alexa-tracking

Soal Status Arcandra, Rahasia di Balik Kengototan Pemerintah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57b7d5e2dcd770ef1d8b4569/soal-status-arcandra-rahasia-di-balik-kengototan-pemerintah
Soal Status Arcandra, Rahasia di Balik Kengototan Pemerintah

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia sepertinya ingin agar Arcandra Tahar segera mendapatkan kembali kewarganegaraan Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla telah menegaskan bahwa ada cara kilat agar mantan Menteri Ekonomi Sumber Daya dan Mineral itu bisa menjadi WNI kembali.

"Ada kewarganegaraan khusus yang dapat diberikan kepada seseorang yang telah berjasa atau dibutuhkan pemerintah," ujar Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jumat, 19 Agustus 2016.

Arcandra diberhentikan dari jabatannya yang baru berusia 20 hari karena memiliki dua kewarganegaraan, Amerika Serikat dan Indonesia. Karena tidak menganut sistem dwi kewarganegaraan, status WNI Arcandra otomatis hilang.

Baca:
Kemenkumham Kaji Status Kewarganegaraan Arcandra
Jokowi Kantongi Calon Pengganti Arcandra, Siapakah Dia?
Ini yang Bikin Istana Disebut Kecolongan soal Arcandra



Menurut Kalla, cara kilat untuk menjadi WNI itu diatur dalam Pasal 20 Undang-Undang Kewarganegaraan. Pasal itu menyebutkan bahwa orang asing yang telah berjasa kepada negara Republik Indonesia atau dengan alasan kepentingan negara, dapat diberi kewarganegaraan Republik Indonesia oleh Presiden.

Keinginan kuat pemerintah memproses status WNI Arcandra menimbulkan spekulasi bahwa dia dipertimbangkan kembali menjadi menteri setelah dinaturalisasi menjadi WNI atau akan menjadi staf khusus Presiden. Sekretaris Kabinet Pramono Anung memberi sinyal bahwa kedua hal di atas mungkin terjadi. "Kalaupun saya tahu (nasib Arcandra berikutnya), tidak etis untuk saya sampaikan," ujar Pramono, Kamis, 18 Agustus 2016.

Pramono mengatakan bahwa kemungkinan Arcandra kembali menjadi menteri ESDM atau posisi lainnya hanya bisa dipastikan oleh Presiden Joko Widodo yang memiliki hak prerogatif untuk hal itu.

Presiden Jokowi sendiri belum bersuara terkait nasib Arcandra. Namun, Kalla justru makin menguatkan kabar soal Arcandra kembali ke pemerintahan. Dia mengatakan bahwa hal itu memungkinkan begitu status kewarganegaraan Arcandra jelas. "Tentu nanti ada upaya untuk menyelesaikannya," ujar Kalla.

Meski begitu, kata Kalla, kewarganegaraan itu tidak bisa serta merta diberikan secara langsung. Presiden harus terlebih dahulu meminta pertimbangan dan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat. "Dulu Hasan Tiro memakai Pasal 20 itu. Pemain bola, yang punya keahlian khusus, juga dapat karena diperlukan dalam waktu singkat," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Benny Kabur Harman mengatakan Arcandra tidak bisa mendapatkan status sebagai warga negara Indonesia kembali secara langsung. Ia mempertanyakan prestasi Achandra yang kerap disebut-sebut Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Rusak negara ini kalau prosesnya begitu. Masak mau jadi WNI hanya karena mau jadi pejabat lagi," kata dia saat dihubungi, Jumat, 19 Agustus 2016. "Kalau lagi untung, dia ke luar negeri. Kalau buntung, kembali ke sini."

Namun, Anggota Komisi Hukum dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Junimart Girsang, berpendapat lain. Ia berpendapat kewarganegaraan adalah hak setiap orang. Ia setuju bila Archandra diberikan status WNI kembali, asalkan status warga negara Amerika Serikat telah digugurkan. "Harus ada keputusan dari pemerintah Amerika, jangan hanya klaim saja," ujarnya.

