alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57970da55074107d1f8b456b/ketika-ahok-plintat-plintut-jelaskan-dasar-hukum-kontribusi-tambahan-pengembang
KETIKA AHOK PLINTAT-PLINTUT JELASKAN DASAR HUKUM KONTRIBUSI TAMBAHAN PENGEMBANG
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dicecar Majelis Hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi mengenai dasar hukum penetapan kontribusi tambahan 15 persen dalam draf Raperda rencana tata ruang kawasan strategis pantai utara Jakarta (RTKS Pantura Jakarta).

Menurutnya, penetapan 15 persen didapat dari perjanjian antara PT. Mangala Krida Yudha yang mendapat izin reklamasi pulau M dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta pada tahun 1997.

Dalam perjanjian tersebut disebutkan ada sumbangan dari pihak kedua berupa fisik infrastruktur dalam menata pantura.

"Jadi perjanjian 1997 itu, model, harus ada perjanjian kerjasama dengan swasta," ujar Ahok saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus suap pembahasan dua Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta dengan terdakwa Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (25/7).

Disamping itu, lanjut Ahok, dasar hukum penetapan reklamasi didapat melalui Keputusan Presiden nomor 2 tahun 1995. Meski demikian, dia mengaku nilai 15 persen tersebut bukan terbesit dari dirinya melainkan dari Kepala Biro Penataan Kota Pemprov DKI Vera Revina Sari dan tim pembahasan Raperda dari Pemprov.

Menilai belum menemukan jawaban mengenai dasar hukum, Majelis Hakim Tipikor kembali mempertanyakan dasar hukum mengenai kontribusi tambahan.

Ahok kembali menerangkan perihal perjanjian 1997 dan Kepres tahun 1995. Dia malah bercerita soal Vera yang telah dipecat lantaran memberikan keterangan palsu yang menyudutkan dirinya. Ujung-ujungnya, Ahok mengaku bukan dirinya yang membuat angka 15 persen tersebut.

"(Kontribusi tambahan 15 persen) bukan saya Pak. Dasar hukumnya Kepres dan perjanjian 1997," ujar Ahok.

Selain majelis hakim, Jaksa juga mempertanyakan dari mana angka 15 persen dalam kontribusi tambahan. Kali ini jawaban Ahok berbeda, payung hukum 15 persen itu semacam hitungan diskresi. Menurut Ahok sebagai kepala daerah dirinya memiliki hak.

"Itukan semacam hitungan diskresi, saya kan punya hak, saya kepala daerah, ketika peraturan enggak jelas merugikan Pemda," ujar ahok.

"Itu saya meniru perjanjian 1997," sambungnya. [sam]


http://hukum.rmol.co/read/2016/07/25...RTknjE.twitter

Sebentar ngomong Keppres, sebentar ngomong perjanjian, sebentar ngomong Bappenas. ahok ini kan pinter ya, kok gitu jawabnya?
Percuma beritanya diplintir jadi macam2, sidangnya disiarin langsung di tv, kelihatan jelas ahok ngasih keterangan solid banget sambil bawa dokumen lengkap pula emoticon-Big Grin
jing, gue liat langsung tu live, berita kayak gini gak mempan di bp, cari bahan yg lain tong
ada live disiarin di mana gan?
Quote:Original Posted By Osenk2Bantal
Percuma beritanya diplintir jadi macam2, sidangnya disiarin langsung di tv, kelihatan jelas ahok ngasih keterangan solid banget sambil bawa dokumen lengkap pula emoticon-Big Grin


biasa nasbung miskin bro
TV ga ada internet ga ada
jadi ga bisa liat langsung Livenya emoticon-Big Grin
Nah lu hok siap2 aja
emoticon-Ultah
hmmmmm


Quote:Original Posted By rama.biz
Nah lu hok siap2 aja
emoticon-Ultah



Quote:Original Posted By Osenk2Bantal
Percuma beritanya diplintir jadi macam2, sidangnya disiarin langsung di tv, kelihatan jelas ahok ngasih keterangan solid banget sambil bawa dokumen lengkap pula emoticon-Big Grin


TS nontonnnya di channel yang "memang beda" sih emoticon-Leh Uga
Plintat plintut itu bahasa apa gan?
emoticon-Bingung
Wkwkwkwk somplak TS nya ga liat TV


Wkwkwkwkwk
Bos nya ts ini emang gak bisa nyari orang yg agak pinteran apa buat maen di bp?
nasbung kok dukung pengembang ga bayar kontribusi 15%?

fix nasbung podomoro emoticon-Ngakak (S)
ga ada panasbung yang ga fitnah

sudah SOP itu

nonton di youtube 4 jam ga sia sia
udah kaga bakalan ada lagi yg percaya sama nasbung, sidang disiarin di tv kok emoticon-Ngakak (S)
kalo plintat plintut, harusnya hakimnya udah pasti negor atau marah.

kalau tidak, ya artinta tsnnya yang begoo.

Ini argumen ane di trit sebelah. Si pig belum balas lagi, mudah2an new.laopan bisa bantu? emoticon-Big Grin



Quote:Original Posted By victim.of.gip99


Nggak nyambung ente. Perjanjian itu antara dua belah pihak. Mana surat perjanjian si Hoktod sama pengembang?


