yg katanya wakil rakyat
image-url-apps
Quote:



empati ada gan dari warga dengan memberikan makanan justru pemdanya ngapain? ada ormas malah ngurusin wn lain pula...
benar2 ke-Balik balik ... orang "sejahtera" makin banyak....

selamat atas prestasi Reformasi selama ini

SELAMAT..!!!!

Sakit dan Miskin, Pria Tua di Sebatik Ini Terpaksa Merangkak ke Puskesmas...




emoticon-thumbsup
semoga ada yg menolong emoticon-Turut Berduka
image-url-apps
Kemana pejabat yg ngurusin wilayah tsb
bla ble blo bla bla bla mengutuk...kalau soal kutuk mengutuk nomor wahid dah emoticon-Ngakak
Quote:


itu temen tega bener .... emoticon-fuck
lagian percaya bener2 ...emoticon-Amazed
image-url-apps
Mana nih alay2 nasionalis dadakan yg suka mengecam kalo negara tetangga ngeklaim sana sini..

Mana nih alay2 yg sok2an nasionalis cuma tanggal 17 agustus,tapi kalo ada org susah di sekitarannya berlaga bego..

Mana nih alay2 nasionalis dadakan giliran disuruh nyumbang,ga ada aksinya sama sekali.
image-url-apps
Berbicara kemanusiaan

Banyak sekali manusia yg tidak paham karena sikap apatis nya



Atas nama kesombongan

Manusia berlomba lomba membeli mobil suv dengan pajak tinggi


Coba dia melupakan gengsi nya toh manusia juga dianggap hebat karena apa yg dia lakukan


Bukan karena mobil suv yg mahal


Coba dia memilih mobil yg biasa dimana selisih pajak antara mobil tersebut dan mobil suv sampe 300 ribu

Dengan duit segitu dia bisa langsung menyumbang

Semakin banyak yg dia pengaruhi maka semakin banyak yg menyumbang


Lagian spek mobil suv tidak begitu dibutuhkan di lingkungan perkotaan

Hanya memakan ruas jalan saja yg bikin macet


Belum lagi urusan bensin dimana selisih nya bisa disumbangkan juga


Dan karena untuk memenuhi kebutuhan bensin para orang sombong ini

Pengusaha rela membunuh manusia di belahan bumi lain dan merusak lingkungan hidup hanya untuk mendapatkan bensin


Teriak kemanusiaan tapi sebenarnya mereka lah yg menyebabkan kemiskinan di negara lain melalui riba
image-url-apps
Ini mah yg bobrok kepala desa nya...

Warga sendiri kayak gitu dibiarkan, trus bantuan pemerintah yg disalurkan sesuai dgn data dr kepala desa ga sesuai dengan realita lapangan.

×