Soal apakah nantinya Archandra akan menjabat menteri lagi, kata Junimart, hal itu merupakan hak prerogatif Presiden. "Tapi, jangan sampai menimbulkan kegaduhan politik dan anggapan bahwa tidak ada orang lain saja."

Hal serupa diungkapkan anggota komisi hukum dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani. Ia setuju terkait percepatan naturalisasi Archandra. "Fraksi PPP siap membantu naturalisasi Pak Acrhandra," katanya.

Arcandra enggan berkomentar panjang soal kabar yang beredar dan kewarganegraannya. Namun, dia menyatakan bahwa dirinya tak harus kembali menjadi menteri apabila kembali berperan untuk pemerintahan. "Apakah harus jadi menteri? Kan enggak. Yang penting, lakukan yang terbaik," ujarnya saat berkunjung ke Istana Kepresidenan di peringatan Hari Kemerdekaan.

ISTMAN MP | DEWI SUCI RAHAYU | ADITYA BUDIMAN | EZ

https://news.google.com/news/ampviewer?caurl=https%3A%2F%2Fm.tempo.co%2Famphtml%2Fread%2Fnews%2F2016%2F08%2F20%2F078797422%2Fsoal-status-arcandra-rahasia-di-balik-kengototan-pemerintah#pt0-242399


Jk offside?
ini kan kemauan nasbung dan dikabulkan presiden,sekarang maunya nasbung apalagi? emoticon-fuck2
test the water
kalo banyak yg nolak ya ga jadi
ketika mentri esdm diambil lbp, jk pun blingsatan, emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
Terserah juru tafsir aja emoticon-Traveller
Quote:


Mendingan mana dr artis bola yg nga berprestasi?
cukup komen seperti ini emoticon-Request

Quote:



raja andaii..... emoticon-Angel
Quote:



kaya judi aja
Kalo atlit aja kita pernah menaturalisasi, mengapa ilmuwan dan profesional dibidangnya yg masih ada darah Indonesia ga boleh kita naturalisasi emoticon-Smilie, sama2 demi kemajuan Indonesia emoticon-Smilie
korban politik tingkat tinggi

Share dr teman anak ITB : Wooow....

Banyak yg berpikir geger kasus Arcandra Tahar sampai diberhentikannya seperti yg terlihat di permukaan. Padahal tidak seperti itu.

Dalam kasus Arcandra Tahar ini Presiden jokowi ditekan habis2an dari segala penjuru mata angin. Mulai dari JK, Teuku Umar hingga partai2.

Puncaknya adalah terbongkarnya status kewarganegaraan Arcandra Tahar. Tapi persoalan awalnya bukanlah itu.

Awal persoalan muncul ketika Arcandra Tahar minta KPK masuk full ke kementrian ESDM dan bongkar semua kebobrokan disana.

Itulah mengapa Arcandra Tahar merupakan satu2nya menteri yg langsung mengunjungi KPK sesaat setelah dilantik.

Kepada media Arcandra mengaku berkunjung ke KPK hanya mau berkenalan saja. Tapi ada pembicaraan serius disini.

Dan pembicaraan yg di utarakan saat itu adalah tentang audit. Arcandra Tahar ingin kementrian ESDM akuntable.

Sayangnya salah satu pimpinan yg msh dianggap pro ke MG membocorkan hasil pertemuan ini. Bhw menteri minta dibongkar semua soal mafia migas.

Masih ingatkah dulu awal Pemerintahan Jokowi ada yg gembar -gembor masalah impor minyak murah dari Senegal?

Itu proyek yg gagal total yg dilindungi yg di era Sudirman Said di petieskan. Ini salah satu yg akan dibongkar Arcandra dan KPK.

Begitu juga dokumen2 Petral dan masalahh SKK Migas, dokumen2 Arcandra sudah lengkap dan siap diserahkan ke KPK.

Mk semua pihak jadi gerah oleh Arcandra ini. Arcandra berbeda dgn SS yg seolah galak pada satu pihak tapi membela kepentingan pihak lain.