Perjanjian awalnya malah sudah lama .. sebagai dasar kontribusi tambahan.

Quote:
Kepada Jaksa Penuntut dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ahok mengatakan, tambahan kontribusi tersebut berasal dari dua aturan, yakni yakni Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 tentang reklamasi Pantai Utara Jakarta, dan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan perusahaan pengembang pada 1997.



Ditambah kepres
Quote:Menurut Ahok, Kepres Nomor 52 tahun 1997, diperuntukan bagi pengembang dalam mengembangkan reklamasi Pantura dengan maksud pengembangan kawasan sekaligus menata ruang daratan. Jika menimbang kepentingan tersebut, lanjut Ahok, berarti ada sebuah kontribusi uang untuk menata kawasan daratan.

"Kalau dibilang ada menata ruang daratan berarti ada kontribusi uang, kalau nggak gimana mau ditata. Ini tafsirannya pak," ujar Ahok saat menjadi saksi sidang lanjutan Ariesman Widjaja di Pengadilan tipikor Jakarta, Senin (25/7) kemarin.

http://hukum.rmol.co/read/2016/07/26/254467/Kontribusi-Tambahan-Ternyata-Tafsir-Ahok-Dari-Keppres-



Dan dibuat perjanjian kerjasama tambahan
Quote:JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku memiliki dasar hukum untuk menagih kontribusi tambahan kepada pengembang proyek reklamasi. Dasarnya yakni perjanjian kerja sama.

Dalam perjanjian itu, tercantum tambahan kontribusi pengembang, yaitu 15 persen dikali nilai jual objek dan lahan yang dijual.

"Kami buatlah perjanjian (kerja sama dengan pengembang). Saya sudah serahkan kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kalau itu ada perjanjian antara kami," kata Ahok, di Balai Kota, Kamis (12/5/2016).

http://edukasi.kompas.com/read/2016/05/12/21344501/Ahok.Sebut.Miliki.Payung.Hukum.Tagih.Kontribusi.Tambahan.Pengembang.Reklamasi




Jadi jelas dasarnya.

Loe mau tau dasar angka 15%? Kalau loe mau tau, akui dulu bahwa pemda punya dasar menetapkan kontribusi tambahan


emoticon-Leh Uga





Quote:Original Posted By victim.of.gip99



Justru yang dipertanyakan adalah dasar hukum dari diskresi yang dibuat si Hoktod. Pemprov DKI bukan swasta. Tidak bisa seenaknya saja membuat perjanjian tanpa dasar hukum. Si Hoktod beralasan diskresi tapi ngotot minta masuk Perda. Kalau diskresi kenapa dia tidak berani pakai Pergub?



emoticon-Leh Uga


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kaget begitu pertama kali memimpin Jakarta. Saat itu, dia masih mendampingi Joko Widodo yang menjabat sebagai gubernur.

Ahok kaget karena perjanjian kerja sama antara pengembang reklamasi dengan pejabat sebelumnya menghilangkan kontribusi tambahan yang sudah ada sejak 1997.

"Waktu saya melihat ini (izin reklamasi) tahun 2012 dikeluarkan, tentang perjanjian kerja sama, ini (kontribusi tambahan) kayak hilang, tidak ada," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2016). <----- dikeluarkan jaman Foke, berarti kontribusi tambahan nya ditilep si Foke emoticon-Ngakak (S)

Akhirnya Ahok membuat perjanjian kerja sama dengan pengembang reklamasi. Dengan mengacu perjanjian kerja sama antara Badan Pelaksana Reklamasi Pantai Utara Jakarta dan PT Manggala Krida Yudha (MKY) pada 16 September 1997. Salah satu pasalnya menyebutkan, kewajiban pengembang untuk memberikan kontribusi.

Di mana kontribusi yang dimaksud adalah sumbangan berupa uang atau fisik infrastruktur di luar area pengembangan dalam rangka menata Kawasan Pantai Utara Jakarta, sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 Huruf S sesuai Keputusan Presiden No. 52 Tahun 1995.



http://www.tribunnews.com/metropolitan/2016/05/20/ahok-kaget-perjanjian-pengembang-dengan-pejabat-hilangkan-kontribusi-tambahan


emoticon-Leh Uga




Quote:Sebentar ngomong Keppres, sebentar ngomong perjanjian, sebentar ngomong Bappenas. ahok ini kan pinter ya, kok gitu jawabnya?


setuju ama ts, kudu konsisten klo ngomong kepres ya jawabannya harus kepres apapun pertanyaannya
Ntar salah ngomong , lu langsung skak, Ahok ngomong hati hati bukan plintat plintut nonton ngga sih lu...semua dijawab, dasar dengki hati loe.....
Kliping sudah keluar
Quote:Original Posted By m.rizaldyaldi91


M.rizaldyaldi


Orang yang minta kontribusi 15% dari pengembang untuk masyrakat jakarta .. malah dituduh yang enggak2.


Jadi orang yang nerima dana diam2 dari pengembang kayak sanusi itu loe sebut apa? Tahun 2012 saat foke, pemda dki sudah buat MOU dengan pengembang lain tanpa kontribusi tambahan, jadi duit nya lari kemana? Dimakan siapa?



×