Maka besok malamnya langsung ada pertemuan di TU (Teuku Umar). Semua org mengira pertemuan dalam rangka pilgub DKI. Padahal bukan.

Petinggi partai spt SP, JK, MG, dan utusan ARB semua kumpul bersatu dalam kepentingan yg sama untuk membahas ancaman dari menteri ESDM baru ini.

Maka dicarilah celah. Ada pepatah: "Jika kamu bukan seorang malaikat jangan sok bersih, sebab kelemahanmu sendiri pasti akan dibongkar".

Dan.. Bingo! Ketemulah celah kasus paspor ini.

Selanjutnya kita bisa lihat presiden jokowi ditekan dari segala penjuru mata angin terkait kasus kewarganegaraan Arcandra ini.

Bahkan para pembantu dan orang2 dekatnya ikut menekan dengan cara tidak langsung.

Awalnya skenario yg disepakati utk meredam kasus ini adalah menonjolkan Arcandra masih warga negara Indonesia.

Sambil sebisa mungkin tidak mengakui secara langsung Arcandra pernah menjadi warga negara Amerika.

Namun akibat kepentingan yg tumpang tindih mk beberapa petinggi mulai seolah membela Arcandra seraya mengkonfirmasi kebenaran masalah paspor

Contohnya Yasonna Laoly yg kesannya membela Arcandra. Tapi kita tahu beliau lebih loyal kemana?

Begitu juga pernyataan Wiranto yg justru mengkonfirmasi kebenaran tuduhan terhadap Arcandra.

Tak ketinggalan dengan Pak JK yg ikut menekan Presiden. Kita tahu SS adalah menterinya JK.

Masalahnya kesalahan status kewarganegaraan Arcandra Tahar ini memang fatal.

Sepintar apapun dia, sebaik apapun niatnya tetap saja kesalahan perihal status kewarganegaraan ini fatal.

Dan aturan tetaplah aturan. Maka presiden jokowi tak diberi pilihan lain selain memberhentikan Arcandra sebagai menteri ESDM.

Sebab jika tidak maka bukan mustahil masalah kewarganegaraan Arcandra ini jadi bumerang bagi pemerintahan Jokowi.

Demikian sekilas info dibalik kasus Arcandra. Masalah kewarganegaraannya itu adalah akibat, bukan sebab.
kita adalah bangsa juara .... abu emoticon-Big Grin
Ada 250 juta pilihannya masa ngak ada yg lainnya?
THIS!

Quote:


KLO KOMODITAS PADA ANCUR
OPSI YA BISNIS ENERGI terutama power plant emoticon-Traveller
Ngotot banget opa jk ini buat nanem archandra ke pemerintah
Titipan amrik buat nyeimbangin kuatnya cengkraman mainland/marhaenism?
Atau Mau bangun semacam grup kongsi barkeley di jaman orba ya?
Quote:


Nah sejak era mentamben itu juga udah bermasalah gan!

Si onoh yg dl mentamben trus jd presiden coba klo diaudit juga bakalan kena!

Quote:


Berkeley gak semudah itu ancur paling juga ganti sampul
Tapi kisi2 pemikirannya tetep ada emoticon-Traveller
Quote:


kalo menurut penerawangan ane kmrn jk ngotot nurunin si AT, mungkin udah persiapkan nama penggantinya, eh ga taunya kubu sebelah malah ambil tuh posisi, skrg posisinya berbalik, kmrn jk di atas angin, skrg jatuh ke bawah, makanya jk seperti berbaik hati pingin jalin hubungan baik, nyari celah UU utk si AT balik lagi, utk bisa dpt tujuan,


liat aja nanti manuver LBP di esdm, emoticon-Malu


Seandainya Arcandra mau jujur kepada publik dan tidak berkilah "lihat muka saya, padang banget kan?".

Mungkin bakal lain ceritanya.
Quote:


Kan juru tafsirnya banyak, tinggal ikuti yg mana yg sesuai hati emoticon-Smilie
Telah berjasa memperpanjang kontrak Freeport.

Soal Status Arcandra, Rahasia di Balik Kengototan Pemerintah